Mar 282018
 

Pesawat F-35 (USMC – Lance Cpl. Mackenzie Gibson)

Dua senator Partai Republik AS meminta pemerintahan Donald Trump, pada Senin, 26-3-2018 untuk mengizinkan penjualan jet tempur F-35 produksi Lockheed Martin ke Taiwan, dirilis VOA Indonesia. Penjualan dianggap akan membantu Taiwan “bertahan sebagai negara demokrasi” dalam menghadapi ancaman dari China.

“Pesawat tempur itu akan berdampak positif bagi Taiwan untuk mempertahanan negara dan akan berperan sebagai penggetar terhadap postur militer China yang agresif di seluruh wilayah Asia-Pasifik,” ujar Senator John Cornyn, asisten pemimpin mayoritas, dan James Inhofe, anggota senior Komite Angkatan Bersenjata, dalam sebuah surat kepada Presiden Donald Trump.

“Setelah bertahun-tahun melakukan modernisasi militer, China menunjukkan kemampuan berperang melawan Taiwan untuk pertama kalinya sejak tahun 1950-an,” tulis mereka. “Namun, dengan kepemimpinan Anda, ada kemungkinan untuk membantu Taiwan tetap menjadi negara demokrasi, bebas menjalin hubungan dengan China yang tidak didorong oleh paksaan militer.”

Gedung Putih tidak langsung berkomentar. Penjualan jet tempur itu dapat meningkatkan ketegangan dengan Beijing, di mana para pejabat marah ketika Trump menandatangani undang-undang bulan ini yang menggiatkan pengiriman pejabat senior Amerika ke Taiwan untuk bertemu dengan rekan setara mereka di Taiwan dan sebaliknya.

Militer AS telah menempatkan isu perlawanan terhadap China dan Rusia sebagai inti dari strategi pertahanan nasional baru yang diperkenalkan Menteri Pertahanan, Jim Mattis pada Januari. Sekutu AS lainnya di kawasan Asia Pasifik, Singapura, juga sedang menjajaki pembelian F-35. Lockheed mencapai target 2017 dan menyerahkan 66 jet tempur F-35 kepada AU Amerika dan sekutunya pada tahun lalu.

Bagikan: