Senegal Ingin Beli 6 Kapal Perang Butan Indonesia

41
29
Kapal SSV desain PT PAL Indonesia. (istimewa)

London – Senegal berminat membeli enam kapal perang dan empat kapal komersial, ujar seorang pejabat Senegal, Conseil d’Administration du Conseil senegalais des Chargeurs (COSEC), Babacar Ndiaye, yang mengunjungi PT. PAL beberapa waktu lalu.

Duta Besar RI di Dakar, Mansyur Pangeran, ketika bertemu dengan Direktur Utama PT. PAL Indonesia, Budiman Saleh, di kantor PT. PAL, Surabaya kembali menyampaikan pesan Babacar Ndiaye, ujar pernyataan Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Dakar, Dimas Prihadi kepada Antara London, Rabu, 6/9/2017.

Dirut PT. PAL menyampaikan potensi pasar Afrika yang cukup besar dan keunggulan yang dimiliki PT. PAL dapat menjadi modal utama untuk bersaing dengan produk negara maju lainnya. PT. PAL memiliki keunggulan berupa teknologi tinggi, harga kompetitif, dan produk dapat di-customized sesuai pesanan.

Selain itu, citra Indonesia yang sangat baik di Afrika dari kesuksesan penjualan pesawat CN-235 ke Senegal yang dapat dimanfaatkan untuk menembus atau melakukan penetrasi pasar produk-produk PT. PAL di Senegal dan negara sekitarnya.

Dubes Mansyur juga menyampaikan Senegal selama ini membeli kapal dari Prancis, dan ini kesempatan bagi Indonesia menawarkan kapal PT. PAL dengan keunggulan teknologi tinggi dan harga yang kompetitif.

Pelayanan purnajual pesawat udara produk Indonesia (CN-235) dipuji Pemerintah Senegal sehingga berminat membeli produksi industri strategis Indonesia lainnya. Dubes Mansyur mengharapkan PT. PAL menindaklanjuti minat Senegal dan mengajak Dirut dan pejabat PT. PAL untuk berkunjung ke Senegal guna merealisasikan kerja sama tersebut.

Pendanaan pembelian kapal tersebut dapat dijajaki melalui mekanisme pendanaan pihak ketiga dari AD Trade Belgium bekerja sama dengan Eximbank Indonesia.

Saat itu, Dirut Budiman Saleh telah meyambut kedatangan Dubes dan upayanya dalam mempromosikan produk PT. PAL di Senegal dan negara-negara sekitarnya secara singkat menyampaikan profil PT. PAL yang selain membuat kapal juga bekerja sama dengan Turki membuat floating power plant dan kapal selam (bekerja sama dengan Korea Selatan) serta menawarkan offshore platform untuk penemuan cadangan minyak di perbatasan Mauritania.(Antara).

41 KOMENTAR

  1. Digambar..merupakan formasi bagus..satu bawa 4 heli serang,satunya 2 heli serang..sekali formasi bawa setengah losin.. sebenarnya..sudah cukup..drpd beli LHD yg mahal..tapi kalo ada pengembangan..lagi kedepannya ya tidak tahu lagi..itu heli bisa diganti vampire..spt yg kemaren…pengen lebih jauh astros,pengen aman dr serangan udara..kasih tunguska/pantsyr..lebih extram “klub”..nah multi gunakan..

  2. LPD PAL laris neh … semoga sukses terus.

    sy usul PAL buat design 3 helipad (sesuai yg sdh ada) utk heli sekelas Caracal/Blackhawk … hanya di dlm hanggar dibuat lift ke dek tengah yg difungsikan sbg garasi heli bisa parkir minimal 10 unit heli, armada AL akan punya heli baling² lipat + punya kaki beroda.
    bila terlaksana, LPD bisa masuk kelas light carrier multi fungsi, kalo bisa armament ditambah vls anti pesawat