Mar 272015
 
Sengkarut perebutan kekuasaan menjadikan Yaman sebagai salah satu negara Timur Tengah yang terpecah-pecah, miskin dan semakin lemah. (Ilustrasi/CNN Indonesia/Laudy Gracivia)

Sengkarut perebutan kekuasaan menjadikan Yaman sebagai salah satu negara Timur Tengah yang terpecah-pecah, miskin dan semakin lemah. (Ilustrasi/CNN Indonesia/Laudy Gracivia)

Peluncuran serangan militer oleh koalisi negara Arab yang dipimpin oleh Saudi Arabia untuk menggempur kelompok pemberontak Houthi di Yaman pada Rabu (26/3) malam menggambarkan pergolakan di negara ini yang semakin meningkat.

Serangan yang dilakukan atas permintaan Presiden Yaman, Abd-Rabbu Mansour Hadi ini menjadi gambaran terakhir dari kontes perebutan kekuasaan antara negara Muslim Sunni Arab dengan Iran, negara Muslim Syiah, yang tampaknya makin meningkatkan cengkraman di negara-negara Arab, mulai dari Irak hingga Lebanon, dan Suriah hingga Yaman.

Bersama dengan sekutunya, Saudi meluncurkan operasi militer besar-besaran sebagai upaya memukul mundur pemberontak Houthi yang semakin mendekati Aden, wilayah yang menjadi markas pemerintahan Abd-Rabbu Hadi setelah Houthi menguasai ibu kota Sana’a.

Silang sengkarut perebutan kekuasaan menjadikan Yaman sebagai salah satu negara Timur Tengah yang terpecah-pecah, miskin dan semakin lemah. Penasehat PBB di Yaman telah memperingatkan bahwa negara ini tengah berada di “ambang perang saudara”.

Selama bertahun-tahun, negara ini dirongrong oleh berbagai kelompok militan yang bertikai satu sama lain. Siapa sajakah kelompok yang memperebutkan kekuasaan di Yaman?

Pemerintah Presiden Abd Rabbu Mansour Hadi

Tentara pemerintah Yaman berjaga di depan Kedutaan Besar AS di Sanaa pada 11 Februari 2015. (Reuters/Khaled Abdullah)

Tentara pemerintah Yaman berjaga di depan Kedutaan Besar AS di Sanaa pada 11 Februari 2015. (Reuters/Khaled Abdullah)

Presiden Abd Rabbu Mansour Hadi memimpin Yaman sejak Februari menggantikan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh yang telah 33 tahun menjabat.

Pada Agustus 2014 lalu, pemimpin Houthi menuntut Presiden Abd Rabbu Mansour Hadi untuk membatalkan kenaikan harga BBM, mengerahkan ribuan massa Houthi dan membanjiri Sana’a. Situasi memanas, pertempuran antara militan Houthi dan tentara Yaman terjadi dan menewaskan puluhan orang.

Untuk mengakhiri pertempuran, rekonsiliasi nasional antara Houthi dan tentara Hadi disepakati pada 21 September 2014. Dalam perjanjian yang dihadiri oleh penasehat PBB untuk Yaman tersebut, disebutkan bahwa pemerintahan baru akan dibentuk dalam waktu tiga hari, Hadi menunjuk perdana menteri yang tidak memihak dan harga BBM diturunkan.

Sebagai gantinya, Houthi harus menarik mundur pasukan mereka dari Sanaa, serta melakukan gencatan senjata dalam pertempuran mereka dengan militer di wilayah Utara. Namun, Houthi menolak menandatangani lampiran keamanan dari isi perjanjian tersebut, dan menolak untuk mundur dari Sana’a.

Kejadian terus memanas hingga akhirnya Hadi sempat dilengserkan dan dijadikan tahanan rumah di istananya sendiri di Sana’a pada Februari lalu. Namun, selang beberapa hari, Hadi berhasil melarikan diri ke Aden, membentuk kembali pemerintahannya dan kembali menegaskan posisinya sebagai Presiden Yaman.

Serangan Houthi yang semakin mendekat ke Aden, membuat Hadi meminta pertolongan militer ke Arab Saudi. Saudi pun menjawab dengan mengerahkan operasi militer besar-besaran sejak Rabu (25/3) malam.

Al-Houthi

Houthi disinyalir dibantu oleh pendukung mantan presiden Ali Abdullah Saleh. (Reuters/Khaled Abdullah)

Houthi disinyalir dibantu oleh pendukung mantan presiden Ali Abdullah Saleh. (Reuters/Khaled Abdullah)

Houthi muncul pasca runtuhnya pemerintahan Bani Hasyim yang menganut paham Syiah Zaidiyah tahun 1962 setelah memimpin Yaman selama lebih dari 1.000 tahun.

Nama Houthi berasal dari Hussein Badr al-Din al-Houthi, seorang pemimpin agama yang pertama kali mencetuskan gerakan ini dan selanjutnya menjadi tokoh sentral al-Houthi.

Berawal dari gerakan agama, al-Houhti memulai pemberontakan senjata mereka pada 2004, dengan dukungan dari pemimpin-pemimpin agama dan suku di wilayah Utara Yaman.

Setelah Hussein al-Houthi meninggal di akhir 2004, keluarganya melanjutkan pemberontakan al-Houthi melawan pemerintah Yaman, dan mendapatkan lebih banyak anggota.

Houthi mengklaim memiliki lebih dari 120 ribu anggota, baik pejuang bersenjata ataupun simpatisan dan loyalis, Sunni maupun Syiah.

Houthi, disinyalir dibantu oleh pendukung mantan presiden Ali Abdullah Saleh, berseteru dengan militer Hadi untuk merebut pemerintahana. Houthi juga berseteru dengan sempalan al-Qaidah (AQAP) yang menganut Islam Sunni. Belakangan, ISIS juga mendeklarasikan peperangan dengan Houthi.

Loyalis mantan Presiden Ali Abdullah Saleh

Houthi ikut menumbangkan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh yang telah berkuasa di Yaman selama 33 tahun. (Getty Images/Manny Ceneta)

Houthi ikut menumbangkan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh yang telah berkuasa di Yaman selama 33 tahun. (Getty Images/Manny Ceneta)

Ketika gelombang revolusi Arab tiba di Yaman pada 2011, Houthi ikut menumbangkan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh yang telah berkuasa selama 33 tahun. Namun belakangan, Saleh dan pendukungnya berbalik mendukung Houthi untuk melawan tentara pemerintahan Hadi.

Setelah rezimnya runtuh dan berhasil selamat dari serangkan serangan yang menargetkan dirinya, Saleh menegosiasikan kekebalan hukum dari penuntutan atas kejahatan yang dilakukan ketika menjabat.

Dilansir dari Financial Times, motivasi awal Saleh dalam mendukung Houthi disinyalir karena ingin membalas dendam terhadap kaum konservatif Sunni yang meninggalkannya sewaktu dia lengser. Saleh dan keluarganya juga dikeluarkan dari militer, sebagai bagian dari upaya Hadi untuk menghapuskan kekuatan Saleh.

Pakar menilai Houthi menjadi alat Saleh untuk menggoyang pemerintahan Hadi. Tanpa bantuan Saleh dan loyalisnya, Houthi bahkan tidak mampu mempertahankan posisi dan berbagai serangan mereka yang gencar selama dua tahun terakhir.

Menurut laporan Dewan Keamanan PBB pada bulan lalu, Houthi menerima dibantu oleh loyalis Saleh ketika berhasil menguasai Amran, yang menjadi markas besar suku Sunni. Hal serupa juga terjadi ketika Houthi mengusai Sana’a pada September lalu.

“Houthi menerima bantuan yang besar dan terang-terangan dari Republican Guards yang dipimpin oleh anggota keluarga Saleh dan memfasilitasi invasi mereka selama mengendalikan gedung-gedung pemerintah dan kementerian di Sana’a,” bunyi laporan PBB.

Al-Qaidah di Semenanjung Peninsula (AQAP)

Pemimpin AQAP di Yaman, Nasser al-Wahayshi, pernah menjadi rekan bin Laden, yang ayahnya lahir di Yaman. (Dok. Reuters TV)

Pemimpin AQAP di Yaman, Nasser al-Wahayshi, pernah menjadi rekan bin Laden, yang ayahnya lahir di Yaman. (Dok. Reuters TV)

AQAP merupakan afiliasi dari al-Qaidah, yang terbentuk pada 2009, dan bermarkas di Yaman selatan. AQAP diumumkan setelah Al-Qaidah dilarang beroperasi di Arab Saudi selama tiga tahun sejak pemimpin kelompok ini, Osama Bin Laden, tewas dalam pertemuran dengan tentara Amerika Serikat.

Pemimpin AQAP di Yaman, Nasser al-Wahayshi, pernah menjadi rekan bin Laden, yang ayahnya lahir di Yaman.

Pada 2011 lalu, Menteri Luar Negeri Yaman pernah menyatakan bahwa anggota kelompok ini telah mencapai 300 orang. Tidak diketahui jumlah pasti anggota AQAP dalam beberapa tahun belakangan.

Pada 5 Desember 2013, serangan AQAP terhadap Kementerian Pertahanan Yaman di Sana’a, menewaskan sedikitnya 56 orang.

AQAP, yang menganut Islam Sunni, kerap berseteru dengan Houthi yang menganut Syiah. Balas membalas serangan terus terjadi oleh kedua kelompok ini.

Sejak kelompok Houthi merebut ibukota Sana’a pada bulan September lalu, dan AQAP mulai mengembangkan serangan di beberapa kota lainnya di seluruh penjuru Yaman. Serangan teranyar terjadi pada pertengahan Februari lalu, ketika AQAP meluncurkan serangan fajar di pangkalan militer besar di provinsi Shabwa, Yaman selatan. rab, AQAP, di Yaman menyatakan diri telah membelot ke ISIS.

Kelompok Militan ISIS

Simpatisan ISIS juga meluncurkan serangan di Yaman. (Ilustrasi/CNN Indonesia/Laudy Gracivia)

Simpatisan ISIS juga meluncurkan serangan di Yaman. (Ilustrasi/CNN Indonesia/Laudy Gracivia)

Kelompok militan yang berupaya mendirikan Negara Islam di Irak dan Suriah mulai meluaskan eksistensinya di luar dua negara tersebut. Selain beberapa serangan di Tunisia, Libya, dan sejumlah negara Eropa, simpatisan ISIS juga meluncurkan serangan di Yaman.

Serangan terbaru diluncurkan ISIS lewat lima bom bunuh diri yang meledak bersamaan di dua masjid, yaitu Masjid Badr dan Masjid Hashush, ketika waktu shalat Jumat pekan lalu. Serangan ini menewaskan 137 orang.

Pada pertengahan Februari lalu, Sekelompok pejuang militan Islamis yang sebelumnya anggota al Qaedah di Semenanjung Arab, AQAP, di Yaman menyatakan diri telah membelot ke ISIS. (CNN Indonesia).

  26 Responses to “Sengkarut Perebutan Kekuasaan di Yaman”

  1. Hmmm … yang paling untung siapa?

    mungkin yg jual senjata.

  2. pertamak…

  3. 1

  4. Manis dan mati aja lah para terorist

  5. welehh-weleeeeh……. Na’udzubillaah….amit-amittt jangan sampe anak cucu cicit sampe ketemu sama yang namanya perang…………

  6. Nih beneran perang dunia 3 skenarionya udah jalan ??? 😀

    • Saya jadi ingat ulasan Bung Letkol CKGL (semoga beliau lagi SR, hehe) di tahun 2013. Jauh-jauh hari sudah terbaca Amerika dan antek-anteknya harus menguasai dulu Suriah lalu Iran dan terakhir NKRI. Target prioritas berikutnya adalah Iran dan Yaman sepertinya merupakan batu loncatan untuk ke arah sana. Hati-hati dengan Libanon yang bisa saja dijadikan proxy war lainnya untuk memecah belah Arab. Amerika akan bersikap manis sebagai penasehat antek-anteknya namun menghemat kekuatannya untuk terjun langsung sebagai persiapan prioritas dua dan satu. Tinggal Iran saja nih apakah dilenakan dengan manisnya perundingan nuklir maupun terpancing turun gelanggang untuk dikuras tenaganya. NKRI? Stabilitas dalam negeri harus terjaga dan MEF II harus tetap berlanjut

  7. semoga konflik negara timur tengah menjadi pelajaran buat kita, jangan sampai konflik antar golongan dan kepetingan, memecah belah kita. perbedaan hendaknya membuat kita semakin besar & kuat, saling mengisi menbangun INDONESIA.

  8. ASU mengunakan Arab Saudi sbg Leader dlm agresi di Yaman. krn ASU Cs saat ini sedang fokus dng konflik yg lbh besar, yaitu:

    Rusia Vs NATO

    Tiongkok-Korut Vs Jepang-Korsel-Taiwan.

    Tiongkok Vs Filipina, Vietnam, Singapura, Malaysia dan Brunei dlm sengketa LCS.

    ASU jg membantu Irak menyerang ISIS.

  9. jdi inget bung amblegedes yg ktanya ada di yaman,.

  10. GAGAL PERTAMAX

  11. Jd bingung….
    amburadul amat.. trus yg bener mana..
    semua ngaku bener.

    inilah contoh di adu domba.
    Pemenangnya lg nonton…
    hadowww…. smoga indonesia msh bersatu jgn mudah di adu domba. Wlau negri ini beragam keyakinan.. jdikanlah perbedaan untuk mempersatukan bukan perpecahan… amin..

    • parah, ini betul2 komposisi dahsyat…….asu+zionis+iran.
      sy ga terlalu percaya dgn teori konspirasi….tp makin lama koq makin jelas adanya. NWO bukan isapan jempol. False flag ops, black ops…jadi makanan sehari2. Media,ekonomi-perbankan,politik,dll jadi instrumennya. Ijo dibilang ungu, merah dianggep biru, putih jadi marun,..maling dielu2kan, curang=prestasi,dll ternyata jg bagian dari skenario. RI dah masuk fase mana ya? …#kuatir

    • Bingung yaa, iya karena intelijen ASU sama ELI sudah demikian hebat bercokol di arab sana di tambah banyak pemimpin arab yang gila tahta dan korup, hancurlah mereka seperti boneka yang di adu….ambil hikmahnya intel indonesia harus kuat, jangan sampai intel asing bisa seenaknya mempermainkan negara kita..

  12. betul…kelamaan jd korban penyesatan.

  13. Jaman Dulu Yaman adalh daerah plg Kaya diseluruh semenanjung. Sekarang paling miskin & gak karu2an… Penuh Perang Saudara.
    Berdoa sama2 deh mudah2n ini bs jadi Pelajaran bt Bangsa kita & JANGAN SAMPAI INDONESIA MENGALAMI ‘PERANG SAUDARA’. Apapun alasannnya… NKRI hrs tetap Satu. Amin

  14. Saat ini yg paling seneng pasti Israel liat negara2 Arab pada perang gak usah keluar biaya udah pada hancur tu negara2 arab gimna nasib Palestina ke depan padahal PM Israel berniat memperluas wilayah israel masuk ke Palestina
    semoga saja pada segera rukun

  15. capek prihatin soal perang timteng…
    akhirnya.. siapa peduli…?,palingan org yg punya kepentingan bilang ..
    stupid moeslem kill stupid moeslem else :v …
    kdg saya berfikir klu bangsa arab memang hobi perang ,diplomatik mereka adalah darah …
    prihatin buat yg terakhir kalinya

  16. Rakyat timur tengah demam perang nih, masa depan negara seperti apa klo hobby nya tenteng senjata daripada megang cangkul. Harusnya mereka yg dekat dengan tanah suci mekkah lebih memberikan contoh yg baik bgi saudara muslimnya yg jauh di asia/eropa/afrika.

  17. buat saya mah terserah org mau bawa ajaran apa ke indonesia,selama itu tidak melanggar hukum di indonesia & org yg sudah damai tidak merasa terusik (terganggu) ,toh mau agama jungkir balik jg klu kita ngk terganggu jg ngk pa2,soalnya agama itu hal yg paling privacy,itu hubungan kita dgn tuhan,& tuhan memerintahkan kita untuk berbuat baik

  18. PERANG TELUK BIKIN BBM NAIK hadeeh

  19. ga perlu saling menyesatkan. mereka cuman pasar senjata aja. anda bisa melihat dari semua fraksi yg bertikai itu senjata bikinan sapa??? dah sangat jelas. pendapatan mereka dari jualan senjata paling besar. mereka ga mungkin jualan senjata di eropa, atau amerika latin. satu-satunya lahan ya di temteng itu titik. kalo timteng damai, ya harus dibuat perang supaya roda ekonomi amerika + eropa berputar. titik.

  20. Inilah akibat kalo agama dijadikan politik, agama itu putih suci, polituk itu hitam kotor penuh kepentingan. Krn itu sy sgt tdk setuju dgn tokoh agama yg terjun ke dunia politik.apalagi partai2 islam, meskipun sy sendiri beragama islam.alangkah bagusnya apabila negara kita ini menjadi tauladan bagi neg2 timteng. Krn terbukti dgn Pancasila dan UUD 45,neg kita aman. NKRI harga mati, jaya, tentram, makmur, aman lah negeriku.

    Maaf apabila tdk berkenan

  21. Sok pinter bgt si lu! Itu cuman propaganda utk mengadu domba sesama umat islam, yg bnr siapa emang lo tau apa? Syah sunni hanya aliran, alias beda guru aja. Jgn mendewakan arab, krn mrk bukan org suci, sono ke arab jadi tki biar tahu sendiri gimn bobroknya neg arab! Yg km sembah2 itu.

 Leave a Reply