Sep 022016
 

Wakil Kepala Staf Militer Amerika Serikat, Kolonel Tom Hanson, seperti dilansir republika.co.id, mengatakan bahwa Australia harus memilih ikatan lebih kuat dengan Amerika Serikat atau Tiongkok. Hal tersebut berkaitan dengan sengketa di wilayah perairan Laut Cina Selatan.

“Saya rasa Australia perlu menentukan pilihan, sangat sulit berjalan di garis ini dengan menyeimbangkan persekutuan dengan Amerika Serikat dan hubungan ekonomi dengan Tiongkok… Diharuskan ada keputusan terkait mana yang menjadi kepentingan nasional bagi Australia,” ujar Hanson.

Lebih lanjut, pejabat militer Amerika Serikat itu menegaskan bahwa pendapat tersebut merupakan pandangan pribadinya dan tidak menjadi pernyataan resmi pemerintah. Tanggapan itu dikeluarkan setelah terbitnya edaran yang memperingatkan anggota parlemen Australia untuk memperhatikan sikap Tiongkok di wilayah yang disengketakan itu.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengatakan bahwa peran Amerika Serikat di lokasi Indo-Pasifik sama pentingnya dengan sebelumnya. “Kami menyeimbangkan hubungan antara sekutu strategis terbesar kami (Amerika Serikat) dan rekan perdagangan terbesar kami (Tiongkok) dengan diplomasi, konsistensi, dan pragmatisme,” ujarnya dalam satu pernyataan.

Sumber: republika.co.id dan sindonews.com

 Posted by on September 2, 2016