Jun 272016
 

Senjata yang dikirim Central Intelligence Agency (CIA) dan Arab Saudi untuk diberikan kepada pemberontak Suriah dikabarkan dicuri secara sistematis oleh intelijen Yordania untuk dijual di pasar gelap.

Pengiriman senjata oleh CIA dan Arab Saudi merupakan bagian dari program rahasia pelatihan pemberontak Suriah di bawah sandi Timber Sycamore, yang bertujuan untuk membangun kekuatan melawan Presiden Suriah Bashar al-Assad. Keberadaan program ini dirahasiakan oleh pemerintah.

Husam Abdallat, penasihat bagi beberapa mantan Perdana Menteri Yordania, mengatakan ia pernah mendengar mengenai skema pencurian senjata tersebut dari beberapa pihak yang kini menjabat dalam pemerintahan.

Pihak pemerintah Yordania yang menceritakan kasus ini kepada New York Times mengatakan skema tersebut dijalankan oleh sekelompok petugas logistik intelijen Yordania, General Intelligence Directorate (GID), yang memiliki akses langsung terhadap senjata. Para petugas itu biasa menyelundupkan senjata ke dalam sebuah truk, sebelum mengirimkan sisanya ke tempat yang telah disepakati.

Para petugas yang menjadi bagian skema itu dikabarkan mendapatkan keuntungan besar dan mampu membeli mobil SUV, iPhone, dan barang mewah lainnya.

Pencurian senjata tersebut—termasuk di dalamnya senapan Kalashnikov, mortar, dan granat berpeluncur roket—mengakibatkan pasokan senjata menumpuk di pasar gelap. Investigator yang menyelidiki masalah ini belum dapat memastikan keamanan aliran senjata itu.

Beberapa kelompok seperti jaringan kriminal dan suku-suku Yordania yang tinggal di perdesaan memanfaatkan pasar gelap ini untuk membangun gudang senjatanya. Para pedagang juga biasa membeli senjata di pasar gelap untuk dijual kembali ke luar negeri.

Isu mengenai pencurian senjata mulai terdengar tahun lalu oleh Pemerintah Yordania ketika para penjual senjata mulai mengumbar-umbar kepada pelanggannya bahwa mereka memiliki senjata dalam jumlah banyak dari Amerika Serikat dan Arab Saudi.

Mohammad Al Momani, Menteri Negara untuk urusan media, menyanggah kabar tersebut. “Senjata dari institusi keamanan kami terlacak secara baik, dengan kedisiplinan yang tinggi,” demikian diungkapkan Al Momani, yang dikutip New York Times pada 26 Juni 2016.

Kementerian Luar Negeri Amerika tidak berkomentar secara langsung atas kasus ini. Juru bicara Jack Kirby mengatakan hubungan Amerika-Yordania tetap kuat. “Amerika Serikat sangat menghargai sejarah panjang kerja sama dan pertemanan dengan Yordania. Kami berkomitmen terhadap keamanan Yordania dan bermitra untuk menghadapi tantangan keamanan bersama,” kata Kirby.

Keberadaan pencuri senjata ini pertama kali dilaporkan lewat investigasi bersama antara New York Times dan Al Jazeera.

Bagikan :
 Posted by on June 27, 2016  Tagged with:

  17 Responses to “Senjata CIA Dicuri Intelejen Yordania dan Dijual Kembali”

  1.  

    asu kemalingan

    •  

      RUSU GELISAH

      •  

        Cara Randa Ingin ngadol = CARIN

      •  

        CIA kalah canggih dg tukang logistik intel Yordania, General Intelligence Directorate, padahal dipilem-pilem Holywood, sangat tabu aktor yg berperan sebagai badan intel, serdadu, atau pun polisi USA menjadi pecundang. Mereka musti harus selalu berhasil melaksanakan tugas, dg berbagai aksi konyol sampai heroik, namun itu dipilem Holywood.

        Kasus penjualan senjata milik CIA dan intel Arab Saudi oleh oknum anggota GID (intel Yordania) sangat tdk pantas dibuat skenario pilem. Cerita seperti itu tdk cocok dg semangat Amerika yg selalu gembira, heroik setengah konyol, bersemangat memburu teroris, walau di Amerika sendiri sering terjadi teror penembakan warga sipil terhadap warga sipil lainnya. Sebaiknya cerita kegagalan CIA mengamankan misinya di Suriah dg membantu pemberontak Assad tdk diumbar di media masa, karena akan membuat pusing sutradara pilem Holywood.

      •  

        justru rusia tertawa hahahahahahahahahahaha..

        drama itu akhirnya di ketahui dunia bahwa biang kerok di suriah adalah amerika dan arab!!!

        tau gak kenapa, karena suriah seprti jalan persimpangan menuju eropa

        MIGAS…
        MIGAS..
        MIGAS..

  2.  

    pret lah ….

  3.  

    pertamax euy…..asiiikkk…xixixixiii

  4.  

    wah ..haha..

  5.  

    Rasain lu hahaha….

  6.  

    semoga jatuh ke tangan yg benar

  7.  

    Senjata makan tuan…

  8.  

    Ujung2nye duit.

  9.  

    in…ingus..eh…intelijen..yor..yordan emang pa…paling efektif di timur tengah..mosad aj…aja…hormat dan mengandalkan me…mereka dalam operasi kontra terotrisme….

  10.  

    ca…ca…cpe jadi gagap…mulai dini hari ini ku ga…ganti namaku jadi azis ngap ngap

  11.  

    WAHYUDI DAN WAHABOY BERSATU MEMASOK SENJATA UNTUK TERORIS.

  12.  

    good news

  13.  

    Bagus

 Leave a Reply