Senjata Hipersonik Amerika Serikat

52
349
Advanced Hypersonic Weapon (AHW). image credit dailymail.co.uk

Senjata Canggih Hipersonik (Advanced Hypersonic Weapon/AHW) adalah kendaraan layang jarak jauh yang mampu terbang di atmosfer planet bumi dengan kecepatan hipersonik. Program demonstrasi teknologi AHW dikelola oleh United State Army Space and Missile Defence Command (USASMDC)/Army Forces Strategic Command (ARSTRAT). Teknologi ini dikembangkan melalui upaya kerjasama dari Departemen Pertahanan AS untuk mengevaluasi kemampuan serangan cepat (senjata) konvensional global (Conventional Prompt Global Strike/CPGS) untuk memukul target bernilai tinggi yang pelaksanaannya memerlukan reaksi cepat.

Program AWH ini bertujuan memberikan AS kemampuan untuk menyerang target apapun di muka bumi dalam waktu satu jam. Menurut Angkatan Darat AS, “AHW dapat diluncurkan dari Amerika Serikat dan dapat mencapai target di mana saja di dunia. Mampu bergerak dengan kecepatan 5 Mach, sekitar 6125 Km per jam, atau lebih cepat lagi.”

AWH pertama kali diuji pada bulan November 2011. Diluncurkan di Pacific Missile Range Facility di Kauai, Hawaii menuju ke Test Site Reagan di Kwajalein Atoll di Kepulauan Marshal. Kendaraan luncur/rudal berhasil mencapai target, yang terletak sekitar 3.700 km dari tempat peluncuran.

AHW melakukan peluncuran pertama di  Pacific Missile Range Facility. Kauai, Hawaii.                      Image Credit: U.S. Army
Lokasi peluncuran, Pacific Missile Range Facility. Kauai, Hawaii.     Image courtesy of Polihale.
Test Site Reagan di Kwajalein Atoll di Kepulauan Marshal. Image courtesy of US Army.

 

Jarak tempuh uji rudal. image credit dailymail.co.uk

 

image: DARPA

 

Letnan Jenderal David L. Mann, komandan US Army Space and Missile Defense Command, mengatakan kepada Kongres pekan lalu bahwa pada bulan Agustus Angkatan Darat akan melakukan demonstrasi peluncuran kedua AWH. Hasil tes kedua ini akan menentukan masa depan dari program tersebut, termasuk kemungkinan Angkatan Laut AS akan menggunakan rudal baru ini. Angkatan Laut AS juga menjajaki kemungkinan mengembangkan rudal hipersonik yang bisa diluncurkan dari kapal selam yang kemungkinan juga didasarkan pada teknologi CPGS seperti AWH.

Rudal AWH akan menjadi bagian integral dari upaya militer AS untuk mengatasi strategi anti-access/area denial (A2/AD) China. Saat ini AS juga harus bersaing dengan program China dan juga Russia pengembangan rudal hipersonik. (source: army-technology)

52 KOMENTAR

  1. artikel ini lumayan lama ngendon di draft. dipublish saja daripada kadaluarsa.

    ada baiknya melihat perkembangan teknologi senjata asing karena itu juga adalah parameter untuk TNI yang sedang berusaha bangkit mengejar ketinggalan di kawasan yang diperkirakan akan jadi hotspot perebutan pengaruh antara negara2 adidaya berebut hegemoni

        • rasanya saya tadi liat2 gambar satellite dgn banyak moncong barrel ketika nyari gambar tambahan, tapi kreasi artis. di share bung @desperado link-nya, satellite saja jaman sekarang sudah jadi sasaran strategis perang modern, contohnya China yang bikin kaget dunia ketika nembak jatuh satellite mereka sendiri

      • ada Treaty on Principles Governing the Activities of States in the Exploration and Use of Outer Space, including the Moon and Other Celestial Bodies, entered into force on 10 October 1967.

        Among its principles, it bars states party to the treaty from placing nuclear weapons or any other weapons of mass destruction in orbit of Earth, installing them on the Moon or any other celestial body, or to otherwise station them in outer space.

        As of May 2013, 102 countries are parties to the treaty, while another 27 have signed the treaty but have not completed ratification.

        tricknya adalah membuktikan bahwa rudal ybs bukan weapons of mass destruction…

        • susah juga cara pembuktiannya, satellite militer AS siapa yang periksa? rame juga memang masalah luar angkasa ini. seperti bangsa eropa yang dulu mengklaim wilayah2 yang mereka datangi (walau sudah berpenghuni) saat ini luar angkasa dan planet dipandang sebagai objekan baru 😀 bahkan asteroids juga sudah diincar untuk eksplorasi walau saat ini tidak visible. Bendera US di bulan itu membuat China dan India juga mengebut program antariksa mereka, sayangnya Indonesia tertinggal 2-3 dekade walau startnya bareng

          • AS punya ” covert inspection satellites” (there’s nothing money can’t buy right?) yang bisa memotret satelit negara lain untuk dianalisa ahli senjata mereka (Rusia-pun harusnya sama)…

            SPY satellites have a new role: as well as watching us they are now spying on each other.
            The Pentagon admitted last week that it is using two covert inspection satellites developed for the Defense Advanced Research Projects Agency to assess damage to a failed geostationary satellite – something no one suspected the US could do. If such satellites can get that close to a target, they could probably attack it.

            newscientist.com/article/mg20126925.800-spy-satellites-turn-their-gaze-onto-each-other.html

  2. alasan Amerika mengembangkan teknologi hipersonik (AHW) ini karena :
    1. China telah mampu mengembangkan wahana hipersonik (Wu-16) yang dapat dipasangkan pada ICBM mereka yg dpt melaju 10x kecepatan suara.
    2. Russia telah mampu mengembangkan rudal Brahmos 2 bekerjasama dengan India (prototype). Brahmos 2 dapat diluncurkan melalui darat, laut dan udara. Rudal Brahmos adalah pengembangan dari Rudal Yakhont (NPO Mashinostroenia 3M-55 Onyx (NATO : SS-N-26))
    Kedua teknologi ini dengan mudah mampu menembus perisai rudal Amerika yang dengan susah payah disusun untuk melindungi homeland Amerika.
    Hipersonik adalah kecepatan antara Mach5 – Mach 10 (6.178-12.357km/jam)
    FYI, sebelum ini Amerika pernah melakukan eksperimen tapi gagal yaitu menggunakan kapsul senjata hipersonik berbentuk pizza (pizza-shaped hypersonic weapon capsule) bernama Falcon yang gagal pada tes Agustus kemarin. Demikian juga dengan X-51 WaveRider yang gagal juga setelah mengalami gangguan mesin.
    FYI lagi, Rusia adalah negara yang pertama kali melakukan eksperimen teknologi scram jet (hydrogen-fueled scramjet) dengan kecepatan Mach 6.4 di Kazakhstan tahun 1998

    • tidak selalu @frans, senjata semacam DF21 itu memberikan China kemampuan menerapkan strategi A2/AD dan muncul dan mengejutkan US karena mereka belum siap antidot-nya. AHW ini baru akan ujicoba, dan ditujukan untuk menghadapi strategi China

  3. indonesia punya dari udara gatot kaca,maklampir….dari darat indonesia punya jaka(tingkir .tarup .sembung ,kendil,lelor) dari laut punya nyi roro kidul….yg semuanya akan dikomandoi oleh satrio piningit..(edan….g pernah pertamak)