May 262013
 
Oerlikon Skyshield

Oerlikon Skyshield

TNI Angkatan Udara segera memasang sistem pertahanan penangkis serangan udara modern, di Pangkalan Udara: Adisucipto – Yogyakarta, Supadio – Pontianak, Hasanuddin – Makassar dan Jakarta/Greater. Pengiriman enam baterai Oerlikon Skyshield dari Rheinmetall Air Defence Swiss dilakukan tahun 2013 / 2014, setelah dipesan tahun 2009.

Oerlikon Skyshield TNI AU mengkombinasikan auto twin canon 35 mm dengan rudal anti seragan udara jarak pendek (kemungkinan 2 x 4 peluncur), untuk merontokkan pesawat maupun rudal yang datang. Meriam otomatis ini siap menembakkan 1000 peluru / menit, jika dipasang peluru standar.

Sistem penangkis serangan udara Skyshield bisa dihubungkan dengan sistem pertahanan udara lainnya, membuat jangkauan radar lebih luas dan efektif, sekaligus mengembangkannya pertahanan titik menjadi pertahanan wilayah /area.

Harga enam baterai Oerlikon Skyshield (sistem radar, senjata, pemeliharaan dan training) diperkirakan 113 juta Euro.

Kunci dari kehebatan Oerlikon Skyshield ada di amunisi AHEAD (Advanced Hit Efficiency and Destruction) 35 mm yang ditembakkan dari dua meriam kembarnya. Peluru 35 mm AHEAD dari Rheinmetall Oerlikon akan menyembur dan membentuk semacam perisai (metal spin-stabilised projectiles) saat berada di dekat target. Ibarat seorang nelayan melemparkan jaring ke seekor ikan. Perisai itulah yang akan menghantam dan merusak rudal/ pesawat yang datang. Rheinmetall menyebut kemampuan ini sebagai: “Skyshield” alias perisai udara.

Amunisi Ahead bisa juga ditembakkan dari twin 35mm GDF series towed anti-aircraft guns yang dimodifikasi, untuk meningkatkan kemampuan mereka terhadap target yang kecil. Sejumlah konsumer Rheinmetal juga mengambil opsi ini untuk upgrade alutsista mereka dengan biaya yang lebih murah. Khusus untuk Denmarkd dan Venezuela, mereka memesan Oerlikon Skyshield Revolver Gun, versi pertahanan pantai.

Jerman terus mengembangkan Skyshield ini dengan memunculkan versi terbaru yakni Rheinmetall MANTIS (Modular, Automatic and Network-capable Targeting and Interception System). MANTIS didisain sebagai garda terdepan untuk melindungi aset sipil maupun militer dari ancaman serangan yang terkecil, termasuk mortir, karena memiliki kemampuan:counter-rocket and mortar (C-RAM). Sejauh ini ujicoba Mantis sukses mencegat serangan artileri, mortir dan tentunya roket.

Skyshield merupakan Short Range Air Defence yang dikembangkan oleh Oerlikon Contraves Swiss yang kini menjadi anak perusahaan Rheinmetall group, Jerman.

35mm-1000_Millennium_FCS

Amunisi AHEAD Skyshield

Amunisi AHEAD Skyshield

Canon Oerlikon 35mm

Canon Oerlikon 35mm

skyshield2

Skysshield 35mm AHEAD

Skysshield 35mm AHEAD

Persiapan Paskhas

Komandan Wing II Paskhas Kolonel Budi Sumarsono mengatakan TNI AU telah menyiapkan sarana dan prasarana Oerlikon Skyshield mulai Agustus 2012. Kesiapan sumber daya manusia, dilakukan dengan melatih 300 prajurit Paskhas ke Swiss, untuk mengawaki Oerlikon Skyshield. Selain itu, TNI AU juga membentuk Detasmen Pertahanan Udara (Denhanud) Paskhas yang diawali dari Lanud Adisutjipto.

Setelah memasang dan membenahi radar di berbagai Pangkalan Udara, TNI AU mulai meningkatkan penangkis serangan udara untuk menjaga alutsista yang terus berdatangan, seperti: SU-27/30, Super Tucano, C 130 Hercules, Grob G-120-TP, F-16, KT-1 Wong Bee, Boeing B-737-500, T-50 Eagle, C 295 dan lain sebagainya.(JKGR).

  52 Responses to “Senjata Oerlikon Skyshield TNI AU”

  1. Ada ToT nya ga ya.??? Semoga Pindad bisa membuat yang serupa ini juga…. 🙂

    • Aduh… dikit-dikit merengek minta Tot. dikit-dikit merengek minta ToT..
      Tuh kan udah ada skemanya.. tinggal bikin.. Apa guna insiyur, sekolah di luar negeri, s-2, s-3, profesor, kalo ga bisa bikin ‘hanya’ yang seperti itu.

      Tirulah mental Iran, mereka mampu membajak Pesawat UAV Super Canggih Super-Bomber Super-Stealth Amerika, RQ-170 Sentinel, dan satu UAV Scan-Eagle.

      Dan dalam waktu 5 bulan, mereka telah mampu dengan versinya sendiri, membuat pesawat UAV berdasar RQ-170 sentinel itu.

      Memang kemampuan bangsa kita, agaknya terhambat pada kumpulan2 orang serakah yang hidup dari komisi pengadaan-pengadaan barang-barang negara.

      Setiap ada usaha ke arah kemandirian, pasti akan mereka cegah dan diusahakan untuk dibeli dari luar negeri dengan mengharapkan komisi dari pembelian itu. Sungguh mental-mental bejat!

      • Yupz… partai-partai politik jangan menjadi benalu dalam bingkai negara RI ini, sikit-sikit harus diimpor: garam diimpor, beras diimpor, gula diimpor, bawang diimpor, semuanya diimpor demi mendapat imbalan komisi.

        Harusnya partai politik sadar, untuk tidak menghisap keuangan negara lagi. Kasihan negeri ini, terus menghamba kepada kapitalis – kapitalis yang hanya mementingkan dirinya sendiri.

    • pesawat kecepatan tinggi, JDAM , Maveric pasti juga bisa dilumpuhkan dg Merial/rudal ini,
      jangan bayangkan harus mengenai/nyenggol , peluru meriam dan rudal ini menggunakan war head Fragmented dg kecepatan tinggi jadi tdk perlu mengenai langsung, pada jarak tertentu dari object yg diserang maka kepala peluru akan pecah menjadi fragmen fragmen kecil yg melesat dg kecepatan tinggi ke segala arah sehingga object yg ditembak pasti hancur/meledak diudara sebelum mengenai pangkalan udara yg dilindungi trims rofik

  2. Akuisisi yang sangat jitu, peluru mortir yang kecil saja bisa diendus dan ditembak jatuh, apalagi si penyusup yang sangat berbahaya, J-DAM. Semoga segera diikuti pengadaan gelombang kedua untuk obyek2 vital; Pindad, PTDI, PAL, Krakatau Steel…

    • sangat bagus kalau sistem pertahanan kaya oerlikon ini di perbanyak karena sistem ini tidak hanya dapat menangkal rudal dan pesawat yg lewat di dekatnya tapi juga mortir dapat dia cegat, jadi sangat efektif untuk pertahanan apalagi di padukan dgn s-300 pasti jadi duet maut jauh dekat

  3. Sebuah berita yang menggembirakan setelah beberapa waktu yang lalu hanya membaca selintas kisahnya saja, dan sekarang tinggal menunggu kedatangannya saja. Semoga tidak terlalu lama.

    Suhu Diego, mengenai istilah baterai ini saya sering mendengarnya untuk satuan rudal/meriam, mohon diberi pencerahan terkait hal itu (maaf banyak bertanya, maklum lagi ngidam…he..he..).

    Dalam 1 baterai berapa jumlahnya (personil atau materialnya)? Diatas kan disebutkan kita mengakuisisi 6 baterai dan akan ditempatkan di 4 Lanuma, jadi pingin tahu sedikit detail biar tidak menebak iseng2 berhadiah (^_^) kekuatan riilnya. Mksh

    • Untuk satuan meriam atau rudal memang menggunakan istilah baterai. Satu baterai setara dengan satu kompi, bisa berisi 6 – 8 senjata utama (mis. meriam). Lumayan kalau satu Lanuma dijaga satu baterai Skyshield ini.

      • Maturnuwun mas WH. lumayan juga kalau perkuatan 1 baterai 6-8 meriam/rudal, berarti untuk pergelarannya bisa 4 arah mata angin utama (BUTS) sekaligus sehingga perlindungan sebuah obyek militer sempurna. Atau bisa juga karena sifatnya mobile, dikonsetrasikan di satu spot, kemudian pergelarannya mengikuti arah datangnya ancaman.

  4. klo nembak rudal yg mendekat atau helikopter bolehlah,, klo nembak dari samping rudal emg bisa kena hehehehe..

    apalagi mau nembak pesawat tempur, gak bakal sampe,coba aja tes nembak rudal maverick terus nembak roket R han 122mm yg katanya kecepatannya 1,8 match, klo buat jarak dekat bolehlah dari pada gak punya

    • Rudal dari samping juga bisa kena, pada bidang horizontal turret bisa berputar hingga 360 derajat (meriam PSU lawas Arhanud aja bisa), pada bidang vertikal, sudut/elevasi cannon bisa mendekati 90 derajat.
      Prinsipnya ini land-based CIWS yang aslinya memang dirancang untuk menembak jatuh rudal anti kapal, karena di darat sekalian dirancang untuk mencegat proyektil meriam dan mortir.

      Menembak pesawat tempur mungkin tidak terjangkau, khususnya jika bom J-DAM dilepas pada jarak 100km dari sasaran…

  5. Bagus ini untuk petahanan terakhir, sambil menanti S300, semoga S300 dibeli, israel aja takut ma S300 …..
    plus pertahanan udara yg mobile harus ada

  6. Apa gak bosen dari dulu belinya cuma senjata jarak pendek. Langkah TNI AL sudah tepat dengan mendatangkan SSN 26 Yakhont, terus TNI AD milih ASTROS , karena produsennya (AVIBRAS) sedang mengembangkan roket yang mampu mencapai target sejauh 300 km. Kapan TNI AU memiliki senjata jarak menengah? S 300 sudah tidak dapat dibuat alasan lagi, paman SAM sudah menjadi jadi, S 300 digunakan untuk mencegat target yg masih jauh dari pangkalan, nati jika target belum rontok dan semakin mendekat, maka digunakan pertahanan terakhir yakni berupa senjata jarak pendek TNI AU.

    • Betul itu bung NKRI. Saya setuju bahwa asset2 penting berupa alutsista kita masih rentan kena gempuran serangan udara. Semoga pada MEF II atau sudah bisa didatangkan penangkis serangan udara jarak menengah atau jauh sekalian. Saya kira Russia sudah berharap kita membeli baterei S 300 nya kan?

  7. Sangat bosen mas, tapi gimana lagi niat hati pengen beli mobil, tapi uang cukupnya beli sepeda motor ???
    apalagi anaknya nakal-nakal lagi, ngak mau ngalah, minta dibelikan sendiri- sendiri

  8. Kalau sudah membeli oerikon skyshield untuk pertahanan titik obvit dan lanud maka pembelian pantsit etc tuk digunakan paskhas kecil kemungkinannya..Mungkin pembelian Panstsir masih berpeluang tuk mengawal batalyon Leo dan tuk Hanud Mobil..

    Untuk OBVIT harusnya diwajibkan swasembada pembelian Hanud titik macam oerlikon ini..
    Bila semua Obvit bisa membeli sendiri sebagai inventory mereka maka ketergantungan pengamanan terhadap TNI untuk pagelaran awal dan reaksi pertama perlindungan obvit bisa dilakukan secara mandiri (Seperti penanganan terhadap kebakaran,kebocoran gas,,penanggulangan kimia dll)
    Tinggal memikirkan bagaimana management dari personil yang mengawakinya..Apa tetap dari TNI atau nanti dari sdm security internal perusahaan yang direkut dalam bingkai wamil/personil cadangan..

    Oerlikon dan CIWS adalah gol keeper terakhir penjaga gawang,
    S-300 adalah Central back (Palang pintu)
    Mestinya Pola seperti ini SUDAH DIPIKIRKAN oleh petinggi kita,tinggal dana dan kebijakan politik saja dengan mengakali tekanan tekanan asing.
    ATAU memang sudah ada central back yang tidak tampak ??
    Semoga.

    • menurt mas satrio lebih efektif mana penggunaan pantsyr atau oerlikon untuk digunakan sebagai pertahanan terakhir.?

      selalu saja ada sisi mesteri dalam akuisisi alutsista indonesia..

      • TUK pertahanan titik permanen obvit dan obyek militer:
        Kalau oerlikon memang perpaduan meriam dan sam jarak pendek dalam satu baterai tuk mencegat apa aja yang masuk .
        Saya pilih oerlikon aja

        Kalau untuk yang mobile memang lebih bagus pantsir tuk mengawal leo dan s-300 yang berplatform mobile..
        S-300 tetep harus dikawal ama pantsyr tuk perlindungan diri sendiri..
        Kan S 300 juga perlu perlindungan.

      • rudal jarak pendek dan menengah sama-sama dibutuhkan, tidak ada yang lebih penting dan kurang penting. radar dan penjejak rudal jarak jauh jika berdiri sendiri juga mudah untuk dilumpuhkan, karena sifatnya yang mendeteksi objek dari kejauhan juga lebih muda untuk objek yang dari kejauhan melakukan jamming. betul kata satrio, rudal jarak jauh sejenis s-300, patriot juga perlu pertahanan titik. karena sifat dari pertahanan titik yang sulit untuk dijamming lawan khususunya untuk proyektil lawan yang sedang mendekat, dan untuk oerlikon rasanya paling tepat selain reaksinya bagus, akurasinya bagus, daya hancurnya bagus, dan juga sensitivitas dimensi objek yang dapat di jejak juga bagus, selain itu kecepatan objek yang mendekat untuk sekarng ini secara teori mungkin semua rudal yang ada di pasaran bisa dihadang.

  9. Utus jendral yg capable untuk pengadaan S300-S400 versi baru lewat black spot agar bisa merapat di tanah NKRI..

  10. Oerlikon air defense system itu akan digunakan di destroyer escort Sigma 10514 TNI AL,
    versi didarat namanya Skyshield, pada Sigma 10514 TNI AL namanya Millenium, meng-
    gantikan Vulcan Phalanx CIWS.

  11. Kalau saya masih lebih suka Phalanx / Goalkeeper atau AK-630.

    alasannya peluru yang lebih besar (20mm/30mm) daya hancurnya sangat mematikan, sehingga daya tembus ke badan rudal/pesawat/dll sangat besar, sasaran akan hancur seketika, apalagi 3000 ~ 5000rpm, yang akan membentuk dinding yang sangat besar

    kalau Skyshield / Millenium meski 35mm namun dia akan dipecah kecil-kecil, sehingga hanya bisa melukai saja, meski memakai peluru konvensional 35mm, namun hanya dibawah 1.000rpm, sehingga kurang rapat.

    hal tersebut bisa dilihat dari VIDEO diatas, pesawat tidak hancur, namun hanya “terluka” saja.
    apabila sasarannya rudal, kemungkinan rudal masih tetap meluncur kesasaran.

  12. oerlikon dan sejenisnya lbh tpat sbg penangkis akhir, ttp tamengnya senjata jarak jauh..
    minim2 HQ-16 hrus jadi pilihan dlm waktu dekat.

  13. Menurut ane sih ttp kita butuh s300 dan pantsyr.s300 buat jarak menengah
    dan pantsyr buat lindungin tuh s300 nya.oerlikon lumayanlah buat pertahanan terakhir.
    Ngomong2 TNI kpn yah akusisi s300?

  14. Senjata anti rudal atau pesawat ini umumnya yang pertama kali akan dulumpuhkan dengan senjata atau pesawat khusus, stealth atau anti radiasi. Cluster bomb cukup efektif melumpuhkan senjata semacam ini. Ketika Skyshield memuntahkan jaring untuk menangkap sasaran, maka cluster bomb berubah wujud menjadi bom-bom kecil ibarat ikan hiu berubah jadi ikan-ikan teri agar bisa lolos ke dalam lubang-lubang jaring yang ditebar.

  15. Sabar, ini pertama, insyaallah pasti dateng juga sistem rudal pertahanan udara jarak sedang/menengah, inget kata jendral pramono waktu TNI AD mengakusisi mistral dgn kendaraan komodo, klo rudal pertahanan jarak sedang pengadaannya diserahkan ke TNI AU bukan TNI AD. Kemungkinan TNI AU mengakusisi 6 beterei.
    Untuk pertimbangan, harga S-300 dengan 6 peluncur dan 144 rudal sekitar 900juta dollars ( suriah)
    Jd 1 peluncur dengan 24 rudal harganya sekitar 150juta dollars! !!!!
    Pertimbangan juga, KSAU pernah berkata di angkasa apabila disuruh memilih antara rudal pertahananudara jarak sedang dgn fighter kelas berat, lebih suka memilih pesawat fghter kelas berat kyk sukoi.
    Wassallam, insyaallah saya yakin aka dtg juga rudal itu wakau nantinya bukan S-300

    • Kalau milih antara tambah fighter kelas berat atau mengadakan AWACS terlebih dulu (asumsi dana terbatas, perlu prioritas), pilih mana ya?

      • Saya pilih pengeadaan pesawat awacs dulu setype Wedgetail milik ausy..
        Kalau alasannya pernah saya bahas disini lengkap

      • saya pilih sukhoi. sukhoi memiliki kemandirian dalam beroperasi, karena radarnya yg sgt kuat. beda dgn radar kapal yg terbatas oleh horizon dan membutuhkan pesawat atau heli OTHT, radar sukhoi bisa mengendus sasaran ratusan kilometer jauhnya, jadi dlm operasionalnya tdk membutuhkan AWACS. kecuali kalau dana ada untuk dua2nya, maka akan sgt ideal, karena AWACS bisa menjadi dirigent pengatur serangan dan pertahanan yg mobile.

  16. Boleh juga nih oerlikon tuk akurasinya
    tp tetep S-300 kita emang mesti punya , apalagi kalo sekalian di beli Licensinya ngarepdotcom bakal kejang-kejang para tetangga sebelah 😀
    Rusia jualkan licensi S-300 ??? kalo gak jual kok Iran bisa bikin ???

    • iran belom bisa apa-apa bro, jeroannya semua beli ke cina dan korut. :). mereka cuman show of force saja, kalau memang mereka jago rudal dari dulu sudah punya pesawat tempur yang canggih buatan sendiri, yang herannya hampir semua teknologi maju cina di suplai israel? nah loh.. herankan?? haha

      • Iran Dan Israel itu dari dulu..adalah sekutu..tapi mereka pandai bersandiwara….so..jgn heranlah….

        • untuk asal tuduh bro, yang dibilang nabil itu ada benarnya tapi tidak semua benar. memang itu bagain dari konspirasi ekonomi internasional. kalau mau bermain peran tidak boleh tanggung-tanggung harus sekalian kelihatan benar-benar lawan, kalau perlu aa rakyat yang dikorbankan. tapi anda lihat dari dulu iran setelah ayatolah khomeni mengambil kekuasaan di iran, dia sudah mengobarkan kebencian terhadap israel tapi yang jadi korban selalu iraq dan us. kalau anda tidak percaya,sampai 10 tahun lagipun israel dan iran tidak akan perang, tapi nanti yang jadi korban akan suriah dan aahizbullah. dan nanti kalo terjadi perang terbuka lagi antara israel dan hizbullah lagi maka semua harga saham israel akan naik di pasar modal, percaya atau tidak? tanya para pengamat pasar modal dunia.
          intinya ahmad dinejad dan benyamin netanyahu memang sama2 orang jenius dan satu geng, belom tentu militer kedua negara tahu itu bahkan belum tentu dinas intelijen dua negara ini paham benar. hehe.. kalo mau tahu geng lebih besarnya lagi anda cari lagi deh.. 🙂

          • parnas anda ngomong berdasar data gak,? . jangan2 anda ngomong ini berdasarkan pendapat pribadi. seharusnya orang yg berfikir jernih bsa membedakan mana yg musuhan mana yg temenan.
            bagaimana anda bisa mengatakan klo ahmaddinejad dan benyamin netanyahu satu geng. klao ahmaddinejad mengancam bakal menghapus israel dr peta dunia dan menebar kebencian pada israel di dunia..?

        • yang jelas kalau shah iran tidak jatuh ke ayatolah khomenie, us tidak perlu mempertahankan israel mati-matian, tidak perlu mengalirkan uang yang begitu banyak ke israel dalam jumlah yang masiv tiap tahunnya. 🙂

        • Politik dan ekonomi tdk selamax beriringan : Iran dan Israel adalah negara rasional …dimana keperluan mereka ketemu negosiasi dagang pasti berlangsung…Indonesia jg beli senjata Israel walau dari pihak ke-3 biasax Singapura..itu wajar2 saja……Amerika tetap beli minyak Iran walau dari pihak ke-3 ..wajar2 saja..Tiap hari Alm Chavez memaki Amrik tapi minyakx Venezuela dlm jumlah besar tetap terkirim ke Amrik y wajar2.. saja…Rakyat Indonesia bisa dongkol dgn ulah Malaysia tapi mitra dagang yang paling dekat y Malaysia itu dan paling sohib he5x…krn kedekatan kultur dll..

        • beginilah kalo ngomong tidak pake dasar, cuma dengar dari sifulan,…diajari tidak benar, sudah disusupi otaknya supaya menjadi pecahan-pecahan (devide et impera) iran dan israel itu tdk pernah jadi sekutu, mereka itu musuh abadi, kebenaran itu bukan berasal dari mulut anu dan si anu….pelajari sendiri….meskipun kebenaran itu kadang susah….apalagi kalo kita terlalu mendengar dari satu sumber saja yang mendengar dari satu sumber lainnya….dari satu-satu lainnya….yg tidak jelas…

      • Jangan meremehkan Iran bro … . Semenjak Iran berhasil memaksa UAV canggih AS mendarat di wilayahnya tahun lalu, retorika serangan Israel dan AS langsung redup hingga kini … .

        • betul bro, makanya saya katakan yang punya teknologi semacam itu anda kira siapa yang menciptakan? dan siapa yang bisa sangat mengerti teknologi yang canggih dari semua perlengkapan US? perlu bro WH telaah juga. apa mungkin iran menghasilkan sendiri peralatan secanggih itu? pasti ada asistansi dari pihak asing, contoh yang paling sederhana bisa kita lihat, kalau memang iran sangat canggih maka komunitas rakyat iran sudah hasilkan peralatan-peralatan elektronika, IT sipil kelas dunia tapi belom ada kan. terlihat iran memproduksi rudal beraneka ragam dan memiliki kelas yang sangat tinggi, tapi tidak terlihat iran memproduksi pesawat yang terlihat outstanding bisa disejajarkan dunia. itu karena mereka hanya mendapat asistensi di bidang rudal kebanyakan. secara logika kalau bro WH berkecimpung di dunia dirgantara, maka 2 industri ini paling tidak akan memiliki koefisien korelasi kemajuan didua bidang, kalau si A semakin maju akan juga memberi dampak pada industri B juga.

          saya sih hanya mengkaji dari segi pengamatan saja, belum tentu benar. 🙂

          • asistensi yang saya maksud belum tentu negara ya bro, bisa jadi korporasi yang memiliki modal besar dan jaringan binis dan pengetahuan lintas negara

          • sdah jelas pendapat anda tentang iran dan ahmaddinejad hanya analisa pribadi anda yg tak berdasar.

  17. 2 kali 4 tabung? kira2 dikombinasikan dgn missil jenis apa skyshield ini ketika di deploy dipangkalan….? apa mungkin dgn yg sudah ada…? seperti Gromm..atau missil china QW miilk TNI? missil kelas 3…

    • Grom kan punya angkatan darat. Ada yang akan datang lebih canggih Starstreak dari Inggris, tapi juga punya Arhanud. Apa AU punya grom ?. QW mereka punya. Kalau melihat harganya yang begitu mahal, seharusnya rudal jarak pendek ini bagian dari paket pembelian. Harga yang dibeli kisaran 130 sd 200 juta euro.

  18. 1 unit, ada: 2 meriam oerlikon, radar, sejumlah sensor, rudal anti serangan udara jarak pendek.Semuanya tergintegrasi.

  19. mas satrio yg disini apa sama dg satrio suroboyo dinforum topix??,maaf nyampah suhu2

  20. Percaya gak percaya, sehabis berita lontong rame, pasti ada barang baru akan dateng…

  21. Harga oer.. 6 unit $200jt an padahal harga pansier S1 per biji nya kisaran $15-20it an yaa mendingan beli pansier S1 bisa dapat 10 unit..

  22. Kita harapkan pindat dapat meniru dan membuat Fisiknya dan PT.LEN dapat membuat softwarenya,

  23. Saya percaya para petinggi tni sdh mempunyai roadmap..ttg persenjataan yg dibeli..
    Jadi mari kita tunggu alutsista yg akam datang berikutnya..
    Salam nkri..

 Leave a Reply