JakartaGreater.com - Forum Militer
Nov 062014
 
image

Stand Rosoboronexport Rusia di Indo Defence 2014 (photo: Rafly)

Dalam pameran senjata dan teknologi militer internasional Indo Defence 2014, tanggal 5-8 November di Jakarta, perusahaan Rusia Rosoboronexport menujukan produk-produk militer terbaru buatan mereka, yang diperuntukan bagi semua angkatan bersenjata di Indonesia.

Ini bukan pertama kalinya perwakilan Rusia mengikuti pameran senjata tahunan yang telah diselenggarakan sejak 2004 silam. Melalui pameran ini, Rusia berharap dapat mengembangkan hubungan kerja sama militer lebih jauh dengan Indonesia. Di sisi lain, Indonesia memang telah menunjukan ketertarikannya terhadap senjata buatan Rusia. Hal tersebut diungkapkan oleh perwakilan perusahaan Rosoboronexport, satu-satunya perusahaan pemerintah Rusia yang memiliki otoritas untuk menjadi perantara perdagangan senjata Rusia di mancanegara.

“Indonesia tertarik untuk membeli senjata-senjata buatan kami, baik yang sudah pernah mereka miliki sebelumnya ataupun senjata keluaran terbaru kami. Minat tersebut terutama ditunjukan oleh angkatan udara dan darat, namun kami juga tetap aktif mempromosikan persenjataan angkatan laut dan senjata pertahanan udara,” terang Direktur Proyek Khusus Rosoboronexport sekaligus Kepala Delegasi Rusia di Indo Defence 2014, Nikolay Dimidyuk, dalam rilis pers resmi perusahaan tersebut.

Kerja Sama Ilmiah dan Teknis
Seperti yang diungkapkan perwakilan Rosoboronexport melalui pers rilis, mereka siap mengirimkan pasokan tambahan tank BMP-3F (satu unit BMP-3F milik Korps Marinir Indonesia akan dipamerkan di Indo Defence 2014) dan helikopter tempur Mi-8/17, yang saat ini digunakan dalam angkatan bersenjata Indonesia.

Indonesia juga menunjukan ketertarikan terhadap pesawat tempur multiperan Su-35, pesawat pengangkut strategis Il-76MD-90A, pengangkut personel lapis baja BTR-80A, sistem peluncur mortir bergerak Vena, kendaraan amfibi roda berantai terbaru PTS-4, peluncur rudal anti-tank Kornet EM, kompleks peluncur rudal Pantsir S1, kapal selam tenaga disel-elektrik proyek 636, serta rudal antikapal Yakhont.

image

ATGM Kornet EM (photo: Rafly)

Dalam pameran di Jakarta tersebut, Rosoboronexport berencana berunding dengan perwakilan Indonesia mengenai pengadaan simulator pelatihan untuk pesawat terbang dan helikopter buatan Rusia, begitu pula mengenai propek pembuatan pusat layanan jasa perbaikan dan perawatan kendaraan-kendaraan tempur buatan Rusia di Indonesia. Pusat layanan serupa sudah beroperasi di Malaysia dan Korea Selatan.

Berdasarkan tendensi kerja sama teknologi militer saat ini, negara-negara ASEAN secara bertahap berusaha keluar dari skema kerja sama yang bersifat transaksional dan mulai mengarah pada penguasaan teknologi, pembuatan perusahaan gabungan, serta pendirian pabrik berlisensi di wilayah-wilayah negara mereka. Oleh karena itu, Rusia berusaha memperkuat posisinya di pasar potensial negara-negara ASEAN dengan memberi penawaran menarik dalam bidang kerja sama industri, teknis, dan penelitian ilmiah.

image

Tank BMP 3F (photo: Rafly)

Tingkatkan Anggaran Pertahanan Negara
Salah satu faktor penggiat strategi tersebut adalah situasi politik dan militer di wilayah ASEAN. Redaktur Utama Majalah Arsenal Otechestva, Kolonel Komando Cadangan Strategis Rusia Viktor Murakhovskiy mengatakan, keperluan untuk memperkuat keamanan nasional dan stabilitas regional ASEAN secara kolektif membuat anggaran belanja pertahanan nasional di negara-negara besar ASEAN tak akan mengalami penurunan, bahkan malah meningkat.

Tiga pembeli utama produk teknologi militer Rusia di ASEAN adalah Malaysia, Indonesia, dan Vietnam. Potensi besar kerja sama militer di Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, dan Thailand dirasa masih perlu digali lebih dalam, meski saat ini sudah ada pengiriman senjata dan teknologi militer ke negara-negara tersebut. Sementara, Singapura dan Filipina merupakan pembeli tetap senjata buatan Amerika dan Eropa Barat, sehingga sangat sulit bagi Rusia untuk dapat masuk ke dalam pasar persenjataan negara-negara tersebut.

Menurut penilaian para pakar militer, saat ini prospek kerja sama militer Rusia dengan negara-negara ASEAN sangat kondusif. Pasar pasar persenjataan di wilayah ini sangat potensial dan Rusia memiliki penawaran yang luas terkait teknologi persenjataan dan militer miliknya. Teknologi aviasi (pesawat terbang jenis Su, MiG, Il, helikopter Mi dan Ka, senjata pelumpuh objek udara, simulator dan perlengkapan lainnya), teknologi militer angkatan laut, sistem senjata pertahanan udara, kendaraan tempur lapis baja, senjata untuk pasukan operasi khusus, amunisi senjata, dan berbagai jenis senjata lain. (RBTH Indonesia, photo by Rafly).

Berbagi

  74 Responses to “Senjata Rusia di Indo Defence 2014”

  1.  

    kok sepi

    •  

      Beli bomber dari Russia saja. Jangan sampai kita berpendapat tidak butuh bomber, bomber berfungsi untuk memukul dan menghancurkan musuh yang telah menduduki wilayah kita serta untuk memukul kapal induk dan kapal destroyer.

    •  

      “Indonesia tertarik untuk membeli senjata-senjata buatan kami, baik yang sudah pernah mereka miliki sebelumnya ataupun senjata keluaran terbaru kami.

      Indonesia juga menunjukan ketertarikan terhadap pesawat tempur multiperan Su-35, pesawat pengangkut strategis Il-76MD-90A, pengangkut personel lapis baja BTR-80A, sistem peluncur mortir bergerak Vena, kendaraan amfibi roda berantai terbaru PTS-4, peluncur rudal anti-tank Kornet EM, kompleks peluncur rudal Pantsir S1, kapal selam tenaga disel-elektrik proyek 636, serta rudal antikapal Yakhont.

      petunjuk dan checklist

  2.  

    wwooow manteb tuh kornet.. :mrgreen:

  3.  

    russia strong…

  4.  

    assaalaaamu’alaikuum…. Mudah-mudahan SU 35 nggak ghoib lagi… Jadi min 1 Skuadron…

  5.  

    Kalau mau ngasih ilmu ke Indonesia dak masalah…kalau hanya beli nanti dulu.

  6.  

    Ko SAM medium long range , ga ada yg di ajak?
    Brahmos versi 2 ada ga yah,, biar bertambah daya gentar nya,,,

  7.  

    cocor bebek mana……mana cocor bebek, kok ga dipajang miniaturnya.

  8.  

    Okelah pakde rusky. Salam kenal kang rafly pagi ini mencerahkan suwun kirimanx mga sehat selalu.

  9.  

    tenang aja kamerad … kami suka & serius mo beli produk unggulan anda … cuma diem-diem aja ya … takut ada krismon jilid 2

  10.  

    tidak terlalu menarik krn rusia bnr2 tdk ada menyinggung soal alih teknologi…bkn mitra tp cm hub pedagang dan pembeli

  11.  

    Trending topik untuk su 35,dan SAM.dan untuk kasel kilo class apa sesuai topik “poros maritim”?

  12.  

    11 Sewelas

  13.  

    belanja yg banyak jangan ragu”..

  14.  

    Pesanan AU:
    Su 30 2skua
    Su 34 1skua
    Su 35 2skua

  15.  

    membanggakan

  16.  

    Lebih bangga lihat produk dalam negri. . .

  17.  

    beli, tiru, modifikasi meniru china

  18.  

    indonesia masih sangat butuh akan rusia, rusia dengan kondisi politiknya saat ini sangat membutuhkan negara2 asean terutama vietnam dan indonesia…

    •  

      rusia memang bisa di bilang pelit memberikan TOT alutsista yang di beli indonesia, akan tetapi rusia tidak pelit kepada indonesia dalam arti mau memberi alutsista berteknologi tinggi.

      •  

        sory bung , saya rasa rusia engga pelit soal tot bung , lihat cina , meskipun ada yg di curi tapi lebih banyak lagi melalui tot , semua senjata angkatan militer cina di dapat dari rusia , klau masalah indonesia , saya rasa mereka masih sedikit ragu sama kita , takut pengalaman masa lalu terulang ! sory klau cucu lancang .

        •  

          Betul bung, rusia tidak akan pelit, klo beli nya banyak,,, ga ngeteng dan ngutang,
          Tp apa mungkin dgn kondisi keuangan sekarang yg down, bisa beli banyak agar dpt TOT, ?
          Klo cuma utk pespur donk kita beli nya, mungkin kita bs beli banyak, tp alutsista yg lain terabaikan, salah satunya, SAM, KS, Kapal perang, tank, radar, MLRT, pespur KFX, rudal, dll, banyak bgt yg harus di beli, semua itu butuh dana yg tidak sedikit, dan PDB kita cuma 5%, blm IHSG yg masih lesu, dan nilai tukar rupiah yg melorot,

          Jangan kan utk beli, utk dana riset kemandirian alutsista saja masih minim

        •  

          Setuju..
          mgkn krn kita nonblok yg ke-barat2an..

  19.  

    mudah2an tni borong senjata papa bear karna bebas embargo n teebukti solidaritasnya dari zaman bung karno

  20.  

    Russia memang sangat baik, semoga pemerintah dpt mengguna kan peluang sebaik baik nya

  21.  

    BMP 3P & BTR 80A …juga helicopter MI 35/17 sebaik nya ditambah….
    dan tentu saja Sukho 27/30/35i dan extra missil ….short & medium range…

  22.  

    yg terbaru pakfa t50 , SU 47 mana ya yg buat indonesia .

  23.  

    rusia mantap tni selalu dihati dong hehehe

  24.  

    Stannya PLA ga’ ada yaaah ??? 🙂

  25.  

    iya ya,koq s300 atau s400 nggak ditampilkan..atau paling tdk dummy nya

  26.  

    Ini klo mo masuk ke indodefense mesti sabtu ya bung, klo jumat atau hr ini ga untuk umum atau gimana ya?

    Btw pantes aja angin beritanya agak ke timur lah wong yg buat rbth….. heheh

  27.  

    Aku Pengin Foto Selfi sama orng Rusia yang jag Stand Tuch……..!!!!
    Biar….Strooooong…..!!!!

  28.  

    buat aku yg tgl di kampung sungguh terbantu dgn adanya informasi di jkgr , utk para kontributor warjak tetaplah menginformasikanya jd aku bisa cerita dikampung aku , kesaktian tni perlahan tapi pasti .
    artikel dr berbagai sumber,analisis berdasarkan dilapangan jg merupakan informasi ,hoax pun gak apa2 asalkan bedasarkan keadaan,kondisi indonesia dn fakta dilapangan ,,

    bung rafly , apa benar ada pembelian heli anti ks 11 unit , tdi aku liat di tex lin tvri ..
    klu rusia katanya mau beri tot ,menurut nara sbr anak surya paloh yg kini jd anggota dpr.

    tank y bung rafly lancrootkan !

  29.  

    KAGAK

  30.  

    Realisasi program alutsista primer AU 2014-2017

    1. Pespur: Su-34 (36), Su-35 (72), Rafale (54), EF Typhoon (48), F-16C Block 52 (40)
    2. Pesawat latih tempur: Yak-130 (24)
    3. Pesawat tanker: A330 MRTT (12)
    4. Pesawat AEW&C: C-295 + EMB-145 (8+8)
    5. Pesawat angkut berat: C-17 Globemaster III (5)
    6. Pesawat angkut sedang: A400M + C-130J Super Hercules (16 + 16)
    7. Radar taktis Nebo SVU (provisi 12 situs)
    8. Sistem hanud berbasis darat S-400 (14 baterai)
    9. Sistem hanud berbasis darat HQ-16 (22 baterai)

    – Realisasi program alutsista primer AL 2014-2017

    1. Kapal Perusak Kawal Rudal: CGN Petr Veliky (provisi 2017), CG Slava (2), DDG Sovremenny (2), DDG Udaloy (2), DDG De Zeven Provincien (6), FFG Talwar (4), FFG Krivak II (5), FFG Sigma II (4),
    2. Kapal selam: SSGN Akula (2), SSB Typhoon re-powered (1), SSG Amur 950 (3), SSG Kilo 636 (2), SSG Changbogo (2), U214+ (3), U212 (2)
    3. Sistem pertahanan pantai Klub K

    – Realisasi program alutsista primer AD 2014-2017

    1. Tank Tempur Utama: Leopard 2A4 + RI + Pz87 (120+180+64)
    2. Sistem artileri medan gerak sendiri berbasis meriam: Caesar (206)
    3. Sistem artileri medan berbasis roket multilaras: Astross II (110)
    4. Sistem artileri medan berbasis meriam 155 mm: Kh-79 (430)
    5. Sistem artileri pertahanan udara ringan Pantsyr S1 (120)
    6. Helikopter serang: AH-64D/E Apache Longbow/Guardian (14/36)
    7. Helikopter angkut/serbu: UH-60/MH-60 Blackhawk (60)
    8. Helikopter angkut berat: CH-47 Chinook (24)

    •  

      Mbak Popi, untuk Realisasi program alutsista primer AD 2014-2017, beberapa item sudah datang walau belum llengkap, apakah semua itu dibayar pakai daun? mbak nggak suka NKRI kuat dan di segani oleh kawasan? Untuk AL dan AU sebagian juga sudah datang. Saya rasa bukan daun yang untuk bayar. Tapi uang pajak yang saya dan anda bayarkan (kalau anda bayar).

  31.  

    su 35….bungkuuuuuuuuuuuuuuuuussssssssssssssss……

  32.  

    ada kembaran frans,kenalan dong hehe

  33.  

    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35
    Udah bungkus aja SU-35

  34.  

    ( jangan duplikasi nama / nick name orang. Sekali lagi terjadi, ip anda akan di-banned- admin).

  35.  

    kmp vs kih versi jkgr

  36.  

    saya ralat, israel strong vs palestina strong hehe

  37.  

    ..mohon pemerintah serius utk tetap memakai produk rusia krn trbukti dari dulu hanya rusia yg jelas2 membantu indonesia kluar dari kesulitan alusista dan rusia pula yg membantu indo jd macan asia.. Jgn gara2 ToT pespur dari negara barat kita kblinger krn ada indikasi kuat bhw negara2 barat dan aliansinya ingin menjauhkan indonesia dgn rusia beserta teknologinya yg bila indo terpancing kemudian membeli produk barat,jelas mudah ditebak kekuatan alusisita kita… Jgn sampai terperosok lagi indonesia dgn rayuan barat!!.. Saatnya kita tunjukkan kpada dunia,siapa yg pantas kita ajak kerjasama..jelas Rusia!. Trbukti…~

  38.  

    Mbok ya yang bener tho kalau komen itu.

  39.  

    2 jempol bwt alutsista paklek putin.

  40.  

    Assalamualaikum wr.wb.
    imho
    kalau beli di russia itu seperlunya saja karena mereka tidak mau membagi teknologi.
    masa india di kasih kerjasama pengembangan senjatanya kita cuma di suruh beli-beli saja
    dan pembangunan maintancenya pun beum tentu disini, itu artinya sama saja kita dikadalin sama russia. :mrgreen:
    kalau russia tidak mau membagi teknologinya itu urusan russia, yang jelas kita yang memegang uangnya.
    coba di bayangkan jika situasinya perang pasti kita terus-terusan beli dengan mengorbankan potensi kekayaan alam kita.
    namun berbeda kondisinya di saat kita sudah mampu memproduksinya maka terdapat pembedaan penggunaan sumber daya alam kita, yang satu untuk produksi dalam negeri atau di gunakan sendiri dan yang satu untuk konsumsi luar negeri atau di jual sehingga kita dapat memasok alutsista serta kita dapat menopang kondisi perekonomian kita.
    selain itu pembelian alutsista dengan russia belum tentu cocok dengan undang-undang kita yang mensyaratkan pengalihan teknologi dimana diharapkan mengetahui cara pembuatannya, cara sistem kerja peralatannya, serta cara penggunaannya dalam suatu bentuk alutsista.
    lebih baik kerjasama dengan eropa daripada russia, sama halnya dengan beli ke amerika yang juga seperlunya saja karena mereka sama-sama pelit teknologi selain itu amerika lebih licik serta harga barangnya lebih mahal belum lagi prosesnya lebih ribet. :mrgreen:
    misal untuk pespur kenapa kita harus beli SU 35 bila untuk menutup gap? sedangkan kita bisa menutup gap dengan typhoon atau rafale yang sama-sama gen 4+ selain itu daftar tunggu SU 35 juga lama sehingga saat pesanan SU 35 kita mau diproduksi program IFX/KFX juga masuk tahap produksi, itu sama halnya dengan menghambur-hamburkan uang, kenapa tidak membeli PAK FA yang gen 5 sekalian. (kalau beli f35 tidak mungkin karena pesawatnya mahal dan daya jangkaunya kecil pesawat itu hanya bagus kalau di gunakan untuk negara seluas singapura :mrgreen: )

  41.  

    Klo menurut saya dari membaca artijel warjag.
    Saya optimis pemerintah memilih SU35,karena ada beberapa hal
    1.pernah panglima TNI mengatakan “maunya panglima sih SU35″
    2.mentri pertahanan kita yang sekarang,”katanya” anti amerika.
    3.pemerintah kita tlah memiliki simulator sukhoi,bila kita tidak akan menambah jenis sukhoi—>tak mungkin kita akan membeli simulator sukhoi.(logikanya)
    4.ibarat kata ,bila terkepung oleh tetangga2 kita yang mempunyai granat,senapan mesin apakah kita lawan dgn tongkat kayu??…logika kita bermain.
    5.dulu d warjag sini menceritakan indonesia mempunyai kartu truf dlm berpolitik menghadapi amerika dan sekutunya.
    6.kita petnah merasakan d EMBARGO oleh amerika,lalu apakah mau terulang lagi dgn menumpuk banyak peralatan dari ametika yg rawan embargo?

  42.  

    alutsista tni tambah kuat dan canggih sekutu barat tambah kuatir sama tni

  43.  

    10t tenthttp://www.grandtrunkimports.com/wp-includes/SimplePie/script/06bne/ 10t tent

  44.  

    zorbing in australiahttp://www.grandtrunkimports.com/wp-includes/SimplePie/script/wit3wp/ plastic orb

  45.  

    how much does a human sized hamster ball costhttp://www.grandtrunkimports.com/wp-includes/SimplePie/script/t38june/ how much does a human sized hamster ball cost

  46.  

    black ant king for sale

 Leave a Reply