Oct 242018
 

Ledakan nuklir © Jullius71 via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Pemerintah Korea Selatan mengatakan pada hari Selasa bahwa akan terus memantau dari dekat setelah langkah AS untuk membatalkan perjanjian senjata nuklir era Perang Dingin dengan Rusia, seperti dilansir dari Yonhap.

Pemerintahan Donald Trump mengumumkan keputusannya keluar dari perjanjian Intermediate-range Nuclear Forces (INF) 1987 yang melarang meluncurkan rudal nuklir dengan jangkauan 500 – 5.500 km.

Langkah Amerika ini menambah kekhawatiran tentang menghangatnya perlombaan senjata di kawasan Asia-Pasifik di tengah pesatnya pertumbuhan kekuatan militer China.

“Rencana untuk menghapuskan INF belum resmi diambil”, kata Noh Kyu-duk, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Selatan.

Pemerintah akan terus memantau situasi ini ke depan, dengan mempertimbangkan dampak kesepakatan tersebut terhadap keamanan regional, tambahnya. Saat ditanya tentang implikasi potensial berkaitan dengan masalah nuklir Korea Utara, dia tidak memberikan jawaban langsung.

“Saya hanya akan mengatakan bahwa pada dasarnya, AS dan juga Rusia mengambil posisi yang sama dengan pemerintah kita pada denuklirisasi lengkap Semenanjung Korea”, katanya.

Mengenai kerjasama antar Korea, Noh menekankan bahwa pemerintah secara tegas berkomitmen untuk mematuhi sanksi internasional terhadap Pyongyang.

“Posisi dasar pemerintahan kita adalah mendorong pertukaran Selatan-Utara serta proyek-proyek bersama dalam kerangka sanksi sepanjang waktu agar tidak menimbulkan perselisihan atau permasalahan yang tak perlu”, katanya.

Awal pekan ini, kedua Korea sepakat untuk bekerjasama dalam mengatasi masalah hama pohon pinus dan penyakit pohon lainnya dalam perjanjian bilateral terbaru untuk menindaklanjuti kesepakatan KTT mereka.

Kerjasama kehutanan pada prinsipnya tidak terkait dengan sanksi terhadap Korea Utara untuk program nuklir dan misilnya, kata Noh.

Bagikan:

  One Response to “Seoul Waspadai Pilihan Trump Keluar Dari INF”

  1.  

    Akibat trumpt paranoid dunia semakin kisruh.

 Leave a Reply