Nov 182018
 

Luciad Geospasial (https://www.hexagongeospatial.com/industries/defense/big-data)

Sumber-sumber pemerintah Tiongkok, sebagaimana dikutip oleh South China Morning Post (SCMP) mengatakan bahwa Beijing telah membeli perangkat lunak berkinerja tinggi dari kontraktor pertahanan yang berbasis di Belgia, Luciad.

Paket perangkat lunak Luciad, yang mencakup program LuciadLightspeed, menjadikan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) pada “pijakan organisasi yang sama dengan beberapa operasi militer elit Barat,” menurut Stephen Chen dari SCMP.

LuciadLightspeed mampu memproses data real-time, termasuk informasi tentang objek yang bergerak cepat, dengan kecepatan 100 kalkulasi per detik, 75 kali lebih cepat daripada pesaing terdekatnya, dan akurasi hingga 3 cm (satu inci) dalam skala global .

Data dikumpulkan dari berbagai sumber, seperti feed drone, citra satelit, radar, plot sensor, prakiraan cuaca, dan status peleton.

Dalam konteks ini, SCMP mengutip insinyur informasi geospasial yang tidak disebutkan namanya dari perusahaan kedirgantaraan yang berbasis di Beijing yang menjelaskan bahwa “Luciad merupakan perangkat lunak Sistem Informasi GIS (Geographic Information System) Ferrari, yang datang ke tempat yang tepat pada waktu yang tepat.”

Perusahaan teknologi grafis AS Nvidia, untuk bagiannya, mengatakan bahwa perangkat lunak Luciad membantu perencana “memvisualisasikan dan menganalisis perubahan dalam posisi musuh atau menilai informasi target secara real time” untuk menyesuaikan parameter misi yang relevan.

Masih belum jelas apakah Luciad telah mengungkapkan setiap baris kode sumbernya kepada pihak berwenang Tiongkok untuk pemeriksaan keamanan, sesuatu yang sejalan dengan undang-undang Tiongkok tentang vendor asing yang memasok perangkat lunak ke negara tersebut.

Dalam hal ini, seorang ahli keamanan informasi yang berbasis di Beijing disebutkan oleh SCMP mengatakan bahwa mengadopsi teknologi yang digunakan oleh NATO dalam komando militer negara “dapat menyebabkan infiltrasi yang tidak sah dari otak operasi militer Tiongkok.”

Tiongkok memiliki salah satu sistem pengumpulan intelijen militer paling luas di dunia dan juga memiliki jaringan satelit terbesar kedua di dunia, setelah Amerika Serikat.

Perangkat lunak Luciad dilaporkan digunakan oleh Komando Operasi Khusus AS di Pangkalan Angkatan Udara MacDill di Tampa, Florida. Berbagai misi rahasia AS berasal di pangkalan itu, termasuk serangan 2011 di Pakistan untuk membunuh pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden.

Sumber: Sputnik

Bagikan:

  7 Responses to “Seperti AS, Tiongkok Akan Gunakan Perangkat Lunak Luciad”

  1.  

    Bakal bs dijiplak gak ini oleh China?

  2.  

    Sumber daya manusia mereka luar biasa dik dengan satu miliar lebih penduduk dengan etos kerja dan prinsip hidup yang ulet dan patang menyerah.apalagi dengan tekanan pemerintahan yang keras membuat cina gila di segala bidang.bukan hanya ekonomi militer bahkan dibidang olah raga mereka dijajaran atas,coba banyangkan dengan waktu kurang dari 30 tahun mereka bukan hanya merajai dalam perdangan semata tapi ekonomi secara keseluruhan dan hampir jadi ekonomi terbesar dunia mengalahkan para raja yang sudah ratusan tahun mendominasi dunia tidak hanya amerika tapi juga eropa.
    Mungkin tidak instan lankah dan strategi yang diambil mereka tapi kemajuan yang dicapai adalah instan yang luar biasa.
    Dalam kurun waktu singkat mampu bersaing bahkan mengdominasi itu yang luar biasa,….jadi dimana salah kita yang di era 80 cukup membuat dunia optimis dan memprediksi kita menjadi salah satu kekuatan dunia.
    Jadi koreksi diri sendiri dimana salah kita???

  3.  

    ya ngak lha….
    baru juga beli cd installasi, lalu tempel stiker oem,,,,,
    belum ada klaim berhasil jiplak…. 😆

  4.  

    Besok mungkin akan ada berita.
    “Sama seperti AS, Tiongkok akan menggunakan Windows 10” 😆

  5.  

    knpa ngga pake pegel linux

  6.  

    PERANG MASA DEPAN MENGUSUNG TEKHNOLOGY STARWAR………. HEMM…SUDAH KU DUGA !!!

  7.  

    Flashpoint pertama yg terjadi ketika konflik tersebut terjadi adalah di luar angkasa terlebih dahulu saling mengincar dan menghancurkan satelit2 msing2 disusul dgn pertempuran udara

 Leave a Reply