Apr 072015
 
Route of attack 1

Route of attack 1

Beberapa helai kertas kerja mendarat di meja kerja Perdana Menteri Menachem Begin. Jika saja tidak memakai kop Menora, simbol MOSSAD, Begin pasti akan mengabaikannya. Isinya singkat dan padat. Tanpa basa-basi, “Tuan Perdana Menteri, dalam tempo delapan belas hingga dua puluh empat bulan dari sekarang, Irak akan berhasil memproduksi bom atomnya sendiri. Saran kami hanya satu: Hancurkan!”. Keseluruhan misi hanya memakan waktu tiga jam. Operasi Babylon pun selesai. Herannya, dunia internasional hanya bisa mengeluarkan kecaman yang tidak memiliki implikasi apa pun terhadap keberadaan negeri zionis ini. Dalil penyerangan terhadap reaktor Irak yang dikemukakan Israel sebagai bentuk pertahanan diri diterima begitu saja. Padahal, diam-diam, Israel juga memiliki pusat reaktor nuklir yang oleh banyak kalangan bahkan diyakini sengaja memproduksi senjata pemusnah massal (Weapons of Mass Destruction).

Menachem Begin terdiam sesaat. Dia kemudian mengangkat telpon, mengontak Gedung Putih. Hanya dalam hitungan detik, suara Presiden Amerika Serikat, Jimmy Carter, terdengar. Perdana Menteri Israel yang berasal dari Partai Likud ini dengan datar menyampaikan laporan anak buahnya. “Jika dunia internasional tidak membantu kami, maka kami akan bergerak sendiri,” Begin mengakhiri pembicaraan.

Di seberang Samudera Atlantik, Carter hanya bisa mengangguk.

Presiden Amerika ini sangat paham bahwa Begin tidak sedang bercanda, “Ya, kami akan membantu dengan sebaik-baiknya.” Telepon ditutup.

Upaya Carter ternyata tidak maksimal. Zionis-Israel hilang kesabarannya. Pembangunan instalasi nuklir Irak yang dibantu Perancis sudah lama dianggap duri dalam daging yang sewaktu-waktu bisa sangat menyakitkan. Petinggi Israel sudah lama menugaskan MOSSAD untuk mengawasi proyek mercusuar Negeri Seribu Satu Malam ini tiap detik. Sejak 1976, MOSSAD telah membentuk satu unit tim khusus dengan misi utama menyabot usaha Irak dalam menguasai teknologi nuklir.

Di akhir Maret 1979, agen MOSSAD yang ditanam di Perancis mengendus adanya rencana pengiriman inti reaktor nuklir ke Irak. Rencana sabotase disusun dengan cermat. Tepat sehari sebelum dikapalkan, pada 6 April 1979, tiga buah bom meledak di fasilitas nuklir milik perusahaan Perancis bernama Constructions Navales et Industrialles de la Mediterranee di La Seyne-sur-Mer dekat Marseilles, menghancurkan inti reaktor yang siap diberangkatkan.

Sabotase ini mengundurkan program Irak sekurangnya selama setengah tahun. Bom-bom juga dipasang di kantor-kantor dan rumah-rumah para pejabat pemasok kunci Irak di Italia dan Perancis pada tahun itu.Tak sampai setahun kemudian, pada 13 Juni 1980, Dr. Yahya Meshad, pakar fisika nuklir Mesir yang bekerja pada Komisi Energi Atom Irak, mati terbunuh di Paris di dalam kamarnya. Keberadaan Meshad saat itu untuk memeriksa uranium yang telah diperkaya yang hendak dikapalkan sebagai bahan bakar utama bagi reaktor nuklir Irak. Victor Ostrovsky, mantan agen MOSSAD yang membelot, mengatakan bahwa rangkaian teror tersebut didalangi oleh MOSSAD yang menamakannya Sphinx Operation.

Menachem Begin tidak sabar. Sejumlah jenderal Israel yang gemar perang pun sudah mendesak agar Israel segera memberi pelajaran kepada Irak. Serangan kilat harus secepatnya dilaksanakan. Apalagi Israel telah memiliki gunungan data dan informasi tentang instalasi nuklir Osirak. Akhirnya Begin meneken surat perintah penyerangan ke Osirak. Nama sandinya Operation of Babylonia.Dennis Eisenberg (MOSSAD, vol.II, 1986) menulis, “Minggu petang, 7 Juni 1981.

Pantulan cahaya matahari berkilau di ujung landasan pacu Bandara Etzion di Gurun Sinai. Di menara pengawas, seorang jenderal AU-Israel berdiri di samping sebuah pesawat telepon khusus yang langsung terhubung ke pusat komando di Tel Aviv. Dalam hitungan menit, empatbelas pesawat tempur paling mutakhir di dunia keluar dari ruangan besar di bawah tanah. Mereka berjajar rapi di depan hanggar. Para pilotnya sudah berada di bawah kokpitnya masing-masing. Mereka tengah melakukan checking terakhir untuk satu misi yang dikatakan sang jenderal sangat penting bagi kelangsungan hidup negeri Zionis ini.”

Delapan pesawat berjenis F-16 Fighting Falcon yang diberi kode F-16I. Pesawat itu tiba di Israel dari AS tahun 1977. Setelah dimodifikasi Israel, pesawat itu kini punya banyak kelebihan, di antaranya mampu menggendong 2000 bom berbobot 16 ton TNT, belum termasuk rudal Sidewinder di bawah dua sayapnya.

Enam pesawat lainnya F-15 Eagle, sebuah pesawat tempur setingkat lebih canggih dari F-16. Keempatnya ditugaskan untuk mengawal delapan F-16I selama misi.

Jarum jam di menara pengawas telah menunjuk waktu 16.40 waktu setempat. Pesawat telpon dekat sang jenderal berdering. Pesannya singkat dan datar, “Berangkat.” Tidak berapa lama kemudian, burung-burung besi itu telah mengudara dengan gelegar suara yang sanggup merobek gendang telinga.Sesuai rencana, empatbelas pesawat tempur itu terbang ke arah selatan sedikit lalu belok ke kiri, menyusur garis perbatasan Yordania dengan Saudi Arabia, kemudian langsung menuju Sungai Tigris. Di wilayah perbatasan kedua negara, pantauan radar tidak efektif. Alat pendeteksi bunyi pun tidak mampu menangkap sinyal apa-apa sehingga jalur ini dianggap paling aman.

image003

Pola serangan F-16I ( hasil oprekan IAF , mampu menggendong 2000 punds of bomb dalam 1 kali sorti dan membawa AIM sidewinder 2 buah)

Setelah terbang sejauh 965 kilometer, pesawat pertama mengirim sepasang rudal yang dikendalikan video dan tepat menghajar kubah utama reaktor nuklir Irak. Dalam hitungan sepersekian detik, pesawat kedua menjatuhkan muatan bomnya tepat di atas kubah yang sudah bolong dan menghantam semua mesin yang ada di dalamnya. Pelindung atom dan inti reaktor hancur. Seluruh mesin reaktor tersebut jatuh berkeping-keping ke dalam kolam pendingin di bawahnya. Api berkobaran di atas langit sore Irak yang mulai temaram.

Keseluruhan misi hanya memakan waktu tiga jam. Operasi Babylon pun selesai. Herannya, dunia internasional hanya bisa mengeluarkan kecaman yang tidak memiliki implikasi apa pun terhadap keberadaan negeri zionis ini. Dalih penyerangan terhadap reaktor Irak yang dikemukakan Israel sebagai bentuk pertahanan diri diterima begitu saja. Padahal, diam-diam, Israel juga memiliki pusat reaktor nuklir yang oleh banyak kalangan bahkan diyakini sengaja memproduksi senjata pemusnah massal (Weapons of Mass Destruction).

Pilot Israel yang menyerang reaktor nuklir Irak di Osirak

Pilot Israel yang menyerang reaktor nuklir Irak di Osirak

Dalam lawatannya ke Jerman pekan kedua Desember 2006, Perdana Menteri Ehud Olmert ketika diwawancara Stasiun Televisi N24 Sat1 secara tegas menyatakan, “Iran, secara terbuka, eksplisit, dan umum mengancam untuk menghapus Israel dari peta dunia. Dapatkah Anda katakan, ini sama artinya bahwa Iran ingin punya senjata nuklir seperti yang dimiliki Perancis, Amerika, Rusia, dan Israel.”

Pernyataan Olmert memicu kegeraman di kalangan Israel sendiri, karena selama ini Israel menjalankan politik ambiguitas tentang nuklir: tidak mengakui tetapi tidak juga menyangkalnya.Menteri Pertahanan AS yang baru, Robert Gates, juga mengamini Olmert dan mengatakan kepada Senat, “Iran ingin memiliki senjata nuklir karena dikelilingi negara-negara nuklir seperti Pakistan di timur, Rusia di utara, Israel di barat, dan AS di di Teluk Persia.”Keterus-terangan Olmert tentang kepemilikan senjata nuklir oleh Israel dikecam di dalam negeri, tetapi mendapat pembenaran di luar Palestina. Mantan teknisi reaktor nuklir Dimona-Israel, Mordechai Vanunu, yang pernah ditangkap MOSSAD pada tahun 1986 dan dipenjarakan 18 tahun karena dianggap membocorkan rahasia instalasi tersebut menyambut gembira pernyataan itu.

“Ucapan Olmert bukanlah hal baru, tetapi bagus jika Israel memutuskan untuk mempublikasikannya. Seharusnya, dunia kini tidak hanya membahas Iran, tetapi juga Isael sebagai satu ancaman, terkait kesepakatan guna membuat Timur Tengah bebas nuklir dan damai,” ujar Vanunu.

Dan setelah melihat perkembangan kawasan timur tengah sekarang ini menyangkut nuke-nya Iran, apakah operasi semacam itu bisa terjadi lagi?

  • kesimpulan singkat dari sekilas operation of babylon adalah:
    Operation Opera adalah Operasi Udara Militer Israel dengan tujuan membom reaktor nuklir Irak Osirak di Irak bagian tengah
  • Operation Opera dikenal pula sebagai Operation Babylon. Operation Opera dilaksanakan pada Juni 1981
  • Seiring dengan mudahnya perubahan keadaan geopolitik di timur tengah, menjadikan kawasan itu selalu “panas” oleh konflik
  • Adanya indikasi perlombaan senjata nuklir di timur tengah, konflik di kawasan itu seolah menjadi tidak berujung
  • Israel terlebih dulu memiliki kemampuan nuklir dengan keberadaan reaktor nuklir Dimona yang ditengarai memproduksi sejumlah senjata nuklir
  • Pada 1976, Pemerintah Irak mulai menanamkan investasi dalam program riset Teknologi Nuklir secara besar-besaran
  • Pemerintah irak melobi perancis dan italia untuk memberikan bantuan secara materi dalam program riset teknologi nuklirnya
  • Perancis akhirnya menjual Reaktor Nuklir Osiris-class kepada irak, dan fasilitas pendukungnya mulai dibangun di tenggara Baghdad
  • Keseluruhan Fasilitas Teknologi Nuklir irak bernama Al Tuwaitha Nuclear Center yang terletak 12 mil sebelah tenggara dari kota Baghdad
  • Israel yang menganggap Program Nuklir irak sebagai ancaman serius, mulai melakukan segala cara untuk menggagalkan program nuklir irak
  • Israel mengirim surat ancaman kepada perusahaan2 swasta perancis dan italia yang terlibat maupun sebagai supplier bagi program nuklir irak
  • Israel juga melobi pemerintah perancis dan italia untuk menghentikan support terhadap program nuklir irak
  • Pemimpin irak saddam hussein menyatakan bahwa Pembangunan Fasilitas Nuklir sepenuhnya untuk tujuan damai dan ilmu pengetahuan
  • Tidak mau menyerah, pada April 1979 agen Mossad yang beroperasi di perancis meledakkan inti reaktor atom yang akan dikirim ke irak
  • Tidak tanggung-tanggung, Mossad juga membunuh Yehia El-Mashad, Ilmuwan Mesir yang terlibat dalam Program Nuklir Irak
  • Seolah belum cukup, Mossad membom semua kantor perusahaan perancis dan italia yang terlibat dalam Supplier Program Nuklir Irak
  • Tetapi semua ancaman dan usaha yang dilakukan mossad gagal menghentikan program nuklir irak, akhirnya israel mengambil cara keras
  • Israel menyusun operasi udara mendadak bernama Operation Opera / Operation Babylon untuk membom Reaktor Nuklir Osirak
  • Israel hanya punya beberapa bulan saja sebelum reaktor mulai beroperasi, untuk mencegah kontaminasi setelah serangan dilakukan
  • Tanpa diduga, pada september 1980, F-4 Phantom AU Iran terlebih dahulu menyerang reaktor nuklir Osirak, setelah Perang iran-irak meletus
  • Kerusakan yang ditimbulkan tidak parah, dan Reaktor Nuklir Osirak masih dapat diperbaiki dalam waktu singkat
  • Akhirnya, pada 7 Juni 1981 setelah pelatihan yang intensif, Operation Babylon / Operation Opera dilaksanakan
  • AU Israel mengerahkan 8 unit F-16A Fighting Falcon, masing dipersenjatai Bom Mk.84 seberat 2000 pound dengan sistem Delay-Action Fusex`
  • Israel telah mampu dan bahkan membuktikan dunia bahwa militernya mampu melakukan serangan jauh melampaui batas sebuah negara / behind enemy lines
  • Apapun yang dilakukan oleh Israel seluruh dunia pun tidak mampu mencegah bahkan menetralisir
  • Kehandalan AU israel dan pakarnya dalam mengoprek kemampuan F-16 AS yg diterimanya
  • Selain AU , inteljen mereka sungguh aktif , tidak hanya mengendus dalam negeri oleh anggota Mossad -nya sendiri yang membelot salah satunya , akan tetapi bisa mencegah, bahkan menghancurkannya di negeri lain / kemampuan pre-emtive strike luar biasa
  • Herannya Arab saudi, yang nyata wilayahnya digunakan dalam pola seranganke Irak tidak membalas bahkan mengecam ataupun berbuat sesuatu -nya
  • Finally , negeri ini tidak akan ” hancur” seperti ini / mungkin , bila Saddam Hussein tidak menebar teror,ancaman, bahkan penyerangan ke negara tetangga ( kuwait ) yang membuat banyak negara mempersalahkan posisinya , sehingga kepeutusan penyerangan militer dianggap keputusan sesuatu yang logis Di PBB.

Di samping itu memperolok foto Presiden G bush Senior di hotel babylon-nya membuat AS berang dan membuat dalih penyerangan oleh G Bush yunior dengan WMD ( weapon of mass destruction ) meski alasan terakhir ini sulit dibuktikan dari artikel diatas mari dibahas mengenai:

1. kemampuan radar , dan bagaimana penanggulangan pesawat sulit terendus karena terbang rendah
2. Sejauh mana kekuatan radar RI dalam menyikapinya seperti artikel di atas
3. Kemampuan IAF mengoprek F-16 melebihi load maximum , sejauh ini kemampuan TNI dalam menganalisa , mengoprek alutista-nya yang sudah ada
4. seluruh awak pilot, dilarang komunikasi menggunakan radio , isyarat bila perlu , sama seperti angkata udara argentina ( armada ) dalam menyiapkan pola serangan ke kapal HMS Shefield oleh rudal Exocet MM38 Argentina yang dibeli dari Perancis.

Disajikan oleh : BFB (bukan fan boy)

sumber : http://genjo565.blogspot.com/2012/02/akankah-opera-itu-kembali-terjadi.html
posted by : genjo565 publish 2012
http://twitpic.com/bo55fb
“Operation Opera: Operasi Penghancuran Reaktor Nuklir Osirak Irak 1981” by @TweetMiliter
koran pribadi ane

https://web.facebook.com/JakartaGreater

  26 Responses to “Seputar Penyerangan Osirak, Irak oleh Israel”

  1. Strategi Israel dlm setiap perang mmg OK…tp pernah juga dihajar Hezbollah 🙂

    • hizbollah tu cp bung….? bukanya merka tu buatan israel untk alasan menyerang rakyat libanon dan palestina utara..

      setau saya..

      • taktik nya itu lohh banyak orang yg gak ngeh..!! he..3x

      • Mak jleeeb

      • Sedikit menambahkan, kira-kira 20 th yg lalu saya pernah baca, salah satu taktik yg digunakan israel adalah bahwa pesawat tempur mrk terbang dgn sgt berdekan dgn konfigurasi btk sprt Burung, & terbang dgn ketinggian sdkit lbh tggi dr pohon kelapa… itulah kenapa tdk terlacak radar…

    • Iya anada benar bung ,
      mereka menghindari perang berlarut , bahakan itulah kelemahan mereka sebenarnya
      mereka unggul 1 point bila ” Blitskrieg ” bahkan mampu beroperasi jauh melewati batas sebuah negara manapun

      untuk Ini ane hanya kasih Jempol buat Izrael dalam Hal Pre-Emptive Strike , baik inteljen maupun AUnya

      untuk Lautnya masih belum green water navy

      terlepas Ane Juga sangat membenci tindakan mereka ,

      bagaimana Indonesia , Sudah pernah melakukan Operasi senyap di Wil Papua Nugini +/- 50 KM masuk , hanya ingin membuktikan keterlibatan Asutralia dalam OPM , saat itu pimpinan dipegang Oleh Prabowo Subiakto pimpinan Kopassus

      Operasi Pembebasan Sandera Woyla , Di thailand pun Juga, dilakukan Koppasandha ( sekarang Koppasus )

      Operasi Pembebasan Kapal Sinar Kudus Oleh Kopaska dan Koppasus

      Semoga 3 Matra TNI mampu melakukan Pre-Emtive Strike dimanapun

    • Artikel bagus buat pembelajaran pergeseran dogma dari bertahan menjadi pre-embtive strike…

      Mudah-mudahan, masih lebih banyak yang bisa mengambil intisari pembelajaran tersebut daripada komen2 gak jelas anak alay yang cuma bisa bilang dasar asu, isroil laknat dsb dsb…

      • Israel memiliki strategi perang terbuka dan perang propaganda,,,Mossad yang notabene badan intellijen yang paling bagus d dunia setelah intellijen Vatikan,,karena dari jaman Nabi Musa bangsa ini didik untuk menjadi bangsa yang kuat,karena mereka sadar tidak punya negara,,dan mereka menjadi bangsa eksodus dan numpang dinegara lain,,ini membuat mereka kuat dan sejak lahir didik untuk menjadi orang cerdas agar bisa menguasai dunia,,karena mereka takit akan Surat dalam Al Quran bahwa suatu saat semua penduduk dunia akan membasmi bangsa Yahudi,,,mereka saat ini memguasai Inggris,Jerman,As(dengan federal Express),,mereka sang penguasa perbankan dunia, mereka pengendali BBM dunia, mereka sutradara perang dunia,,,penciptaan Al Qaeda,ISIS, Houthi, dll itu merupakan konspirasi yahudi,,,hanya umat Islam yang merekahancurkan,,,

    • Intinya mw hebat…intelijen dijadikan paling utama. Contoh israel…selalu menunggu data mossad.sebelum bertindak

  2. Premium

  3. 3,,,

  4. Apsen

  5. Saat Israel menganggap suatu misi itu sangat berbahaya…mereka akan merencanakan dg baik n rapi serta cermat n teliti….saat mereka menganggap musuhnya mudah ditaklukkan n misi yg akan dijalankan dianggap sudah mereka ketahui seluk beluknya, mereka bisa juga teledor…..Hezbollah membuktikannya pada tahun 2006……

    Semoga sikap n pernyataan para petingginegara ini tentang kekuatan militer kita menggambarkan hanya sebagian kecil dr kekuatan militer kita sehingga musuh2 NKRI bisa terlena dan rencana jahatmereka tidak berjalan sesuai dg yg direncanakan….

    Amin YRA

  6. hanya satu kalau dunia mau aman sejahtera dan sentosa.

    HAPUS AMERIKA…HAPUS ISRAEL DARI MUKA BUMI INI.TITIK.

  7. ”Selain AU , inteljen mereka sungguh aktif , tidak hanya mengendus dalam negeri oleh anggota Mossad -nya sendiri yang membelot salah satunya , akan tetapi bisa mencegah, bahkan menghancurkannya di negeri lain / kemampuan pre-emtive strike luar biasa
    Herannya Arab saudi, yang nyata wilayahnya digunakan dalam pola seranganke Irak tidak membalas bahkan mengecam ataupun berbuat sesuatu -nya”
    Hal ini yang membuat Israel sulit ditaklukan, mereka sangat luar biasa inteljennya,…dan yang paling parah negara2 Arab yang dipimpin Arab Saudi hanya menonton, hal yang sangat mengenaskan, tidak ada solidaritas dunia Arab,..yang ada malah sibuk gontok2an…Semoga hal ini tidak menimpa negara kita Indonesia

    • Siap bung Sengkuni , setuju dengan anda ,

      mereka menggunakan taktik” Pecah belah ” dan berhasil

  8. Ya…waktu itu saya msh kecil tp dah membaca berita ini….pesawat esrael terbang rendah untuk mengelabuhi radar arab n yordan…selebihnya hnya kutukan dunia tanpa berani ambil tindakan
    ….sungguh ketidak adilan yg terjadi klo yg berbuat esrael selalu asu di belakangnya…..BERSATULAH LIGA ARAB

  9. mental penakut nya israel dan amerika cs, APA HAK mereka melarang negara lain memiliki nuklir tetapi mereka sendiri memilikinya siapa yang bisa menjamin mereka tidak membuat senjata pemusnah masal dengan nuke nya yang di klaim hanya utk energi saja, sementara negara lain dengan klaim yang sama untuk keperluan energi di tekan habis2an agar menutup reaktor nuke nya, bahkan meghalalkan segala cara dengan menggunakan militer untuk menyerang dan menghancurkan secara langsung yang notabene nya sudah melanggar kedaulatan negara lain…
    dasar gerombolan PENGECUT… hanya pendapat awam…

    CMIIW…

  10. @”Herannya Arab saudi, yang nyata wilayahnya digunakan dalam pola seranganke Irak tidak membalas bahkan mengecam ataupun berbuat sesuatu -nya”

    ==> lah baru tahu ya? Tahu kenapa? Karena amerika sudah mendukung. Bagi saudi, jika amerika udah kasih izin maka raja saudi pun akan maggut2 kayak kebo’ di cucuk hidungnya. bagi saudi, asal apa kata amerika. Jika amerika setuju, saudi juga ho’oh. Klo AS bilang ogah, saudi juga tidak. Pokoknya musuh amrik juga musuh saudi. Dan teman amrik sudah pasti teman saudi. Nah bagaimana klo anaknya amrik (israel)? Sudah pasti saudaraan angkat. hehehehe…

  11. Bangsa inipun sudah lama di obok-obok sama Asu+israhell…cuman pade kaga nyadar..bersyukurnye NKRI masih utuh walaupun sudah ada yg lepas beberapa..secara indonesia ngga punya hub,diplomatik dg israhell & sangat anti dg israhell..juga vokalnye indonesia dg kemerdekaan palestina jadi sebuah alesan buat israhell menghancurkan bangsa ini ,apelagi dg mayoritasnye bangsa ini sbg pemeluk agama islam terbesar…sebuah kesadaran buat bangsa & rakyat indonesia untuk tetap waspada terhadap bangsa YAHUDI LAKNAT INI…hingga datangnye dazzal sbg pemimpin bangsa yahudi untuk trs membuat kerusakan dimuka bumi ini..!!!

    ….NKRI HARGA MATI…

  12. Terus intel RI kaya apa prestasinya min?

  13. Apa hebatnya yg dilakukan Israhell. Klu cm sabotase ala teroris kyk gt sih siapapun bs melakukannya, asal punya hati kejam, biadab, & tdk punya rasa kemanusiaan. Itu cemen.
    Negara manapun klu tdk dlm keadaan perang akan melonggarkan penjagaannya. Dan klu pd saat itu seorang teroris melakukan sabotase, mk faktor keberhasilannya akan 90%. Lalu mana hebatnya dia?
    Beda dong dgn yg dlakukn oleh Usman Harun, Apa yg dlakukn beliau2 itu bnr2 pekerjaan yg mmbuat pelakunya pantas disebut seorang pahlawan.

  14. bukannya iraq juga memiliki WMD bukan nuklir tetapi gas beracun untuk orang orang kurdi

  15. Artikel yang baik bung Admin.trima kasih.
    memang Operasi ini adalah blitzkrieg terbaik israel selain operasi fokus pada perang enam hari.saat operasi fokus,israel menyerang mig-mig mesir didarat tepat pukul 6.45. waktu dimana para awak pesawat tempur mesir masih menikmati teh hangat atau kopi panas.pada jam itu embun dilembah nil menimbulkan sejenis kabut diudara sehinga mendukung kamuflase serangan.
    Pada operasi babylon pilot israel sempat berbicara bahasa arab saat terdeteksi radar saudi.operasi babylon dan fokus berhasil selain karena latihan keras personil IAF juga karena kerja keras Mosad dan perencanaan mendetail seluruh komponen pertahanan israel.
    Saat Osirak diserang semua tetanga Israel terdiam.dampak operasi ini jelas;dunia Arab jadi minder menghadapi israel.dampak lainnya; Dua negara non arab yang sama-sama terletak ditimur tengah;Turki dan Iran menyimak dengan baik Operasi babylon.Iran memperbaiki strategi pertahan udaranya terutama untuk melindungi reaktor nuklirnya.turki yang berencana membangun reaktor nuklir dengan italia memutuskan untuk membatalkanya dan baru 1 tahun terakhir ini mengaktifkannya bekerjasama dengan Rusia.kini hampir 30 tahun pasca operasi babylon situasi dikawasan belum berubah.dunia arab tetap minder dan segitiga non arab turki-iran-israel masih bersaing berebut pengaruh dikawasan.

  16. Bagi Iran, Melihat sejarah peristiwa Osirak, seharusnya hal ini sudah dipelajar dan diantisipasi oleh Garda Revolusi, Pasdaran, Basij dan IRIAF. Counter intelejen Iran hingga kini dirasa ckp berhasil meski ditahun2 sebelumnya bnyk ilmuwan nuklir Iran yg dihabisi mossad. Untngy, Iran memliki program regenerasi ilmuwan yg terus terlahir menggantikan yg tiada.
    Di Bidang Militer, dirasa Iran cukup capable utk mencegah tragedi Osirak melanda di Iran. Yg perlu dikhawatirkan adalah serangan Israel dari dalam Iran (Asimetris) yg sempat terjadi saat pemilu Iran 2009 silam.

    Well, kehebatan Israel yg perlu diwaspadai adalah : Intelejen, dukungan komunitas Yahudi yg menguasai Ekonomi, Politik dan teknologi tinggi Benuar Eropa dan Amerika Utara serta senjata rahasia nuklirnya.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)