Jun 172016
 

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dan PT Palindo Marine melakukan serah terima empat unit kapal patroli pesanan TNI AL yang akan digunakan oleh jajaran Komando Armada Wilayah Timur (Koarmatim). Keempat kapal tersebut adalah KAL Bawean, KAL Kelambau, KAL Wayag, dan KAL Tidore.

Penyerahan empat kapal patroli itu langsung diterima oleh Asisten Logistik Kepala Staf TNI AL, Laksamana Muda TNI Mulyadi, di komplek PT Palindo Marine, Sagulung, Batam, pada hari Kamis (16/06) kemarin. Selain menerima kapal, Laksda Mulyadi juga mengukuhkan Komandan Pertama masing-masing kapal.

Laksda Mulyadi mengatakan bahwa penambahan dan penyerahan kapal tersebut dapat secara langsung menambah unsur kekuatan TNI.

“Dengan pengamanan ini secara langsung menambah kekuatan TNI. Termasuk menjaga kemanan perairan Indonesia,” ujar Laksda Mulyadi.

Lebih lanjut, Laksda Mulyadi menjelaskan bahwa pengadaan kapal tersebut menggunakan anggaran APBN melalui Dinas Material Angkatan Laut. Hal ini bagian rencana strategis (renstra) TNI AL dalam upaya mewujudkan kekuatan Pokok Minimum TNI AL Tahun 2010 sampai dengan 2024.

Kapal PC-32 (Bawean).

Kapal PC-32 (Bawean).


Sementara itu, Direktur PT Palindo Marine Batam, Charles Wirawan, mengatakan bahwa proyek empat kapal patroli tersebut dikerjakan bersama PT Karimun Anugerah Sejati. Ia berharap, pemerintah terus berkomitmen memprioritaskan galangan kapal dalam negeri untuk setiap proyek pengadaan kapal sebagai wujud nyata menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Sumber: Batampos

Berbagi

  28 Responses to “Serah Terima Empat Unit Kapal Patroli TNI AL”

  1.  

    asyik

  2.  

    lumayan nambah kapal patroli

  3.  

    untuk spesifikasinya g dibabar…. ada yang punya info dengan ke 4 kapal patroli tersebut ?

  4.  

    ok..buat blokir para penyelundup..sebelah…

  5.  

    Lanjut,yng besar”

  6.  

    Ni mungkin buat pencuri ikan

  7.  

    BERKOMITMEN = BERKESUNGGUHAN

    MEMPRIORITASKAN = MENGUTAMAKAN

    tubi tukinyut …

  8.  

    smoga saja bung, asal bakar bakarnya tdk di manipulasi / mark up, kasihan laksamananya bisa2 di copot oleh persiden

  9.  

    Wah nambah lagi ni….

  10.  

    Tau tau udah jadi aja nih kapal hehe, berarti kemungkinan ada yang gak di publish dong. Bukan begitu ya?

  11.  

    tambah rudal , torpedo , radar ……kalau ketemu china cost guard bisa percaya diri gitu loh

  12.  

    KHUSUS DI LCS MBAH USUL ,,,, 2 KCR ,,,, 4 KPC …. 2 KORVET 4 FREGAT DAN 2 KS …. DIPERKUAT 6 DRONE ….. 200 MARINIR ….. 300 AD …. 50 AU …….4 T-50I DAN 4 SULHOI 30 …. 2 PESAWAT PATROLI MARITIM ,,,,,,,

  13.  

    Dilengkapi jaring mas buat nangkap ikan sekalian…kalo bisa nangkapnya di perairan malodon…ehh yg ketangkep ikan berugggh….wehhh…gak di darat di laut banyak beruggnya….glekkk glekkk glekkk…

  14.  

    MBAH SANGAT SENANG JIKA ADA ANAK NEGRI BISA MANDIRI … DARIPADA DIKIT DIKIT EMBARGO..DIKIT DIKIT EMBARGO … TUH AMERIKA PEYANG SUKANYA EMBARGO.. ALASAN HAM…PADAHAL AMERIKA ITU INDUK PELANGGAR HAM …. MBAH JADI PRIHATIN SAJA DEK..

  15.  

    indonesia belum tepat jika konsep poros maritim soalnya kapal perangnya udah tua trus kapal destroyernya ga ada kita baru buat light fregat .aduh udah deh mendingan cepat 2 deh selesaiin tuh pkr habis itu buat langsung destroyer baru kita bisa di pandang negara maritim

    •  

      maaf bro, yang mikir destroyer apalagi kapal induk itu cuma alay tanpa nalar.

      monggo yang mau diskusi / debat.

      klo RI akan terlibat perang, itu gak akan jauh2, paling juga di depan mata (misal di sekitar Natuna), buat apa destro?

      yang perlu sekarang para insinyur PAL menghitung berapa ukuran MINIMAL sebuah kapal perang agar bisa mengusung Yakhont (masih stabil pada saat penembakan Yakhont yang gede itu).

      duit untuk 1 destro mending dibagi jadi 10 kapal kecilan, untuk taktik swarm attack.
      1 kapal kena rudal, kekuatan masih sisa 90%, destro kena rudal 100% aset hilang.
      lawan juga bingung klo harus memantau 10 kapal sekaligus, yang maasing2 bawa Yakhont.

      Konsep ini juga sejalan dengan tekad untuk ToT kasel, kemungkinan besar nantinya akan banyak midget subs

  16.  

    Bocoran,setelah KRI GNR insya Allah lgsg menuju ke full frigate 125m.Semoga aminnn…

  17.  

    test baru

  18.  

    test

  19.  

    Alhamdulillah….Kemandirian Alutsista Sudah Menunjukan Hasil Yang Signifikan….Semoga Putra Putri Bangsa Ini Makin Berinovasi Dalam Memenuhi Target Menjadi Negara Dengan Kemandirian Alutsista Amin…

    Indonesia Jaya

 Leave a Reply