Aug 212017
 

Pasukan Irak bergerak ke Kota on Tal Afar di Barat Mosul, 20/8/2017 (Iraq Day)

Baghdad – Pasukan keamanan Irak melaksamakan serangan pada Minggu 20-8-217 untuk merebut kembali kota Tal Afar, tujuan berikutnya dalam perang yang disokong  Amerika Serikat untuk mengalahkan pegaris keras, ujar Perdana Menteri Haider al-Abadi.

“Anda menyerah atau tewas,” ujar Haider al-Abadi dalam amanatnya di televisi, yang mengumumkan serangan tersebut, yang ditujukan kepada pegaris keras itu.

Kubu lama pemberontak garis keras, Tal Afar, 80 km disebelah Barat Mosul, terputus dari wilayah lain, yang dikuasai ISIS pada Juni 2017.

Kota itu dikepung pasukan pemerintah Irak dan relawan Syiah di Selatan serta pejuang Peshmerga Kurdi di Utara.

Sekitar 2.000 orang pasukan tempur tetap berada di kota tersebut, ujar komandan militer Amerika Serikat dan Irak.

Kelompok ISIS , yang memproklamirkan “kekhalifahan” kelompoknya, secara efektif kalah bulan lalu, sewaktu pasukan Irak yang disokong Amerika Serikat melengkapi pengambilalihan ibu kota militan di Irak, Mosul, sesudah  kampanye 9 bulan.

Sebelumnya, Perdana Menteri Irak Haider Al-Abadi pada Selasa 15-8-2017 berjanji akan membebaskan “setiap inci” tanah Irak dari ISIS, dan menegaskan pasukan Irak sedang merencanakan serangan baru.

“Kami takkan meninggalkan satu inci pun tanah Irak di tangan pelaku teror Daesh (ISIS),” ujar Haider Al-Abdai dalam satu taklimat sesudah pertemuan mingguan kabinetnya.

Haider Al-Abadi, adalah  juga menjadi Panglima Tertinggi Angkatan Bersenata Irak, menyatakan penundaan operasi pembebasan disebabkan oleh kegiatan persiapan oleh pasukan keamanan.

Pernyataan Perdana Menteri Irak tersebut dikeluarkan sewaktu pasukan pemerintah, termasuk satuan Hashd Shaabi, yang didominasi pemeluk Syiah, dan pasukan tempur suku Sunni, mengambil posisi baru di sebelah Barat Kota Mosul di Irak Utara. Pasukan pemerintah Irak sedang mempersiapkan diri untuk pertempuran guna membebaskan daerah yang dikuasai ISIS, termasuk Kota Kecil Tal Afar, kubu terakhir ISIS di Provinsi Nineveh.

Tal Afar, sekitar 70 kilometer di sebelah Barat Mosul, adalah tempat tinggal kebanyakan suku Turkoman Syiah dan Sunni, selain masyarakat minoritas Kurdi dan Arab. Kota kecil tersebut jatuh ke tangan ISIS pada 2014.

Pasukan Irak masih harus melaksanakan serangan lain guna menyerang pasukan tempur ISIS dari persembunyian mereka di Hawijah di sebelah Barat-Daya Kirkuk, daerah terjal yang berbatasan dengan Provinsi Salahudin di Irak Timur, kata Xinhua. Selain itu, pasukan Irak juga akan menyerang kota kecil di perbatasan dengan Suriah di Provinsi Anbar, bagian Barat Irak.

“Dialog dengan delegasi Kurdi dilaksanakan sejalan dengan kepentingan negeri ini, dan suasana saling menghormati dan pengertian sudah mendominasi pertemuan tersebut,” ujar Haider Al-Abadi.

“Sangat disesalkan untuk mengajukan referendum sesudah keberhasilan kami dan kerja sama kami dalam menghapuskan Daesh,” kata Haider Al-Abadi. Ia merujuk kepada pembebasan kubu utama IS, Mosul, melalui kerja sama antara pasukan Kurdi, Peshmerga, dan pasukan Pemerintah Irak.

Haider Al-Abadi secara resmi mengumumkan pembebasan Mosul dari ISIS pada 10 Juli 2017 sesudah hampir 9 bulan pertempuran sengit. Antara/Reuters pada 20-8-2017.

  17 Responses to “Serangan Pasukan Irak Rebut Kembali Kota Tal Afar Dimulai”

  1. Daesh memang jangan dikasih hidup satu milimeter-pun di jagad ini, mereka cuma akan membuat dunia ini jadi rusuh…… begitu juga dengan malon.

    Si Pandir malon memang cuma bikin rusuh aja di dunia !!…. xixi…

  2. PERTAMAXXX !!!…

  3. Msh ada PR lg nie irak, setelah isis kalah, ada lg kelompok garis keras…saban hr hanya trdengar suara peluru…kapan ya bs membangun kembali kota2 besar yg telah hancur akibat perang…

    • Kalo ada duitnya ya pasti cepet dibangun bang….. asal stabilitas keamanan terjamin, dana tidak dikorupsi, material tersedia dan tenaga kerjanya siap.

      Pantangannya cuma satu, jangan libatkan malingsia…… ntar semua bisa rusak !!… kah kah kah

      • Dana sdh pasti ada bung, buktinya peperangan msh aktif hingga saat ini, biaya perang itu mahal bung,..jd mungkin msh ada banyak musuh yg hrs diatasi, jd kasian dana nya dipake membangun nti hancur lg…irak jg banyak membeli bebrbagai alutsista misal mbt t90s buatan rusia…dlm jumlah banyak lg..

  4. ISIS dibabat yg Suni jg dilibas dgn alasan pemberontak Pasca Saddam tewas, sekarang pemegang kekuasaan di Irak adalah Syiah, jd kapan damainya, ujungnya Irak terpecah belah yg diuntungkan yg jualan senjata dan penguasaan ladang Minyak!

    • makanya sesama orang iraq yg akur yg rukun hidup berdampingan saling menghormati dan utamakan persatuan supaya kuat negara dan bangsanya.. kalau sama2 egois dan menang sendiri ya begitu itu ahirnya.. hancur dr dalam sendiri.. bukan kuwait atau iran yg mengalahkan iraq.. tp warga negaranya sendiri yg rebutan benar dan pembenaran. maka bercerai berai dan hancurlah iraq karena ulahnya sendiri.. semoga indonesia selalu damai aman tentram dan bersatu selamanya membangun negeri dan hidup damai itu indah.. indonesia bersatulah.. apapun dan siapapun kalian kita adalah satu indonesia..

 Leave a Reply