Oct 182017
 

Drone MQ-4C Triton, Amerika Serikat (© Northrop)

Aden, Yaman, Jakartagreater.com – Beberapa tempat persembunyian anggota cabang Al-Qaida yang berpusat di Yaman dihantam oleh serangkaian serangan udara yang dilancarkan “drone” AS pada Senin 16-10-2017, kata seorang pejabat militer kepada Xinhua.

“Pesawat tanpa awak kepunyaan Amerika menyerang kamp pelatihan dan simpanan senjata kelompok teror Al-Qaida di berbagai desa di daerah pegunungan di Provinsi Al-Bayda dengan lebih dari 12 serangan udara,” ujar pejabat militer setempat yang tak ingin disebutkan jatidirinya.

Menurut pejabat Yaman itu, serangan udara Amerika secara tepat menghantam tempat persembunyia Al-Qaida dan menewaskan banyak pelaku teror. Warga di Provinsi tersebut mengatakan kepada Xinhua, yang dipantau Antara pada Selasa 17-10-2017 malam di Jakarta, suara ledakan keras terdengar akibat pemboman udara Amerika dan banyak mobil bergegas untuk menolong korban.

Beberapa sumber suku mengatakan daerah yang dikuasai gerilyawan yang berafiliasi kepada kelompok fanatik ISIS juga menjadi sasaran sejumlah serangan “drone” AS. Petempuran yang bersenjata baik dari kelompok fanatik itu dikerahkan dan mengepung desa tempat serangan udara dilancarkan, kata beberapa sumber suku.

Serangan udara AS tersebut dilancarkan bersamaan dengan operasi militer anti-teror yang sedang berlangsung dan dilancarkan oleh tentara Yaman yang baru dilatih melawan cabang Al-Qaida di Yaman, yang dikenal dengan nama Al-Qaida di Jazirah Arab (AQAP) di Abyan.

Militer AS sudah melancarkan beberapa serangan udara terhadap pasukan tempur AQAP di berbagai Provinsi negara Arab yang dicabik perang itu sejak Presiden AS Donald Trump menyetujui operasi militer yang diperluas terhadap kelompok tersebut.

Operasi itu meliputi peningkatan serangan udara pada malam hari dan serangan militer darat terhadap tempat persembunyian anggotan Al-Qaida di daerah pegunungan Al-Bayda dan Provinsi Shabwa di bagian Tenggara negeri tersebut.

Cabang Al-Qaida yang berpusat di Yaman, yang dipandang oleh AS sebagai cabang paling berbahaya jaringan teror global, sudah memanfaatkan bertahun-tahun konflik mematikan antara Pemerintah Yaman dan anggota milisi Al-Houthi untuk memperluas kehadirannya terutama di berbagai Provinsi Yaman Tenggara.

Pemerintah Yaman, yang bersekutu dengan koalisi militer pimpinan Arab Saudi, selama bertahun-tahun sudah memerangi kelompok Al-Houthi, yang disokong Iran, untuk menguasai negara Arab itu.

Data statistik memperlihatkan lebih dari 8.000 orang sudah tewas dalam konflik di Yaman, kebanyakan warga sipil, sejak koalisi pimpinan Arab Saudi memasuki konflik tersebut pada 2015. Negara Arab itu juga menderita akibat wabah kolera terbesar di dunia, dengan sebanyak 5.000 kasus dilaporkan setiap hari. (Antara/Xinhua-OANA).

  10 Responses to “Serangan Udara AS Hantam Al-Qaida di Yaman”

  1. Mitsubhisi triton double cabin…xixi

    • Mitsubishi bukan Mitsu bhisi, karena Mitsu : 3 dan bishi : berlian, bahasa Jepang pasti menggunakan Shi dengan “h” bung GP… hahahaha

      #Selama masih sama2 orang Indonesia

      • Hehehe iya sih, klo di jepang ada kata si nya pst ada huruh h ditengah ya…wah teliti jg anda bung yuli…jd fix nya mitsubishi triton…xixixi untung kita org indonesia, jd bs saling memahami lah hahahha…

  2. SKEMA sama dengan Irak suriah
    – bikin koflik – melatih pasukan (alasan melawan terorist) – membuat pasukan independen
    – pasukan independen jadi pembeontak – perang saudara – yaman jadi 2-bag. utara selatan

  3. Ini yg komentar di bawah kita, apa anda ga liat bung yuli? ada yg kurang tepat sedikit…tp kita maklumilah, kan sama2 org indonesia…xixixi

  4. Teroris yg mulai anti as tentu diserang, lalu bikin pemberontak baru dan jadi grup teroris baru lagi, kalau tdk se ide maka serang lalu bikin lagi pemberontak baru lagi setelah besar jadi teroris dan itu akan berputar trus sampai as bubar jadi negara kecil-kecil.

    Huehuehue

 Leave a Reply