Jul 222017
 

Pasukan AS bertempur di Afghanistan (SSG KYLE DAVIS)

Lashkar Gah – Sebanyak 16 Polisi Afghanistan tewas pada Jumat 21 Juli 2017 dalam serangan pasukan Koalisi pimpinan AS yang “secara tak sengaja mengenai kedudukan mereka pada Sabtu 22 Juli 2017 di Provinsi Helmand di bagian Selatan Negeri itu, demikian konfirmasi Pemerintah Provinsi.

“Kejadian tersebut terjadi dalam satu operasi terhadap anggota Taliban pada Jumat 21 Juli 2017 sore di Wilayah Par Chawa, Kabupaten Gereshk. Penyelidikan sudah dilaksanakan mengenai kejadian itu untuk memastikan fakta di balik kejadian yang disesalkan tersebut,” ujar pernyaataan Pemerintah.

Kabupaten yang berada di sebelah Utara Ibu Kota Provinsi Helmand, Lashkar Gah, telah menjadi pertempuran sengit antara pasukan keamanan dan Taliban sejak Kamis 20 Juli 2017 dini hari, setelah Pasukan Tempur Taliban menyerang Pos Pemeriksa Keamanan dengan menggunakan Bom Mobil dan Senjata Berat.

Pemboman tersebut terjadi tidak lama sesudah pasukan Afghanistan merebut beberapa daerah dari Gerilyawan Fanatik di Kabupaten bergolak itu, ujar beberapa pejabat lokal.

Militer AS juga mengkonfirmasi kejadian itu di dalam satu pernyataan yang disiarkan di Lashkar Gah pada Jumat 21 Juli 2017 malam, sesuai laporan Xinhua yang dipantau Antara, Sabtu 22 Juli 2017 malam di Jakarta. “Kami ingin menyampaikan belasungkawa kami yang paling dalam kepada keluarga yang ditinggalkan oleh korban yang tidak disengaja ini,” ujarnya.

Helmand, yang mempunyai reputasi buruk sebagai daerah penghasil Opium, juga diketahui sebagai kubu Taliban.

Kejadian seperti itu juga sudah terjadi pada waktu yang lalu. Dua Polisi tewas dan 4 orang  lagi luka-luka dalam kejadian sama di dekat Lashkar Gah pada akhir Juni 2017.

Aksi perlawanan pimpinan Taliban sudah sering sejak akhir April 2017, sewaktu Taliban melancarkan serangan tahunannya dan meningkatkan serangan di seluruh Negeri tersebut. Antara/Xinhua-OANA.

Bagikan:

  One Response to “Serangan Udara AS Tewaskan 16 Polisi Afghanistan”

  1.  

    Gak sekali 2kali kejadian bgn, tapi ktnya teknologi dan personil Intelegentnya hebat kok bs salah sasaran?

 Leave a Reply