Apr 292018
 

Ilustrasi: Serangan udara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi di Ibukota Yaman, Sana’a tahun 2015. © Ibrahem Qasim via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi yang beroperasi di Yaman telah meluncurkan selusin serangan udara di sebuah kamp pemberontak di Sana’a dan menewaskan sejumlah pemimpin Houthi, seperti dilansir dari Sputnik News.

Pasukan koalisi itu menyerang kamp Najda di dekat Kementerian Pertahanan Houthi di Sana’a utara, serta gedung pemerintah di lingkungan Sabin dan kantor intelijen politik, menurut surat kabar Sabk.

Menurut media Arab Saudi yang mengidentifikasi salah satu yang tewas sebagai Abdul Hakim Al-Khaiwani, salah seorang tokoh militer senior yang menempati urutan ke-36 dalam daftar yang diburu oleh Arab Saudi.

Serangan udara itu terjadi beberapa jam setelah seorang juru bicara koalisi mengatakan rudal balistik Houthi dicegat dalam perjalanan menuju kota Najran di barat daya Saudi. Kantor berita SPA yang dikelola negara Arab Saudi mengatakan bahwa fragmen rudal tersebut tidak menyebabkan kerusakan.

Awal pekan ini, pemberontak Houthi mengumumkan kematian Saleh Al-Samad, kepala Dewan Politik Tertinggi Yaman dan salah satu pemimpin kelompok Ansar Allah, sebagai akibat dari serangan udara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.

Yaman telah dilanda perang saudara yang kejam antara pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi, dan gerakan Houthi. Sejak 2015, pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi yang sebagian besar terdiri dari negara-negara Teluk Persia, telah melakukan serangan udara terhadap kaum Houthi atas permintaan Hadi, pemberontak yang bersekutu dengan mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh, yang terbunuh di bulan Desember 2017.