Apr 212019
 

File:Russian Air Force Ilyushin Il-76MD from Wikimedia Commons, the free media repository

Washington, Jakartagreater.com  – Kedatangan pesawat militer Rusia di Venezuela pada bulan Maret 2019 memicu kecaman keras dari AS, yang menuduh Moskow mengganggu kestabilan situasi di negara bagian Amerika Latin, yang saat ini dilanda krisis politik. Rusia mengingatkan bahwa pesawat-pesawatnya tiba berdasarkan perjanjian bilateral dengan Caracas, dirilis Sputniknews.com pada Jumat 19-4-2019.

AS telah meminta komunitas internasional untuk menolak pesawat Rusia yang terbang ke Venezuela dengan hak lintas melalui wilayah udara mereka, mengikuti contoh langkah yang dilakukan oleh Malta. Morgan Deann Ortagus, Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS mengatakan bahwa keputusan seperti itu dapat membantu menghentikan dukungan Rusia untuk Presiden negara itu Nicolas Maduro.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova sebelumnya menyatakan bahwa Malta telah menolak memberikan lampu hijau untuk perjalanan 2 pesawat Rusia yang membawa kargo dan personel ke Venezuela. Juru bicara itu mencatat bahwa Malta tidak memberikan alasan untuk membantahnya dan menambahkan bahwa Moskow akan mempertimbangkan fakta ini dalam hubungan bilateral dengan negara pulau itu.

Venezuela telah dilanda krisis politik, yang berubah setelah tokoh oposisi, Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara negara Venezuela. Langkah itu segera didukung oleh AS dan sebagian besar negara Barat, tetapi dikritik keras oleh Rusia, Turki, Cina, dan banyak negara lain. Mereka menyatakan dukungan mereka untuk presiden yang terpilih secara konstitusional, Nicolas Maduro.

Washington telah mengecam dukungan Moskow untuk presiden dan secara khusus kedatangan pesawat-pesawat Rusia yang membawa personil militer pada bulan Maret 2019. AS menyebut kedatangan mereka sebagai “provokasi yang tidak disukai”.

Pada saat yang sama, Moskow mengatakan bahwa personel militernya telah tiba untuk melakukan perawatan pada teknologi militer Rusia berdasarkan perjanjian bilateral dengan Caracas.