Jun 262016
 

Pasca pemungutan suara referendum menghasilkan kemenangan untuk Brexit, perwakilan Inggris di eksekutif Uni Eropa di Brussels, Jonathan Hill mengundurkan diri. Menurut Hill, keputusan pengunduran dirinya merupakan langkah yang tepat, menyusul keputusan Brexit.

“Saya tidak percaya bahwa itu adalah hal yang benar, melanjutkan sebagai Komisaris Inggris seolah-olah tidak ada yang terjadi. Karena itu, saya telah mengatakan kepada Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker, bahwa saya akan mundur,” kata Hill dalam sebuah pernyataan.

Jonathan Hill menambahkan bahwa proses penyerahan kewajiban akan dilaksanakan pekan depan.

Hill menjadi orang kedua yang mengundurkan diri pasca pengumuman hasil referendum Uni Eropa, yang dimenangkan kelompok Brexit. Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris, David Cameron juga telah mengundurkan diri.

“Saya tidak memegang apa-apa lagi,” ucap Cameron, setelah hasil pemungutan suara referendum keluar, Jumat (24/6/2016).

Cameron tidak memberikan batas waktu yang jelas terkait pengunduran dirinya secara resmi. Namun, ia berjanji akan terus menjalankan tugasnya hingga ada pemimpin baru yang kemungkinan dilantik pada Oktober mendatang.

Inggris telah menggelar referendum untuk menentukan masa depannya di Uni Eropa. Hasilnya, persentase kubu leave unggul 52 persen, dengan jumlah sekitar 16 juta lebih warga memilih Inggris keluar dari keanggotaan Uni Eropa. Sementara hanya 15,8 juta warga memilih Inggris bertahan di Uni Eropa (kubu stay) atau dengan persentase 48 persen. Jumlah pemilih yang dihitung sementara hampir 33 juta orang atau sebesar 71,8 persen.