Jun 302016
 

Juru bicara kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin mengungkapkan bahwa Ankara siap untuk membicarakan soal kompensasi bagi keluarga pilot Rusia yang mati di Turki. Pembayaran kompensasi ini diharapkan bisa menjadi upaya memperbaiki hubungan Turki dan Rusia.

“Jika kami (Ankara) menerima permintaan kompensasi dari keluarga pilot yang meninggal, maka hal tersebut akan dibicarakan lebih lanjut,” ujar Kalin seperti dikutip dari surat kabar Hurriyet.

Kesediaan pihak otoritas Turki untuk membayar sejumlah kompensasi kepada Rusia ini jelas bertentangan dengan keputusan Erdogan sebelumnya.

Saat itu, Presiden Rusia Vladimir Putin sempat mengisyaratkan bahwa Rusia bisa saja memperbaiki hubungan baik dengan Turki, dengan syarat Ankara harus mengajukan permohonan maaf atas insiden Su-24 dan membayar sejumlah kompensasi. Pemerintah Turki pun bersikeras menolak meminta maaf pada Rusia, apalagi membayar kompensasi terkait penembakan pesawat Su-24.

Namun kini pada kenyataannya, selain bersedia membayar kompensasi, Senin lalu (27/6/2016), Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan kembali mengirimkan surat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Surat Erdogan kali ini rupanya berisi ucapan belasungkawa sekaligus permohonan maaf kepada pemerintah Rusia. Secara tertulis, Erdogan jelas meminta maaf atas insiden penembakan pesawat militer Rusia Su-24 di perbatasan Turki-Suriah.

Hubungan Moskow dan Ankara memang tengah renggang, bahkan nyaris terputus pasca-insiden penembakan Su-24. Rusia pun langsung memberlakukan berbagai pembatasan terhadap Turki, yang mencakup pembatasan sektor pariwisata, transportasi, tenaga kerja, perdagangan dan ekonomi.

Pemberian sanksi berupa pembatasan dari Rusia ini terkait insiden penembakan Sukhoi. Pada 24 November 2015 lalu, pesawat milik Angkatan Udara Rusia Sukhoi Su-24 ditembak jatuh oleh misil udara yang diluncurkan pesawat tempur Turki F-16 di dekat perbatasan Suriah dan Turki. Pesawat itu jatuh di kawasan pegunungan Jabal Turkmen di Provinsi Latakia, Suriah, dan menewaskan seorang pilot.

Salah seorang pilot pesawat yang bernama Oleg Peshkov dibunuh oleh militan di darat setelah berhasil melontarkan diri dari pesawat. Saat itu, Ankara menyebut pesawat tersebut melanggar batas ruang udara Turki di dekat Suriah, sementara Kemenhan Rusia membantah dan meyakinkan bahwa pesawat tersebut terbang masih di wilayah Suriah.

  24 Responses to “Setelah Kirim Surat, Kini Erdogan Bersedia Bayar Kompensasi?”

  1.  

    imsyak….hihi

    •  

      Kompensasi dengan memberikan santunan ke keluarga korban dan mengganti Su 24 yg sudah jatuh dengan 2 F-16 turki biar dioprek enginer rusia dan satunya di jadikan sasaran tembak Su-35 di suriah biar bettle propen kwaaakk… kwaakk…

  2.  

    koment x gk msuk.

  3.  

    bagaimana jika pihak keluarga minta pelaku penembakan dihukum mati apa PM Erdogan bersedia mengeksekusi oknum warganya?

  4.  

    hahaha hahaha hah aha..

  5.  

    hahaha hahaha hah ah aha..

  6.  

    Coba dri pertama minta mf nya

  7.  

    Ganti rugi 3x lipat seharga Su35 kepemerintah rusky dan untuk keluarga 1xharga su35.

  8.  

    Si Encep ditolak di UE ditendang oleh Rusia. Jadi bingung.

  9.  

    abis deh dipretelin KGB, negara-negara yang frontal sama rusia. Pertama ukraina(crimea), inggris(brexit), turkey(teror&disintegrasi) sampe erdogan gak bisa arogan lg. ternyata si beruang masih punya taji jg ya.
    Kalo Indonesia hati2 diobok2 usa bin asu. contoh di hadapan mata yaitu OPM kaitannya dgn Freeport.

  10.  

    Esdegan nyerah juga..xixixi

  11.  

    Abis2an kna bom isis dan kurdi, baru mewek wek wek…. Nggilani pol.

  12.  

    si Carin mana………….hahhahahahah skatmat..siapa yg mengemis!!!!!!!!!!!!!turki mengemis rusu

  13.  

    Baru selesai mengajukan surat permohonan maaf…eehhh ada yang njebluk di Bandara….. sapa lagi ini yg bermain… Pasti “ISIS” saya sih dalang isis… hayoo ngaku….

  14.  

    *Siapa sih dalang isis… hayoo ngaku…

  15.  

    Esdoger esdoger diobral murah

  16.  

    Test

  17.  

    emang nyawa bsa d gnti dgn uang … turki asu … rskan it bom” yg mledak d negara klian … smga ke depanx sih esdoger yg jdi korbanx …

  18.  

    butuh kematangan buat mengakui kesalahan salut buat erdogan

  19.  

    Attartuk k’bnyakn di berondong bom jdi mikirrr

  20.  

    nah loh nyesel sendiri akibatnya..

  21.  

    Inilah bukti nyata erdogan lebih menghambakan kekuasaannya drpd menghargai nyawa seseorang. Dengan alasan efek ekonomi akibat embargo segala bidang, telah membuat memburuknya ekonomi turki yang akan mengakibatkan kejatuhan erdogan secara perlahan karena telah membuat sulit rakyatnya. Sehingga dengan keadaan rawan dikudeta, maka erdogan tanpa malu lagi meminta maaf pd rusia meski sdh terlambat menurut rusia. Dan kini erdogan seperti pengemis yg tak tahu malu minta maaf pada rusia demi bantuan ekonomi turki demi menjaga kekuasaannya kedepannya.