Setelah Sukhoi, giliran armada TNI AL sergap 5 kapal asing

57
542

Setelah Sukhoi, giliran armada TNI AL sergap 5 kapal asing

Alutsista TNI. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi

 

Merdeka.com – Jet tempur Sukhoi TNI AU mencetak hattrick dengan menyergap tiga pesawat asing yang melanggar wilayah kedaulatan Indonesia. Dengan tegas TNI AU memaksa pesawat yang tak dilengkapi surat izin mendarat di lapangan udara terdekat.

Dalam dua pekan terakhir, tercatat sebuah pesawat Australia dipaksa mendarat di Manado. Selanjutnya Sukhoi beraksi di atas Natuna. Mereka menyergap pesawat latih berbendera Singapura. Pesawat itu dipaksa mendarat di Pontianak.

Terakhir, giliran pesawat jet pribadi milik Saudi Arabia Airlines disergap di sekitar Kupang. Yang terakhir ini paling seru karena harus kejar-kejaran dengan kecepatan suara.

TNI Angkatan Laut rupanya tak mau kalah dengan rekan-rekan mereka di udara. Armada TNI AL beraksi menangkap lima kapal asing dalam waktu sepekan.

Kapal-kapal asing tersebut sedang mencuri kekayaan laut Indonesia. Mereka juga tak dilengkapi surat-surat resmi dan perlengkapan sesuai ketentuan. Ada juga kapal yang berbendera Indonesia tetapi bekerja untuk pihak asing.

Berikut kisah-kisah penangkapan kapal asing itu seperti disampaikan Kadispenum Puspen TNI Kolonel Inf Bernandus Robert, Selasa (5/11/2014).

Setelah Sukhoi, giliran armada TNI AL sergap 5 kapal asing
Gladi resik HUT TNI.
1. Tangkap 3 kapal vietnam

Merdeka.com – KRI Imam Bonjol – 383 di bawah binaan Satuan Kapal Eskorta Koarmabar, berhasil menangkap tiga kapal ikan. KG 90433 TS. ATS 006, KG 94366 TS. ATS 005 dan KG 94266 TS. ATS 012, dengan ABK berkewarganegaraan Vietnam di perairan Natuna tanggal 31 Oktober lalu.

“Ketika tertangkap tangan, ketiga kapal Asing tersebut tengah melaksanakan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Natuna namun berhasil terdeteksi oleh radar Sperry Marine KRI Imam Bonjol-383,” kata Kolonel Robert.

Ketiga kapal tersebut berhasil dihentikan pada posisi 03 23′ 55″ LU dan 105 44′ 42″ BT. Lalu kapal ikan asing tersebut selanjutnya diperintahkan untuk merapat ke lambung kiri KRI Imam Bonjol?383 untuk proses pemeriksaan dan penggeledahan.

Dari hasil proses pemeriksaan diketahui bahwa ketiga kapal tersebut tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-suratnya.

Selanjutnya mereka dikawal menuju Pangkalan TNI AL terdekat guna proses pemeriksaan lebih lanjut.

 

Setelah Sukhoi, giliran armada TNI AL sergap 5 kapal asing
Gladi resik HUT TNI.
2. Kapal Indonesia bernakhoda Thailand

Merdeka.com – Salah satu kapal asing yang ditangkap yaitu kapal ikan KM Sudita 11 yang ditangkap pada tanggal 3 November 2014 oleh KRI Lemadang-632 yang merupakan salah satu unsur KRI jajaran Satuan Kapal Cepat Komando Armada RI Kawasan Barat (Satkat Koarmabar).

Kapal itu terdeteksi di radar KRI Lemadang-632 pada posisi 02 09 53 U ? 107 11 33 T. Saat itu, KM Sudita 11 melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal dan melakukan pelanggaran dokumen kapal.

KM Sudita 11 adalah jenis kapal penangkap ikan berbendera Indonesia berbobot 100 GT. Namun rupanya kapal ini sebenarnya dinahkodai seorang warga Negara Thailand bernama Somphong Miyaem.

Ada 12 Anak Buah Kapal (ABK) terdiri dari tujuh orang warga NegaraThailand dan lima orang WNI.

Pada saat dilakukan pemeriksaan sementara, kapal ikan tersebut melakukan pelanggaran dokumen kapal diantaranya; Buku Sijil tidak diisi/kosong, jumlah ABK tidak sesuai dengan Crew List (jumlah di Crew List 10 orang).

Selain itu Buku-buku Pelaut tidak lengkap, Buku Kesehatan kosong, Sertifikat Radio tidak ada dan daerah penangkapan tidak sesuai dengan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) yang seharusnya melakukan penangkapan di Laut China Selatan.

 

Setelah Sukhoi, giliran armada TNI AL sergap 5 kapal asing

Gladi resik HUT TNI.

 

3. Kapal dari Malaysia ke Batam
Merdeka.com – Tanggal 31 Oktober 2014, KRI Sanca-815 juga berhasil menangkap kapal KM Cahaya Baru. Kapal ini diduga melakukan pelanggaran pelayaran di wilayah Perairan Indonesia.Kejadian tersebut bermula ketika KRI Sanca-815 sedang melaksanakan patroli rutin di sekitar Selat Singapura mendeteksi secara visual adanya pergerakan kapal tanpa lampu navigasi pada posisi 01 13 06 U ? 104 03 40 T.Selanjutnya KRI Sanca?815 melakukan proses Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan (Jarkaplid) terhadap kapal tersebut.

Dari proses penyidikan yang dilakukan KRI Sanca-815, selain berlayar tanpa lampu navigasi ditemukan juga pelanggaran berupa Manifest berbeda dengan jumlah muatan yang tercantum pada Port Clearance.

Kapal ikan ini termasuk jenis kapal kargo kayu berbobot 17 GT berbendera Indonesia yang dinahkodai Hasan dan tujuh orang Anak Buah Kapal (ABK).

Saat penangkapan KM Cahaya Baru yang berlayar dari Pasir Gudang, Johor, Malaysia dengan tujuan Batam, diketahui bermuatan berupa buah-buahan segar antara lain duku, pepaya, jambu dan nangka seberat 30,3 Ton.

Sumber : www.merdeka.com

57 KOMENTAR

    • banyak juga sptnya bung..
      cuma eksposurenya ke publik lebih kencang sekarang daripada kemarin2.
      mungkin terkait dengan kesiapan kita saat ini lebih baik dalam merespon ‘reaksi’ dari negara lain ketimbang waktu lalu.

      karena bagaimanapun juga ada ‘aksi’ tegas spt ini dari pihak indo, lalu media memberitakan, lambat laun pasti mengundang ‘reaksi’ dari pihak negara (atau dari publik) negara yg terkena aksi tni.

      so, sepertinya sedang ada skenario yg dijalankan oleh pemerintah dengan tegas2an melansir ke media soal tangkap menangkap pelanggaran laut dan udara ini.

  1. ini cm kapal nelayan..sdh dr dulu ratusan kapal2 sejanis ditangkepin,di perairan kalimantan barat dan sumatera utara yg sering,kapalnya sdh modern bgt utk ukuran kapal nelayan indonesia…
    Tp dulu malah bkn cm tni al yg nangkep,byk dr pol air,kp3l,kplp dan custom tp beritanya nggak dibesar2kan kaya skrg..klo ga salah hasil tangkapan di lelang,kapal jg di lelang..

  2. kangen dengan tulisan bung yayan@indocuisine,
    he he he bung yayan bagai mana perkembangan pengajuan pemerintah RI tentang pengambil alihan FIR dari singapura?
    terakhir tulisan bung yayan pemerintah kita masih mengajukan ke jajaran terkait dunia, dan belum ada jawabannya.

    salam buat bung yayan semoga selalu di berikan kesehatan, dan limpahan rizki agar selalu dapat berkarya buat negri tercinta.
    dan buat bung PS, bung satrio, bung jalo, bung eric. bila ada waktu saya menunggu kuliah kewiraannya. serta pelajaran sejarah dan IPTEKnya, jengah rasanya. ada yang hilang he he he. salam buat bung semuanya…
    salam indonesia satu. NKRI jaya.

  3. Maaf sedikit bertukar pendapat tuk para sesepuh,,
    Ini dasarnya cerita dari teman saya orang maumere flores, dia bercerita
    Tentang adanya kapal asing pemburu hiu,,, mereka extrem tidak peduli ada kapal kecil. Memang apa benar ada kapal asing yang seperti itu. Moga ada sesepuh yg bisa beri pencerahan

  4. Km berbendera indonesia hanya kamuflase saja.dan untuk abk ada warga indonesia bisa jadi mereka adalah tki gelap. Krn rata2 baik di malaysia khusunya banyak tki yg bekerja seperti ilegal logging dock kapal bahkan tongkang dan speed boat adl warga indonesia. !
    Untuk visa tki yg bekerja di kelautan di malaysia memang sedikit lebih mahal di banding bekerja di daratan.
    Sama seperti di nehgara lain.

    Semoga ini menjadi intermezo buat pemerintahan kedepan lebih waspada supaya tidak di lecehkan para nelayan tetangga dan burung besi tetangga tdk mnguprek seenak udhelnya.

  5. buat aturan saja, kalau yg ketangkep di udara, minimal denda sama dengan biaya operasi satu pesawat tempur (itu minimal) kalau di laut juga sama……gak mau ya sdh tenggelamkan saja atau di rudal, biar menjadi pelajaran tuh negara asing yang mau iseng coba2 ukur kekuatan TNI.

  6. kurang fasilitas spbu laut aja. kalo kejar kejaran didarat kan ada banyak spbu dipinggir jalan. lah ini jalur patroli laut harusnya ada spbu apung. katanya dulu untuk bbm patroli dianggarkan dalam bentuk cair bukan uang. jadi kapal patroli bisa isi solar kapan aja dengan berita acra, sedangkan nelayan bisa isi solar kapalnya pake kartu nelayan bahagia, secara jokowi suka bikin kartu. cuma kekurangannya oknum spbu apung bisa main mata dengan kapal kargo berbendera asing dan aseng

  7. perang vietnam kayaknya doi dibantu rusky bro…
    kalo sama rusky mereka smp skr masih sangat rapatlah bro..
    soal amrik itu kalo ane liatnya justru kecerdasannya vietnam manpaatin si amrik yg lagi butuh pengimbang cina di kawasan. (buat pengganti impor dari cina = vietnam)

    so dibodo2in aja si amrik ama vietnam.
    vietnam ini entah kenapa cerdik banget kalo soal investasi asing.
    ada berapa banyak tuh industrial park, pelabuhan laut dalam dsb yg dibangun oleh investor lantas skr kosong….. tapi tetap aja yg namanya investor ga ada kapoknya terlibat di project2 baru mereka..
    we could learn something from them.

  8. Bagus sekali hal ini diexpose ke media. Transparansi harus dijaga agar masyarakat bisa memahami situasi di lapangan dan menyumbang kontrol/pengawasan.
    At least masyarakat puas bahwa duit pajaknya gak seluruhnya menguap dihisap para tikus berdasi.

  9. rusia cuma niat kirim senjata sedangkan cina kirim senjata ransum dan tentara. komposisi pihak utara.
    vietcong 287.465 personil
    cina. 170.000 personil
    sovyet. 3.000 personil

    gua masih lebih respek sama kamboja, mereka itu masih punya rasa terimakasih pernah dibela cina saat invasi vietnam . mereka juga sangat menghormati kopassus. sebagai guru yang melatih pasukan mereka. bagi gua vietnam ini sifatnya tak lebih baik dari malingsia.