Sep 092018
 

UAV ANKA Turki. (photo: Anna Zvereva via commons.wikimedia.org)

Jakarta, Jakartagreater.com – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu menerima kunjungan Delegasi Industri Pertahanan Turki dan Jerman yang dipimpin oleh Vice President of the Presidency of Defence Industries SSB Serdar Demirel, Selasa, 4-9-2018 di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, dirilis situs Kementerian Pertahanan RI.

Dalam kunjungan ini, kedua pihak membicarakan mengenai upaya peningkatan kerja sama pertahanan kedua negara khususnya di bidang industri pertahanan. Kerja sama industri pertahanan antara Indonesia dan Turki beberapa tahun terakhir meningkat signifikan diantaranya adalah program kerja sama pengembangan dan produksi bersama tank kelas menengah (medium tank).

“Sebagaimana diketahui bahwa program tank medium sudah berjalan baik, jadi prototype pertama sudah ditunjukan pada hari Kemerdekaan RI, kami berharap untuk produksi masif sudah bisa berjalan”, ujar Serdar Demirel saat diterima Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu.

Mengawali kunjungan kepada Menhan RI tersebut, Serdar Demirel bersama delegasi menyampaikan ucapan terima kasih atas kehormatannya dapat diterima. Tujuan kunjungan ini adalah dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan antara Presiden Turki dan Presiden RI tentang peningkatan kerja sama industri pertahanan kedua negara, pada saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke Turki tahun lalu.

Lebih lanjut Serdar Demirel menyampaikan, selain kerja sama pengembangan Medium Tank, industri pertahanan Turki juga ingin memperluas kerja sama dengan industri pertahanan Indonesia, diantarnya kerja sama pengembangan bersama pesawat tanpa awak (unmanned aerial vehicle -UAV) dan kapal selam.

“Karena kami tahu bahwa Indonesia juga ingin membangun kemampuannya sendiri terkait dengan kapal selam”, ujarnya.

  6 Responses to “Setelah Tank, Turki Ajak RI Kerja Sama UAV dan Kapal Selam”

  1.  

    Semoga Lira-Rupiah menguat terhadap receh AS.stop nyimpen receh AS dlm jumlah banyak!!!!!

  2.  

    Manis jga nich ANKA…mirip2 Sentinel.

  3.  

    Klo ingin tdk munafik, ya jangan simpan duit orang. Masak nyimpan paman dollar? Lebih enak nyimpen Tante Rupiah. Ihirr

  4.  

    Mudah-mudahan kapal selam indonesia yang sekarang lagi di produksi di PT PAL dilengkapi dengan teknologi AIP, kerja sama dengan TURKI harus dilanjutkan agar tidak selalu tergantung dengan teknologi amerika

  5.  

    UAV aja dulu, PT DI musti semangat pada program MEF ini

  6.  

    Untuk sistem aip ini yg susah, kalo uav mungkin lebih cepat untuk di kembangkan

 Leave a Reply