Jul 072014
 
Gelar Pasukan Kostrad

Gelar Pasukan Kostrad (photo: tribunnews.com)

Pemerintah melalui TNI Polri benar-benar menyiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan ancaman yang dapat menganggu ketertiban dan keamanan nasional, menjelang Pemilu Presiden 9 Juli 2014. Untuk itu, TNI Polri diperintahkan bukan pada posisi Siaga II atau Siaga III, melainkan Siaga I.

Siaga I tidak sembarangan dilakukan, karena akan menghabiskan energi prajurit. Siaga I diberlakukan bila begitu tingginya tingkat ancaman yang memerlukan kesiapan pasukan. Ancaman dianggap sudah di depan mata, sehingga pasukan “melotot” semua, tidak ada yang tidur, apalagi pelesir.

Siaga I dipakai untuk ancaman nyata yang bisa datang sewaktu-waktu. Ancaman bisa apa saja, dari luar negeri atau dari dalam negeri. Dalam Siaga I, prajurit maupun polisi dipanggil orang-per orang untuk melaksanakan tugasnya, meskipun itu jam berapa. Tidak lagi mengenal waktu.

Normalnya, satu batalyon pada jam kerja, mereka simpan sepertiga kekuatan. Yang dua pertiga boleh pesiar. Namun jika sudah Siaga I, maka semua prajurit ada di markas, menyiapkan seluruh peralatannya. Merapihkan Ransel, amunisi dan senjata. Siap berangkat kapan saja.

Jika sudah Siaga I, Panglima TNI akan memerintahkan ke seluruh Pangdam untuk menyiapkan pasukan. Demikian pula dengan Kostrad, yang apel kesiagaan Kostrad telah digelar Pangkostrad hari ini. Pasukan Kostrad, siap dikirim ke mana saja.

F 16 Meretas Langit Jakarta
TNI AU tidak ketinggalan dalam melakukan Siaga I, termasuk untuk mengamankan Ibukota Negara.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Hadi Tjahjanto menyatakan, saat ini sejumlah personel TNI AU tengah melaksanakan agenda rutin tahunan pengamanan Ibu Kota. Ada 5 unit pesawat F-16 yang diterbangkan sekaligus bermanuver di langit Jakarta. Setidaknya ada dua unit pesawat F16 yang terbang tiga kali di atas kawasan Senayan, Jakarta Pusat, kira-kira pukul 14.00 hingga 15.00 wib, Senin 07/07/2014. Suara pesawat terdengar bergemuruh kencang. Masyarakat Jakarta sempat dikejutkan dengan pesawat F16 yang berseliweran sehingga menghasilkan suara gemuruh di Senin Siang.

F 16 TNI AU (photo: Wahyu Widodo / Indoflyer.net)

F 16 TNI AU (photo: Wahyu Widodo / Indoflyer.net)

Marsekal Madya TNI Hadi Tjahjanto meminta masyarakat Ibu Kota tidak perlu khawatir atas manuver pesawat tersebut. “Kondisi Jakarta aman dan terkendali.

“Biasanya kita lakukan apabila ada pesawat asing yang masuk tanpa izin ke wilayah Ibu Kota, pesawat F16 untuk mengantisipasi itu,” tambahnya.

Menurut Marsekal Madya TNI Hadi Tjahjanto, agenda pengamanan Ibu Kota, kebetulan saja bertepatan dengan menjelang Pemilihan Presiden 9 Juli 2014.

Daerah Hot Spot
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Christian Zebua dalam telekonferensinya dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Budiman menegaskan, dalam rangka peningkatan status keamanan pihaknya telah menggeser ribuan personel ke sejumlah titik rawan.

“Pergeseran pasukan telah dilakukan dalam minggu ini. Kami juga menyiapkan pasukan cadangan 9 satuan setingkat kompi atau sekitar 7.200-an personel,” jelasnya di Makodam XVII/Cenderawasih, Minggu (6/7/2014).

(Liputan6.com/Faizal Fanani)

(Liputan6.com/Faizal Fanani)

Kodam Cenderawasih juga mengantisipasi 6 daerah rawan dalam pilpres tahun ini, di antaranya Kabupaten Lanny Jaya, yakni di sekitar wilayah Pirime, Puncak, Keerom, Jayapura, Yapen dan Skow, Wutung yang terletak di perbatasan Papua dan Papua Nugini.

“Sebenarnya saya sedih juga jika ada kelompok yang berseberangan itu tewas tertembak prajurit kami, namun jika mereka sudah angkat senjata, tentu kami akan membalasnya dan tidak segan-segan untuk menumpas. Kami sudah siap untuk hal ini. Silakan saja jika mereka mau menyerang aparat keamanan, pasti akan ada ucapan selamat datang dari kami,” tegasnya.

Respon ini muncul karena ada pesan singkat dari kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Panglima Divisi VII Lapago, Erimbo Enden Wanimbo, yang mengancam akan menyerang sejumlah objek vital dan markas aparat keamanan di ibukota kabupaten yang terletak di pegunungan tengah Papua.

Panglima TNI dan Latihan Gultor
TNI juga menggelar Latihan Gabungan (Latgab) Penanggulangan Teror (Gultor) di Lanud Iswahyudi Madiun, Jawa Timur, setelah Panglima TNI Jenderal Moeldoko memberikan Perintah Operasi (PO) kepada tim Gultor.

“Ini latihan dalam keadaan riil. Sampai saat ini pasukan tidak tahu apa yang akan kita lakukan, karena kita ingin tahu kesiapan pasukan seperti apa,” jelas Moeldoko di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin (7/7/2014).

Melalui radio komunikasi, Moeldoko memberikan PO kepada tim Gultor TNI, Satuan 81 Kopassus dan Satuan Bravo Paskhas. Moeldoko didampingi oleh KASAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, KASAL Laksamana TNI Marsetio, sementara KASAD Jenderal TNI Budiman diwakilkan oleh Wakasad Letjen TNI M. Munir. Turut hadir pula Wakasau Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito.

“Perhatikan dan cermati. Saat ini telah terjadi pembajakan dari hasil informasi signal elektronik pesawat negara tertentu di dekat Indonesia dan kita arahkan ke Madiun,” jelas Jenderal Moeldoko.

raider-iskandar muda

“Saya perintahkan untuk pasukan khusus langsung laksanakan operasi no. 2 Kilat Bugis dan untuk Paskhas Siaga Nusantara. Segera ambil langkah-langkah taktis. Demikian perintah saya, segera bertugas. Laksanakan,” Jenderal Moeldoko memerintahkan tim Gultor.

Menurut Jenderal Moeldoko, latihan ini bertujuan dalam rangka perencanaan pembuatan komando pasukan khusus TNI. Meski dalam rangkaian pemilu, TNI tidak ingin hanya fokus pada keamanan dalam negeri. TNI ingin menunjukkan bahwa mereka pun siaga terkait ancaman keamanan dari luar negeri.

“Pesan untuk negara-negara luar, kita siap menghadapi sesuatu yang datangnya dari luar,” tegas Panglima TNI.

Panglima TNI juga terbang menuju Mako Kopassus di Cijantung untuk mengecek kesigapan dan persiapan para personel setelah perintah ia keluarkan. Usai dari Cijantung, Jenderal Moeldoko langsung menuju Madiun untuk meninjau Latgab Gultor. Satuan Gabungan Anti Teror TNI Diterbangkan ke Madiun Sebanyak 112 prajurit gabungan dari Satuan 81 Kopassus TNI AD dan Satuan Bravo Kopaskhas TNI AU terbang menuju Pangkalan Udara Iswahyudi, Madiun, Jawa Timur, hari ini (Senin, 7/7). (Berbagai sumber)

  82 Responses to “Siaga I Menyambut Pilpres 2014”

  1. siaga 1 ini, oleh pihak TNI kita……. untuk menunjukan kepada “para ular ular jangan coba2 untuk memperkeruh dan membuat chaos NKRI……salut untuk TNI dan POLRI kita

    • pertamax ya….hehehehehehe…

    • berarti:
      1. di perbatasan siaga I
      2. di darat siaga I
      3. di laut siaga I
      4. di udara siaga I

    • Maksudnya ular ular kakitangan si musang dn sekutunya ya bung …
      Kalo begitu ya para aparat keamanan mesti bersiaga …
      Rawe rawe rantas, malang malang putung … Kalo ular besar langsung diberantas, kalo ular kecil yo langsung dipentung … Salam NKRI jaya.

    • β€œPesan untuk negara-negara luar, kita siap menghadapi sesuatu yang datangnya dari luar,” –> berarti sudah jelas ada indikasi ancaman dari pihak luar dan hal itu datangnya bisa dlam bentuk apapun, saya secara pribadi berharap seluruh masyarakat mengetahui hal ini, tidak selalu terpaku terbuai dalam hingar bingar demokrasi yang akhirnya malah menjadi konflik..kita tidak sadar bahwa dengan terjadi nya konflik kita telah dipermainkan oleh oknum2 yang tak bertanggungjawab..tinggal sekarang apakah siap warga negara Indonesia menghadapi pilpres secara dewasa dan mampu menelaah setiap isu2 yang bertujuan memecah belah bangsa..

  2. Pertamax

  3. hmmm ikutan ambil nomor sekali2

  4. Untuk NKRI Jaya

  5. No 3 ne

  6. laksanakan jendral….!!!

  7. panglima tni : kita sudah siap !!!!
    Mantap euy..silahkan jika ada yg mau coba2 !!!

  8. Selamat Bertugas

  9. Semoga tidak terjadi hal-hal buruk yang tidak kita inginkan dan bisa merugikan bangsa Indonesia.

  10. waduh para sepuh sudah siaga 1 neyh…
    pi jangan lupa sekali2 nongkrong di warjag..
    10 besar kah?

  11. kita tak suka perang ..
    tapi kita selalu siap berperang..

  12. sebagai warga negara mari kita bantu dengan doa dan jaga lingkungan kita masing2 agar tetap kondusif dan tidak termakan profokasi yang mengadu domba,…..NKRI harga mati !

  13. setuja kang @cepot,…musuh jangan di cari, tapi bila musuh datang pantang lari….lam kenal all

  14. barat timur
    utara selatan
    8 penjuru mata angin kuserahkan pada anda semua….
    NKRI harga mati !!!!!!!

  15. mudah2an Rakyat Indonesia sudah cerdas2.. kalo orang cerdas itu mana mau di adu dombakan oleh orang yg tidak bertanggung jawab untuk gontok2an sesama saudara.. jangan hamburkan kekuatan untuk kepentingan gak jelas sebuah golongan.. toh kita tidak di untungkan.. kalo kita gontok2an lha yang diuntungkan siapa..? kalo kita bonyok, siapa yg mau tanggung biaya rumah sakit..?paling THR yang tadinya buat beli baju istri dan anak2 yang jadi korban.. untuk apa..?

    lha yang cerdas lah kalo bertindak itu.. lha namanya aja adu domba.. situ pengen jadi dombanya…? Sorry gue ORANG… masih punya OTAK.. kalo loe apa..? kalo ngerasa orang.. mari kita rapatkan barisan mensukseskan hajatan akbar kita ini, jangan mau di hasut dan diprovokasi.. inget semboyan “Bhineka Tunggal Ika” meski beda opini, kita tetep saudara.. Warga Negara Indonesia.. Kalo Loe DOMBA, siap-siap disate nanti waktu Idul Adha… wkwkwkwk..

  16. NKRI HARGA MATI…!!!! JAGA PERSATUAN JGN SAMPAI KITA TERPECAH BELAH…MAJU & MUNDURNYA SERTA HANCURNYA BANGSA INI ADA DITANGAN KALIAN,SELURUH RAKYAT INDONESIA…

  17. ke-11 baca satu satu, bersatu padu kesatu hehe untuk negara kesatuan INA/Satrio pinandhita sinisihan wahyu? mybe

  18. tukang layangan, tukang pencari kerang, tukang sapu, tukang warnet, tukang potong ayam dan tukang2 yang lain. semoga kalian slalu sehat dalam menjaga pilpres, Amin……………………..

  19. siapapun presidenya sy ttplH seorg petani..hbs nyoblos pulang kerumah bkin kopi dan ganti bju pergi keswah mlihat padi yg sdh mulai menghijau..berhrp hasil panen musim dpn baik dan bs buat biaya anak yg sdg mndaftar kesekolah tingkt pertama,buang2 tenaga gontok2 an hanya krn capres nya kalah,toh sy ttp lH seorg petani desa…!!!

  20. Panglima Jend. Moeldoko yang pintar.
    Siaga 1 juga artinya tidak ada prajurit yang keluyuran, semua diabsen satu satu 24 jam biar nggak ucul. Ini bagian dari menjaga netralitas TNI. Mantab

  21. nyimak sambil nunggu sahur, gan.

  22. Klo siaga 1 gini,pasukan kita yg sedang bertugas di luar NKRI jg tetap berstatus seperti biasanya ato ikutan siaga 1,ato di recall homebase kemari ya?

  23. Coba buka blog militernkri

  24. Jakarta hanya di jaga F-16. bukan Flanker ?

  25. Baru kali ini saya liat menjelang pemilu pengamanan seperti ni..ada pesan juga buat luar dari panglima tni..kesimpulanya apa yg dibilang diartikel kmaren2 soal da yg mau maen dipilpres bukan isapan jempol..kita,ga usah jauh2 ikutin amanin kayak polisi atau tni,cukup sejukan keluarga sendiri dan lingkungan sekitar masing2.itu udah lebih dari cukup…

  26. ntu tukang kredit panci blom kesebut
    ntar mencak2 lho orangnya

  27. Biasanya siaga 1 dipakai untuk ready to war, kok pemilu saja pake siaga 1 yaa..

    pertanyaan yang muncul adalah, informasi apa yang telah di dapat oleh Intelijen Polri dan TNI sampai2 pertahanan negara kita diperintahkan siaga 1.

    Menarik untuk dibahas dan di analisa..

  28. TNI mangtaps…

  29. Alhamdulillah. akhirnya bisa tenang rakyat sipil, smoga apa yg telah saya n TNI ketahui tidak pernah terjadi, pilpres berjalan lancar dan aman. aamiin

  30. di kasih hati minta jantung,..hai para ular garuda jgn coba2 dgn rakyat indonesia,kami siap jadikan para ular jd perkedel….. jayalah negeriku bangkitlah bangsaku bravo TNI ku

  31. pihak asing sdh memulai ikut campur tangan dengan cara mempengaruhi opini masyarakat dan tdk menginginkan salah satu capres yg menurut rekam jejak mereka berbahaya untuk kepentingannya kedepan.siaga 1 untuk menyiasati adanya perang bintang yg berusaha menarik tni dan tekanan asing yg kuat.

  32. TNI bersama rakyat NKRI akan tetap jaya, bersama rakyat menurut saya sebagai orang awam adalah mengikuti dan mengamankan kehendak rakyat. Sejarah telah membuktikan bahwa kalau TNI bersama dengan penguasa maka akan terjadi kerusuhan seperti tahun 1998. Dengan manunggalnya TNI dan rakyat, semoga TNI mampu membawa Indonesia ke dalam kejayaan Nusantara Jilid 2, rawe rawe rantas, malang malang putung, tidak usah ragu2 utk menumpas ular2 yg ingin merongrong dan melemahkan Indonesia baik ular dari dalam apalagi ular yg dari luar. Selamat bertugas menjaga NKRI.

  33. itu pesawat terbang rendah banget di atas Kantor W di Imam Bonjol

  34. Jempol Buat Pak Moel. TNI Siaga. setelah presiden terpilih pak Moel cocok jadi Menkopolhukam…

  35. Semoga Pilpres tahun ini aman dan lancar. Tunjukkan rasa saling menghargai walaupun beda pendapat dengan teman, tetangga, saudara bahkan suami/istri, dengan begitu Persatuan dan kesatuan bangsa tidak akan goyah oleh adu domba ular2 berbisa.. Salam Persatuan dan Kesatuan Bangsa Bung..

  36. Salam 2 jari..damai selalu INDONESIAKU “om santhi santhi santhi om”

  37. himbauan buat para pemilih besok:
    – bangun pagi mandi dandan yang rapi
    -sebelum berangkat ke tps baca doa dulu
    -sampai di tps harap sabar menunggu giliran nyoblos
    – sebelum mencoblos baca bismilah dan blessss….coblos sesuai pilihan hatimu
    -“Dan ini yang penting”… habis nyoblos segera pulang kerumah dan tidur atau lakukan aktivitas anda seperti biasa dan jangan mudah terpancing berita atau ajakan yang mengandung provokasi.

    mari kita ciptakan pemilu aman dan damai jujur adil

  38. saya heran koq pilpres thn ini dibuat seolah2 ada potensi konflik yg besar sampe TNI/POLRI menyatakan siaga satu..terlalu berlebihan jd tdk heran jk byk wni yg siap2 eksodus keluar negri krn sdh mendapat sinyal yg tdk baik dr pemerintah..
    Selain itu,ini ujung2nya ke masalah anggaran..semakin bs diciptakan kondisi versi tni/polri berarti semakin besar anggaran yg hrs keluar ..bs jd itulah tujuan akhirnya..bygkan saja,personel TNI/POLRI yg diturunkan hingga rarusan ribu,latihan perang saja tdk sgtu byknya,blm di tambah perekrutan tenaga pengaman dr sipil..bygkan sodara sodara,brp dana yg dibutuhkan utk pengamanan yg ga masuk akal..jk dr 100rb personel di tilep 5rb/org saja./hr.berarti sdh 5milyar/hr penjabat penjahat itu dpt ,itu 100rb org..menurut informasi ada 1,2jt tenaga pengamanan pilpres thn ini,mulai dr TNI,POLRI dan sipil..panen bsr!

    • Justru anda harusnya berpikir jeli bung, panglima tni gak sembarangan menyiagakan prajurit bwt pilpres.. justru harusnya kita waspada ada apa kok sampai seperti ini? … Bukan masalah berlebihan dan tidak berlebihan, tetapi adanya kemungkinan intervensi dari pihak asing pada pilpres kita

    • Lahan yang bener bener menggiurkan…..

    • Keamanan itu mahal bung.. lebih baik mencegah dengan biaya daripada menyesal jika chaos terjadi

  39. @ bung tedjo ama bung pemuda bangsa..santai aja bung..hehehe..sapa pun presidennya ., saya masih tetap jualan nasi jenggo. Di seputara KUTA.

    • udahlah bung BM, disini adalah para military addict, biarin aja, biasa jadi minoritas….hehe
      >>>>>Petani di Kota Tua

      • @bli made : yang sabar ya bung. noh diatas neng surti menjelek2kan salah satu calon ngga ada yg protes. ya memang begitulah nasib kaum minoritas……
        sing paling penting
        COBLOS NO 3………PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA
        SALAM NKRI

  40. Apa ada hubungan dengan hasil infestigasi perihal 8 point itu?

  41. Manteb, pawangnya siaga 1 utk hadapi ular ular jahil

  42. alhamdulillah udah menyalurkan aspirasi
    plong rasanya,,

 Leave a Reply