Siasat Militer India Menangkal Pakistan di Perbatasan

File:AH-64E Apache-Guardian, From Wikimedia Commons, the free media repository.

New Delhi , Jakartagreater.com   –  Helikopter serang Apache akan menggantikan armada tua Mi-35 yang telah memainkan peran penting di wilayah perbatasan Barat selama bertahun-tahun. Kepala Angkatan Udara India, Marsekal Birendra Singh Dhanoa mengatakan pada upacara induksi bahwa pesawat ini telah dimodifikasi agar sesuai dengan standar yang diminta oleh Angkatan Udara India (IAF), dirilis Sputniknews.com pada Selasa 3-9-2019.

Angkatan Udara India telah menempatkan 8 Helikopter multi-peran Apache Amerika di dekat perbatasan Pakistan. Induksi resmi AH-64E (I) Apache Guardian terjadi di Pangkalan Udara Pathankot, yang terletak hanya 145 km dari perbatasan. Itu akan menjadi garis pertahanan pertama melawan kemungkinan serangan dari Pakistan.

“Bersamaan dengan kemampuan menembakkan Rudal dan merupakan Rudal anti-tank, Rudal udara ke udara, Roket, dan amunisi lainnya, Helikopter juga memiliki kemampuan EW modern untuk memberikan fleksibilitas pada Helikopter dalam jaringan perang udara sentris l”, ujar Kepala Udara Marshal Dhanoa kata.

Helikopter buatan Amerika ini menampilkan 2 mesin Turboshaft berkinerja tinggi dan kecepatan jelajah maksimum 284 kilometer per jam. Apache dapat membawa maksimum 16 Rudal Hellfire yang memberikan daya tembak yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kementerian pertahanan India mengklaim penambahan Helikopter AH-64 E (I) akan secara signifikan meningkatkan kemampuan militer di medan pegunungan. Pesawat dapat melakukan serangan presisi pada jarak standoff dan beroperasi di wilayah udara yang bermusuhan dengan ancaman dari darat.

India menandatangani kontrak senilai $ 1,15 miliar untuk pengadaan 22 Helikopter serang Apache dari perusahaan AS Boeing pada 28 September 2015. Kontrak tersebut menetapkan pengiriman pengiriman pertama antara Juli 2019 dan September 2019 dan sisanya dari total pengiriman, antara Desember 2019 dan Maret 2020.

Tahun lalu, pemerintah AS juga menyetujui penjualan 6 Helikopter Apache lengkap dengan sistem senjata dan peralatan pendukung senilai $ 930 juta kepada militer India. Angkatan Darat India akan mengerahkan 6 Helikopter tambahan ke medan Himalaya yang berbukit-bukit di sepanjang perbatasan China.

Keputusan untuk menggunakan pengiriman pertama di Pangkalan Udara Pathankot diambil dengan latar belakang ketegangan yang sedang berlangsung dengan Pakistan.

Menyusul serangan teror Pulwama di negara bagian Jammu dan Kashmir di India pada 14 Februari 2019, Angkatan Udara India melancarkan serangan udara pada 26 Februari 2019 atas dugaan kamp-kamp teror di wilayah Balakot Pakistan. Angkatan Udara Pakistan membalas aksi tersebut, yang mengakibatkan pertempuran udara.

Tinggalkan komentar