Jul 172017
 

Dua puluh lima tahun lalu, radar AESA adalah radar yang langka dan canggih. Hanya AS yang mengaplikasikannya pada pesawat tempurnya.

Namun tidak lama lagi radar AESA menjadi radar yang dimiliki banyak negara di dunia. Bukan hanya Rusia dan China yang gigih mengembangkannya, Jepang, Korea Selatan dan Korea utara juga terus mengembangkan radar cangih multimode tersebut.

Korea Selatan kini terus mengembangkan radar AESA untuk melengkapi pesawat tempur generasi 4.5 buatan dalam negeri, sebagaimana ditampilkan dalam video simulasi radar AESA untuk fighter KF-X.

Memiliki jangkauan lebih luas dan jauh, serta lebih silent dan kebal dari jamming elektronik musuh, radar AESA menjadi keharusan bagi pesawat tempur masa depan Korea Selatan dan Indonesia. Meski tanpa dukungan dari AS, Korea Selatan bekerja keras mengembangkan radar AESA bekerja sama dengan perusahaan Eltay System Israel sebagai penguji radar AESA.

  52 Responses to “Simulasi Radar AESA untuk KF-X”

  1. mantapp coyy!!

  2. Apa indonesia juga ikut mengembangkan radar AESA juga ya,mengingat IFX adalah kerjasama indonesia 20% dan korsel 70% !!!

  3. AESA sama PESA bagusan mana dan bedanya apa ?

    • kalo fungsi mengendus ya tergantung masing-masing spec bung, toh PESA Russia juga bisa mengendus 1 m2 dari jarak 400 meter.

      tapi kalo ditanya mana lebih efisien? na disini PESA kalah karena:
      1. Konon biaya perawatan lebih murah dan mudah (gak perlu bongkar seluruh chasing radar, cukup bongkar pasang bagian transmiter yang perlu diganti)
      2. Lebih tahan jaming karena transmitternya lebih banyak (multibeam)
      3. Makin banyak yang beralih ke AESA (termasuk Mig 35) berarti commonalitas makin baik.

    • Menurut Saya AESA Lebih baik karena AESA Bisa Mengendus Fitur Siluman Lebih Baik Daripada PESA… Dan Perbedaannya PESA Memakai Sumber Frekuensi Radio pusat Tunggal Di Saat Memancarkan Elemen Sedangkan AESA Memekai Frekuensi Radio Secara Terpisah Di Setiap Fase Pemancaran Elemen

      • maap bung sales, kalo soal ngendus siluman, ane lebih sepakat tergantung pada jenis dan panjang gelombang radio yang dipancarkan radar, bukan dari type radarnya…

        • Percuma dong bung kalo punya panjang gelombang radio tp daya hendusnya pendek.. Koreksi utk PESA rusia yg anda sebutin,, 400km itu utk RCS 3 m2..

          Utk ngehantem super horney tetangga yg punya RCS besar su-35 memang jd momok bagi pespur tetangga..

          Tp yg harus jd catetan juga,, kemampuan radar yg mempunyai daya hendus lebih jauh harus disertai kemampuan rudal daya hantam lebih jauh juga.. Saat ini rudal eropa/AS di banding rudal rusia jauh lebih superior.. Walaupun skrng rusia punya K-77M (193km) tp kayanya belom berlaku utk ekspor.. Kalo su-35 indonesia bisa dpt paketan K-77M ini.. Baru luar biasa.. Bisa bikin merinding di kawasan..

      • AESA memang lebih baik dari PESA,, dan salah satu syarat pespur gen 5, selain mempunyai RCS kecil dan kemampuan BVR bung..

        AESA selain dapat memindai, melacak target darat dan udara lebih banyak bisa sebagai Jammer secara bersamaan.. radar AESA sangat bagus dalam multi tasking. Selain memancarkan sinyal radar, maka bisa juga digunakan untuk ISR non tradisional, serta serangan elektronik. Misalnya, beberapa elemen dapat mentransmisikan dan menerima sinyal yang dimodulasi dengan bentuk gelombang datalink, mentransfer sejumlah besar data (seperti video langsung atau citra udara) melalui datalinks bandwidth tinggi. Teknik serupa bisa digunakan untuk serangan elektronik, macet atau menipu sistem elektronik yang dioperasikan oleh pasukan musuh..

        Kombinasi daya tahan tinggi dan potensinya untuk multi-tasking yang luar biasa menjadikannya pilihan yang menarik bagi negara-negara yang berusaha membangun angkatan udara modern..

        Rusia mengembangkan PESA dgn jarak yg lebih jauh hanya utk menutupi gep radar AESA yg sedang dikembangkan utk PAKFA..

    • Aesa bagi pespur stealth adalah keniscayaan karena mendukung sifat stealthnya dengan scaning multi frekuensi.

      Bagi pespur bukan stealth lebih cocok pake pesa, karena ga ada ngaruhnya lagi dengan RCs.
      Pesa terkuat saat ini tetap lebih jauh daripada AESA, so salah satu jurus melawan stealth adalah tetap memakai pesa.

  4. mantap, radar Korea Selatan dengan cita rasa Israel 😀
    sambil nunggu komentar oenta 😆 wkwkwkwk

    • Pertama : saya bukan gol unta, hahahah
      Kedua : elta untuk test dan pengujian saja

    • Nah ini satu lagi isu yg sering dipake lapak sebelah buat jatuhin IFX juga…
      Kalau sy pribadi ditanya keberatan gak kalau sm israel ini jujur keberatan sih… Yah mau bagaimana lagi memang kenyataan teknologi wahyudi itu canggih2 lagian yg namanya senjata itu tetap hanyalah senjata kok. keyakinan yg memakai senjata itu sendiri ga da hubungannya… Ada apa yg jual senjata di dunia ini dng syarat harus mengikuti keyakinan yg bikin senjata? Gak bakal laku tuh senjata wkkk… Liat timur tengah lah emang senjata dari mana itu semua? Dari asu mayoritas dan dari rusia pun juga banyak terus asu sm rusia emang menjual senjata itu kesana karena sm keyakinannya sm arab tidak kan karena mereka mau duit… Sm arab pun beli senjata ke negara lain yg beda keyakinan karena butuh juga… Jadi lucu kalau senjata dihubung-hubungkan dng keyakinan masing2.

      Kedua sekarang pun juga korsel punya hubungan baik sm wahyudi dan kita bisa ambil keuntungan dari pengetahuan korea dari wahyudi memang kita butuh kok untuk bisa mandiri kedepan… indonesia bisa ambil contoh seperti cina dan india anda tahu J10 itu copian IAI lavi dan kabarnya israel membantu pengembangan pesawat tersebut tapi pas udah selesai cina membantahnya wahyudi
      Juga membantu india dan sebenarnya Iran pun juga dibantu sm wahyudi kalau sy pribadi tidak percaya sm pernyataan iran yg suka gembor gembor kemandirian alustsista yg mereka claim bukan bantuan siapa2, israel juga mengatakan iran bukan ancaman kok tapi soal iran hanya opini sy kok ane tidak nyruh orang lain percaya….

      Jadi sekali lagi senjata itu hanyalah senjata jng dihubung-hubungkan sm keyakinan seperti yg dipakai lapak gripik itu buat menyudutkan IFX

  5. Bedanya Aesa sama irbis-E apa bedanya?

  6. Ini belum final intinya..
    Jd kalau “kita” mengambil teknologi dgn negara yg Hubungan kedua negara-nya saja tidak ada ya pasti ini mengubah haluan Kebijakan Kemenlu dll menyeluruh pokoknya soal Israel ini.

    Dlu memang ada hubungan kita dgn Israel dlm urusan Pertahanan tp patut dicatat itu di belakang layar alias Resmi-nya Pemerintah tak mengakui saat itu dgn alasan mendesak.

    Jd desain finalnya kan blm ada, lagipula ini totalitas urusan program kfx/ifx ini urusan Korsel.
    Kita simak aja nanti kalau desain finalnya kelar..
    Toh blm tentu Israel juga mau ksh ke kita (Ifx Indonesia) tp berhubung ini Korsel (Kfx Korsel) ya mereka kasih mgkin hahahaha
    Jd jangan kegeeran atau marah2 apalagi protes dululah 😀

  7. Indonesia aja yg gak tau diri.israel membuka lebar tangan persahabatan .malah di cuek in.katyna masalah agama lah/ham lah anu lah…kalau mau maju harus bisa nahan ego .jangan milih2 relasi.selagi ada manfaat yg di dapat. Why not .?

    • Ya itu kan menurut anda… Kalau menurut yg dulunya pernah dijajah pun israel itu justru lebih tidak tahu diri karena menjajah tanah orang lain dan selau mengabaikan perundingan perdamaian… Sudah berkali-kali banyak negara termasuk sekutu utama mereka asu membuka tangan demi kedamaian timur tengah tapi setiap perundingan damai yg berlangsung israel selalu mencuekin

  8. Ya elahh anda gak mudeng ter nyata.simpan dulu ego anda .dan belajar teknologi ke israel.kalau anda sudah mantap dengan teknolohi nya.ya terserah anda mau di hujat.di demo. Atau di perangi tu israel.asal anda sudah punya kemampuan untuk itu.

    • Kalau harus berhubungan langsung dng israel resikonya besar bung… Siap memang mengatasi gejolak yg pasti bakal muncul di dlm negri, blom lagi negara yg bersahabat dng kita akan bereaksi…kita akan dikucilkan negara2 arab yg pasti makin memperkeruh situasi dlm negri sebenarnya juga udah rahasia umum indonesa memang menjalin hubungan rahasia dng israel… Mengesampingkan ego sy setuju kalau kita ambil ilmu dari sirael yah sampai kita bisa mandiri, seperyi proyek ifx ini mumpung korea yg maju … Tapi kalau harus membuka hubungan diplomatik terbuka malah banyak rugi jadinya…

      • Negara arab saja sdh ada yg berbaikan dng Israel spt mesir. Gak usah ngomongin arab segala lah. Toh walaupun bersatu liga arab dan senjatanya segambreng jg gak berani dng israel.

        Yg penting itu radar sudah klik gak dng Kfx/Ifx.? Atau masih berpaling ke lain hati.

        Masih banyak PR yg harus diselesaikan utk menuntaskan program Kfx/Ifx ini. Belum lg bicara soal rudal yg bakalan disematkan. Blom lg bicara jammer pod di dapat dr mana. Mau itu didapat dr langit ketujuh sekalipun yg penting ada wujudnyanya dulu tuh pespur dan segera produksi masal.

        Hari gini masih bekutat diurusan setuju atau tdk barang dr israel. Yg penting tangan kiri yg beli tangan kanan tetap nencubit.

        Kalo sampe proyek ini tersandung yg bakalan bersorak girang pastinya para sales kaleng krupuk gripen yg selalu berharap Ifx gagal apalagi si Tukang Ngitung sdh terbuai bualan Dark Rider lapak songong sebelah skrng ikut promosi gripen dimari.

        Intinya terwujud dulu IFX utk batch pertama ini. Sambil menunggu program rudal nasional utk pespur Ifx batch selanjutnya.

        Sukses selalu buat Kfx/Ifx.

        • Sebenarnya negara2 arab sekarang itu juga pengen sekali sih buka hub diplomatik dng israel termasuk indonesia… andaikata israel mau menuruti dan menghormati perundingan perdamaian yg udah berkali- kali diadakan dng palestina pasti udah banyak yg menyambut israel termasuk indonesia… Tapi emang israelnya aja yg bengal ya jadinya juga susah mo buka hubungan diplomatik… Iya bung semoga ifx sukses selalu

      • Menurut saya, seandainya Indonesia membuka saluran diplomatik sama Israel ya bagus2 saja…. untungnya banyak, ruginya dikit.

        Cuma memang resistensi dalam negeri terkalu kuat untuk dilawan, taruhannya pemerintahan akan seumur jagung.

        Artinya pembangunan akan mandeg dan itu berarti kalo saya mau main ke Surabaya musti menempuh perjalanan 3 hari 3 malam lagi…. xixi…

    • Segampang itu?

  9. Lagian.emang anda faham gak situasi di israel-falestin..?

  10. kalau pesawat ini jadi , gimana reaksi korut ya.. kita kan juga ikut bantu bangun pesawat ini

  11. Msih d test d rumahnya wayudi ya
    Mohon pencerahan bung skalian
    Ank ingusan bru msuk

  12. Banyak orang salah kaprah dengan si yahudi karena myoritas mereka hidup di negara israel, tp yahudi hanyalah sebuah agama yang sah di dunia sebelum agama samawi yang lain datang, merunut dari kecerdasan mereka yang termaktub di Al quran adl kebenaran karena janji Tuhan terhadap mereka dan upaya mereka untuk melestarikan karunia tersebut dengan disiplin tinggi di saat bangsa lain justru masih menggunakan budaya jahiliah, dan juga jika iran menggunakan teknologi mereka juga bukan karena kedekatan iran di balik pemahaman banyak orang sebagai kemunafikan negara iran, akan tetapi kembali kepada point di atas bahwasanya iran juga negara yang mengakui dan melindungi hak penganut yahudi di negaranya sama seperti indonesia yang mengakui agama non islam, terutama bagi insinyur yahudi yang ingin mengabdi pada iran dalam penguasaan teknologinya, ini juga adalah sebuah opini saya yang bisa di terima ataupun tidak yang saya jabarkan merunut sebuah fakta bahwa juga banyak sekelompok yahudi di negara israel yang menangis, marah dan berduka selayaknya umat Islam karena ulah pemerintah israel yang membunuh warga Palestina dengan nama Al Quds.

  13. Wah, harom nih IFX. Kerjasama sama Israel juga sih.

    Hhhhhhhhhh

 Leave a Reply