Nov 252014
 

Singapura

Singapura


Publik Singapura mengaku kecewa jika seandainya Pemerintah RI merealisasikan rencana untuk berhenti mengirimkan Tenaga Kerja Wanita Indonesia ke luar negeri dalam lima tahun ke depan. Sebab, di Negeri Singa sendiri, 70 persen pekerja domestik berasal dari Indonesia.

Stasiun berita Channel News Asia, Senin 24 November 2014, melansir pernyataan penasihat senior untuk organisasi perekrutan tenaga kerja dari luar negeri, Advance Link International, Winnie Wang. Dia mengaku, jika Pemerintah Indonesia benar-benar merealisasikan kebijakan itu, maka efeknya juga akan ikut dirasakan Negeri Singa.

“Saya pikir, di masa awal, para majikan dari pekerja domestik asing pasti akan terpengaruh. Keuntungan yang mereka peroleh dengan merekrut pekerja dari Indonesia yaitu tidak ada masalah bahasa, sebab sebagian besar pekerja domestik asal Indonesia telah dilatih untuk Berbahasa Inggris,” kata Winnie.

Selain itu, lanjut dia, majikan asal Singapura tidak mempermasalahkan jika pekerja domestik menggunakan Bahasa Indonesia. Sebab, para majikan pun juga bisa berkomunikasi dengan Bahasa Melayu.

“Jadi, tidak ada kebuntuan dalam hal komunikasi,” imbuh dia.

Sementara, pada faktanya, Singapura kini tidak lagi dilirik sebagai negara penempatan ideal bagi para TKI. Sebab, di tempat lain seperti Taiwan atau Hong Kong, menawarkan gaji yang lebih tinggi.

Untuk memenuhi tuntutan akan pekerja domestik di Singapura, maka Kementerian Tenaga Kerja Singapura meluncurkan sebuah proyek percobaan pada Agustus lalu. Tujuannya untuk membawa masuk sebanyak 400 pekerja domestik asal Kamboja. Namun, sejauh ini hanya 350 orang yang dibawa.

Menurut Konsultan Pegawai dari A C Toh Enterprises, Ronnie Toh, warga Singapura jelas membutuhkan kehadiran mereka.

“Sebab, kini kami kekurangan tenaga kerja domestik. Saya kira, masalahnya terletak di pemasok tenaga kerja di Phnom Penh. Seharusnya, mereka membuka lebih banyak organisasi pemasok tenaga kerja,” kata Ronnie.

Pernyataan Wapres JK untuk menghentikan pengiriman TKW dilontarkan pada Jumat lalu ketika menghadiri Konferensi Perempuan Nahdlatul Ulama (Fatayat NU). Saat itu, JK mengatakan pengiriman TKW akan disetop dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja di dalam negeri.

Dia menyebut, alasan TKW mencari pekerjaan di luar negeri, karena keterbatasan lapangan kerja di dalam negeri. Namun para TKW itu, kata JK, harus mengalami penderitaan mental dan penyiksaan secara fisik.

“Kami akan akhiri semua ini (perlakuan buruk terhadap TKW). Masalah dengan TKW (akan berakhir), dalam lima tahun kami harus hentikan (mengirim mereka) ke luar negeri,” kata JK. (VIVAnews).

  55 Responses to “Singapura Khawatir soal TKI”

  1.  

    absen aja ah..

    •  

      Setuju dengan Kata Pak JK , Sesuai dengan Janji pak JK akan membuat Lahan Pekerjaan yang Lebih banyak di negeri sendiri , Tapi jangan hanya omong doang ini harus Pasti direaLisasikan?!

      •  

        betul bung ,, saya juga bersyukur apabila pemerintah benar benar merealisasikan pembukaan lapangan kerja sebanyak banyaknya bagi kaum wanita di indonesia .. biar tidak dilecehkan negara2 sombong tapi cuman bau kentut kaya malaysia

      •  

        Yes pak JK. Stop pengriman TKI, sekalian bubarin PJTKI yang tak perduli keselamatan dan hak TKI di negeri orang, mereka cuma calo yang haus dolar, tidak ada rasa kemanusiaan. Kalau ada masalah TKI selalu alasan untuk cuci tangan.

        •  

          tidak smwa PJTKI sprti itu bung Yudi,klau pndangan anda sprti itu,berarti anda hnya melihat dari satu sisi tanpa tau inti dr permasalahan itu sendiri,sama sperti pemerintah.tahukah anda,dlm hal ini,juga bnyak tki kita yg nyatanya sering melakukan tindakan yg tdk baik.coba anda bayangkan kalau tidak ad PJTKI,apkh pemerintah sanggup menyediakan lapangan pkerjaan yg cukup,baik dari segi jumlah maupun pendapatan yg memadai bagi para tki yg jumlahnya jutaan itu.jangan naiflah,kita akui/tidak kita membutuhkan PJTKI.karena PJTKI yg baikpun bnyak.TKI yg bobrok pun bnyak,bnyak dri mereka yg merugikan PJTKI.Jd,dlm hal ini baik PJTKI/TKI.Psti ada oknum yg kurang baik.jd,relatiflah.jd,jng kita memvonis suatu kasus tanpa ad studi kasus yg memadai.jng sprti pemerintah,yg hnya buat aturan seenak perut mereka sendiri.

      •  

        Pak Jokowi ….tolong pikirkan rakyat kecil seperti Kita tkw …mereka yg commet di atas serba bercukup pan ekonomi …sedangkan kita tkw kalau tidak berkerja sebagai tkw gimana bisa menutup kebutuhan di INDONESIA yg serba mahal ….dengan di tut up Nya tkw ke spore apakah tidak smaking menambah pengangguran di negeri kita .dan menambah tindak an criminal …kalau di Malaysia memand tidak pantas gaji Nya ….tapi di spore saya rasa udah pasti dengan 1 bln gaji $600

    •  

      Pak JK mantabs…. sekaligus anstisipasi tindakan balasan yang mungkin terjadi jika kita mulai menertibkan nelayan asing….

    •  

      Aslamalikum warahmatullahi wabarakatu

      ini kisah nyata saya . . . .

      perkenalkan nama saya ibu diana saya berasal dari kota yogyakarta saya bekerja sebagai seorang karyawan di salah satu perusaan Yogyakarta.dimana saya sudah hamper kurang lebih tiga tahun lamanya saya bekerja di perusaan itu.

      Keinginan saya dan impian saya yang paling tinggi adalah ingin mempunyai sebuah kendaraan roda empat atau sebuah mobil pribadi sendiri,namun jika hanya mengandalkan gaji yah mungkin butuh waktu yang sangat lama dimana belum biaya kontrakan dan utan yang menumpuk justru akan semakin sulit dan semakin lama impian itu tidak akan terwujud

      saya coba” buka internet dan saya lihat postingan orang yg sukses di bantu oleh seorang aki dari sana saya coba menghubungi aki awalnya saya sms terus saya di suruh telpon balik disitulah awal kesuksesan saya.jika anda ingin mendapat jalan yang mudah untuk membayar hutang lewat sebuah jalan pesugihan putih lewat bantuan seseorang dari gunung kidul dan akhirnya saya pun mencoba menghubungi beliyau dengan maksut yang sama untuk impian saya dan membayar hutang hutang saya.puji syukur kepada tuhan yang maha esa melalui bantuan aki romo dukun super natural dari gunung kidul membantu saya lewat dana gaib langsung masuk rekening saya 1 milyar

      Saya mau mengucapkan banyak terimah kasih kepada ki romo atas bantuannya untuk mencapai impian saya sekarang ini dan sya sudah punya kendaraan beroda 4 yaitu hrv

      Dan jika anda ingin bantuan seorang dukun super natural untuk mendapatkan dana gaib yang di jamin sukses silahkan anda hubungi ki romo di nomor telepon 085-218-653-567 terimah kasih atas bantuannya

  2.  

    Selamat malam….

  3.  

    sepuluh besarkah

    •  

      Yang di berlakukan jangan cuma Singapura Pak JK, pemerintah dan majikan dr negara lain yg sering melecehkan TKW kita juga, contohnya seperti di Saudi dan Malaysia. sdh banyak kasus pelecehan di Saudi dan Malaysia. sudah berapa ratus TKW kita di Saudi yg tdk di bayar gaji mereka, di perkosa ketika membela diri malah kena hukuman mati.

  4.  

    se7 sebaiknya dihentikan smntara krn byk tki yg disiksa mental dan fisik 🙂

  5.  

    5

  6.  

    Lanjut..

  7.  

    Setuju pak JK, stop pengiriman TKI. Lebih baik kirim TKI setelah diberi pelatihan agar jadi TKI formal. Sebenarnya kawasan eropa pun ada peluang tenaga kerja domestik, tapi kendala bahasa jadi penghalang utama.

  8.  

    luar biasa optimis. salut Pak JK. setelah kasus pencurian ikan, sekarang muncul pemberhentian pengiriman TKI tak terdidik. negara jiran banyak yang terperangah dan mulai berhitung untung rugi.

    edisi “MIKIR” bahwa ekonomi mereka juga disokong oleh Indonesia. dan pada akhirnya tidak akan mereka besar kepala.

  9.  

    Sebaiknya,tidak hanya TOT saja yg diincar dr USA, Inggris,Spanyol,Jerman,Perancis,Belanda dan negara Eropa lainnya maupun negara lain yg memiliki upah tenaga kerja tinggi,tetapi juga perjanjian resmi yg memudahkan masuknya para TKI untuk bisa bekerja di negara2 tsb.

    Banyak pengalam menunjukkan, d sekitar tempat tinggal saya,para TKI yg bekerja d negara2 tsb (terutama TKI dr USA) memiliki taraf hidup yg sangat tinggi,bahkan sebagian besar membuka usaha sendiri sehingga banyak menciptakan lapangan kerja yg cukup banyak.

    IMHO……

  10.  

    STOP pengiriman TKI

  11.  

    Sekaranglah mari kitorang smua mulai pahami lgi lebih dlm lagu kebanbangsa’an ‘indonesia raya* sehikmat mungkin. Maka akan kita rasakan siapa kita yg sebenar benar nya. amin

  12.  

    lebih baik pemerintah usaha buka lebih bnyak lapangan kerja..

  13.  

    kok kayaknya siupil seperti malah ingin memamerkan sesuatu,dg diadakannya moratorium pengiriman tki oleh kita,mrk malah menunjukkan bahwa mrk juga sudah mengantisipasi efek itu dg mencari tenaga kerja dr luar indonesia…
    maaf kalau salah

    •  

      wakakakak guyuhh tenan aku :mrgreen:

    •  

      Komentar yang tendensius tanpa fakta dan data dan bisa jadi ini merupakan prasangka budaya semata, mari kita tunggu langkah konkrit Pak JK untuk melakukan moratorium dan kita akan lihat dampaknya. Yang jelas di kantor saya mulai cukup sering didatangi para sales2 dari Singapore yang merengek2 menawarkan produk2 mereka untuk dibeli dan saat ini cukup banyak para sales2 itu yang menelepon dengan awalan “Selamat Pagi” yang ramah dibandingkan sekian tahun lalu yang “Good Morning” ketus. Kondisi akan berbalik dalam waktu kurang dari 10 tahun kedepan.

    •  

      Masih ingat video turis Vietnam yg ditipu oleh Toko Singapur…yg ampe nangis2 duitnya g dikembaliin…yg gilanya aparat sono itu hal biasa dalam bisnis..Turis Vietnam ditawarin barang murah ..padahal ada biaya tambahan yg disembunyiin malah ditutupin pas perjanjian jual beli…kalo jualan yg jujur ini malah nipu….he7x…

    •  

      Artikel ini juga cara belajar membaca “Clue”

      Disitu kan jelas tertulis, dan saya juga ada komen diatas bahwa TKI yang semi terdidik (sekelas mandor, suster, Hotel housekeeping) itu maunya ke Taiwan, Hongkong atau Korsel, kenapa? ya karena gajinya jauh banget bezanya….

      Kalo semi terlatih dari Bangla dan Indihe, mereka kalah bersaing dengan TKI kalo ke Hongkong, Taiwan dan Korsel makanya meraja di Singapur…

      LOUD & CLEAR?

  14.  

    bung AZA, mungkin kita mulai percaya diri utk menata kembali kehidupan masyarakatnya yg selama ini dimarjinalkan oleh negara. kan program BIG BOS kita bahwa negara harus hadir&mendengarkan keluhan rakyatnya dan memberikan solusi nya. soal intrik&manufer si upil biarkan saja, toh kita skng,sedang,akan,memperbaiki kehidupan bangsanya utk masa depan yg lebih ba’ek. Utk kita bersama sama ..tetap semangat kawan.

  15.  

    Para pekerja ladang sawit di malaysia baiknya di pekerjakan di indonesia, di malaysia malah penghasilan sgt minim, biarkan sj buah kelapa sawitnya kering di pohon biar tau seperti apa perjuangan rakyat indonesia yg berada d malaysia….

    •  

      Tuk bung teluk mandar.saya ada sedikit gambaran masalah tki di ladang sawit serawak&sabah malaysia timur. Permasalahan utama adalah karna adanya mafia tenaga kerja. Contoh kecil di daerah lombok ada beberapa perkampungan yg di jadikan basis tki ladang sawit yg dikelola oleh mafia tki ilegal. tau sendiri kan ilegal ko bsa exsis, semua kana uang, kepala desa/lurah,polsek setempat dapat upeti bulanan. Siapa yg bayar? ya para tki yg bekerja,di ambil gaji bulan nya. Trus kenapa tak protes,krna gaji para tki yg tetapkan mafianya sendiri.jadinya murah. Si mafia oleh cukong di Malaysia di kasih kuota berapa ratus orang.misal 100 orang dihargai 200000 ringgit
      seharusnya per orang 2000 ringgit perbulan.tapi yg dibayar cma 1500. tapi para tki ttp senang walo tak sadar 500 Ringit hilang. coba kalikan 1ringgit=2400 rupiah. gimeno?.

  16.  

    harusnya ga usah di hentikan..ciptakan dulu lapangan kerja..kalau lapangan kerja dah banyak dengan sendirinya ga di hentikan jg ga pada berangkat..gimana sih opa ini..

  17.  

    Setuju ! Hentikan dulu semua TKI biar mereka merasakan dampaknya terhadap negara mereka …

    BERDIKARI !!

    •  

      ma’af bung nozz, kepala boleh panas, hati harus ttp dingin. Masalah tki tak semudah membalika telapak tangan. Harus diselesaikan setahap demi setahap baru bisa,.salam bung….

      •  

        Bung kelana ini sepertinya tdk s7 baget penyetopan pengiriman tkw. Ini demi mereka sendiri dan juga harkat martabat bangsa bung jdi hrus dilakukan sgera mungkin, ato jangan2 anda……

  18.  

    kenapa gk dari dulu ya pak JK, waktu sama2 juga jadi RI 2 di periode yg dulu…..
    tp wooookelah….

  19.  

    Ini baru Mantap Pak JK…!!! Perbanyak lapangan kerja dan Stok TKW ke luar negeri.. brilliant..!
    Jika ada kemauan yang teguh pasti kita bisa..!! Amin..

  20.  

    Langkah bagus!
    Lagi pula ga baik kan perempuan bepergian jauh sendirian, apa lagi pergi bertahun2.
    Segeralah perbanyak lapangan pekerjaan didlm negeri!
    Pada dasarnya jg org akan lebih suka bekerja dirumah sendiri, wlo penghasilannya sedikit lbh rendah jika dibandingkan dgn bekerja diluar, sbb dia bs kumpul dgn keluarganya.
    Bukankah tdk ada sesuatu yg lbh membahagiakan sseorang, selain kehidupan rumah tangga yg harmonis dan setiap saat bs berkumpul dgn keluarganya?
    Mat bekerja keras!

  21.  

    SETUJU

  22.  

    Setuju pendapat pak JK asal kan baxk peluang kerja di negara sendiri..

  23.  

    Singapura,malingsia,arab saudi. Tiga negara ini hrus ditarik semua tki yg bkerja disana, karena 3 negara ini orang2nya bnyak tk punya prikemanusiaan. Sering menyiksa tki, dan tk punya keseriusan dalam menyelesaikan pelecehan terhadap tki. Jika ini benar2 dilakukan jkw-jk sya benar2 mulai terpukau dgn mereka, hehehe

  24.  

    Santai bung. Watak premannya jgn dibawa kesini, ini bkan pasarrrrr. Lo ngmg kyak tidk punya harga diri

  25.  

    Pak/bu kalau mencermati program kerja Pak Jokowi dan pak Jk si sangat luar bisa ya hebatnya .tapi apa harapan harapan itu bisa terelesasikan kalau pemerintah dan DPR ribut terus saya berharap agar pemerintah dan DPR saling melengkapi kekurangan nya supaya negeri ini lebih maju dan rakyatlah yang diuntungkan .ingat bangsa kita telah tertinggal jauh dari Tiongkok dan India.

  26.  

    Nagapain jadi pekerja domestik di luar negeri, kalau cuma jadi asisten rumah tangga, mbak atau pembantu, lebih baik di Indonesia saja, masih banyak membutuhkan, gaji rata-rata sejuta, bahkan 1,5 juta. coba bandingkan dgn jadi tkw di luar negeri, dgn gaji 1,5 jt s/d 2,5 jt. resiko terlalu besar, ; diperkosa, di zolimi,disiksa, hukum pancung, tidak digaji. yg paling ringan dan paling banyak, terlantar tidak bisa berangkat, tidak bisa kerja, di sekap dipenampungan dan lain-lain.

    mendingan jadi asisten rt, atau mbak di jakarta. masih butuh sangat banyak. kelas menengah Indonesia jumlahnya tidak kurang dari 50 jt. semuanya butuh mbak.

  27.  

    subsidi BBM dikurangi, malah harusnya distop, thn depan ada sekitar 120 Triliyun dana yg dihemat, dana itu dialihkan utk pembangunan sektor2 produktif, penghematan pengeluaran konsumtif pusat & daerah, itu juga bisa dialihkan ke pembangunan sektor produktif, memepermudah pengurusan investor, dst..jadi rencana pak JK itu memang logis krn sdh disusun tahap2nya, penbangunan infrastruktur didaerah2 yg merata & sektor2 lain pasti membutuhkan tenaga kerja, disitulah tdk perlu lagi mengirim TKI ke luar negeri, kasihan mereka sering mendapat perlakuan yg merendahkan harag diri bangsa, semoga Jokowi-JK dpt mewujudkan itu semau dlm 5 thn ke depan & 5 thn berikutnya….

  28.  

    Dari dulu hanya rencana-renacana saja, bosan!!

    •  

      Rencana gimana…Bung??

      Janji Kartu2 Sakti sudah Realisasi…
      Tegas soal maling ikan jg sudah Realisasi…
      Pemotongan birokrasi seperti pembayaran SIM/STNK via ATM…Realisasi juga

      Apapun yg terjadi dulu, sekarang Presiden kita adalah Beliau. Apa Anda tidak mendukung Presiden Negara anda sendiri??

      Move On…Bung

  29.  

    Sangat ….sangat….setuju. Nanti TKW yang keluar negeri adalah tenaga kerja yang terdidik profesional BUKAN pembantu rumah tangga atau kuli pabrik, tetapi tenaga yang memiliki keahlian khusus (misalnya perawat profesioanl) dengan jaminan dan gaji yang standard internasional.

  30.  

    Kami siyap jikaharus kerja di negegri sendi kalo gaji nya 5.juta sekarang kebutuhan semakin mahal sehari enga cukup 50.000

  31.  

    gadis kalijodo ada umr nya 15jt cc.

 Leave a Reply