Mar 112019
 

Jet tempur siluman F-35 mendarat di kapal induk USS George Washington (CVN 73) © US Navy via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Singapura akan melakukan pemesanan awal untuk 4 pesawat tempur siluman F-35 untuk tes lengkap dengan opsi tambahan 8 unit, kata Menteri Pertahanan Ng Eng Hen dalam pidato debat Komite Pasokan Departemen Pertahanan (MINDEF) di hari Jumat, 1 Maret, seperti dilansir dari laman Channel News Asia.

Dr Ng mengatakan bahwa MINDEF akan mengeluarkan Letter of Request (LOR) kepada AS terkait pembelian tersebut.

“LOR kami akan meminta akuisisi awal empat F-35, dengan opsi delapan berikutnya jika kami memutuskan untuk melanjutkan”, katanya. “Sebagaimana disyaratkan oleh hukum AS untuk penjualan militer asing, Kongres AS harus menyetujui penjualan F-35”.

Harga satuan pasti dari jet-jet itu belum difinalisasi, meskipun Dr Ng mengatakan bahwa total biaya kepemilikan armada F-35, termasuk perawatan sepanjang umurnya, adalah sama seperti program F-15SG.

“Berdasar penilaian Badan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Pertahanan (DSTA), bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengajukan permintaan Singapura”, kata Dr Ng, mencatat bahwa harga F-35 telah “terus turun” karena “pesanan yang sehat” dari AS dan 10 negara lainnya.

“Harga unit F-35 saat ini berkisar dari US $ 90-115 juta atau ulai S $ 122 juta per pesawat, sebanding dengan apa yang telah kita bayar untuk F-15SG”, lanjutnya

Menurut sang produsen, Lockheed Martin, bahwa jet tempur F-35B – varian lepas-landas lintasan pendek/mendarat vertikal – yang dikabarkan sedang diminati Singapura, menelan biaya sebesar US $ 115,5 juta.

Jet tempur F-15SG dikawal sepasang jet tempur F-16C, ketiganya milik Angkatan Udara Singapura (RSAF). © aamanatullah via Wikimedia Commons

Pakar Studi Strategi dan Militer di S Rajaratnam School, Bernard Loo menuliskan dalam komentarnya pada tahun 2009 bahwa kontrak awal untuk 12 jet tempur F-15SGs saat itu adalah senilai US $ 1 miliar, meskipun ini kemungkinan merupakan paket kesepakatan termasuk pelatihan, avionik dan sistem tempur lainnya, dan tentunya lebih murah dari yang disebutkan Dr Ng (US 90-115 juta).

“Meskipun demikian, MINDEF akan terus bekerjasama dengan Departemen Pertahanan AS untuk mengoptimalkan biaya operasional dan pemeliharaan”, tambah Dr Ng.

Pada bulan Januari, MINDEF mengatakan telah mengidentifikasi F-35 sebagai “pengganti paling cocok” untuk F-16 yang menua, setelah evaluasi teknis yang berlangsung lebih dari lima tahun.


“Faktanya, Presiden Trump menulis kepada PM Lee bulan lalu menyambut rencana Singapura untuk memperoleh F-35,” tambahnya.

Dr Ng telah mengatakan dalam sebuah posting Facebook bahwa MINDEF akan membahas rincian dengan pihak-pihak terkait di AS untuk “memajukan proses”, sebuah fase yang itu mungkin memakan waktu 9 hingga 12 bulan. Rincian yang akan dibahas termasuk harga, varian, dan logistik.

Menteri Pertahanan mengatakan Singapura memiliki dukungan baik dari Pemerintahan dan Departemen Pertahanan AS untuk usulan pembelian F-35 ini, yang membanggakan beberapa kemampuan stealth, jaringan dan penginderaan terbaru.

“Selama pertemuan saya dengan Penjabat Sekretaris Pertahanan Patrick Shanahan di Konferensi Keamanan Munich dua minggu lalu, dia juga mengatakan bahwa AS sangat menghargai keputusan Singapura”, kata Dr Eng.

  6 Responses to “Singapura Siap Beli 4 F-35 untuk Tes Menyeluruh – Menhan”

  1.  

    Mantul…..

  2.  

    Dihajar Mig21 rontok juga. . . wkwkwkk

  3.  

    Gak salah neh beli f35..??? Asia tenggara banyak ujan petir lho bos… kl ntar f35 nya meriang kayak milik british gmn… keseringan terbang ujan2an ntar jubah sluman slumun nya luntur jd karatan lho bos…

  4.  

    ketinggian, jf17 MALON bisa kejang² pilotnya berhadapan F35

  5.  

    Memang singaporn selalu selangkah di depan. Sayangnya wilayahnya cuma seupil..

  6.  

    Singapor, mau beli F35, karena.indonesia mau beli.S35 , untuk ngimbangi mungkin takut firnya diminta dan diambil pengelolaaannya, tp kira2 kpn s35 nyampai