Jul 152017
 

Kapal Selam Indonesia (Hiu Kencana)

Raytheon Anschutz telah mengirim modul kemudi kapal selam tipe S55 (customized), termasuk disain baru sistem autopilot tiga dimensi, serta sistem pemantauan baterai, kepada Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME), yang sedang membangun kapal selam terbaru untuk Angkatan Laut Indonesia.

Autopilot sistem baru ini memiliki kontroler yang kuat yang menjamin kemudi dan manuver yang aman, dengan kecepatan, ketepatan dan kebisingan minimal. Sebagai sistem berbasis perangkat lunak, autopilot dapat menawarkan rentang fungsional yang diperluas, termasuk integrasi cerdas dari sistem kemudi rudder dengan grafik laut (electronic sea chart) atau sistem kesadaran situasional untuk pengarahan waypoint dan perencanaan manuver taktis.

Ray Schmitz Anschutz Gerald Baden, yang memimpin area bisnis kapal selam, menyatakan: “Autopilot 3D baru kami menunjukkan ketepatan kemudinya yang penuh dan pelanggan kami telah menyatakan kepuasan mereka terhadap ketahanan dan kinerja solusi kemudi terpadu. Tes penerimaan untuk kapal selam Indonesia ini merupakan keberhasilan ketiga dari autopilot baru dalam program kapal selam internasional.”

Sistem ini telah bekerja di seluruh Sea Trials, yang disuport oleh spesialis teknik (di dalam kapal) dan layanan servis dari Raytheon Anschütz.

Hull 7712 adalah yang pertama dari tiga kapal selam kelas 209 untuk Angkatan Laut Indonesia. Mereka menampilkan desain yang dimodifikasi dan sedang dibangun di galangan Okpo Daewoo di Korea Selatan, dilansir Raytheon-anschuetz.com, 13/7/2017.

 Posted by on July 15, 2017