Jul 012019
 

Sistem rudal pertahanan udara S-300 buatan Rusia © Kemhan Rusia via Wikimedia Commons

Perusahaan analisis citra satelit Israel pada hari Minggu mengatakan seluruh sistem pertahanan udara S-300 Suriah tampaknya sudah beroperasi, menunjukkan ancaman yang lebih besar terhadap kemampuan Israel untuk melakukan serangan udara terhadap pasukan Iran dan pro-Iran di Suriah.

Hingga saat ini, hanya tiga dari empat peluncur rudal darat-ke-negara yang terlihat sepenuhnya didirikan di pangkalan Masyaf di Suriah barat laut.

Tetapi foto-foto satelit yang dirilis pada hari Minggu menunjukkan ada posisi peluncur yang keempat juga, sekitar sembilan bulan setelah Rusia memberikan sistem pertahanan udara ke Suriah, menurut ImageSat International Israel.

Pada 19 Februari, perusahaan itu mengatakan sistem umumnya tampak operasional, berdasarkan beberapa citra satelit baterai, yang terdiri dari tiga peluncur.

“Gambar-gambar dari tiga peluncur yang didirikan pada berbagai waktu di Suriah menunjukkan bahwa sistem mungkin operasional,” tulis perusahaan itu di situs webnya pada saat itu.

ImageSat mengatakan pada saat itu bahwa peluncur keempat, yang kini telah terlihat didirikan, adalah “mungkin elemen yang tidak valid, dummy, atau hanya berfungsi sebagai penipuan.”

Foto-foto satelit yang dikeluarkan oleh ImageSat International tampaknya memperlihatkan empat peluncur rudal S-300 dalam posisi terangkat di kota Masyaf di Suriah barat laut pada 30 Juni 2019. (Foto : ImageSat International)

Israel telah mengancam untuk menghancurkan sistem S-300 jika digunakan melawan jet tempurnya, terlepas dari potensi pukulan balik dari Rusia.

Moskow mengumumkan pihaknya memberikan sistem canggih kepada militer Suriah menyusul jatuhnya sebuah pesawat mata-mata Rusia oleh pertahanan udara Suriah selama serangan udara Israel pada bulan September. Rusia secara terbuka menyalahkan Israel atas hilangnya pesawat pengintai dan 15 awaknya, dengan mengatakan pilot Israel menggunakan pesawat mata-mata sebagai penutup selama serangan.

Tuduhan itu ditolak oleh Yerusalem, yang menyalahkan jatuhnya pesawat Rusia pada pasukan Suriah yang menembakkan pertahanan udara mereka dengan liar dan terus melakukannya setelah jet tempur Israel meninggalkan daerah itu.

Rusia mengatakan platform S-300 yang diberikannya kepada Suriah setelah insiden September akan “mendinginkan kepala” di wilayah tersebut.

Selain peluncur rudal pencegat, Moskow juga memberi Suriah radar baru, sistem penargetan, dan pusat komando.

Sejak sistem itu disampaikan pada Oktober, Rusia telah melatih pasukan Suriah untuk mengoperasikan platform pertahanan udara yang kuat.

Selama bertahun-tahun, Israel telah melancarkan kampanye melawan sekutu Damaskus Iran, yang dituduhkan Yerusalem sebagai upaya untuk membangun kehadiran militer permanen di Suriah untuk mengancam negara Yahudi itu.

Akuisisi Suriah dan akhirnya operasi sistem S-300 menandai peningkatan substansial dalam kemampuan pertahanan udaranya. Namun, Israel telah lama dikabarkan mampu melakukan manuver di sekitar sistem atau menghancurkannya, meskipun itu akan berisiko menyebabkan keretakan diplomatik besar dengan Rusia, negara adidaya yang paling berpengaruh di kawasan itu.

Israel mengatakan telah melakukan ratusan serangan udara terhadap target terkait Iran, sebagai bagian dari kampanye untuk mencegah Teheran membangun kehadiran militer di Suriah.

Militer Suriah tahun lalu mengatakan pihaknya percaya sistem pertahanan udara S-300 sebagian besar akan menghentikan serangan Israel terhadap target di Suriah.
Times of Israel

 Posted by on Juli 1, 2019

  14 Responses to “Sistem Pertahanan S-300 Suriah Sudah Siap Operasional”

  1.  

    Imbas Embargo Dari USA Terhadap Rusia dan Iran…..Sekarang Rusia Tidak Perduli lagi atas Ancaman dari USA…Khususnya Untuk Negara yg Kena Embargo ( Catsa ) dari USA…Contohnya Iran , Turkie , Suriyah , Venezuela , Dll….Semuanya akan Disuplei Alutsista Canggih Dari Rusia….Kalau sudah begini…USA dan Kroni kroninya akan sulit Untuk meng Obok obok negara yg Kena Embargo….Belum lagi Alusista dari RRC akan mengalir deras kesegala penjuru pada negara negara yg vkena Embargo dari USA….

  2.  

    Belum Lagu Korea Utara yg sudah terlanjur Sakit Hati….Akan Bersatu Padu Dengan Rusia , RRC, IRAN , SURIYAH , TURKEI, VENEZUELA,mungkin juga PAKISTAN ,AFGHANISTAN ……Sangat BErbahaya

  3.  

    Kata siapa, Ente gak baca berita ya Mr. Trump udah dateng dan ketemu ama Kim Jong Un ampe lewat DMZ gitu. Kim Jong-un ampe girang gitu?? Kudet ya. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

  4.  

    Tapi Sanksi CAATSA itupun gak sebaku itu @daud japek.

  5.  

    Tetap harus ditentukan Kongres AS.

  6.  

    Indonesia bisa kok beli ini, vietnam boleh kenapa kita gk boleh???? Jangan terlalu paranoid, kita punya renacana dan proyek yg cukup besar tuk membeli produk us, jd gk mungkin us mau rugi besar kehilangan proyek2 pembelian produk militer mereka karena memberi sanksi catssa kepada indonesia yg membeli produk rusia,,,isu2 global yg dimunculkan trump dan sanksi2 catssa ini sesungguhnya strategi us untuk meningkatkan penjualan produk mereka dan menekan pengaruh produk china dan rusia, tp kalau kita jauh lebih banyak beli produk us pastinya mereka berfikir ribuan kali tuk memberi sanksi catssa kepada indonesia karena membeli produk rusia.

  7.  

    Rupanya RRC bukan termasuk dalam CAATSA, tapi disanksi karena pembelian peralatan perang Russia…. Jadi pernyataan saya ini meralat pernyataan saya yang lalu kalau CAATSA termasuk RRC juga.

  8.  

    Dan transaksi dengan orang2/individual2 yang masuk dalam daftar CAATSA, bukan hanya karena pembelian peralatan perang Russia.

  9.  

    Sebaiknya Indonesia tetap beli Nasams aja daripada beli S-300/400/500. Itu karena hanud Rusia gak punya IFF untuk data pespur yg udah Indonesia gunakan kecuali Flanker. Bisa bisa kalo terjadi perang bisa salah tembak ntar. Lebih baik beli Patriot aja kalo perlu tambah THAAD buat ngadepin rudal balistik tetangga atau rudal balistik nyasar dari China.

  10.  

    Katanya Gak mungkin Indonesia beli n dikasih Rudal THAAD ama Pakde Sam ! Kayak Filmnya Tom Cruise: Mission Imposible. La wong Australia yg jadi keponakannya aja Gak dikasih Singapura yg jadi anak angkat e aja juga gak dikasih ! Apa lagi kita anak kandung bukan saudara juga bukan ??? Wkwkwkwkw….

  11.  

    Agato Sugimura….Sebaiknya di Suruh Kuliyah….Biar Paham dan Mengerti

  12.  

    Tak tambah tetangga juga jauh…wkwkwkw…

  13.  

    Gimana cara replay seh kok ngak bisa…maklum orang baru….!!!

  14.  

    “Israel telah mengancam untuk menghancurkan sistem S-300 jika digunakan melawan jet tempurnya, ”
    —————————————————————————–

    Lhooo…iki piye bocah zionis satu ini. Bukannya didatangkan aystem hanud itu utk menanhkal rudal maupun pespur panjenwngan yg sering nakal masuk ke halaman org. Kok malah ngancam. Memang tugasnya utk itu kok….xicizicixicix