Feb 022014
 
Nakhoda Ragam Class TNI AL

Nakhoda Ragam Class TNI AL

Salah satu langkah maju dalam up-grade Nakhoda Ragam Class, adalah pengadaan sistem pertahanan udara VL Mica, buatan MBDA Perancis. Dengan adanya VL Mica, pertahanan udara kapal perang ini, mampu menyergap sasaran sejauh 20 km dengan ketinggian 30 ribu kaki, untuk segala jenis ancaman udara. VL Mica memiliki hulu ledak 12 kg dan berkemampuan fire and forget.

Rudal pertahanan anti-udara VL Mica MBDA

Rudal pertahanan anti-udara VL Mica MBDA

VL Mica menggantikan sistem rudal anti pertahanan udara Seawolf yang dipasang Brunei Darussalam di NR Class pada tahun 2005-an, namun rudal ini sudah tidak diproduksi oleh MBDA. Rudal Seawolf digantikan dengan versi yang lebih baru CAMM-L.

Jika dibandingkan denga sistem pertahanan udara Korvet Sigma Class, maka NR Class mengalami peningkatan. KRI Diponegoro Sigma yang mulai bertugas tahun 2007, hanya dilengkapi rudal anti-udara Mistral TETRAL, buatan MBDA.

KRI DIPONEGORO 365 - Rudal Mistral TETRAL (photo: Fay Aldrian)

KRI DIPONEGORO 365 – Rudal Mistral TETRAL (photo: Fay Aldrian)

Pertahanan udara Mistral Tetral, hanya bisa menetralisir ancaman udara jarak dekat dengan jangkauan 5 kilometer dan low altitude. Dengan jangkauan itu, Mistral hanya bisa melumpuhkan helikopter ataupun rudal yang datang (low altitude) dan telah sangat dekat. Pesawat tempur musuh dan rudal Sea Skimmers relatif aman dari ancaman Mistral.

KRI DIPONEGORO 365 - Rudal Mistral TETRAL (photo: Fay Aldrian)

KRI DIPONEGORO 365 – Rudal Mistral TETRAL (photo: Fay Aldrian)

Destroyer Hobart Class
Seiring perkembangan geopolitik dan kemajuan teknologi, ancaman yang bisa datang ke Indonesia, juga meningkat. Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/ RAN), pada tahun 2016 mendatang akan dilengkapi dengan Destroyer Hobart Class.

Hobart Class Air Warfare Destroyers, Australia.  Kapal Pertama Royal Australian Navy yang dilengkapi Aegis combat system

Hobart Class Air Warfare Destroyers, Australia. Kapal Pertama Royal Australian Navy yang dilengkapi Aegis combat system

Kapal perang ini merupakan “Air Warfare Destroyer”, untuk melindungi armada laut Australia. Hobart Class menggunakan Aegis combat system dan dilengkapi 48 tabung Vertical Launch System Mark 41, yang bisa meluncurkan: RIM-66 Standard, RIM-67 Standard, RIM-161 Standard Missile 3, RIM-174 Standard ERAM, Tomahawk (missile), RUM-139 VL-ASROC, RIM-7 Sea Sparrow, dan RIM-162 ESSM.

VLS Mk41, USS Mahan DDG 72

VLS Mk41, USS Mahan DDG 72

Hobart Class akan dilengkapi SM-2 standard missile dan long-range anti-aircraft missile SM-6. Destroyer Australia ini nantinya mampu
bertahan dan menghancurkan rudal maupun pesawat tempur dalam jarak 150 km.

Konsep Air Warfare Destroyer, Hobart Class, Australia

Konsep Air Warfare Destroyer, Hobart Class, Australia

PKR Sigma 10514
Indonesia juga akan memiliki frigate baru pada tahun 2016 nanti, yakni PKR Sigma 10514 yang modulnya di bangun di Belanda, Rumania dan Surabaya. Namun frigate 10514 ini pun diperkirakan hanya menggunakan sistem rudal anti pertahanan udara jarak pendek, VL Mica.

Pengadaan VL Mica TNI AL (photo; arc.web.id)

Pengadaan VL Mica TNI AL (photo; arc.web.id)

VLS Launcher MK 41
Selain Australia dengan Hobart Class-nya, negara lain yang lebih dulu menggunakan VLS Mark 41, adalah Jerman dengan Brandenburg class-nya (F123). Frigate berbobot 3600 ton ini digunakan Jerman mulai tahun 1994 dan masih digunakan. Namun Jerman telah memensiunkan frigate yang lebih tua (F-122), yakni Bremen Class, dengan bobot yang nyaris sama dengan Brandenburg class.

Frigate  Brandenburg Class, Jerman

Frigate Brandenburg Class, Jerman

Frigate Bremen Class aktif di militer Jerman mulai tahun 1982- 1990 dan pada tahun 2013 mulai dipensiunkan, karena akan digantikan dengan F-125.

Frigate  Brandenburg Class, Jerman

VLS Mk41 di Frigate Brandenburg Class, Jerman

Bremen Class dilengkapi dengan 16 tabung RIM-7 Sea Sparrow, rudal anti udara jarak menengah. Tentunya rudal tua ini bisa diganti dengan Evolved Sea Sparrow missile (ESSM)/ RIM 7R atau RIM-162 ESSM Mark 25. Atau jika diijinkan, bisa lompat langsung ke tabung Mark 41 VLS yang digunakan Frigate Brandenburg Class Jerman dan Hobat Class Australia. Hubungan militer Indonesia dengan Jerman telah berlangsung lama dan semakin membaik. Peluang ini seharusnya dimanfaatkan.

Frigate Bremen Class Jerman yang pensiun tahun 2013

Frigate Bremen Class Jerman yang pensiun tahun 2013

Jika Jerman atau NATO tidak mengijinkan penggunaan ESSM/ RIM-162 atau VLS Mark 41, Indonesia masih memiliki alternatif lagi dengan mengusung ASTER 30 atau Aspide 2000 buatan MBDA, perusahaan yang memasangkan VL Mica untuk Korvet NR Class Indonesia.

Frigate Bremen Class Jerman yang pensiun tahun 2013

Frigate Bremen Class Jerman yang pensiun tahun 2013

Dengan adanya frigate Bremen Class atau sejenis yang mengusung rudal anti pertahanan udara jarak menengah/jauh, armada kapal Indonesia yang sedang dibangun, memiliki pelindung yang disegani. (JKGR).

  260 Responses to “Pertahanan Udara Kapal Perang Indonesia”

  1. Wah bsk pagi pasti bnyk ulasan menarik dr para sesepuh…..ayo bung satrio dtunggu pencerahan nya.

    • Kalau memang bisa beli yang lebih canggih, ngapai beli yang setengah-setengah. Perang sesungguhnya telah membuktikan bahwa kapal perang yang lebih canggih dan lebih hebat persenjataannya akan unggul dan memenangkan peperangan.
      Jadi kalau memungkinkan beli destroyer yang lebih canggih dari Asue punya, ya sebaiknya harus beli. Entah dari mana dapatnya bisa dari jerman, rusia atau darimana saja yang penting dapat kapal perang yang canggih.

    • Ironi Kapal Fregat Eks Brunei

      All hands,

      Tiga kapal fregat kelas Nakhoda Ragam yang tak jadi diambil oleh Tentera Laut Diraja Brunei Darussalam dipastikan akan masuk dalam jajaran armada Angkatan Laut Indonesia. Sebagaimana diketahui, sekitar 2008-2009 kapal itu sebelumnya juga pernah ditawarkan kepada kekuatan laut Indonesia, namun saat itu Angkatan Laut Indonesia menolaknya. Kini dengan berjalannya waktu Jakarta kembali berminat terhadap kapal perang buatan Inggris tersebut.
      Tak dapat dipungkiri bahwa Angkatan Laut Indonesia sendiri mengakui dari sisi sistem senjata dan teknologi, kapal fregat eks Brunei itu lebih canggih daripada korvet kelas Sigma yang diakuisisi kekuatan laut Indonesia dari Belanda. Pertanyaannya adalah mengapa Brunei dapat memesan kapal perang yang lebih canggih daripada Indonesia? Apakah karena faktor ketersediaan anggaran ataukah faktor lainnya?
      Apabila ditelusuri lebih jauh, Brunei dapat memesan kapal perang secanggih itu bukan karena faktor anggaran, tetapi karena faktor keinginan alias will yang kuat untuk membangun Angkatan Lautnya. Angkatan Laut Indonesia bisa saja memesan kapal perang yang dilengkapi dengan sistem senjata secanggih kelas Nakhoda Ragam. Namun kekuatan laut Indonesia memilih versi minimalis saat menyepakati pengadaan korvet kelas Sigma.
      Mengapa versi minimalis? Karena yang penting Indonesia memiliki kapal perang buatan terbaru. Selain itu, banyak faktor lainnya yang pada akhirnya kapal perang yang dipesan dari Belanda adalah versi minimalis. Kalau Jakarta memesan versi terlengkap, tak perlu diragukan kalau Damen Schelde dan Thales mampu melengkapinya.
      Adalah suatu ironi bila Indonesia bisa memiliki kapal perang yang lebih canggih daripada yang dimilikinya saat ini karena faktor keberuntungan, bukan by design. Kalau by design, sangat nampak Indonesia tak mau memilikinya dengan beragam alasan yang sebenarnya gampang dipatahkan.

  2. 1 paket Exocet blok 3 , dipasang dimana ya, tanggung amat cuma 1 paket πŸ˜•

    • PKR 10514
      cmiiw

      • beli per paket untuk per kapal kali ya? di ARC tertulis masih ‘proses lelang’ alias belum jelas kapan diterima. Sigma 10514 pertama selesai 2016, itu paling kisaran waktunya.
        Exocet blok 3 unggul dimana ya? sepintas masih dibawah Yakhont.

        MM40 Block 3: kecepatan Mach 0.92 dan jangkauan ‘cuma’ 180km
        Yakhont: kecepatan Mach 2.5 dan jangkauan 300km

        • Sudah dianggarkan di MEF I untuk di instal di PKR 10514 yang pertama..kalau proses lelang ini agak sumir karena jenisnya cuma satu (exo) dan prosusennya juga satu (perancis) kecuali ada exo bikinan malaysia bisa dilelang,,murah mana ,,,artinya mungkin lelang itu tahap sebelum pengadaan siapa rekanan yang lebih murah mendatangkannya rudal tsb πŸ˜€

          Unggulnya dintegrasi CMS Thales dan kapasitas membawa rudalnya lebih banyak

          Kalau dipasang yakhont harus memakai sensor yang stand alone tidak terintegrasi dengan Thales.
          dan bawanya paling banter 4 biji ,,karena tonase kapal yang nanggung dan perannya multy rool,kalau perannya hanya znti permukaan saja mungkin bisa dengan mengorbankan peran yang lainnya
          Yakhont the great misille with the great plattform berarti…???

          • berarti butuh platform bongsor produk Russia setrong πŸ™‚ yang menyaiki Yakhont hanya Harpoon 1D, itupun masih kalah di jangkauan (278km), kecepatan dan warhead

            mengenai lelang MM40 Block 3 sepertinya lelang pengadaan, kecuali ada Exocet KW2 :mrgreen: mungkin karena cuma 1 paket jadi ga G to G dan via pihak ke tiga, jatohnya jelas akan lebih mahal daripada beli kodian

          • bung satrio gimana dgn isu akuisisi OHP ?

          • @Bung Fadil
            OHP class itu disinformasi saja
            Jauh hari saat disetujui pembelian Apache menlunya US Hilarry Clinton saat datang ke Indonesia berharap OHP class dan hello seasprite diambil oleh kita.
            OHP langsung ditolak sedang penawaran siemprit kita sempat galau karena biaya perawatan yang 7milyar perbulan ..finally emprit ditolak juga.
            kalau sekarang ngomong OHP lagi failed

            Ini Warjager kagak denger selentingan berita ya ??
            dari balik tembok istana sdg proses tender rudal dan radar jarak menengah …apa aja kira kira isinya
            hehehehe

          • syukurlah kalau itu hanya disinformasi aja mas,soalnya ane rada g rela klu OHP yg diakuisisi soalnya psti banyak syarat yg ikut dibelakangnya.

            kalau untuk rudal dan radar apa yg dari cina itu ya mas.?

          • @Bung fadil
            Kalau ente baca disinformasinya diwarung sebelah OHP class ya ane kagak ngarti gimana mantepnya leak disana :mrgreen:

            kalau Leak dari ane ini karikatur yang nongol di 5 oktober
            http://www.f-209.de/images/fregatte.gif
            hehehehe

          • ane sih smpt kepikiran aja bung klu OHP mngkin hanya disinformasi aja apalagi ane smpt bc britanya klu pemerintah udah nolak ni kapal tp takutnya tiba” ada prubahan rncn aja. kalau pengadaan kapal dr rusia apa slh satunya juga bs hadir tahun ini bung atau nunggu mef 2 berjalan.?

          • Dari ruskie nunggu konfirmasi 4 orang yang berangkat minngu ini
            ada 5-6 kirvak II yang siap untuk dipinang dengan skema hibah

            Yang mungkin nanti mau ditawarkan ke formiler berkaitan dengan MEF 2 produk ruskie adalah slava class buat flag shipp..yang bisa nenteng S 300 versi laut
            kita tunggu aja apa bener analisanya,,apakah bentar lagi rame di diskusikan kirvak,slava,talwar,sovremenny atawa steregushchy
            hehehehe

          • oh iya bung.ngomong” yg brngkt ini apa hanya nego mslh matra laut atau sekalian ama matra udara dan darat.?

            kayaknya untuk krivak kemungkinan kita akan akuisisi maksimal 4 unit aja,terus kalau untuk brand new semacam talwar mngkin akhir mef 2 baru bisa merapat ke indonesia. ane sih berharap slava bisa dijadiin flagship

          • 4 orang team dari ALsekalian melihat kapal permukaan
            team dari AU berangkat tersendiri untuk SU 35 dan nyoba teknologi Sukhoi yang akan dibungkus

            yup kapal permukaan baru ,macam dzp,talwar stregushchy,tambahan Pkr 10514 bisanya dianggarkan di MEF 2
            kalau kirvak II mungkin bisa dimasukan di anggaran tahunan APBN multy year (IMHO)
            ane juga ngarep banget ama slava biar hobart tidak lenggang kangkung

          • bung @Satrio, ada yang menarik mengenai slava class, walau design tahun 60-an tapi pada tahun 2010 Ukraina dan Russia setuju untuk mengembangkan dan memproduksi kapal kelas ini

            posisi launcher rudalnya sangat khas. saya lagi mikir bagaimana jika TNI beli kapal sekelas ini (atau kelas destroyer dibawahnya) full dgn persenjataan, apa mungkin? kapal perang Russia dijejali persenjataan dengan jangkauan jarak yang jauh sampai 700-1000km

            jika persenjataannya fitted but not with jelas percuma saja. Sangat penting bagi Indonesia untuk diakui sebagai kekuatan regional terpercaya yang layak diijinkan memiliki persenjataan berjangkauan jauh, apalagi jika RAN nanti mengoperasikan Hobart yang bisa membawa tomahawk. sebagai penyeimbang, TNI harus punya kekuatan setara.

            cooling down dengan RAN mungkin salah satu upaya tidak merusak citra militer Indonesia di mata internasional. dan upaya provokasi RAN adalah upaya terukur untuk membuat Indonesia kalap dan membuat blunder hingga barat (US) bisa mengajukan protes pada Russia agar tidak mempersenjatai TNI dengan persenjataan berjangkauan jauh. Kasus Iran dan Syria bisa dijadikan rujukan

          • yang terpenting kalau menurut saya TNI AL dan Menhan harus fokus pada rencana awal pengembangan kekuatan. anggaplah apa yg bung satrio katakan benar maka jangan sampai pada saat mau diakuisisi tiba” ada perubahan rencana karena desakan dari luar atau karena iming” yg laiinnya.

            pemerintah juga harus fokus untuk merektrukturisasi semua galangan kapal milik negara agar bisa dijadikan tulang punggung pembangunan kapal perang. dalam angan-angan saya kedpan bukan hanya PT Pal yg akan membangun PKR tetapi PT IKI dan kodja bahari juga bisa melaksanakan sehingga kebutuhan kapal perang bisa segera tercapai

          • ternyata Steregushchy class adalah harapan lama. sejak 007 sudah dilakukan agreement in principle (pending a full contract)

            Rusia, Indonesia menandatangani perjanjian konstruksi corvette
            14:20 29/06/2007
            ST . PETERSBURG (RIA Novosti) Rosoboronexport mengatakan pihaknya telah menandatangani perjanjian kontrak untuk desain dan konstruksi korvet untuk angkatan laut Indonesia. Perjanjian tersebut membuka kerjasama lebih lanjut terhadap desain dan konstruksi korvet dengan model berbasis Proyek 20.382 Steregushchy Rusia untuk angkatan laut Indonesia, demikian menurut Rosoboronexport dalam sebuah pernyataan di pameran angkatan laut di St Petersburg .
            Ke dua pihak sepakat untuk menandatangani kontrak resmi pada pembangunan korvet dalam waktu dekat. Sumber anonim di angkatan laut Indonesia mengatakan kepada RIA Novosti bahwa pembangunan korvet pertama bisa mendorong kerjasama pengembangan program bersama Rusia – Indonesia untuk pembangunan kapal jenis ini .
            ” Indonesia akan membuat keputusan akhir tentang masalah ini di masa depan,” kata sumber itu

            Russia, Indonesia sign corvette construction agreement

          • Yup Tiger class (versi ekspor) dari steregushchy dipending terakhir karena Ruskie kagak bersedia berbagi ama spanyol berkaitan dengan kepekaan masalah teknologi dan uang

            Indonesia saat itu ingin cmsnya make Thales biar bisa terintegrasi dengan sigma,,dan galangan spanyol yang akan nginstal cmsnya

            ane kan pernah bilang tiger class bisa saja suatu saat dihidupkan kontraknya maksutnya ya steregushcy ini,,perkembangan teknologi dan politik bisa saja mewujutkannya,

          • sharing browsing

            The Kashtan CIWS on the first two ships (Steregushchy class) was replaced in subsequent vessels by 12 Redut VLS cells containing 9M96E medium-range SAMs of the S-400 system

            SAM 9M96E untuk corvette sekelas Sigma 10514.
            Performance
            Max Range: 120 kilometer
            Min Range: 1 kilometer
            Target’s Max Altitude: 35,000 meter

            subsequent Steregushchy adalah Gremyashchy-class. Jika Kashtan diganti Redut 9M96E CIWS diganti 2 x AK-630M, masih lumayan walau tidak sesangar CIWS Kashtan

            http://ts2.mm.bing.net/th?id=H.4966293364018069&pid=15.1

            selengkapnya armament Gremyashchy-class:

            1 x Arsenal A-190 100mm
            2 x MTPU pedestal machine gun 14.5 mm
            2×8 Redut VLS cells
            2 x AK-630M CIWS
            1×8 VL P-800 Oniks or
            1×8 VL 3M-54 Klub(91RE2) or
            1×8 SS-N-29 /Medvedka-VE anti-sub missile
            2×4 400mm torpedo tubes (for Paket-NK)

            jauh lebih berotot daripada persenjataan Sigma10514 saat ini. mudah2an agreement in principle 2007 bisa teralisasi di MEF2 ini

          • ternyata itu ya bung Satrio penyebab tiger class dipending,tak kirain karena pergantian KSAL.
            kalau memang rusia g mau berbagi duit dengan spanyol,knp pembangunan hullx ttp di spanyol bung.?knp tdk seluruhnya dikerjakan di rusia.?.
            kalau kontraknya dihidupkan kmbali berarti Rusia sdh mngijinkan Indonesia mmakai Thales.

          • @bung fadhil
            Bisa saja dilanjutkan nggak makai thales

            Bila Indonesia sudah siap /mempunyai teknologi yang bisa mengintegrasikan semua cms dan avionik baik dari blok barat dan dari blok timur
            (Teknologi ini yang terus kita uber)
            Atau Steregushchy akan dikelompokkan dan diintegrasikan dengan alutsista dari blok ruskie lainnya dan bisa ditempatkan di kogabwilhan timur.,

          • Garisbawahi: jauh lebih berotot daripada persenjataan Sigma10514…

            Pada PD II armada Belanda dimusnahkan Jepang dalam pertempuran Laut Jawa, bukan CV yang mengesankan dan pantas dilirik ketika mengevaluasi negara calon ‘vendor’ kapal perang…

            Buyan-M yang ukurannya 3/4 Sigma 10514 juga jauh lebih gahar…

          • bung nowyoudont kira2 tabung2 yang dipasang pada slava class yang gambarnya anda post ntu rudal apaaan yah , kok sangar banget kayaknya

          • bung @pro mild, tabung itu launchers untuk SSM Bazalt. jangkauannya 550km (P-500) atau 700 km ((P-1000). mantap ya? kecepatannya juga tinggi dengan 2.5 Mach. Hulu ledaknya bisa diisi peledak konvensional atau nuklir. jumlah yang bisa dibawa 16 unit, cukup untuk mengancam kapal induk

          • boleh juga tuh punya satu ato dua bwt ditaroh di selatan dan utara., ngarep.com

        • rudal yakhont sangat baik dan canggih,,,dibeli thn 2007 (jaman mega) sebagai jawapan atas kasus bawean thn 2003,..
          di luncurkan thn 2011,peluncuran pertama gagal mengenai sasaran ..itu sepertinya di kerjain sama USA via satelit,…(juga terjadi dengan rudal brahmos india,pada saat peluncuran perdana)
          yang lebih menjengkelkan operator dari rusia main KABUR begitu saja.
          dasar negara kartel..!
          TETAPI…!!
          UNTUK YANG KE DUA THN 2012 tampa bantuan operator rusia..! hasilnya ini..!

          http://www.youtube.com/watch?v=d5O9pP1NWkA

          MAJU INDONESIAKU

          he he he
          santai aja bang

      • apakah fregslat 10514 nantinya ada alternatif lain untuk di isi yakhont supaya lebih ngacirrr dg jarak 300km.dan RIM162 bung….

  3. Jika RAN 2016 mengoperasikan destroyer class, itu sama saja artinya pada tahun yang tidak begitu jauh dari 2016 TNI AL juga akan megoperasikan KRI kelas destroyer. Amin.

    Mudah-an TNI dan Kemenhan melirik produk Russia untuk SAM dan SSM destroyernya-nya, jika perlu kapalnya juga sekalian. Soal rudal Russia masih nomor wahid

  4. Absent….5 besar….hehe

  5. bung diego..
    VL-mica memiliki hulu ledak (( 12km )) dan berkemampuan fire n forget. apa maksudnya 12kg.bung.

  6. Sekali lagi, Ujung-ujungnya UANG, siapa punya duit banyak dia punya lebih banyak pilihan………..

    Sekali lagi, Ujung-ujungnya PEMBERANTASAN KORUPSI yang tak berujung, lamaaaaaaa……….

    Hadapi saja yang ada (Realita), Dengan uang yang CEKAK, butuh gabungan antara MINIMALIS dan STRATEGI JITU.

    Kalau pendapat saya mending, PKR Sigma ke-5 keatas, dikasih senjata “Shtil-1/Smerch” atau sederajat buatan Rusia, karena kemungkinan Indonesia akan dihadang Australia-Singapura-Malaysia dalam pembelian Advanced Tech Alutsista dari BARAT

    • setuju sama usulan bung melektech. kabarnya perihal penggunaan exo block iii, clearance dari perancisnya mengalami hambatan. dikarenakan lobby jiran dan serikatnya. mereka khawatir nanti pengalaman kasus perang malvinas berlaku kembali. akibatnya mungkin proyek pkr molor karena masalah clearance tersebut. harapannya produk pkr dimasa depan bisa menggunakan persenjataan ex rusia. pihak thales seharusnya diwajibkan pengintegrasiannya semua platform (iff). mengingat mereka sudah ada kerja sama pembuatan mistral class lhd di rusia.

  7. Kapal destroyer aussie gahar sekali terutama konsep air warfarenya. Saya takut bila nanti kita bersinggungan dgn aussie, tdk ada satu kapal indonesia yg berani mendekat kapal itu. Sdh waktunya kita punya kapal destroyer 2 buah di tempatkan di barat dan timur dan ini saya pikir sdh sgt mendesak. Bayangkan saja kalau kapal kita yg ada skg ini hrs berhadapan dgn kapal destroyer tsb akan bgmn nanti nasibnya.

    • ‘nanti’ TNI tentu menyesuaikan dengan ancaman yang ada bung, militer selalu mengejar (minimal) keseimbangan kekuatan. VLS Mark 41 Hobart itu memang perlu diwaspadai karena bahkan bisa digunakan untuk meluncurkan rudal tomahawk

      • jadi pilihannya siapa dulu yg paling cepat menenggelamkan kapal ini. hehe. apa bisa yaakonnt duluan yg hatam atw rudal mereka. klw sudah war kadang apa yg masih menjadi bayangan kekuatan musuh akan hilang.

      • Kalau tidak salah sudah punya lontong 2 biji dari rusia.

        Ibarat kata, kalau mau maju pastikan jalur yg mau dilewati harus aman dulu, biar nnti ga jatuh kesandung πŸ˜€

      • Setuju dengan bung @nowyoudont TNI khusunya TNI AL tentu akan menyesuaikan dengan ancaman yang ada, militer selalu mengejar keseimbangan kekuatan di kawasan. Untuk f35 australia isnya Allah telah ditemukan solusinya dari pihak timur. Begitu juga dengan destroyer hobart yang akan dimiliki tetangga.

    • Telen pake hiu dong bung.mosok lupa?

    • ngampung liwat bung brooo
      ngacirrrrr…………………………….

    • hobart sudah di pikirkan oleh pak pur & pak marsetio, buktinya mereka selalu bilang ingin punya
      club-S & rudal yang bisa nembak jauh 300-400 km, tinggal di salvo dari atas (SU-35) & bawah (kilo), apalagi kalau dapet brahmos, susahlah hobart nangkisnya. (ingat kasus exocet dengan sheffield).

      • Pelototan 24 jam sehari Jindalee gak mempan terhadap KS + Klub-S, situasi yang membuat gerah Oz. Makanya si bowo ibarat cacing kepanasan di jkgr sekian bulan lalu, sebelum pengumuman terbuka menhan tentang Kilo.
        (Kilo lebih menakutkan daripada Su-35, karena bagaimanapun juga Su-35 terdeteksi dari jauh).

        Faktor-X lain bagi Jindalee adalah desain Klewang, belum ada data tentang RCS-nya, tapi dapat diduga LO / VLO, mengingat tindakan ‘pre-emptive’ kekuatan asing terhadap kapal ini.
        Semoga rancangan stealth Klewang NG lebih maut…

      • Sheffield minim ciws mas.makanya kemakan sm exocet.kalo hobart kyk nya depan belakang deh ciws nya

        • seffield is the real CIWS ship, kapal rudal sejati, bahkan konon menolak canon, situasi peranglah yang membuatnya hancur, jadi hobart bukan gak mempan ditembak, tapi taktik peranglah yang menentukan..(menurut saya sih..hihihi..) kata bung danu : “kan ada kilo + club-S” jadi radar udaranya gak berguna, ngandelin sonar & asroc doang. bener gak yaaa..

          • Ciws itu kan close in weapons system.jadi sistem senjata jarak dekat Berupa meriam rapid fire kaaliber kecil atau justru karena minim senjata jarak dekat semacam ini shefield kena karena exocet terbang cuma beberapa meter dari permukaan laut mengejar batas air lambung kapal.exocet hanya bs terdeteksi saat sudah dekat dgn kapal dan menggunakan rudal untuk menangkisnya sdh tdk efektif.hanya ciws yg bs menangkisnya

          • sorry bung wehr, maksudnya real Anti Aircraft ship..(napsu balesnya..hihihi..), dan ketembaknya bukan soal CIWS (phalanxnya 2 biji & sea dartnya banyak..) tapi karena situasi perangnya, seinget ane nih..

    • siiippp…. tungguin aja kelas 7 provinsinya
      imbang kok sama hobart

    • Kehebatan Hobart pernah ane bahas disebelah

      Sekarang Kira kira Hobart mampu bertahan tidak bila disalvo dari 3 matra
      dari udara dengan Su 30 MK2 maritime strike nembakin KH 31 P (tau kan kehebatan rudal ini)
      Dari kapal permukaan Amy clas nembak dengan Yakhont
      Dari kapal selam Killo ditembak dengan rudal type S

      Kh 31 P tugasnya membikin buta hobart ngancurin semua sensor nya(aegis Sistim)
      rudal S untuk membuatnya stroke mendadak
      Yakhont Untuk membelah kapal tersebut wassalam

      Kalau masih kurang masih ada secret weapon sotong sakti
      bahkan torpedo berjiwa

      • wah kasian kalau torpedo sampai berjiwa, seperti bom berjiwa Jepun ex PD II ini;

        http://worldwar2headquarters.com/images/museums/Valle/mxy7-ohka-planes-of-fame.jpg

        • Dalam operasi Trikora pernah disiapkan untuk menenggelamkan Kapal induk Belanda Karel Doorman di Hollandia (sekarang Jayapura) http://sphotos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-prn1/69340_1542051562937_1925259_n.jpg

          Salut untuk satuan yang siap menjaga kedaulatan negara dengan nyawanya

          • Untuk menenggelamkan karel dorman AURI menyiapkan 4 TU 16 yg masing 2 menggotong 2 rudal anti kapal AS1 kennel yg akan melakukan serangan salvo serentak.itu karena saat itu di dunia rudal anti kapal belum pernah digunakan dlm perang shg efektivitasnya blm diketahui dan AURI gak mau ambil resiko.operasi ini merupakan one way ticket karena doorman selalu di kelilingi jet hawker hunter yg saat itu cukup modern sedangkan mig 21 kita memiliki keterbatasan daya jelajah untuk melindungi tupolev kita.menggunakan mig 17 jelas tidak sebanding sehingga di putuskan tupolev beroperasi mandiri.sayang belanda buru2 mengungsikan doorman setelah mengetahui kenekadan TNI

          • denger2 cerita, udah disiapkan katanya tuh amunisi KHUSUS buat Karel Doorman ini, Hadiah khusus ruski untuk Alri.

            Prediksi : dulu ngasih reward, kemungkinan dimasa depan juga begitu x ya.. πŸ˜€
            ngarep.com

      • Kapal RAN ada yang nyaris …kena SOTONG SAKTI waktu mau ke Bali tahun lalu…..

        • ceritanya gmn bung.?

        • Terus 2biji kapal RAN jadinya berlabuh di benoa dengan alasan nambah perbekalan ya bung..
          hehehehe

          Nggak sekalian diulas collins yang ketangkep kejepit tak berdaya dan awaknya dipulangkan dengan lunglay,,dan walhasil pak bos dapaet gelar dari mak eli ??
          karena nggak ada linknya anggap aja hoax warjager
          hehehehe

          • mungkin ada baiknya bung satrio sekali” berita “HOAX” ini dirangkum jd artikel anggap aja intermezzo. hehehe

          • sharing dunkz om berita hoax nya… ane kok kebelet pengen taw hoax lengkapnya.??? hehehe… πŸ™‚

          • bagi dong ceritanya hoax bung satrio…

          • Waduh ane ditagih terus πŸ˜€
            Garis besarnya aja ya cerita Hoax nya
            ADA ‘” collins yang nyangkut diperairan kita dalam misi rahasianya,,,,awaknya di suruh keluar dari KS,
            Kapal selamnya di hancurin, dan untuk menutupi malu,pak.SBY di undang ke britis karena sebelumnya 1 paket ‘intel inggris’ di tangkap dan di deportasi
            Indonesia di permudah ‘belanja’ alutsista ke inggris,PM nya datang ke Indonesia dan MR.SBY dpt gelar SIR.

            Ada lagi Armada Hiu memergoki Los angles class lagi menyusup diperairan timur ketangkep sama KS Indukan kita.
            KS kita sampai menyundul tu LA class dan dipaksa untuk muncul atau ditembak ,,,Untuk menutup malu LA class ngajak latihan bersama dengan KS Nanggala di laut Jawa,
            Sedangkan tuk hukumannya personil Nanggala di perbolehkan mengawaki (nyopiri) KS nuke LA class selama 6 jam dalam 2 hari lumayan punya pengalaman nyetir KS nuke

            Ada juga Hoax tentang scorpene dan VΓ€stergΓΆtland lari terbiri birit dikejar armada kita karena ketahuan menyusup

            Udah itu aja untuk sotong sakti rahasia ceritanya
            dan Maaf jangan dipercaya hanya cerita HOAX saja

  8. Teknisi tni al jago kanibal mesin jadi diam2 nanti semua kapal tni al akan di-install rudal yakont dan c 705/802

  9. Tuntutan warfare kapal perang semakin kompleks. Anti pesawat,anti kapal selam,anti jamming,dan anti sesama kapal. Kita memang membutuhkan beberapa jenis heavy multirole jenis ini utk bakcup kapal patroli. Counter pake sukhoi kemahalan ,dengan KS terkendala jumlah,mobility,jangkauan radar dan kerentanan anti submarine dr tetangga. Mohon pencerahan dari warjager dan kemungkinan akuisasi kapal multirole jenis ini dari mana saja? Thanks

  10. Kalau kita punya destroyer, lebih bagus lagi, krn bisa berkeliaran jauh di selatan. Tujuan utama dibangunnya kapal perang besar adalah agar lebih lama daya jelajahnya, tidak sebentar-sebentar harus sandar di pelabuhan untuk resupply logistik dan senjata. Senjatanya pun disesuaikan dengan medan pertempurannya yang akan sangat luas. Untuk pertempuran di laut luas, Hobart class cukup powerful. Tapi rentan untuk pertempuran di daerah kepulauan, di mana akan menjadi mangsa kapal2 kecil semacam KCR, KCT, dst. Sebuah torpedo KCT yang menghantam lunas akan cukup untuk membelah Hobart class. Maka bisa diprediksi kapal besar ini beraninya keluyuran di tempat yang cukup jauh dari pulau-pulau, benteng alami KCT & KCR untuk bersembunyi, hit and run.

    Hobart class dipenuhi senjata anti pesaawat, kapal permukaan dan kapal selam, tetapi tidak ada rudal jelajah Tomahawk. Maka dipastikan kapal ini utamanya diciptakan untuk melindungi LHD Canberra, “kebetulan” designernya juga sama. Sementara tugas land attack diserahkan ke future kapal selam Aussie yg akan wajib memiliki Tomahawk. LHD Canberra punya landasan lengkung ski-jump, tapi sejauh ini belum punya pesawat utk memakainya. Aussie sdg menunggu masalah2 yg sdg dialami F-35B ter-solve sebelum memutuskan order versi yg bisa short take off and vertical landing ini.

    Dalam sebuah invasi 2 LHD Canberra class, 2,000 tentara bisa didaratkan sekaligus + 20-30 helikopter + MBT Abrams untuk 1 batalyon + IFV. Dan kalau invasinya dari selatan Jawa, maka pantai dan pelabuhan Cilacap menjadi sangat rawan untuk dijadikan pijakan. Kilang BBM di Cilacap adalah juga yg paling besar produksinya di Indonesia, dan berpengaruh besar bagi roda ekonomi dan operasi alutsista di Jawa, dan malahan di pulau2 lainnya. Aussie hapal seluk beluk perairan dan pelabuhan Cilacap, karena pengiriman ribuan sapinya utamanya melalui pelabuhan Cilacap. Pulau Nusakambangan di seberang Cilacap selain sebagai benteng alami dari ombak dan pantauan langsung musuh dari laut, juga bisa tempat persembunyian batere-batere S-300. Yang rawan adalah penyusupan pasukan khusus menggunakan kapal selam midget.

    Maka Cilacap dan sepanjang pantai Jawa harus heavily fortified. Pangkalan kapal selam penjaga laut kidul dan S-300 perlu dibangun di Cilacap. Madiun perlu diisi Su-35 dan S-300 juga Su-34 Fullback untuk membawa missil jarak jauh Klub untuk menyerang kapal. Batalyon kavaleri existing di Kebumen perlu diisi Leopard dan Marder utk mengamankan link darat Jawa Barat – Jawa Timur.

    Bejalar dari sejarah pendaratan Australia di Dili untuk melepas Timor-Timur, wilayah yg juga rawan disambar Hobart class + Canberra dll adalah Papua demi membantu dan melindungi gerombolan separatis. Maka laut Arafura dan laut Banda perlu dihuni banyak kapal selam. Teluk Ambon perlu dibuatkan pangkalan utama kapal selam untuk mengamankan link logistik Indonesia Timur dan Tengah.

    • analisa yang mantap dari bung WH.

    • itulah gunanya 15 ribu marinir di sorong (pendekar penjaga papua)

    • standard ganda US sudah rahasia umum, jika suatu saat Australia dipersenjatai rudal balistik tomahawk tidak berarti Indonesia akan dibiarkan memiliki senjata dgn kemampuan sejenis oleh pihak barat. proyek roket 3 digit Lapan sangat strategis, mungkin bagus jika dari sekarang dana penelitian dan upaya2 dilipatgandakan agar harapan rudal/roket nasional berjangkauan jauh bisa segera terwujud.

      untuk bisa menekan dan menambah daya tawar terhadap blok barat/US, TNI harus punya kemampuan menjangkau sampau ujung selatan Australia.

    • Ulasan yg bagus…

      hanya prediksi gue : pijakan pertama Oz justru di Timor leste..bagi oz lebih mudah disini daripada cilacap. Mereka akan mengabaikan kekuatan Timor leste, perlu ada kajian ulang untuk memasukan lagi negara ini ke dalam NKRI atau minimal ada kerjasama pangkalan TNI AL.

    • Nggak usah kuatir bung WH, Australia nggak bakal nginvasi Jawa kok. Alasannya? Buat apa mereka menginvasi suatu wilayah yang nggak akan bisa mereka occupy dengan efektif? Lha jumlah personil AD mereka ada berapa sih sampe bisa-bisanya menduduki Pulau Jawa? Silahkan beberkan alasannya..

      • Ok dicopy bung Roger, betul juga buat apa menduduki Cilacap. Skenario terburuknya menduduki Papua dengan alasan menjaga keamanan spt di Timor Timur. Pecah konflik dgn TNI di wilayah paling timur Indonesia ini mendorong Oz menimpuki Jawa. Dan spt usulan bung Donnie, membuat pangkalan di Timor Timur utk memotong supply logistik Indonesia ke wilayah timur.

        Skenario mengebom Jakarta pernah disiapkan jika pecah konflik dgn TNI di Timor Timur, menggunakan F-111 dan F/A-18 langsung dari pangkalan di utara Australia. Dalam konflik mendatang, utk mengebom Jakarta, Pindad, Pangkalan Utama AL Surabaya, Lanud Iswahyudi dan kilang Cilacap cukup dengan Tomahawk dari kapal selam dan F-35B dari LHD Canberra yg dikawal Hobart cs dari laut selatan. Sebuah upaya memaksa Indonesia utk tidak mengganggu konvoi asing ke Papua.

        • Melakukan serangan (strike) beda lho dengan menduduki (occupation). Di komen sy sebelum ini me-refer ke upaya menduduki (occupy) Jawa, bukan menyerang Jawa. Menduduki lokasi tertentu (misalnya Cilacap) mau berapa lama? Mending dia bom saja kilang minyak di Cilacap spy tidak bisa kita gunakan selesai perkara. Amerika yang superpower aja harus kesusahan dulu dan berupaya mati-matian untuk bisa menduduki (bukan menyerang lho ya) Irak yang penduduknya cuma 30 jutaan, lha ini Australi yang AD-nya aja cuma 30 ribu orang gimana caranya mau menduduki Jawa yang populasinya 138 juta sendiri?

          • Tidak juga bung roger.strike yg efektif akan memberikan hadiah okupasi yg permanen.menurut ajaran clausewitz,kemauan bertempur musuh akan runtuh apabila kita menyerang center of gravity lawan.jawa tidak akan menyerah cm dgn penghancuran kilang minyak cilacap.minyak msh bs di datangkan dr daerah lain.apa saja center of gravity kita? pertama smua obvit penujang kehidupan dan hub dgn luar seperti instalasi air minum,instalasi pembangkit listrik,bandara dan pelabuhan.jika ini hancur law n order akan runtuh,moral rakyat akan rontok begitu juga kepercayaan rakyat pd pemerintah.tdk ada yg lebih malang bagi suatu tentara selain rakyatnya yg sdh putus asa.kedua,para pengambil keputusan penting negara.jika mereka bisa mempengaruhi para pengambil keputusa yg membuat kebijakan maka biaya pendudukan akan lebih murah.so,pendudukan cuma bonus,strike ke center of gravity lawan adalah kuncinya

    • * Kira2 apa yg menjadi Prime target Kelompok Siberat oz ?? *

      Yang dimaksud adalah untuk kepentingan mereka berkaitan LCS
      menurut gue tidak akan ada Invasi Darat seperti di Irak tapi melumpuhkan alutsista nkri saja.
      Jakarta pun akan relatif kerusakannya hanya kantong2 militer saja.

      – Lanud (terbatas pada Hanggar penyimpanan pespur)
      – Pangkalan AL (menghancurkan KRI mirip pearl harbour)
      – Pabrik2 senjata (Pindad, PT.DI, PAL, Fasarkhan)
      – dll
      dilakukan secara paralel bersamaan, lumpuhnya kekuatan TNI, membuat Agenda besar mereka bisa terlaksana.

      semua pekerjaan diatas sebetulnya jadi Extra berkat jasa Abbot, AS sendiri menggunakan cara lebih halus : mendorong modernisasi militer Indonesia tapi pemanfaatannya dimasa depan akan diarahkan sesuai agenda mereka. tentu mereka melakukannya dgn bertahap dan terus evaluasi.
      kuncinya ada pada Pengambil Keputusan negeri ini..apa boneka atau Presiden Rakyat nya sendiri.

      Hibahiyah Operation πŸ˜€

      # sekedar tebak2an ya

  11. Mbah bingung dengan negera kita ? kenapa negera kita jadi resah dengan pengadaan kapal destroyer kelas hobart mereka ? bahkan Australia berencana datangkan 100 F 35 lightening apa negara kita juga harus datangkan 100 SU-35 juga ? tidak akan habisnya perlombaan senjata, Australia sama sekali tidak berniat mengklaim teritorial kita, mereka baik dan mau mengalah meminta maaf.

    Terlalu besar dana anggaran yang dibutuhkan bila berniat adu prestise dengan Australia. Maka sebaiknya negara fokus pada kesejahteraan Guru, Rakyat kecil dan kaum buruh. Apalagi sebentar lagi pemilu Legislatif, kebutuhan sembako pada naik.

    Mending tidak usah pengadaan Alutsista kalau tidak jelas arahnya, dan lebih baik fokus pada kesejahteraan Rakyat.
    Hibah F 16 dari USA sudah cukup kok, apalagi kalau negera mau beraliansi degan Barat, malah akan di kasi lebih banyak lagi alutsista tanpa harus beli, kan lumayan daripada beli ke Russia yang mahal banget. Nah uangnya buat kesejahteraan Guru, PNS dan kaum Buruh.

    • Acara selanjutnya; Su-35 yang dibidik…

    • Mbah, cepetan pulang..! Tadi mbah puan cari cari. Kopinya udah dingin lho, nanti gak enak lagi. Biar saya yang ikut perlombaan sama Australia, mbah udah sepuh, sebaiknya istirahat aja di rumah, jaga kesehatn ya. Jangan makan daging sama sayur kol, nanti asam uratnya kambuh. Awas lho kalau ketahuan makan tongseng kambing lagi…! Tak jewel telinga mbah…!

    • Mba bowo@ saya tanya . Bagaimana tanggapan anda tetang OPM di papua yang di motori oleh barat, australia ,inggris dan us? Dan. Apa pendapat anda tentang lepasnya timor timor yang dimotori oleh australia juga? Kalo menurut anda australia baik…wis komenen mbah .monggo.

      • Menurut mbah OPM harus di berantas sampai tuntas, dihancurkan dan dileburkan karena mereka separatis dan teroris. kalau masalah Lepasnya timor-timur mbah juga sedih. Tapi dek Akpel @, Australia tetap baik di mata mbah, Rakyatnya ramah dan sangat baik dengan rakyat indonesia. Indonesia dan Australia kalau di ibaratkan seperti orang berpacaran, kadang benci tapi kadang juga sayang. Australia sayang indonesia dan Indonesia juga sayang Australia. Lihat aja kemarin beritanya saat indonesia lagi ngambek gara-gara disadap dan gara-gara masalah imigran gelap ? Sikap Australia langsung mendekati dan baik-baikin Indonesia yang lagi ngambek :). Meski Indonesia lagi ngambek tapi Hibah pesawat kan jalan terus, Panglima TNI juga baik baikan dengan Panglima Angkatan Australia.

        • coba bandingkan perilaku china terakhir, buron kpk “AW” ditangkap dan diekstradisi ke tanah air. bagaimana perilaku jiran “red dot” ke kita ? semua itu pasti ada kepentingannya. jadi tidak bisa bilang oz lebih baik dari china dan begitu pula sebaliknya. sekarang jika us & oz lebih baik, tolong bantu kasih teknologi guidance, pendinginan dan pembuatan nozzle (metalurgi) agar tidak meleleh jika terkena suhu sangat tinggi.

          • China bantu meringkus AW, Oz ekstradisi Adrian Kiki, buronan BLBI.

            Tinggal negara bonsai itu yang ibarat duri di bokong…

        • kalau masalah hibah itukan memang uda kewajiban australia mbah wong kesepakatan uda ditandatangani kalau dia smpe melanggar makin malulah mereka

        • Mbah ..
          gimana dgn ide “Asia for Asia”..? dgn cara damai tentunya πŸ˜€
          jadi oz tidak perlu menolak para Imigran ini toh mereka juga pendatang, fair enough.?

    • hibah f-16 usang memang gak beli. tetapi mungkin kondisinya tidak laik terbang. jika ingin laik terbang harus keluar duit. dibanding keluar duit buat hanya laik terbang makanya diupgrade sekalian. supaya product life cyclenya lebih panjang dan setara dengan punya tetangga. begitu kita punya, jiran merasa demam sehingga harus beli obat buat penyakitnya. obatnya adalah upgrade ke level yang lebih tinggi. coba si mbah nasehati itu ke jiran jangan ke kita saja. kita menerapkan empati ke jiran, ternyata jiran tidak ada empati sama sekali. penerapan “tepo selir” yang salah. sekarang kita menerapkan “tepo seliro” ke mereka, jika mereka punya kenapa kita tidak. padahal gaji sama. perihal kesejahteraan guru, harusnya dana 20% apbn untuk pendidikan bisa menuntaskan hal tersebut. kenyataannya bagaimana ?

    • Mbah guru PNS wis makmur2 serifikasi dapetnya ngelebihi yang kerja di petro+chemical
      iku wis lumrah mbah oz duwe destro RI harus punya juga ,oz duwe F 35 RI juga Su-35 iku wis hukum alam tuk jml e RI semampune

    • Nah…terbuktikan kalo MBAH BOWO itu AGENnya OZY….he…he…dia ditugaskan untuk memelototi FORUM ini…

    • @mbah mbowo: semua rakyat indonesia harus disejahterakan bnyak kaum duafa yg tak tersentuh bantuan, bukan hanya guru PNS dikota yg sangat sejahtera, dan oknum buruh yg selangit gaya hidupnya.
      Rakyat Indonesia sngat tidak suka dengan Kesombongan Australia. bodo amat, mau berteman & beli Alutista kpada siapa pun. Uang2 kita. yg penting NKRI harga mati.

    • Mbah…
      Tapi sayang ya, nkri itu niatnya sudah jelas, programnya sudah jelas yg disebut MEF, roadmap nya sudah jelas juga yg disebut Renstra, anggarannya juga sudah jelas dianggarkan dan disetujui parlemen, rakyat nkri juga sudah jelas menginginkan hal peninkatan dan perbaikan militer, usernya TNI apalagi..sudah lama mereka berpuasa,
      mungkin si mbah z yg ga jelas….are we cool and clear..??

      • @Mbah Bowo

        Dibalik saja ya mbah,

        Bagaimana kalau kita yang memesan 100 biji F-35? bagaimana reaksi Ausie mbah?

        Apa ada jaminan Australia tidak akan memesan 100 SU-35 untuk menyaingi kita?

        Lalu dengan kondisi militer Indonesia saat ini yang jelas2 anti invansi murni defensif

        Mengapa Australia memesan F-35? Destroyer canggih Hobart Class? aircraft P-8? bahkan dari forum sebelah militer Ausie juga hendak memesan Submarine dengan total dana 30 million USD (bisa dapat 70++ biji kilo class, dana Indonesia hanya sebesar 700 juta USD)

        Anda bayangkan saja mbah sebesar apa kekuatan militer Ausie…

        Disini temanya adalah kekuatan militer… jika anda berbicara kesejahteraan buruh/guru ya anda salah tempat mbah…

        1 lagi, Sebaiknya anda juga mengisi di forum2 militer Ausie lalu sarankan mereka juga untuk hanya membeli F-16 block 25, Super Tucano dan kapal2 sekelas KCR. Jangan Hobart, F-35 atau yang kelas atas lain.

        • Mbah ini tua, sudah banyak makan garam kehidupan. Adek harus tau kenapa Australia memperkuat alutsistanya, yaitu sudah pasti karena ketakutan akan ancaman China di masa depan. China segera mendeklarasikan ANDIZ di LCS, dan sudah bisa dipastikan akan mendapat tentangan keras dari Malaysia, Vietnam, brunai dan Filipina. Bila jalan diplomasi buntu Otomatis akan diselesaikan dengan Jalan Kekerasan fisik.
          Skenarionya adalah China dibiarkan dulu menguasai LCS, Indonesia dalam keadaan tertekan juga tidak bisa berbuat banyak dan membiarkan PLAN menguasai Natuna, tapi indonesia tetap mengajukan protes ke PBB, nah disaat inilah Australia bersama USA akan tampil sebagai pembebas untuk menghantam China di LCS. Sedangkan Posisi jepang akan menyerang dari Timur. Kita duduk depan TV saja sambil menyaksitan Teater Terakbar abad ini yaitu pertempuran pasific jilid 2.

          • @Mbah Bowo

            Waduh mbah… cara pandang anda WNA sekali…

            Kalau Australia boleh memperkuat militernya demi menghadapi Cina mengapa Indonesia justru anda sarankan untuk “memperkuat” gaji guru dan buruh mbah?

            Bukannya anda sebutkan suatu saat nanti LCS akan melibatkan Indonesia…

            Masa dilawan pakai guru dan buruh mbah…

            Prinsip membiarkan militer Australia menjadi besar agar jika perang di LCS AS dan merekalah yang membebaskan Indonesia itu hanya di film2 mbah…

            Skenario Australia & US membebaskan Indonesia tanpa adanya syarat bagaikan Paus Vatikan atau Rhoma Irama berpindah agama, alias kecil sekali jika tanpa imbalan yang layak dari Indonesia…

            Mengapa tidak diskenariokan Indonesia yang berhasil menahan gempuran Cina saja mbah…

            Bukankah lebih baik jika Ausie tinggal duduk santai dan Indonesia yang bekerja keras… πŸ™‚

            Si mbah pernah tinggal di Ausie dalam kurun waktu yang lama? atau ada sanak famili yang di Ausie? Ikatan batinnya dengan Ausie kuat sekali… hehe πŸ™‚

          • Mbah..

            gue harap mbah BAHAGIA dgn pemikiran serta analisa si mbah sendiri.
            why not..?? .free speak your mind isn’t it..? πŸ˜€

    • bukankah dg ruskie bung…dubes ruskie kwmaewn ada dtv.pasfi ada salah satu kesepamatan untuk akusisi rudal jaram menengah…kan lebih paten…apalagi s-300 mau di ganti semua dg s-400&500,

      mau di buang kemana s-300 nya.

    • @Mbah Bowo kan tiap tahunnya APBN disektor pendidikan trs meningkat,klw mbah peduli pendidikan mending mbah urus aja kebocoran2 dana apbn pendidikan,komersialilasi pendidikan,penahan ijazah & oknum guru-guru yang mewajibkan pembelian lks

      oz baik kekita buat kepentingan mereka sendiri kok.papua+kasus timtim mereka momojokkan militer kita yg mereka sebut kejam,seperti binatang&sangat merendahkan negara indonesia.padahal semua tahu siapa aktor (negara) yg berandil besar lepasnya timtim
      mending mbah menggiring bebek drpada menggiring opini.

  12. maaf mbah kalo soal sejahterakan guru itu bukan tugas kemenhan tapi kemendikbud.
    Jd mbah salah sasaran hehe

  13. Maaf bung satrio diduluin.. sedang berlangsung proses nego Hong Qi-16 dengan jumlah xx unit batere

    • jd isu itu bener toh. apakah ini msk sbgai prjanjian TOT dr 705 juga.?

    • effective range HQ16 1.5-30 km, lumayan lah daripada lumanyun πŸ™‚

      Singapura sudah pasti dapet Aster 30 dgn range 70km, padahal wilayah yang harus dilindungi hanya punya radius dibawah itu. Indonesia pasti akan menyesuaikan, hanya masalah waktu mengingat TNI sekarang lagi ngejar kemampuan jangkauan selain masih ada bolong2 dalam hal kuantitas

      • Bung Now dan warjager
        Kalau ente diberikan wewenang mendahulukan point yang mana dulu sesuai urutan
        A.Membeli pertahanan titiik untuk pertahanan obvit
        B,Membeli Hq 16 ,buk M,untuk pertahanan jarak sedang
        C.Membeli S300/S400 untuk pertahanan Jarak Jauh

        Pilih skema yang mana dulu? ABC atau ACB atau BAC ??

        • skala prioritas ya ABC, imo A sudah dimulai tinggal B dan C yang belum terdengar. emosionil jelas ingin langsung C, dan mungkin juga berhasil menaikan detterence hingga musuh potensial bisa dijauhkan walau tanpa B

          • Kepikiran tidak/masuk akal tidak para petinggi memakai skema ACB .
            melihat pentingnya melindungi wilayah kedaulatan yang luas
            dan makin tidak jelasnya kondisi kawasan
            Skema ACB
            A memakai produk barat, B memakai produk china/asia. C memakai produk rusia,

            Mau menggadaikan Jawa dengan hanya pertahanan titik ??

            Pertahanan jarak jauh harus dipegang oleh Teknologi yang menggetarkan
            C ada dulu lumayan AMAN
            B buat pelapis C (boleh pakai teknologi china) dan
            A bisa diperbarui dengan teknologi barat dan lainnya (campuran) terbaru.,menggantikan yang lama,

          • untuk negara aman sejahtera tanpa ancaman mungkin ACB kali ya bung? tapi situasi sekarang mungkin harus disesuaikan dengan perkembangan ancaman keamanan. Cara ngeteng ala TNI mungkin cara terbaik bagi angkaan bersenjata dengan budget yang masih sangat terbatas berbanding kebutuhan. bisa improvisasi di tengah jalan

          • kalau saya bung satrio trgantung dana yg disiapkan apakah berkesiambungan atau tidak. kalau ada jaminan program akan terus dilanjutkan maka opsi abc lebih masuk akal agar personil juga tidak kaget dengan lompatan tekhnologinya,tapi kalau tidak ada jaminan program akan terus berjalan maka sebaiknya opsi acb yg dilakukan, kalau masalah tekhnologi ya biarkan personil belajar pelan-pelan..

        • Maaf bung,klo ane punya wewenang,ane pilih ACB, A.sudah di mulai,bahkan ada beberapa yg sudah terinstal ( kuantitas masih kurang,kualitas oke ) untuk segmen ini cukup produk barat,
          C.mengingat perkembangan militer tetangga maka di dahulukan yg jarak jauh dulu,lebih terasa detterennya.s400 minimal s300.
          B.untuk jrak menengah pantsir atawa buk M2 minimal hq 19,…
          Kenapa ane lebih memilih produk rusia untuk medium dan long krna rusia unggul di banding USA sekalipun klo bicara system pertahanan udara..
          Itu pendapat ane bung satrio,monggo bung yg lain ksh pendapat

          • Wah Asyik juga nich main tebakannya. mantap bung satrio, kalau ane juga cucok dengan pilihan ACB. mengingat dana yang cekak. dengan catatan untuk yang A harus dalam jumlah yang ideal/kuantitas jadi kalo sasaran lolos dari sergapan C maka A siap menetralisir.

        • Kalo gue pilih C-B-A : gue berpinsipnya membuat pagar dulu sebelum membangun gedung 4 lantai,
          A = Kunci Gembok
          B = Parit/Pagar Ke-2
          C = Pagar/Bedeng

          C Harus Keep, A boleh naek ke Media, sedangkan B, boleh sekedar bisik2..
          MEF-1 tetap menghadirkan Bintang, MEF-2 Kuantitas, MEF-3 Gedung 4 lantai akan terlihat Megah.

          • A = baju
            B = jas hujan
            C = payung

            imho- mending punya baju dan basah kuyup tanpa jas dan payung, atau jika ada rezeki pake baju dan berpayung walau tanpa dilengkapi jas hujan (A-C) yang terlindungi luas bisa ngajak anak istri atau istri tetangga πŸ™‚ , jika memungkinkan jelas lebih terlindungi dgn adanya ABC

            sedangkan C dulu analoginya berpayung tapi telanjang bulat he he he

        • Dalam perang, hitung2an ekonomi harus tetap jalan, ketika menembak jatuh sesuatu hitungannya: harga obyek/senjata yang ditembakkan < harga obyek/senjata yang ditembak jatuh.

          Dari rumus di atas jelas bahwa A adalah wajib hukumnya, karena ada kemungkinan lawan hanya menembakkan rudal jelajah atau bom JDAM-ER (Oz berperan besar dalam penambahan/modif ER terhadap JDAM), dalam hal ini A adalah jenis C-RAM seperti Skyshield.

          Jika yang datang hanya 2 jenis senjata itu, tapi terpaksa dicegat dengan C atau B karena A tidak tersedia, rugi bandar… πŸ™‚

          Jika sangat cekak pengadaan bisa A (C-RAM) dan A' (shorad/v-shorad, IR / laser guided), A untuk anti rudal jelajah + bom JDAM-ER, A' untuk pespur…

          Jadi A ibarat nasi, A', B atau C adalah pilihan menu sesuai kocek…

          • kalau dalam berkelahi nyata……bila anda punya ke ahlian karate ,pencak silat,yudo ..dll…PASTI LUPA HITUNGANYA…..
            ada kayu.ambil,buat mukul,
            ada batu ambil,buat nimpuk
            ada botol ambil buat di lempar ..
            ada kesempatan lari,? ..kaburrrrrrr, ..lah wong di kroyok ….bisa bonyok bro….fakta….beda dengan buku dan teori
            he he he
            santai aja bang

          • yang anda omongkan itu adalah tawuran jalanan spontan, bahkan tawuran jalanan pun ada yang direncanakan, seperti bawa gir dll.

            perang berlangsung dalam waktu pendek, sementara situasi damai berlangsung dalam waktu jauh lebih panjang, nah waktu yang panjang ini digunakan untuk merancang taktik dan strategi.

            sepertinya anda belum tahu bahwa TNI memiliki Pussimpur…

            πŸ™

          • opsss sorry bos….dalam situasi damai…..:)).
            kalau taktik dan strategi….ane genius. dan omong gede…..loe mau ngancurin negara tetangga yang mana….
            he he he
            santai aja bang

          • ente NGERASA genius lalu omong gede…

            lihat dulu judul dong, orang lagi ngomongin hanud ente malah mikir ngancurin negara tetangga…

            makanya jangan keseringan santai, kemarin ayam mati kelindes Leo gara2 terlalu santai… πŸ˜€

          • apa salah kalo gw ngaku2 gw jenius dan suka ngomong gede……?? :)).wkwkwkw

            ehhhh ia juga yah…hanud….yah…..ayam sorry bos….
            kaburrrr…dari pada kepala gue kena gir yang ente rencanakan diatas….
            oopss makanya jangan ke banyakan teori bos…..kemarin ayam mati di trobos sama kapal perang ausie…nanti kelindes sama f35 ausil dan singapork
            he he he
            santai aja bang

          • itu kan sekedar teori pedagang pasar untuk bertahan hidup…

            yang hidup tanpa teori cuma ayam cs…

          • contohnya loe yang kebanyakan teori……
            prakteknya jeblok…..
            he he he
            santai aja bang

          • yang praktek jeblok jelas ente

            murid sekelas ngomong A, ente cerita X

            πŸ˜€ πŸ˜€

          • ia…ia….ia…..apa kata loe deh……tuh gambar kuningnya 2 orang ketawain gw…..
            ohhhh masih murid..? pantesan ngak nyambung..:))

            he he he
            santai aja bang

  14. negara yg disegani karena memiliki tentara yg hebat.

    • salah…!! negara yang di segani karena memiliki kemampuan menguasai teknologi ..

      • Salah juga! Negara punya teknologi tapi di bonsai trs gak boleh di terapkan sama juga bohong seperti jerman dan jepang yg gak usah diragukan lg teknologinya jumlah alutsista dan jenisnya harus sesuai restu amrik

        • salah….! walaupun di bonsai….karena kalah perang dunia 2 …tetap saja jerman ,jepang DISEGANI…..weeeeeee
          ingat mercy dan toyota … dll
          di bandingkan becak…..xixixi
          santai aja bang

          • Mercy sama toyota gak ada urusannya sama pertahanan bung! Sy sering liat koment anda punya nuklir punya nuklir.kita ini lebih dari cukup untuk buat bom nuklir.teknik pengayaan nuklir kita sudah tingkat advance.terbukti untuk asia cm kita produsen radio isotop.apalagi cm nuklir yg teroris aja bs bikin bom plutonium di dalam rmh.kita sdh menanda tangani perjanjian non proliferasi nuklir bkn berarti gak bs bkn senjata nuklir.jgn meremehkan bangsa kita bung.jgn samain sm pakistan yg gak tau tata cara pergaulan internasional dan mengambil hati dunia.makanya dia bs dimanfaatka usa dan china

  15. Mbah bowo,
    Menurut saya alokasi anggaran pertahanan kita termasuk yg paling kecil di antara negara jiran kita krn msh dibawah1% of GDP. Untuk anggara pendidikan dan kesejahteraan itu beda anggaran lagi dan kita menuju kesana. Perjalanan semuanya tersendat krn ada subsidi BBM hampir 25% of GDP. Negara kita termasuk baik loh krn msh subsidi BBM yg mrpkan hajat hidup org banyak. Menurut saya, utk level Indonesia hrs disegani dan dipandang dgn cara meningkatkan pertahanannya. Kita gak mau lagi ada negara yg seenak2nya melanggar teritorial kita bahkan mengklaim sbg wilayahnya spt di ambalat krn mereka tahu kalau byk persenjataan kita sdh uzur kayak mbah bahkan kita tdk boleh lagi merasa terancam dan terintimidasi spt dgn australia pd waktu referendum Timtim krn australia tahu militer kita sgt tertinggal persenjataan. Peningkatan level militer ini jg utk menjaga kekayaan dan wilayah kita mengingat semakin tingginya tensi merebutkan sumber daya spt yg ada di laut cina selatan dan timur.

  16. Semakin digosok, semakin mencolok

    Semakin sering diprovokasi, semakin maju militer ibu pertiwi

    Utara barat selatan timur memang tetangga, namun kedaulatan Indonesia tetap perlu dijaga

    Prinsip keseimbangan kawasan, hanya untuk negara yang pas-pas an

    Setiap negara berhak memajukan militernya, tanpa campur tangan tetangganya

    Indonesia adalah negara besar, dikelilingi oleh negara2 yang selalu gusar

    Malaysia sudah tak berani bergaduh, karena tahu Indonesia mulai jaguh

    Ditunggu kilo class hingga Talwar class, kalau bisa S-400 juga free of charge

    Maju terus militer ibu pertiwi, hingga mencapai green water navy

  17. Waspada, ANDIZ segera di deklarasikan di LAUT CHINA SELATAN dalam waktu tidak lama lagi. Sudah saatnya kita beraliansi dengan USA dan Australia, perkuat pertahanan terutama di Natuna. Mbah mendukung saja bila jadi dibelinya Kapal selam KILO 10 Biji yang punya VLS dan SU 35 berpeluru kendali Brahmoss, atau Arsenal dari Blok barat yang banyak, kapal2 destroyer dan Fregate segera didatangkan terserah baru atau bekas asalkan berjumlah banyak. Tapi ! jangan diarahkan ke selatan tapi Ke Utara.

    Kenapa Ke Utara, ya karena mohon adek-adek mau mengerti dan segera tersadar bahwa ancaman Utama yang sesungguhnya yaitu dari Utara dan bukan dari selatan. Semua negara Asia tenggara hampir semua berfikiran sama seperti mbah yaitu (Vietnam, Malaysia, brunai, dan terutama filiphina)

    • Agen oz muka tembok raja ngeyel
      Nanggepin mbah bowo menggoreng masalah china menghabiskan energi
      Para sesepuh aja sudah malas nanggepin karena percuma ngomong sama agen muka tembok,
      Mbah bukan wni
      Talk to my hand mbah
      Atau diskusi dikuburan aja mbah sama kuntilanak,jerangkong,tuyul ,memedi,gondoruwo,etc biar mbah yang udah tua cepet nyusulnya,

      Sudah tidak usah ditanggepin kawan2 biar mbah beo konsentrasi bertobat

    • karepmu mbah, dari kemarin kok koment itu itu aja. ngotot! yang penting mbah ingat adalah. dengan siapaun akan lebih baik kalauMilitr Indonesia lebih kuat. Kalau Militer (TNI) kuat artinya orang lain akan berfikir ribuan kali untuk macam-macam dengan indonesia dan itu artinya lagi kalau indonesia tidak ada yang menganggu berarti indonesia aman. kalau indonesia aman, maka bisa konsentrasi kepembangunan dan kalau pembangunan berhasil maka perokonomian akan maju dan kalau ekonomi maju maka mbah( kalau memang WNI) akan hidup sejahtera. kecuali kalau mbah memang bukan WARGA NEGARA INDONESIA. makanya g usah memaksakan kehendak/opini. Salam mbah, songko putumu

  18. Seandainya korvet Ragam Class berhasil diakuisisi oleh Malaysia, maka ketiga korvet tersebut akan menggantikan posisi KD. KASTURI dan KD. LEKIU. Namun sayang, akhirnya korvet korvet itu menjadi milik Indonesia. Budget yang semula untuk pembelian Ragam Class, akhirnya dialokasikan untuk biaya SLEP(Service Life Extension Programme). KD. KASTURI adalah korvet yang mendapat giliran pertama untuk melakukan proses peremajaan, dan besok akan diserahterimakan dari perusahaan galangan kapal Boustead Holding Bhd., kepada TLDM di pangkalan TLDM di Lumut, Perak( dua jam setengah perjalanan darat dari Kuala Lumpur). Pada saat yang sama, giliran KD. LEKIU yang selanjutnya akan memasuki docking. Saat saya menulis teks ini, dari kejauhan saya bisa melihat kedua korvet tersebut. Dan berikut adalah equipment yang telah berada dalam KD. KASTURI (1720 TON, Panjang; 97,3 meter) Versi SLEP 2014:
    a. Engine : 4 x diesel engine MTU 20V 1163 TB92; 21,460 bhp (16,000 kW).
    b. Speed : 28 KNOTS
    c. Operational Range : 3600 mil nautica.
    d. Crew : 124 person
    e. Navigasi : Radar Control Thales DA-08, Radar Guide Misile Signal WM-22, Radar Navigasi Decca TM1226C, Radar MAV, Sensor Optronik Electric Thales Mirador, Sistem Penyerakan Umpanan Terma SKWS, Electronic Combat System DR3000S, Sistem Sonar Atlas Electronic DSQS-21C.
    f. Armament : 1 x Meriam BOFORS 57MM MK1, 2 x Meriam MSI DEFENCE DS-30B 30MM, 8 x EXOCET MM40 BLOCK II, 2 x Tabung Peluncur Torpedo ASW EUROTROP B515(@6 tubes).

    Data saya ambil dari majalah PERAJURIT Edisi Februari 2014 yang baru beredar tadi pagi.

    • saya kira bukan untuk menggantikan, lebih tepat jika untuk melapisi Lekiu class. Mungkin harusnya TLDM memilih kapal selam yang lebih murah hingga jumlah bisa lebih banyak, serta tidak terburu2 bakar uang untuk proyek AV8 hingga dana bisa dialihkan untuk keperluan lain yang mendesak dengan memanasnya LCS. ATM sedang menanti kedatangan infantry fighting vehicle AV8 ketika yang mereka butuhkan adalah kekuatan laut dan udara. dari yang saya liat, sepertinya Malaysia tidak punya visi jauh ke depan dalam kaitan keamanan regional

      imo-kondisi ATM saat ini seperti lagu “Ironic” Alanis Morissette:

      A traffic jam when you’re already late
      A no-smoking sign on your cigarette break
      It’s like ten thousand spoons when all you need is a knife
      It’s meeting the man of my dreams
      And then meeting his beautiful wife
      And isn’t it ironic, don’t you think
      A little too ironic, and yeah I really do think

      i do too :mrgreen:

      • Rencana awalnya justru KD Kasturi dan KD Lekiu ini akan didown grade sebagaimana yang terjadi pada KD Laksamana, yang kemudian berganti peran sebagai kapal patroli cepat. Bagaimanapun tekanan ekonomi dan tekanan politik yang terjadi saat ini, telah memaksa ATM pada umumnya dan TLDM khususnya, untuk mengetatkan tali pinggang dan lebih selektif dalam memilih serta menjalankan program program pembiayaan militernya. Sekarang disini ada suasana pesimisme yang menyeruak dalam kalangan military fan boys, melihat dinamika pembangunan militer di kawasan regional Asean yang kian ketat. Ada kesan yang menarik dimana stabilitas Indonesia sangat diharapkan dapat menetralisir keadaan. Semakin intensnya kiprah militer China di LCS dan peningkatan power oleh Singapore adalah sumber kekhawatiran terbesar saat ini, sedangakn fenomena yang terjadi dalam TNI, ditanggapi cukup positif oleh Menlu Dr. Datuk Seri Anifah Amman, sebagai sebuah pertumbuhan balancing power masyarakat Asean. Trauma akan kembali terjadinya konfrontasi, tidak melebihi tingkat keresahan masyarakat terhadap kemungkinan terjadinya invasi dan agresi militer S’pore terhadap wilayah pertahanan mereka. Jet jet tempur dan rudal rudal berhulu ledak besar milik RSAF telah menjadi momok dan mimpi ngeri bagi pemerhati pertahanan Malaysia. Direct Strike S’pore terhadap wilayah semenanjung, mungkin telah menjadi sesuatu yang diwaspadai, tetapi bagaimana dan apa yang akan terjadi seandainya S’pore memulai serangan dari wilayah Sabah dan Sarawak yang berada nun jauh di daratan Kalimantan. Selat Malaka dan LCS akan menjelma menjadi pusaran maut yang mematikan bagi para serdadu ATM. S’pore sangat menyadari dan telah memperhitungkan secara matang, jika mereka melakukan invasi ke atas wilayah semenanjung, maka tindakannya akan menjadi sesuatu yang bodoh dan konyol. Hal itu dianggap sebagai sebuah Mission Imposible.

        • Kalo dengan Singapura sepertinya masalah gengsi, namun sampai sekarang militer Singapura masih terus melesat sementara Malaysia justru stagnan. timingnya tidak bisa lebih buruk lagi untuk mengalami stagnasi modernisasi angkatan bersenjata, sangat ironis melihat ada kapal permukaan mereka yang downgrade ketika bahkan butuh kapal tambahan. jika situasi ini terus berlanjut bukan tidak mungkin dikejar Pilipina πŸ™‚

          Singapura ga mungkin lah melakukan invasi ke semenanjung. mereka sadar pada akhirnya bahkan Malaysia akan melampaui mereka dan Indonesia bahkan sudah mulai pada momentum tersebut. beberapa tahun lagi Indonesia akan punya anggaran yang menyamai dan kemudian melewati Singapura. strategi mereka adalah nyari dukungan politik dgn kekuatan dari luar (US). kondisi dan situasi Singapura mirip Israel, dan memang menerapkan cara dan strategi yang sama dalam membangun pertahanan

      • iya mahal amat, 257 unit senilai US$ 2.4 Miliar…. coba kalau TNI duit segitu bisa dapat banyak SU 35 + S300

        • IFX dengan harga satuan setara MBT baru, only in Malaysia. maklum bung, negara kaya teaaa .. πŸ™‚

          • ralat #IFV setara harga MBT baru

          • Konon sekalian membeli blue printnya bung, jadi harganya hampir 3X lipat.

          • 4x lipat bung. well, blueprint bisa sangat mahal, tapi buat apa jika sudah pesan 257 unit? postur ATM yang ‘hanya’ 80k punya daya serap terbatas terhadap IFV ini. sedangkan untuk eksport Malaysia (bahkan di kawasan ASEAN) harus bersaing dengan Turki dengan Pars-nya yang asli πŸ™‚ dengan kehadiran Pars di pasar internasional AV8 akan dipandang sebagai produk KW2

            Jika harga segitu dengan hak area untuk jual misal Pasifik atau minimal Asia tenggara masih lebih masuk akal. tapi tidak. soalnya Turki juga giat memasarkan Pars mereka ke seluruh calon pembeli potensial

          • AV8 itu dibikin untuk menunjukin sama indonesia bahwa malaysia juga bisa bikin yg lebih hebat dari Anoa,

            masa negara kaya kalah sama negara miskin….

          • ngomong2, para sobat dari jiran jadi jarang mampir di warjag sejak pengumuman menhan tentang Kilo, ditambah NR, belum indikasi tentang fregat, Su-35, Sukhoi TNI AL…

          • sama bang di ambalat juga.., sudah ngak di tengokin lagi sama sobat jiran….napa yah…bang..?

  19. Terlalu lama mikirnya. Pasang S-300 di kapal perang kita atau di LHD, kapal kargo atau apalah lalu bawa jalan2 ke perbatasan di selatan.

    • @Bung Loai

      Kalau tidak salah S-300 itu platformnya harus di darat…

      Kalau untuk di laut bisa menggunakan rudal Yakhont atau rudal S-Club

      Mungkin senior2 lain yang lebih paham bisa menambahkan…

      • bung @Verdori, S300 itu SAM, surface to Air missile alias rudal pertahanan udara, sedang Yakhont atau Klub S adalah SSM/surface to surface missile alias rudal anti kapal permukaan. ada juga type yang mampu menyerang sasaran di darat

        untuk platform kapal permukaan S300 family punya S-300F dan S-300FM, namun dari jangkauan masih di bawah S300 platform land based

      • Bicara soal jangkauan, bagaimana kalau S-300 land based dalam bentuk utuh diangkut (termasuk kendaraan pengangkutnya) dan diikat di dek LHD?

        • πŸ˜€ bisa saja sih kayaknya, tapi kuantitas turun drastis, S-300FM (SA-N-20 GARGOYLE) atau S300 sea based ‘hanya’ punya jangkauan 200km. jika masalah jangkauan urusannya ukuran, mungkin untuk versi naval ukurannya lebih kecil demi ngejar efesiensi masa dan volume. mengingat ‘saingan’ SAM sea based blok barat hanya 150km, sepertinya 200lm sudah lebih dari cukup. Jerman malah hanya akan melengkapi SAM jarak pendek untuk pada kapal perang terbarunya

          Jika S400 atau bahkan S500 dibuat versi naval entah apa akan juga dibatasi jangkauannya. mingkin cocok untuk destroyer dgn role air warfare. btw, vietnam dikabarkan akan membeli S400 jika nanti sistem ini mulai dipasarkan untuk export, menarik juga mengingat China juga konon minat terhadap S400 ini

          TNI juga harus sudah memikirkan medium-long range SAM untuk MEF2 2015 up

        • Kalo urusan jarak jauh yg mobile mungkin kapal2 selam rusia bisa menjawabnya. Kapal selam rusia bisa menembakkan rudal antar benua yg jangkauannya 10.000 km

          • itu KS nuklir bung untuk beroperasi dan ‘menghilang’ di samudera dan mampu membawa rudal balistik antar benua. itu masuknya alutsista strategis untuk offensive seperti juga long range bomber. Imho- saat TNI AL belum sampai ke sana,

            walau banyak yang mengatakan Kilo untuk perairan dalam, tapi menurut saya dari bacaan2 pertahanan perairan dangkal dengan KS diesel electric macam Kilo lebih sesuai

  20. Di Gambar “Konsep Air Warfare Destroyer, Hobart Class, Australia” sepertinya gambar kapal perang musuh mirip SIGMA, jet musuh mirip F-16, dan Kasel musuhnya mirip Kilo. Ini sengaja atau niat banget ya…

  21. mbah bowo salah nih kayanya…

    pertahanan adalah no.1.
    bagaimanapun niat yang baik terhadap rakyat kita tidaklah akan berarti dan berjalan, jika banyak interfensi asing yg masuk (gangguan keamanan/jajajahan) dari dalam negeri dan negara lain.

    kalau negara kita sangat aman, apapun program dan niatan baik bagi masyarakat akan berjalan, cobalah belajar dari sejarah.dan cobalah belajar untuk mempunyai harkat dan martabat sebagai bangsa indonesia. soekarno pernah bilang ” kita memang miskin, tapi kita punya harga diri” biarpun kami miskin, tapi kami tak rela harga diri kami diinjak2.

    cobalah anda membayangkan diri anda hidup dijaman penjajahan dulu, biar ada rasa terima kasih kepada para pahlawan yang telah berkorban perasaan, harta bahkan nyawa.mereka dulu hidup lebih susah dari kita. jangan cengeng dong… masa baru mendpat kesulitan seperti skarang aja udah bilang susah, ini blum apa2 bung!

    harap maklum,…. trim’s

  22. Selama ini saya hanya SR saja, namun tergelitik dengan @mbah bowo ini.
    Bingung mau ketawa atau nangis..ini orang bener2 hebat dalam “ngisruh”, selalu melemparkan wacana yang menentang arus namun tak pernah menanggapi serius feedback (mantaf mbah).
    Buat yang panasan pasti akan cepat mudah terpancing dengan agitasi mbah ini…sabar aja bung-bung dan para sesepuh warjag sekalian, ga usah diladeni apapun statement si mbah yang satu ini, mengko rak suwe-suwe ilang dewe.( modhar maksud).
    Bener mbah kita memang harus tetap mewaspadai sonora ning yo ojo ndeprok nang asuitrali, saya yakin semua itu sudaha dipikirkan oleh yang memikirkan.
    #santai wae mbah..stroke lho

  23. Mbah bowo@Saya kok tidak sependapat ya mbah…. Indonesia tetap pada posisi tidak memihak itu yang lebih baik. Untuk penambahan alusista itu untuk menambah daya tawar indonesia dimata dunia. Mbah ini jaman demokrasi .lihat disini yag kontra dg mbah 100:1 mbah … 100 kontra dg mbah 1 ajj yg pro dg mbah….jadi berhentilah memprovokasi mbah.. Dan lebih baik mbah bilang ke warjagnya australia agar berteman dg indonesia dan berhenti memasok senjata untuk opm,, teman saya kostrad yg ikut menyerbu opm bilang mbah, senjata yg dipakai opm pasokan dari inggris dan australia. Bilang suruh australia pergi dari papua. Mbah ini forum militer dibaca banyak orang ,jika tujuanya untuk memprovokasi mending keluar saja. Nanti malah silentreader2 kaya saya bermunculan karena komen mbah πŸ™‚

  24. Mantap.nambahin usul, kenapa ga lirik Kh-59MK : 285 km (150 nmi) sekalian?

    flanker dgn Kh-31 dan K-77M bisa bikin keder pesawat MMA dan AWACS RAAF sekaligus menghadapi Hornet. kendala TNI ada di kuantitas, komparasi akan lebih baik (atau bisa ditambal) jika sudah ada long range coastal radar, long range SAM plus satelit militer

    btw, Su30MK2/Su35 plus satelit militer yang bisa link akan bisa menyaingi daya pantau Jindale dan HawkEye Australia

    • indonesia baru dapat Kh-59ME 9versi export, tapi kayaknya untuk Indonesia versi Kh-59MK dikasih dech, tinggal anggarkan aja entar pasti dikirim paman putin…….
      Nah klo soal satelit, mestinya Lapan kerjasama dengan pihak rusia untuk membuat satelit militer khusus indonesia, selama ini satelit lapan kerjasama dengan german…..
      Lha PM German aja bisa disadap hi hi hi

      • GLONASS nusantara πŸ™‚

        Flanker akan jadi punya daya pantau sangat luas demikian juga untuk kapal permukaan. belum lagi jika digunakan untuk membantu guidance rudal. German mungkin lebih dari mampu, tapi mereka seperti juga Jepang mengalami pengerdilan potensi militer pasca WWII

        • betul bung nowy…… setuju
          skrg klo nggak salah Rusia memiliki 24 satelit GLONASS di orbit pada tahun 2011, dan terus meluncurkan satelit militer untuk mengimbangi punya amrik….

        • Ada 3 jenis orbit yang ditempati satelit2 dengan misi berbeda:

          Low-Earth orbits (LEO) β€” LEO satellites occupy a region of space from about 111 miles (180 kilometers) to 1,243 miles (2,000 kilometers) above Earth. Satellites moving close to the Earth’s surface are ideal for making observations, for military purposes.

          Medium-Earth orbits (MEO) β€” These satellites park in between the low and high flyers, so from about 1,243 miles (2,000 kilometers) to 22,223 miles (36,000 kilometers). Navigation satellites, like the kind used by your car’s GPS, work well at this altitude.

          Geosynchronous orbits (GEO) β€” GEO satellites, also known as geostationary satellites, move around Earth at an altitude greater than 22,223 miles (36,000 kilometers) and at the same speed of rotation. As a result, satellites in these orbits are always positioned over the same spot on Earth. Several hundred television, communications and weather satellites all use geostationary orbits.

          Satelit militer khusus indonesia sepertinya untuk komunikasi dan akan berada di geosynchronous orbits.

        • dari berita yang selalu dibilang “satelite militer”, bahkan dari kutipan DPR juga bilangnya satelite militer walau memang alokasi dananya dari dana Kemenkominfo, sayang sampe sekarang belum dapat info seperti apa kemampuannya

          tapi walau hanya komunikasi militer sudah sangat bagus walau tanpa kemampuan scanning, bisa dijadikan data link antar berbagai alutsista dan menambah kemampuan realtime relay data misal antar pesawat sukhoi dan/atau antara pesawat tempur dan kapal permukaan.

          untuk scaning bisa saja UAV heron atau UAV lokal link data mereka via satelit dan bisa langsung diketahui unsur lain di darat, laut atau udara. sangat idel untuk negara seukuran Indonesia jika bukan wajib

        • Versi Indonesia: Glonass: Global Nusantara Satellite he..he..

    • nah yang bikin destroyer hobart ditakuti di kawasan asia pasifik ini klo amrik mengijinkan maka ada modifikasi penambahan Mark 41 Vertikal Launching Sistem dangan Rudal tomahawk.
      Nah silahkan teman2 mengulas cara menangkis tembakan rudal tomahawk yg diluncurkan dari destroyer hobart ke ibukota Jakarta????
      Apakah dgn rudal Starstreak HVM, mistral, Oerlikon Skyshield, TD-2000B,Rudal MANPADS QW-3 atau si mbah kakung S-60????? Tdk mungkin kita menangkis rudal tomahawk yg datang dgn menerbangkan sukoi 27/30/35 keburu rudalnya nyampe ibukota hi hi hi Atau cukup berdoa saja…..
      Semoga, rudal pertahanan udara jarak sedang, menengah, dan jauh yg tengan digodok di kemhan skrg cepat deal…………. Semoga, Jayalah bangsaku…

      • pertahanan udara Russia konon berhasil menembak jatuh 2 rudal (kemungkinanan tomahawk) di Suriah. Di Serbia tidak hanya F16 dan tomahawk, bahkan F-117 Nighthawk juga sempat ditembak jatuh oleh alutsista pertahanan udara blok timur.

      • Belum lama ini Rusia melakukan uji coba yang dipublikasikan secara luas di mana sistem anti-pesawat Pantsir-S1 menembak jatuh dua rudal jelajah yang diluncurkan dari Tu-95 bomber pada jarak 800 kilometer. Rudal jelajah tersebut ditujukan pada sebuah bangunan tidak jauh dari tempat lokasi Pantsir-S1. Tes ini dimaksudkan untuk mendorong negara-negara yang merasa punya ancaman kemungkinan diserang oleh rudal jelajah untuk membeli Pantsir-S1 full article

        untuk “negara-negara yang merasa punya ancaman kemungkinan diserang oleh rudal jelajah”

  25. Mbah Bowo against warjag army hehehe. Don’t feed the troll

  26. bung Gue@ Ulasan yg Manstaaapp…. Menggugah hati saya untuk mengapresiasi’y… Beda sekali dg komen mbah bowo yg justru bikin hati kita gk semangat…

  27. JF17 gak masuk ya mas .. sales nya kecewa tuh mas.

    Tapi gak apa apa kok klo di kasih Ilmu nya + di gabung dg Ilmu DI / pak Habie2 Ok juga.

    Jg dari pakistan ambil Nuklir nya ( baik sbg PLTN maupun mafaatnya lainya)

    Boleh gak ya klo Indonesia tercinta masuk Negara klub Nuklir?

    • walau punya banyak rudal balistik dengan hulu ledak nuklir namun Pakistan belum punya PLTN operasional. listrik masih sering byar pret walau di ibukota negara. kebutuhan nuklir Pakistan didorong peguasaan senjata nuklir oleh India, musuh bebuyutannya

      Indonesia tidak mungkin dibiarkan punya senjata nuklir oleh asing. jalan terbaik adalah menguasai teknologi nuklir untuk berbagai aplikasi termasuk pengayaan uranium untuk PLTN. ini next best thing dan tidak akan dikecam internasional tapi secara bersamaan memberikan kemampuan penguasaan teknologi untuk memproduksi nuclear warhead jika dibutuhkan. dettrence-nya hampir setara dgn memiliki rudal nuklir namun tanpa efek negatif reaksi internasional, mirip Jepang yang walau anti senjata nuklir tapi -jika terlalu didesak- akan mampu memproduksi banyak hulu ledak nuklir dalam waktu singkat.

    • klub nuklir khusus buat damai nggak pa pa koq……. buat PLTN, tp sayang sampai saat ini masih pro kontra….
      sejarah pltn di indonesia :
      http://www.batan.go.id/ppen/tu/SejarahPLTN.htm

      Soal pesawat tempur JF-17, sbenarnya sekitar 3 th yg lalu pernah diulas di Angkasa, dan pd tahun 2010 menunjukkan daftar panjang pembeli potensial JF-17 yaitu Azerbaijan, Bangladesh, Kongo, Mesir, Iran, Nigeria, Filipina, Sri Lanka, Sudan, Turki, Venezuela, Zimbabwe .

      Pakistan menawarkan Indonesia UNTUK memproduksi bersama pesawat tempur JF-17, tp perlu diingat pakistan moe dgn china produksi bersama dgn angka produksi 500 bh pesawat jf-17 dan pakistan kebagian 350 bh, jd mungkin pakistan bingung pesawat sebanyak itu tdk mungkin dipakai didlm negeri pakistan, mk perlu dipromosikan dijual ke byk negara dgn harga murah.

      Indonesia menurut intern di TNI AU sempat tertarik pada pesawat tsb krn sejarah panjang embargo oleh AS dan sekutunya, dan TNI AU langsung kena dampaknya.

      Nah JF-17 salah satu alternatif dimasukkan arsenal TNI AU (mungkin bahasa kerennya “Pokoknya bukan produk amrik/barat”) hi hi hi
      Maka pada strategi pengadaan alutsista skrg memakai madzab gado2, perpaduan barat dan timur……

      • @ bang gue

        Nah JF-17 salah satu alternatif dimasukkan arsenal TNI AU

        • pdhl ini video jelas tertulis new JF-17 II concept hi hi hi…. maaf
          desember 2013 pesawat block 2 ini baru diluncurkan.
          Tapi sy salut dgn pendapat oke lah, semua berakhir dgn imbal balik kemudahan mengakses tehnologi nuklir…… klo bisa.
          Tapi walau sesama negara dgn manyoritas pendududknya muslim blm tentu indonesia dgn mudah mendapatkan program tehn nuklir

        • ia ia….ia……yang jelas jf 17 block 2 sudah di produksi..alangkah baiknya indonesia ikut program dgn pakistan.untuk block 2 dan tn 2016 block 3…lebih canggih di bandingkan KFX dan sudah ada…!!
          (dan jangan mau dirakit di china atw rusky)
          entah di sini komentnya rata2 mengarah KE BLOCK BARAT AMRIC CS DAN BLOCK TIMUR RUSIA,CHINA CS… PADAHAL MEREKA SEMUA SIAP2 MELAHAP NKRI..
          SEDANGKAN INDONESIA MENGANUT SISTEM “NON BLOCK”

          BANGSA YANG BESAR DAN DISEGANI ADALAH BILA NEGARA TERSEBUT MEMAHAMI DAN MENGUASAI TEKNOLOGI
          DAN STRATEGI…!!.JANGAN SAMPAI 2 GAJAH BERTARUNG ( (usa,china) PELANDUK MATI DI TENGAH2..(indonesia)

          he he he
          santai aja bang

        • bung oke lah……… ya udah, entar JF-17 block III kita rekomendasikan pengganti hawk 100/200, pada MEF 3 klo entar gol….. teman2 warjag semua harus ditraktir , oke lah yooo…… sip .

        • lahhhh wong mef 2 saja ngak jelas…mau mef 3….
          makanya diem2…!!.,nanti dapat totnya dan nuke……oke ..
          oopsss …traktir..soal bakso dan sate….no problem…
          lah mr obama saja ketagihan…
          he he he
          santai aja bang

      • maaf bang oke lah atau none oke lah…..
        klo nggak salah itu memang program pakistan terima batch pertama 50 pesawat JF-17 block 1 kemudian baru desember 2013 , Pakistan meluncurkan produksi versi baru dari pesawat tempur yang menampilkan avionik ditingkatkan dan sistem senjata. Pesawat, disebut Block-II JF-17, akan diproduksi di Pakistan Aeronautical Complex barat dari Islamabad.
        Nah block 2 tsb baru diluncurkan belum terbukti kehandalannya…..
        Nah, menurut mbak/none oke lah, alasan apa yg masuk akal Indonesia harus memilih JF-17 yg jelas blm battle proven sama sekali….????? Terima kasih

      • @ ibu gue

        waduh….ini mah genk nya si you you now sama si rusky cs nih…
        kalau dikasih tau ngeyel….bukan begitu bu…
        ini alasan indonesia pilih jf 17…oonnnnnnnnnnnn..!
        ini sasaran utamanya……
        he he he
        santai aja bu…

      • bung oke lah…… Indonesia salah satu anggota negara yg masuk dlm Perjanjian Nonproliferasi Nuklir di dunia ini.

      • memang nya israel ,jepang,korea,belanda,afrika selatan, dlll…ngaku sudah punya nuklir..?
        he he he
        santai aja bang

      • @ oke lah

        sebagai jenius apakah anda bisa jelaskan:

        bagaimana sebuah negara (let’s say Israel) yang memiliki senjata nuklir bisa yakin senjata tsb akan meledak ketika digunakan, jika ia tidak pernah mengadakan uji coba senjata nuklir / nuclear weapon test?

        (jika ia melakukan uji coba, negara2 lain akan mengetahui)

        santai aja jawabnya πŸ™‚

    • JF17 bagus buat decoy :mrgreen: beli 1 suadron hadiahnya mangkok he he he..

      memang layak diapresiasi, setidaknya mereka sudah bikin pespur dalam negeri, kita belum. hanya saja kita butuh teknologi tinggi pesawat tempur yang diakui dunia dan tidak sekedar ngejar teknologi tinggi menurut youtube πŸ™‚

  28. @ bung Gue..

    menurut prediksi, koment anda (meminjam istilah bung Nowyou ) = SEIMAN πŸ˜€

    tinggal masalah Kuantitas yg mesti diestimasi, ga ada cara lain, naikin Anggaran.
    semoga

    • betul bung donnie….. ini menyiasati anggaran militer lewat MEF kaliiii….
      kalau bahasa arsitek, kita pake anggaran minimalis dgn hasil maksimalis hi hi hi…
      Tp insyaallah tahun2 yg akan datang anggaran militer kita terus meningkat seiring dgn meningkatnya ekonomi kita…

  29. selingan berita tentang si flanker :

    Sukhoi-30 is game changer in the Pacific

    If Canada wants to be a world power and exercise some clout in the world community, it should have a strong modern military. Canada should be aware of what is happening in the world today and respond quickly to what developing countries are equipping their military with.

    We cannot be a mute bystander anymore! This is an area where Canada lags behind.

    Let’s look at another developed country very similar to Canada β€” Australia. Australia has always felt secure militarily.

    Today, that security is eroding because of one aircraft β€” the Russian origin Sukhoi 30 Flanker. These highly manoeuvrable, fast and long-ranging aircraft have been acquired in large numbers by the Air Forces of China, India, Indonesia, Malaysia and Vietnam.

    This has shifted the balance of power in the Asia Pacific theatre. Aussie pilots flying their F-18 Hornets and F-11 Aardvark fighter bombers are now having to contend with Flankers that are superior in almost every aspect.

    The F/A 18A/B/F aircraft are outclassed in all key performance parameters by widely available Su-30 fighters. Australia has countered this situation by ordering 100 F-35 fighters from the U.S.

    The Flanker has 12 hard points β€” more than any other aircraft. This feature allows it to pack an entire arsenal of missiles and smart bombs.

    The Flanker has also increased the vulnerability of the U.S.’s nuclear-powered aircraft carriers. The U.S. military has war-gamed situations where its carriers have gone into battle against Sukhoi’s armed with anti-ship cruise missiles.

    The missiles have won every single time! The Flanker’s manoeuvrability is legendary, especially the Pugachev Cobra move and its long range of more than 3,000 kilometres is an asset.

    SU-30s can perform repeated probes and U-turns β€” a cold war Soviet tactic. It is dangerous to chase a Flanker.
    It’s time to wake up, Canada, and add more muscle to our Defence Forces.

    PETER E. GREENE, Windsor

    http://blogs.windsorstar.com/2014/01/27/sukhoi-30-is-game-changer-in-the-pacific/

  30. @bung gue, ulasan yang mantab, 4 jempol dweeh.. 😎

  31. Pertahanan udara semua kapal perang KCR sd PKR kita yg mengandalkan meriam dual purpose Bofors 57 mm , OTO Melara 76 mm dan CIWS, serta rudal Mica, adalah pertahanan udara jarak pendek. Hanya cocok untuk bom bodoh, dan bom pintar semacam JDAM. Melawan rudal semacam Maverick pun masih problematik, dengan jangkauannya dari 12-20 km. Apalagi melawan rudal semacam air launched Exocet, Harpoon dan Krypton atau Klub.

    Karena itu kita harus punya destroyer sehingga bisa dimuati senjata anti udara yg lebih besar, semacam kelas OHP atau Hobart, atau Sovremenny.

    Supremasi udara TNI AU di atas armada TNI AL kita masih mutlak diperlukan. Lebih bagus kalau digabung dengan batere S300/400 yg mobilitasnya tinggi bisa diposisikan di ALKI menjadi paying udara TNI AL, tidak perlu lagi / menggantikan destroyer semacam kelas OHP atau Hobart, atau Sovremenny.

    EFISIEN.

    • bom bodoh = stupid bomb πŸ˜€

      saya juga merasa VL Mica Sigma10514, mungkin masih pas jika untuk Bung Tomo class. tapi untuk oerlikon jika pake peluru AHEAD 35mm daya tangkalnya cukup mumpuni juga, imho akan lebih efisien menghadang rudal dibanding CIWS konvensional. oerlikon plus amunisi AHEAD bahkan pantas untuk diistal pada kapal dgn ukuran yang jauh diatas light fregate

      medium/long range sih mah gua banget πŸ™‚ apalagi jika platformnya destroyer. jangan ngaku macan asia jika destroyer class saja belum kembali melengkapi jajaran KRI

    • Kamerad sekalian lupa bahwa dasar dr pembelian alutsista adl.doktrin.selama doktrin kita adl.defensif represif (musuh masuk baru gebug) jgn harep kita punya alutsista ocean going macam destro ato carrier apalagi bomber.saat kita rubah doktrin pertahanan kita jd preventif/preemtive (musuh masih mikir kita gebug duluan kalo perlu di negaranya) maka alutsista akan mengikuti.jd kesimpulannya selama perwira kita masih didikan barat maka mereka akan selalu merasa inferior shg tdk berani merumuskan doktrin yg lebih mencengangkan.kalau doktrin nya gak mencengangkan maka lupakan saja punya alutsista superior.so,sapu bersih dulu itu jenderal,marsekal dan laksamana yg pro barat dari jajaran kemhan baru kita bicara alutsista.cmiiw

      • IMHO- Kogabwilhan datang bersama dengan konsekuensi perubahan doktrin TNI bung

        • Kogabwilhan adl.lagu lama kaset baru yg di terapkan TNI sewaktu perang kemerdekaan.namanya sistem Wehrkreisse.penciptanya adl.marsekal erich von manstein sewaktu jerman sdh terpukul mundur yg kemudian di adopsi TNI.wehrkreisse berarti pertahanan wilayah dimana suatu wilayah di bagi dlm beberapa wilayah pertahanan yg didalamnya terdapat smua unsur TNI plus rakyat yg bahu membahu merongrong pendudukan belanda.wehkreisse biasanya membawahi wilayah sebesar karesidenan (provinsi sekarang) yg di bagi lagi menjadi beberapa sub wehrkrrisse (kab.& kota) dan terbagi lg menjadi beberapa sektor (kecamatan).setelah kemerdekaan sistem ini ttp di pakai dslam bentuk kodam,korem,koramil dan kodim.nah kogabwilhan hanyalah bentuk baru dari wehrkreisse yg efektif dlm waktu perang dan mengambil bentuk darurat militer.so,jgn berharap banyak dari kogabwilhan yg hanya berupa pergeseran alutsista dan organisasi kerangka sementara kekuatannya itu itu jg

          • dulu untuk ancaman dari dalam, saat ini Kogabwilhan dibutuhkan untuk menghadapi ancaman dari luar. 3 branch TNI terpadu dan bisa bergerak mandiri untuk setiap Kogabwilhan jelas akan merubah doktrin dibanding sebelumnya. ini juga artinya kebutuhan kemampuan bertahan dan menyerang dgn kuantitas dan kualitas tertentu.

            btw, doktrin ‘mencengangkan’ seperti bagaimana harapan anda bung?

          • konsep kogabwilhan bahkan sudah diterapkan sejak jaman kerajaan2 di jawa kuno. dulu disebut “Manggala Yudha” dengan pangkat minimum seorang Rangga. Manggala Yudha bisa menetapkan perang dengan negara lain tanpa perlu persetujuan raja dalam konteks “Defensif”

        • @bung nowyoudont: namanya jg “wilayah pertahanan” pasti maksudnya bertahan.jd gak ada hal baru selain mengulang resep lama nunggu musuh maduk baru gebug.ini terlihat dari latgab kita tahun demi tahun dgn negara donora atau musang yg me fufuki wilayah kita baru kita balas.maksud saya mencengangkan adalah apabila kita berani menyerang musuh lsg dinegaranya untuk mengeleminir kemampuannya menyerang kita di kala mereka sudah menunjukkan gejala permusuhan (preemptive).jika doktrin kita sdh begitu maka otomatis kita membutuhkan alutsista yg menunjang dan itu pasti alutsista ocean going mengingat u tuk keluar menyerang kita hrs melewati lautan lepas.selam ruang gerak gabwilhan cuma dlm negeri dan doktrin kita nunggu di serang maka alutsista kjta hanya akan sekedar untuk “bertahan”

          • yup, itu sih harapan saya juga. kadang pertahanan terbaik adalah menyerang. kemampuan menyerang balik bisa bikin lawan ciut sebelum bertindak. saya bahkan pendukung keberadaan kapal induk bagi masa depan TNI AL πŸ™‚

            tapi nyampe ke sana tidak akan cepat, dan jelas tidak akan murah. karena begitu lama TNI ‘terbengkalai’ bahkan sekedar mengejar kemampuan deffensive saja masih terlihat panjang. pasca MEF2 ke sana mungkin baru akan terlihat kemampuan offensive dan preemtive

          • Sebenarnya saya sudah jelaskan di artikel sebelumnya
            Kogabwilhan bisa diartikan suatu negara SEDANG didalam lingkup NKRI
            Kebutuhan alutsista 3 matra suatu negara sedang untuk bertahan dari potensi ancama agresor harus dicukupi dulu..

            Bila suatu saat nanti kemampuan 3 negara ini sudah mumpuni bisa ditingkatkan menjadi pre emptive strike
            Perbedaan kemampuan preemtive strike adalah jarak jangkau alutsista dan kemampuan rapid deployment nya.

            Bila alutsista negara barat (kogabwilhan) sudah diisi F 16 block 32 dan real Fregat.cbg ,LPD dan R han ,apache dan leo sudah mampu melakukan preemtive strike bila potensinya hanya sonora,

            Untuk Kogabwilhan Timur harus mempunyai pesawat AEW&C ,SU 35,34 dan Tu BlackFire dan pswt tanker ,sedangkan dilautan kekuatan real fregat dan destro AAW dibarengi killo dan LHD ,LPD dan LST.cukup menyerang potensi ancaman sonotan

            Sekali lagi kodam,korem dan koramil adalah perwujutan pertahanan teritorial sedangkan Kogabwilhan adalah kelompok pertahanan berbasis Tempur
            IMHO

          • Kalau kita sudah sampai ke tingkat menyerang musuh di negaranya sendiri, itu berarti sudah bukan sekedar mengubah doktrin TNI, tetapi juga telah mengubah konstitusi. Untuk mencapai ke arah sana pasti sangat berat dan hampir mustahil. Pembentukan Kogabwilhan, saya yakini sebagai usaha maksimal dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI. Langkah ini sedang menjadi materi pembahasan di kalangan militer negara2 tetangga. Malaysia memandangnya dari dua sisi. Sebagai sebuah ancaman, Kogabwilhan dianggap sebagai wadah pembiakan ancaman dari dalam Asean. Sedangkan dari sisi stabilitas, Kogabwilhan diharapkan bukan hanya oleh Indonesia, tetapi juga oleh negara2 Asean, bisa menjelma sebagai entitas pertahanan baru yang mampu memberikan kontribusi positif dalam menciptakan perdamaian, kekuatan dan rasa aman di tengah masyarakat regional dsn global. Keterlibatan Indonesia dalam berbagai misi perdamaian dan penangan konflik beberapa negara, telah mampu menepis kecurigaan para tetangga terhadap dinamika yang sedang terjadi dalam tubuh TNI. Maju jaya TNI…

  32. Sy setuju dg comen bung/mb’ okelah… Jika memang ambil jf 17, di barter dg teknologi Rudal complit, knp gk?? (tp hrs d ingat, Ini murni bisnis jgn bawa2 keyakinan..)

    Mari sadari posisi kita, kita tdk membuat fakta pertahanan dg negara manapun,, bs saja karna tergoda SDA negri ini mereka (blok barat N timur) malah membuat kesepakatan untuk mencaplok indonesia… Toh kita jg tdk tau pemimpin negara2 besar yg akn datang, kedepannya msh tetap bs bersahabat dg kita atau tdk, meski yg saat ini terkesan akrab dg kita….
    Ambilah contoh Kenedy dg pak karno, mereka dekat tp ketika berganti pemimpin???

    Yaa satu2’y jln percepat kemandirian, terlalu lama jika kita menunggu hingga 2030… toh dg yg ada ini (Jf series) kita bs mengembangkan dg otak putra/i bangsa kq…
    ** Sy percaya,, Indonesia jago klo soal modifikasi…

    tp yg pst,, kita tdk tau yg terjadi kedepannya spt apa,, bs sj yg skrg teman nanti jd musuh,,, yg saat ini musuh bs jd teman dekat….

  33. Kelengkungan bumi membatasi radar kapal mendeteksi rudal yg terbang rendah sekali di atas ombak. Batas ini adalah kira2 20 km. Makin tinggi tiang kapal dimana diletakkan antenna radar makin jauh jarak deteksinya. Kalau rudalnya subsonik macam Exocet, maka kapal punya waktu sekitar 60-80 detik untuk (1) mendeteksi, (2) melacak / tracking , (3) meluncurkan rudal anti rudal/ menembakkan meriam/ meluncurkan flares/ chaff; kemungkinan berhasil merontokkan atau melencengkan rudal musuh mungkin di bawah atau sekitar 50%.

    Lha kalau rudal lawan semacam 3M54E1 (SS-N-27 Sizzler) dengan terminal velocity Mach 2,9 maka kapal hanya punya waktu sekitar 20 detik!!!

    TIDAK BERDAYA

    • Untungnya Barat (Amrik, Singapur, Ossie) tidak punya rudal semacam SS-N-27 Sizzler ini. Jadi kalau kita punya dan pasang di PKR, seperti Yakhont di OWA, maka kita akan menjagoi di kawasan (kecuali China, dia juga punya).

    • Apabila radar kapalnya BAGUS rudal yang datang menyerang akan terdeteksi terus sepanjang horizon.
      Rudal yang datang dengan sea skimming mulai keliatan di jarak 20-30 km.
      Rudal berkecepatan subsonic macam sejak terdeteksi sekitar semenit nyampainya .
      Kalo rudal supersonic macam yakhont dengan kecepatan mach 3 datangnya mulai terdeteksi sekitar 20 an detik .dan jarang rudal supersonic yang bisa dari awal sampai akhir seaskiming terus,

      Berkaitan dengan reaction time Kapal menghadapi rudal yang datang
      Apabil rudal subsonic setingkat exocet akan punya waktu satu menit sejak terdeteksi
      apabila kondisi kapal sudah peran tempur maka readynes menghadapi serangan dlm tahap maksimak ,bila langsung reaksi dengan menggunakan vls dari mulai mendeteksi mengunci dan siap tembak sekitar 8 detik bahkan ada sisitim yang siap cuma 2 detik saja ,
      Jarak peluncuran rudal sekita satu sampai dua detik,berarti dengan tenggat waktu yang ada vls bisa menembakkan maximal 20 an(salvo) rudalnya untuk mencegat exo yang datang
      bila radarnya hanay memakai 3 D akan lebih akurat dan mengurangi resiko bila memakai yang 2 D karena radar 3 D bisa mbedakan ketinggian objek yg terdeteksi

      Bila yang datang Yakhont pun masih bisa kita mencounternya dengan salvo vls tetapi hanya sekitar 6 rudal saja .dan bila rudal yang datang menyerang beruntun (salvo) pasti kan ada jeda waktunya
      rapid reload vls menentukan keselamatn kapal tersebut dan juga keakuratan CWS dan jenis amunisinya yang untuk melapisi tuk menghadang rudal yang lolos dari sergapan vls atau mistral tetral
      selebihnya doa agar diberuntungkan oleh Tuhannya
      Maaf hanya IMHO dan analisa ngawur saja

      • bagaimana biar crew ga stress cabut saja radarnya sekalian? :mrgreen:

        btw CIWS kan automated gun system, mungkin SAM anti rudal juga automatis bereaksi dibawah 5 detik siap setelah ancaman terdeteksi

        • Lebih gak stres minum obat cacing bisa anti malu dan bisa lebih Percaya diri πŸ˜€

          VLS auto detection sampai siap tembak iya, tetapi kalau langsung tembak mungkin tidak kecuali ada mode full otomatisnya yaa ,,
          tapi itu perkiraan saya saja bung now ane bukan user soalnya
          yang user bisa membetulkan analisa saya

          • bukan user obat cacing? he he he.. ada tuh yang user, dan memang itu kelihatannya efek samping yang muncul πŸ™‚

            baru td baca Kashtan, CIWS ini selain peluru kaliber kecil juga dilengkapi rudal. sepertinya (karena saya juga bukan user πŸ˜‰ ) ada pengukuran jarak efektif otomatis. pertama pake rudal intercept, jika lolos baru senapan gatling beraksi. jika masih lolos juga ga ada waktu lagi untuk berdo’a.

      • iya bun tapi tolong dipikirkan soal rudal yang punya keceptan hypersex,, eh hypersonc yang rata2 6 mrch ke atas sepertinya china udah mulai main sm rudal bnian,,

        apkah bsa vls mca mengahadang rudal hypersex ini? berati dengan kec rata2 2 mrch,, vls mca harus menentukan tempt penyergapn rudal tersebut,, vls mca harus memprediksi letak titik temu nya.. belum lai rudal tersebut stealt

      • Begitu komandan kapal menyatakan PERAN TEMPUR, dalam prakteknya pasti langsung BERDOA….dan yang punya NGELMU, merapalkan SEMUA AJIAN yang mereka PUNYA….ada yg pakai ASMA’ KURUNG, LEMBU SEKILAN…dll. Tentunya sambil konsentrasi di posisi masing2. Jika RUDAL MUSUH masih lolos…ya tinggal TAKBIR TERAKHIR, sambil….MENJEMPUT BIDADARI…..
        Beruntung TNI-AL masih punya SEA CAT yg sudah dicopot warheadnya…bisa untuk latihan tempur sungguhan. Walaupun tanpa warhead, SEA CAT tetap saja menakutkan……kalo sampe lolos kapal bisa rusak dan sangat bahaya jika kena awak kapal…..

        • bung @DAWALA, kewajiban melengkapi mereka dengan peralatan terbaik adalah kewajiban pemerintah, sedang bagi prajurit yang penting melaksanakan tugas bela negara dengan sebaik baiknya dalam segala kondisi, kalah atau menang tidak masalah, hidup mulia atau mati syahid

          btw, jika senapan gatling CIWS gagal menjatuhkan incoming missile ga bakalan sempat lagi merapal aji atau berdo’a, paling hanya sempat ngajerit maratan langit jiga ABG katincak buta :mrgreen:

  34. kenapa beli persenjataan kayaknya enggak malah ke depan setengah* kesanya…?kalau selatan sudah ada system AEGIS kenapa enggak minta kepada si rusky yg bisa menandingi system selatan punya…andaikan perang semakin banyak pengikut Yos Sudarso….belum filmnya si yos diputar di bioskop* akan ada serinya komandan siapa lagi….?

    • Hahaha… itu tentara kok ada yang pakek kacamata yah…. hahaha…
      gak usah pake amunisi peluru tajam buat ngadapin yang kayak beginian. cukup dengan lumpur tebal, atau awan abu kayak sinabung…… udah modar tuh laskar2 singo.

      tntara singo kok kayak abg yang culun yah, beda jauh dngn tni yang sangar….

    • pasukan SAF, selain tentara reguler organik, juga terutama diisi para wajib militer. pada kondisi darurat perang Singapura bisa mengumpulkan jutaan perajurit yang punya basic skill dalam waktu singkat. Indonesia saya ragu punya keuntungan yang sama dalam kondisi yang sama, pasukan sukarela kita mungkin puluhan juta jiwa tapi akan lemah dalam konsolidasi dan skill dibandingkan negara yang punya sistem wamil

      AV Terrex juga nilai plus, dibangun dgn teknologi dalam negeri. walau basicnya teknologi Irlandia tapi di tangan ST Kinetics Terrex diminati Turki yang adalah produsen kendaraan tempur dan tank πŸ™‚ terbalik dengan Malaysia yang berusaha menyaingi Terrex tapi mengandalkan teknolog Turki (Pars>AV8). BDU plus berbagai gadget tempur canggih pada infantri juga bikin iri

      Kekurangan mereka dalam beberapa sisi ditutupi oleh kelebihan dalam bidang lainnya. bayangkan postur TNI dengan fasilitas serupa. Kogabwilhan untuk flash point beranda di wilayah selat Malaka dan Natuna wajib punya kekuatan dan dan kelengkapan yang setara dengan gabungan SAF dan MAF serta respectable di mata China

      • Bener bro.. wamil tujuan utamanya untuk basic skill n koordinasi kondisi darurat, mereka jadi tau pake senjata n rantai komando, ngga asal maju kaya pilem lord of the ring gitu perangnya. kita denger2 udh mo diadain tapi khusus peg neg sipil dulu, gak kuat duitnya.

        kl US caranya keliatannya lain lagi, ngga wamil tapi sipil dibiasa’in pegang senjata, dapet pajak senjata, ngga keluar duit pelatihan tapi resikonya polisi yg keteteran lawan kriminal pake m16 minim pistol.

        • Iya bung, di US bahkan tank bisa dimiliki pribadi lengkap dengan senjata mesin, hanya minus peluru cannon. Peluru cannon untuk senjata tua masih bisa didapat untuk keperluan hobby kolektor senjata classic. untuk senapan mesin juga dijual bebas, hanya ada pengaturan di setting mode automatisnya saja, bahkan ada ijin bisa menenteng M15 atau AK di tempat umum. bervariasi di tiap negara bagian dengan Alaska sebagai juara kepemilikan senjata per jiwa. Hal ini walau menimbulkan masalah sosial namun dari segi ketahanan negara sangat kuat, karena artinya bahkan tanpa wamilpun warga US sudah siap untuk jadi milisi. bayangkan ratusan infantri bersenjata mesin πŸ™‚ susah dan hampir tidak mungkin dijajah negara asing

      • satu yang pasti mengenai perbandingan SAF/MAF vs TNI adalah kita punya potensi dan bisa melebihi mereka berkali lipat sementara mereka tidak bisa menyaingi kelebihan TNI.

    • itu dia. SAF sebenernya cukup punya kemampuan perang kota, mereka memang ‘cuma’ negara kota koq πŸ˜€ tapi tetap berlatih kemampuan perang hutan, artinya SAF tetap mempertimbangkan kemampuan perang hutan dan punya doktrin menyerang keluar (Malaysia/Indonesia) jika diperlukan. unlikely tapi tetap harus dipertimbangkan

      latihan perang rimba mungkin di salah satu pulaunya atau bahkan di hutan tengah kota. kadang mereka latihan dengan negara tetangga, terakhir baca pasukan infantri mereka latihan dengan tentara Brunei di wilayah Brunei

      • yups bung now hrs dipertimbangkan apalagi doktrin intelijen mereka dan pernah denger jg mereka berlatih dilaut dengan oz-pendakian gunung everest

        mugkin mereka unggul dlm peralatan canggih,tp indonesia jg punya pengalaman dan rasa nasionalis yang tinggi.tinggal bagaimana kita (tni+masayarakat) optimalkan semuanya.

  35. Lessons learned : insiden USS Stark (kelas OHP) 17 Mei 1987 dihantam 2 Exocet dari pesawat Iraq yg salah tembak.
    o Perairan tertutup, sama dengan ALKI, dalam jangkauan 300 km dari pangkalan udara.
    o Fog of war : Human error di kedua belah pihak, memandang remeh, otomatisasi tidak jalan jadi manual, problem IFF
    o Masa itu masih model Exocet kuno, sekarang lebih canggih jangkauan sampai 70 km (AM-39) dan 70-180 km (MM-40 Block 3) dan GPS guidance system waypoint commands.

    Kesimpulan : risiko ancaman dari udara ini terlalu besar bagi kapal TNI AL, harus ada payung udara yg dapat diberikan oleh :
    1. TNI AU dari pangkalan terdekat, atau
    2. Batere S300/400 yg diposisikan di lokasi strategis di ALKI.

    Pilihan ke 2 jelas paling efisien, tanpa BBM!!

  36. Mbah agak sedikit bingung pagi ini, kenapa warga warjag ulasannya kok mengarah ke Indonesia VS Australia ? Coba warga warjag nonton berita saja, Panglima kita dan panglima australia saja baik baikan. Australia sayang indonesia begitupun sebaliknya. Coba adek-adek ke australia, pasti akan disambut ramah warga negara sana. Ponakan mbah saja yang jadi TNI tidak emosional dengan Isu australia, karena ponakan mbah bijaksana dan tentara yang pemaaf dan baik hati. Mbah bangga dengan ponakan mbah yang jadi angkatan.

    • @ mbah bowo kupluk

      ia panglima baik2 saja…itu hanya diplomasi saja….(KEPENTINGAN)
      tapi kepala dan hati SIAPA TAU….
      sombong sekali kau mbah..!
      ponakan ke australi…ngoceh disini…
      gw nih…kencing si autralia..,mandi di amric, nonton di rusia,buang air di china…
      cuma beli gas 3 kg saja disini..sama si bang you yuo don don,,,ngak sombong2 amat…
      blagu loe mbah…..loe lahir sama dukun saja sombong…
      kwang ..kwang..kwang…..ngecengin mbah pagi 2 adalah pahala..

      he he he
      santai aja mbah

  37. yg diliat disini tentaranya singo kalau perang sudah pakai alat modern deteksi dini/GPS anti peluru peralatanya untuk prajuritnya komplit…nah TNI tentara regularnya masih bolong* apa mau diisi ilmu kebal peluru terus….?

  38. Sebelumnya mohon maaf Bung Diego komennya panjang.
    Beberapa pemikiran sehubungan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara, terkait rencana pembentukan Kogabwilhan

    PERUBAHAN

    A. Penerimaan atas supremasi sipil mengharuskan adanya perubahan mendasar dalam penyusunan strategi, doktrin, taktik-operasi militer.
    B. Pasal 10 UU Pertahanan Negara menegaskan bahwa TNI merupakan alat pertahanan negara. TNI bukan dan tidak bisa dijadikan sebagai alat politik oleh dan untuk kepentingan siapapun, termasuk dirinya sendiri.
    C. UU Pertahanan Negara menegaskan, pertahanan negara disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan (Pasal 3 Ayat (2)), sementara penggunaan kekuatan TNI sepenuhnya dalam rangka menghadapi ancaman militer (Pasal 7 ayat (2). Ini mengharuskan adanya perubahan mendasar dalam strategi, doktrin pertahanan dan penyusunan postur. UU Pertahanan Negara juga menegaskan bahwa gelar pasukan tidak dapat dilakukan secara permanen dan dalam bentuk lembaga.
    D. Dari sudut hukum dan kebiasaan internasional, penempatan markas Komando Teritorial (Koter)/Kodam tidak sesuai dengan doktrin, yang mengharuskan pembedaan antara combatant dan non-combatant, menuntut sofistikasi untuk mengurangi kurban (damage limitation), dan mewajibkan kepatuhan pada norma-norma perang yang adil (just war).
    E. Pemisahan secara tegas tugas-tugas pertahanan antara TNI dan lembaga-lembaga di luarnya sesuai dengan sifat ancaman (militer dan non-militer), mengakibatkan β€œpembinaan teritorial” yang menjadi bagian dari tugas Koter/Kodam harus dikembalikan pada instansi lain yang relevan. Fungsi pembinaan potensi nasional menjadi wewenang dan tanggungjawab institusi lain di luar TNI.
    F. Revolusi dalam bidang teknologi perang mengharuskan perubahan dalam pola dan strategi pertahanan. Technological-based war, terjadinya perubahan durasi/ waktu, ruang, dan presisi menyebabkan strategi perang berbasiskan mobilisasi massa dengan asumsi waktu perang yang panjang dan menyeluruh menjadi tidak relevan. Oleh karena itu diperlukan strategi yang tepat dan didukung oleh postur dan struktur pertahanan yang handal.
    G. Sifat inward looking dan perumusan sifat ancaman yang sangat luas kini kehilangan landasan legitimasi. Negara memang harus mengembangkan strategi keamanan komprehensif untuk menangkal berbagai bentuk ancaman seperti ancaman militer-non militer, eksternal-internal, maritme-based atau land-based, tsechnological-based atau human based, serta konvensional-non konvensional. Strategi keamanan komprehensif tersebut dapat dilakukan dengan minimal dua cara. Pertama, negara memperluas ruang gerak aktor militer sehingga aktor ini dapat menangkal semua bentuk ancaman. Atau, kedua, Negara mengembangkan aktor keamanan baru dan menjadikan aktor militer sebagai aktor yang hanya memiliki kompentensi untuk mengatasi masalah pertahanan negara. Alternatif kedua merupakan alternatif masa reformasi ini, tampak dari formulasi Pasal 30 UUD 45, TAP/MPR VI dan VII/ 2000, UU No X tahun 2001 yang secara tegas membedakan sumber dan sifat ancaman serta institusi yang memiliki kewenangan penanganan.
    H. Konsekuensi logis dari pengadopsian alternatif kedua tersebut adalah perlunya dilakukan refungsionalisasi dan restrukturisasi institusi militer (termasuk Koter) agar institusi militer dapat berkonsentrasi untuk mengembangkan kompentensi dan kapabilitas di bidang pertahanan negara. Strategi perang gerilya tidak dapat dan tidak boleh diinstitusionalisasikan karena merupakan bagian dari force deployment yang sifatnya situasional sesuai dengan hakekat, jenis dan bentuk ancaman. Dengan kata lain, Koter sebagai perwujudan dari gelar kekuatan, tidak bisa dan tidak boleh dipahami sebagai struktur permanen.
    I. Konsekuensinya, perlu restrukturisasi institusi militer (termasuk Koter) agar institusi militer dapat berkonsentrasi untuk mengembangkan kompentensi dan kapabilitas di bidang pertahanan negara. Kompetensi dan kapabilitas yang perlu dikembangkan terutama adalah yang berkaitan dengan kebutuhan untuk menangkal ancaman yang berdimensi eksternal, konvensional, baik yang berdimensi maritime-based, landbased, technological- based, maupun human-based. AL dan AU harus memainkan peran lebih besar dalam pertahanan wilayah (territorial defence).
    J. UU Pertahanan Negara menegaskan, pertahanan negara disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan (Pasal 3 Ayat (2)), sementara penggunaan kekuatan TNI sepenuhnya dalam rangka menghadapi ancaman militer (Pasal 7 ayat (2). Ini mengharuskan adanya perubahan mendasar dalam strategi, doktrin pertahanan dan penyusunan postur.
    K. UU Pertahanan Negara juga menegaskan bahwa gelar pasukan tidak dapat dilakukan secara permanen dan dalam bentuk lembaga.
    L. Pemisahan secara tegas tugas-tugas pertahanan antara TNI dan lembaga-lembaga di luarnya sesuai dengan sifat ancaman (militer dan non-militer), mengakibatkan β€œpembinaan teritorial” yang menjadi bagian dari tugas Koter harus dikembalikan pada instansi lain yang relevan. Fungsi pembinaan potensi nasional menjadi wewenang dan tanggungjawab institusi lain di luar TNI.
    M. Konsekuensinya, perlu restrukturisasi institusi militer (termasuk Koter) agar institusi militer dapat berkonsentrasi untuk mengembangkan kompentensi dan kapabilitas di bidang pertahanan negara. Kompetensi dan kapabilitas yang perlu dikembangkan terutama adalah yang berkaitan dengan kebutuhan untuk menangkal ancaman yang berdimensi eksternal, konvensional, baik yang berdimensi maritime-based, landbased, technological- based, maupun human-based. AL dan AU harus memainkan peran lebih besar dalam pertahanan wilayah.

    PENGEMBANGAN SISTEM PERTAHANAN NASIONAL

    Sistem pertahanan nasional masa depan merupakan sistem yang:
    1. Memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan
    2. Mengedepankan prinsip no first strike.
    3. Memadukan strategi penangkalan (deterrence), pre-emptive, preventive, dan pertahanan aktif (active defense).
    4. Mengandalkan penggunaan integrated armed-forces.
    5. Terdiri dari beberapa Zona Pertahanan.
    Perpaduan prinsip-prinsip dasar sistem pertahanan nasional tersebut harus dijadikan dasar pertimbangan untuk melakukan pengalihan dari sistem komandan teritorial ke sistem komando pertahanan wilayah. Proses pengalihan ke sistem pertahanan wilayah ini harus disertai dengan pertimbangan tentang:
    (1) posisi pertahanan wilayah sebagai bagian dari bentuk gelar kekuatan di zona pertahanan tertentu; (2) postur gelar kekuatan TNI yang mencerminkan postur integrated armed forces. Hal ini, misalnya, dilakukan dengan mengembangkan struktur terpadu antar angkatan yang mengkoornisasikan military base(s) masing angkatan yang ada di wilayah kewenangannya. Struktur ini pada dasarnya merupakan bagian dari pilar pertahanan (bukan gelar pasukan) yang penempatannya didasarkan pada kebutuhan untuk mempertahankan zona-zona pertahanan yang dirancang berdasarkan Sistem Pertahanan Nasional; dan (3) proses transisi yang perlu dilakukan agar revisi Koter AD berjalan beriringan dengan revisi seluruh strategi dan struktur/postur TNI (AD, AL, AU).
    Satu hal penting yang perlu ditekankan disini adalah bahwa sistem pertahanan wilayah tersebut dikembangkan hanya untuk mengantisipasi permasalahan teritorial yang berkaitan dengan masalah pertahanan negara. Hal ini penting untuk digaris-bawahi karena permasalahan teritorial terdiri dari perpaduan dinamika unsur geografi, demografi, dan kondisi sosial-politik. Antisipasi terhadap perpaduan tiga unsur tersebut dilakukan dengan cara mengharuskan negara (bukan TNI) untuk mengembangkan konsep pembinaan teritorial yang diarahkan untuk memperoleh suatu kekuatan kewilayahan sebagai ruang juang, alat juang, dan kondisi juang yang tangguh bagi penyelenggaraan tugas pertahanan negara.
    Penempatan perpaduan unsur geografi, demografi, dan kondisi sosial-politk mengharuskan negara untuk mengembangkan pola pelaksanaan pembinaan teritorial (Binter) yang bertujuan untuk melakukan tiga fungsi pembinaan.
    Ketiga fungsi pembinaan tersebut adalah: (1) pembinaan unsur geografi menjadi kekuatan geografi; (2) pembinaan unsur demografi menjadi kekuatan demografi; dan (3) pembinaan kondisi sosial menjadi kekuatan sosial.
    Dalam melakukan pembinaan unsur geografi menjadi kekuatan geografi, negara, misalnya, harus membentuk kompartemen daerah yang harus dapat menentukan (a) berapa sumber daya yang ada padanya; (b) sumber mana yang memerlukan pembinaan serta pengembangan secara khusus; (c) apa yang masih perlu diadakan dari luar kompartemen; dan (d) kompartemen lain yang dapat membantu dan atau perlu dibantu. Sistem Komando Pertahanan Wilayah menjadi relevan disini karena sistem ini merupakan bagian dari kompartemen yang dibentuk negara untuk mengembangkan ruang juang bagi pergelaran strategi perang di zona pertahanan dalam.
    Dalam melakukan pembinaan unsur demografi menjadi kekuatan demografi, negara, misalnya, harus dapat melalukan penilaian terhadap penduduk baik secara kualitatif (fungsinya dalam masyarakat) maupun secara kuantitatif.
    Penilaian ini juga diikuti dengan pengembangan empat komponen utama penyelenggaraan pertahanan negara yaitu komponen perlawanan bersenjata, komponen Kamtibmas dan Linmas, komponen urusan sipil (termasuk didalamnya aparatur pemerintahan sipil), dan komponen produksi. Sistem Komando Pertahanan Wilayah di fungsi pembinaan ini berperan sebagai instrumen inti dari komponen perlawanan bersenjata namun tidak menjadi bagian dari komponen-komponen lainnya. Instrumen inti dari komponen komponen lainnya adalah institusi sipil Kementerian Pertahanan yang berkewajiban untuk mengelola seluruh potensi sumber daya nasional yang dapat dipergunakan untuk menyelenggarakan strategi pertahanan negara.
    Dalam melakukan pembinaan kondisi sosial menjadi kekuatan sosial, negara, misalnya, harus membina ketahanan mental rakyat yang meliputi aspek-aspek idelogi, politik, ekonomi,sosial dan budaya. Fungsi pembinaan ini juga bukan wilayah kerja TNI namun merupakan wilayah kerja institusi-institusi sipil seperti lembaga pendidikan, partai politik, dan organisasi-organisasi kemasyarakatan.
    Institusi-institusi sipil ini berperan dalam menjalankan proses pendidikan dan sosialisasi politik di masyarakat.

    MANAJEMEN TRANSISI
    Manajemen transisi diarahkan untuk mengelola proses pengalihan (likuidasi) sistem Komando Teritorial ke sistem Komando Pertahanan Wilayah/ Kogabwilhan. Proses likuidasi Koter tersebut dapat dilakukan dengan tahapan dan urutan sebagai berikut:
    1. Mempersiapkan Markas Komando baru yang mencerminkan pergelaran pasukan dalam rangka melindungi zona-zona pertahanan Indonesia.
    2. Likuidasi beberapa KODAM yang tidak berada di daerah rawan konflik dimulai dari struktur terkecil hingga teratas (Babinsa, Koramil, Kodim, Korem, Kodam).
    3. Beberapa KODAM yang berada didaerah yang berdasarkan pernilaiaan masih dibutuhkan pelibatan TNI, dipertahankan dalam waktu terbatas berdasarkan kebutuhan.
    4. Melakukan proses pemindahan TNI ke Markas-markas Komando baru.
    5. Melakukan fungsionalisasi komando-komando operasional (seperti KOSTRAD) untuk tugas-tugas peacekeeping internal.
    6. Mengalihkan tiga fungsi pembinaan (geografi, demografi, dan kondisi sosial) ke otoritas sipil.

    Dengan demikian tidak ada lagi duplikasi KODAM ke KOGABWILHAN, dan menghilangkan kontroveri perdebatan.

    Proses transisi tersebut perlu dilakukan terutama untuk menciptakan kerangka bagi pembenahan strategi pertahanan negara secara keseluruhan. Hal utama yang perlu dilakukan dalam proses transisi ini adalah merancang strategi contingency untuk menangani potensi konflik yang mungkin muncul.
    Untuk menangani potensi konflik eksternal di masa transisi, pemerintah harus menempatkan diplomasi sebagai garis depan pertahanan nasional. Hal ini berarti pemerintah harus dapat mengoptimalkan sistem Keamanan Kolektif (Collective Security) yang ada di PBB dan juga bentuk-bentuk pengaturan keamanan multilateral lain yang berada di tingkat global dan regional.
    Optimalisasi kedua garda diplomasi ini tentu saja harus dilakukan berdasarkan garis-garis kebijakan luar negeri pemerintah.
    Untuk menangani potensi konflik internal seperti Armed Rebellion, Insurgency, Riots, Social Conflicts, dan Non-Structural Conflicts, kekuatan TNI dikerahkan dalam rangka pelibatan (bukan penggunaan) dan hanya berperan sebagai internal peace-enforcer dan peace-keeping bukan sebagai peace-builder maupun aktor resolusi konflik.

    Sumber: website nasional.

  39. Mbah koclok

    • Mohon pada Mabes TNI untuk segera memperkuat alutsisa yang banyak, perang segera dimulai di natuna tidak lama lagi. Mohon segera digelar 150 flanker SU 27/30/35. 1300 MBT leopard+arjun, 1500 Panser. 150 fragate semua menggendong yaknot dan rudal penangkis udara yang canggih.

      • @mbah bowo…selama ini saya silent reader saja di semua formil,tapi setelah saya membaca tulisan mbah bowo membuat rasa nasionalisme saya tergugah untuk bertanya dengan anda.mbah saya mau tanya
        1.apakah anda ini orang indonesia asli atau bukan???
        2.kenapa anda selalu saja membela ausit yang memang sudah nyata melecehkan bangsa indonesia ??
        3.apakah anda senang kalo bangsa indonesia ini kembali dijajah oleh orang barat walaupun bentuk penjajahan berbeda dengan masa lalu??
        terus terang saja saya juga mempunyai family di australia yang sudah puluhan tahun menetap disana.koment mbah selama ini menunjukan bahwa anda itu adalah manusia yang sangat mudah untuk dibeli ke nasionalisme nya.kalo anda memang tidak senang dengan ada nya indo kerja sama dengan china + rusia anda silahkan koment di blog ausit. wes tuwek ora usah akehan cakem koon mbah,lek ora trimo karo koment ku ayo tatap muka single wong loro aku karo awakmu..maaf para sesepuh ane esmosi sama ini orang salam

  40. S-350/S400, Talwar class, SU-35 sudah cukup memberikan efek deterrent kok. Coba deh direalisasikan dalam jumlah memadai..

  41. http://www.naval-technology.com/contractor_images/whitehead/2-a244.jpg

    5 unit torpedo A244-S mode 3 buatan Italy yang akan melengkapi kapal permukaan baru TNI AL.

    Length: 2.8 m
    Diameter: 0.324 m
    Maximum Mass: 244 kg
    Cruise/Top speed: 30/39 kts [16/20 m/s]
    Depth: 600 m
    Maximum Range: 13.5 km for Mod. 3

    ini torpedo anti kapal selam, bukan unuk kapal permukaan

  42. Breaking News!

    “Pohon tumbang, belasan Kuntilanak luka ringan”

    https://scontent-b-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-prn1/t1/p480x480/75927_10201533235839484_40633403_n.jpg

    :mrgreen:

    • Yang nebang om now yah.??? pake apa om nebangnya.???
      Apa pake S-300 dikombinasikan dengan serangan apache ya, plus ditambah RHAN 750 buatan LAPAN setelah dipandu UAV RI. Tentunya dengan dipandu laser dari PT LEN, dengan kokpit kendali buatan PT PINDAD, dimana markas besar kuntilanak ini terdeteksi dengan radar VHF Rusia-BElarusia.

      Tentu saja semua ini terpantau di markas komando yang terpantau langsung “LIVE” dengan satelit militer kita yang memiliki “lensa teleskop yang dapat membaca koran” dari orbit satelit, yang terkoneksi dengan saluran telekomunikasi “bebas sadap” dengan perangkat komputer yang bebas trojan pula..

      Jika kuntilanak ini berhasil minta bantuan ratu kidul laut selatan, markas komando akan memerintahkan Hiu yang terdekat dengan lokasi untuk mengintercept bantuan ratu kidul itu dengan tembakan salvo yakhont yang telah terinstal di kilo yang baru nyampe dari rusky, dan kalo masih lolos, “reinforcement” kuntilanak ratu kidul itu masih harus menghadapi pantsyr yang akan menghabisi separuh kekuatan reinforcement ratu kidul tsbt.

      Jika 1 kompi batalyon kuntilanak ini masih lolos dan mengejar om now, saya sarankan om now untuk membeli jaket kamuflase terbaru agar tidak terlihat oleh pasukan khusus kuntilanak ini.

      • Pake keris wasiat bung πŸ˜€ jarak maks 7 sungai dan kecepatan 999k Mach

        • wah, ga mempan om.. mereka sudah dilengkapi dengan rompi computerized dari titanium yang masih fresh dari meteor yang baru jatoh, dengan mekanisme menghindar otomatis. apalagi mereka punya javelin generasi mutakhir, yang lintasannya bisa memutar secara horizontal dan spiral.

          πŸ™‚ waspada om besok… malam jum’at hehehe πŸ™‚

  43. Tongkang aja jd bertaring kalau didalamnya nangkring BukME/2 dan seperangkat S-Club serta bbrp batang yakhont, lengkap dgn torpedo SUT di sisi lambungnya. gw kira di adu dgn hobart duel ancur-ancuran gak bakal mundur itu tongkang. hahaha..

  44. kenapa ragam class masih di pasang exocet blok 2 jadul yang berjumblah 8 perkapal mestinya harus pakai blok 3 yang jelajahnya lebih jauh dan bisa untuk serang daratan !!!!

  45. I hardly leave a response, but i did a few searching and
    wound up here Pertahanan Udara Kapal Perang Indonesia – JakartaGreater.
    And I do have a couple of questions for you if it’s allright.
    Is it only me or does it look like some of the remarks come across as if they are written by brain dead individuals?

    πŸ˜› And, if you are posting on additional places, I’d like to keep up
    with everything new you have to post. Would you list of all of your social sites like your Facebook
    page, twitter feed, or linkedin profile?

  46. I just could nott depart your web site before suggesting that I really loved the
    usual information a person provide onn your guests? Is gonna
    be back often to inspect new posts

 Leave a Reply