Sistem Pertahanan Udara Mistral Atlas Yon Arhanud 10

Jakartagreater – Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang 10/Agni Buana Cakti (Yon Arhanud 10) menampilkan sistem pertahanan udaranya, saat menerima kunjungan dari Komando Pertahanan Udara Nasional (KOHANUDNAS).

Kunjungan ini disambut oleh Mayor Arh Syarief SB, S.H dan perwakilan Staf di Markas Batalyon Arhanud 10/ABC Gagak Hitam, Jakarta, 14 Agustus 2020, dirilis instagram Yon Arhanud 10.

Sistem Pertahanan Udara Mistral Atlas Yon Arhanud 10. (@Yon Arhanud 10)

Dalam kunjungan ini dibahas tentang kemampuan dari alutsista sistem pertahanan udara Mistral Atlas dan Radar MCP  (Mistral Coordination Post). Dengan adanya alutsista ini Yon Arhanudse 10 diharapkan bisa tetap sigap menjaga Udara Nusantara.

Sistem Pertahanan Udara Mistral Atlas Yon Arhanud 10.(@Yon Arhanud 10)

Sistem pertahanan udara Mistral platform Atlas (Advanced Twin Launcher Anti-Air strike) adalah sistem pertahanan udara yang menggunakan chasis kendaraan taktis Komodo 4X4. Dengan jenis Mistral Atlas, peluncur misil bisa dilepas dan dipindahkan ke atas tanah.

Mistral Atlas merupakan rudal pertahanan udara buatan Prancis yang diletakkan di atas Komodo 4×4 buatan PT Pindad.

Radar MCP Sistem Pertahanan Udara Mistral Atlas Yon Arhanud 10.(@Yon Arhanud 10)

Lain halnya dengan Multi Purpose Combat Vehicle (MPCV) yang juga buatan Prancis. Sistem ini menggunakan kendaraan taktis jenis Sherpa, di mana sistem rudal Mistral dan radar telah dipaten di kendaraan, sehingga bisa beroperasi secara otonom.

Sistem Pertahanan Udara Mistral Atlas Yon Arhanud 10.(@Yon Arhanud 10)

Mistral Atlas dalam operasinya didampingi oleh kendaraan radar yang membawa sistem komunikasi untuk satuan penembak. Saat mengunci sasaran, dua misil akan bekerja sesuai target, satu misil bisa membidik tepat, ketika satu misil lain mengalami masalah.

Sebagai mata dari satuan tembak rudal Mistral, MCP mampu mendeteksi sasaran dari jarak 30 km dan sasaran di ketinggian 4km.
MCP juga dilengkapi fitur IFF (identification friend or foe), untuk menghindari salah identifikasi sasaran. Radar MCP saling terkoneksi dengan MCP lainnya.

Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang 10/Agni Buana Cakti (Yon Arhanudse 10) merupakan Satuan Bantuan Tempur di bawah komando Resimen Arhanud-1/Falatehan, Kodam Jaya, Jakarta.

Sharing

Tinggalkan komentar