Mar 182017
 

Pesawat F-16 Israel (Alexey Goral)

Damaskus – Pertahanan udara Suriah menembak-jatuh pesawat tempur Israel, satu dari empat jet tempur Israel yang menyerang posisi militer Suriah di Provinsi Homs, Suriah Tengah, sebelum fajar Jumat, kata militer Suriah dalam satu pernyataan.

Pesawat tempur yang jadi sasaran tersebut jatuh di dalam wilayah Israel, kata militer Suriah.

Empat pesawat tempur Israel menerobos wilayah udara Suriah pada pukul 02.40 waktu setempat Jumat, di Wilayah Braij dan menyerang satu posisi militer di dekat Kota Palmyra di pinggir timur Homs, kata pernyataan militer.

Ditambahkannya, sistem pertahanan udara Suriah membalas serangan itu, menembak-jatuh satu jet Israel di dalam wilayah Israel, dan mengenai satu pesawat lagi sementara memaksa pesawat lain menyelamatkan diri.

“Serangan keji ini dilancarkan untuk memperlihatkan dukungan musuh Zionis buat gerombolan IS, dan upaya yang sia-sia untuk mengangkat moral mereka yang sudah jatuh,” kata pernyataan tersebut.

Sementara itu militer Suriah menegaskan tekad untuk menghadapi setiap serangan Israel pada masa depan terhadap posisi Suriah, demikian laporan Xinhua. Ditambahkannya, reaksi tersebut akan langsung dengan menggunakan segala cara.

Militer Suriah telah melancarkan serangan di pinggir timur Homs terhadap kelompok IS, dan belum lama ini merebut kembali Kota Kuno Palmyra serta bergerak maju untuk merebut kembali ladang gas penting di pinggir daerah tersebut.

Namun media Israel menyatakan serangan udara itu “ditujukan kepada pengiriman senjata untuk faksi Syiah Lebanon Hizbullah”.

Israel menyatakan peristiwa tersebut dramatis, sebab itu untuk pertama kali militer Suriah menanggapi secara langsung dengan cara sedemikian rupa terhadap serangan yang berulang-kali dilancarkan Israel terhadap posisi militer Suriah di dalam Wilayah Suriah selama perang enam-tahun.

Antara/Xinhua-OANA

Bagikan Artikel:
 Posted by at 3:00 am

  44 Responses to “Sistem Pertahanan Udara Suriah Tembak Jatuh Pesawat Israel”

  1. petramax….plus

    • nyegat pake badan pesawat maksudnya

    • PEMERINTAH DAN MEDIA ZIONIS ISRAEL DARI DULU MENUTUPI KEGAGALAN DAN KESALAHANNYA.

    • Nah ini manfaatnya kalo punya alat timpuk macam S300..bravo suriah

    • Saya cenderung ke Klaim Suriah Bung Patih,

      Klaim Israel : Mencegat Rudal Anti Pesawat Udara Suriah dan Serangan Israel ke Pengiriman senjata ke Lebanon.
      *Dari tindakan sangat offensive yaitu serangan F16, keluar berita yang sangat defensive? apa artinya, Israel gagal dalam misi.
      Berita Israel juga tidak secara gamblang menyatakan nasib F16, malahan mengalihkan topic ke “keberhasilan” mencegat RUDAL ?? Jika misi itu berhasil maka yang keluar dimedia adalah jumlah dan kerusakan target, kenapa media malahan mengeluarkan berita yang Defence ??
      Alasan pengiriman senjata ke Lebanon juga menjadi pertanyaan. Dari sisi timur Homs menuju Lebanon harus melewati Medan perang ISIS, dan saat ini Suriah sangat membutuhkan amunisi membebaskan Palymra ? Kenapa dengan susah payah mengirimkan amunisi melewati sisi Timur Homs ke Barat arah Lebanon.

      Klaim Suriah : F16 Israel ditembak jatuh dan Israel menyerang Unit tempur Suriah di Homs melawan ISIS.
      *Serangan F16 sampai saat ini tidak dibantah oleh Israel. Apakah zionis memang bekerjasama dengan ISIS saat ISIS terdesak dan terkebung hebat di Palymra??

  2. Mungkinkah bangsat zionis membantu isis yg lagi terdesak di mana2.

  3. Pelanggar harus ditindak tegas biar tau bahwa disuriah masih ada pemerintah yang sah.

  4. mmm

  5. efek Radar dari Rusia

  6. Pantsir kah? S300 kah? S400 kah? atau simbah S60

    • Cuma S200 yg diluncurkan.

      • Because of advancements in Western aircraft regarding speed and operating altitudes, the Soviet Union was forced to remain on the cutting edge of air defense technology. Its defense network was eventually arranged to include a variety of short-, medium-, and long-ranged solutions to help counter the threat posed by high-flying bombers and spy aircraft. One of the entries into the long-range category became the classic S-200 missile – known to NATO as the SA-5 “Gammon” – and this series went on to see considerable adoption in the Cold War decades by a plethora of global operators beyond the Soviet Union. Design work on the S-200 is attributed to the Petr Grushin design bureau.The Gammon series was introduced in 1967 and was featured in many of the notable conflicts of the 20th Century thereafter.The SA-5 missile is directed primarily by way of the 5N62 series “Square Pair” radar which can track out to a distance of 170 miles (there are other available radar fits that can also be used). Several versions of the S-200 missile eventually appeared – the S-200A “Angara” is an original form of 1967 with 110 mile range followed by the S-200V “Vega” of 1970 with 150 mile range. The S-200 “Vega” increased range out to 190 miles and the S-200M “Vega-M” arrived as a modernized form. S-200E “Vega-E” was developed as the export-minded product form of the Gammon missile and S-200D “Dubna” arrived in 1976 as a nuclear-capable variant with 250 miles range.

        The standard design of the missile itself consists of a tubular, highly aerodynamic shape with stabilization fins added. Each missile is fitted with four solid-fueled rocket booster units to help the missile reach engagement speeds as quickly as possible – offering little time for the target to react. The missile weighs in at 15,700 pounds and feature a nose-to-tail reach of 35 feet. The warhead is made up of a 478lb Fragmentation High-Explosive (Frag-HE) mix detonated either through proximity with the target or through command fusing. The rocket motor is a dual-thrust, liquid-fueled unit which, when coupled with the rocket boosters, allows the missile to reach speeds of 5,600 miles per hour up to altitudes of 130,000 feet out to 190 miles (range is variable and dependent upon the missile model in play). Guidance is through a semi-active radar homing seeker installed in the missile’s head.

        Since its inception, the SA-5 has proven its worth as a defensive-minded solution and deterrent. It is generally seen as accurate and its evolution from its original Cold War-era form has ensured it a place on the modern battlefield. Indeed both Russia and Iran are known to have undertaken more advanced forms of the missile. Current, notable operators of the SA-5 series includes Russia, Algeria, India, North Korea, Poland, Romania and Syria (among others). Former operators of the SA-5 system include many former Soviet allies like Belarus, Czechoslovakia, Hungary, Georgia and Ukraine (among others). Gammon missile units were fielded in East Germany prior to German unification in 1990 as a deterrent to the West. In Russian service, six missile launcher units are assigned to a battalion and the current-generation missile in use is the S-200 “Dubna” type.

        An SA-5 missile was responsible for the downing of a civilian Tupolev Tu-154. The incident involved a Siberia Airlines flight and a Ukrainian SA-5 system and occurred on October 4th, 2001. Seventy-eight people were killed.

        • Waahh…skrng ada embel2 (Tukang-Copas) di ID nya.
          Pertanyaan saya ke anda, apakah anda paham apa yg anda copy paste itu. ” Paham ” lho ya, bukan mengerti artinya. Kalo arinya mungkin anda bisa minta bantu mesin terjemah Google.

  7. emang harus kyk gitu…

    Yg nm’x pelanggaran wilayah hrs lsg tindak tegas….
    Apalg yg melanggar itu jelas” pespur….
    tdk ada istilah keslhan navigasi or human error….

    Moga” Indonesia Kita tdk takut & jgn sampai ter’ulang kasus ruang udara Bawean….

  8. Yg jelas mereka musuh dari hukum piagam PBB wajib disterilkan

  9. Israel bebas nimpuk Suriah
    Suriah jg boleh nimpuk Israel
    gantian donk …!!!

  10. Negara setan mana month ngaku salah kan merasa paling benar bangsa terpilih dan kesayangan tuhan,pret! Bangsa terlaknat iya, sejarah dunia mana yg tidak ada Yahudi terlibat didalamnya Komunis,marxisme,leberalisme,sekulerisme,kapitailsme,LGBT terpecah belahnya agama2 samawi blm lg hancurnya negara2 yg menentang kepentingan AS dan lobi2 Yahudinya!

    • Inilah kehebatan Iblis dia pake tu orang Yahudi yang hebat2 untuk mengacaukan dunia ini, sehingga seakan akan orang Yahudi seluruhnya itu kelihatan jelek dimata dunia, tidak semua bangsa Yahudi seperti itu. Tetapi kalau di kitab muslim maupun nasrani memang ada tertulis kalau bangsa Israel adalah bangsa pilihan Tuhan, kita tidak bisa menutupi itu. Dan Tuhan juga tidak akan pernah salah memilih suatu bangsa bukan???

      • Betul bangsa terpilih untuk berbuat onar,sebelum digulung dan dihancurkan oleh umat muslim,itulah sebabnya isrohell sangat anti islam,sebab jika umat islam bersatu dan kuat maka akan mengancam keberadaan isrohell.

  11. Baguslah…nggak perlu ditegur, ..dikejar, paksa turun.., langsung dirudal aja…selesai.i

  12. Alhamdulillah kalo jet tempurnya jatuh. Jika israel kuat karena amerika dan inggris. Suriah juga bisa jadi kuat dengan bantuan Rusia dan iran.!!!

  13. waspadai reaksi balasan Israel.. F35 atau F15 mungkin akan di deploy utk berikutnya

  14. kemungkinan bertambah warga israel yg menjadi janda…

  15. Hemm..Bung@ipoohipooh..janda kembang kah?? sebenarnya pimpinan dan penasehat mereka yg turun temurun suka bermasalah, rakyatnya rata2 banyak yg cinta damai.

  16. ISRAEL dapat lawan sepadan.

    Bukan hamas tapi hizbullah + suriah + Rusia

  17. Ah di Homs banyakan dikuasai FSA, koq gak disebutin kalau Israel bantu FSA? ISIS cm kuasain 25%, kalau prov deir er zour IS mmg mendominasi

  18. Hmmmm

 Leave a Reply