Oct 262018
 

Susunan slide foto menujukkan sistem rudal pertahanan udara Bavar-373 buatan Iran © Tasnim News Agency

JakartaGreater.com – Seorang pejabat militer Iran menegaskan kembali bahwa sistem rudal pertahanan udara jarak jauh buatan Iran, Bavar-373, dilengkapi dengan sistem peluncuran vertikal (VLS) berbentuk persegi, seperti dilansir dari Tasnim.

Sistem pertahanan udara canggih buatan dalam negeri mencakup berbagai komponen sedang menjalani pengujian yang kompleks, dimana upaya itu sedang dilakukan guna membawanya ke layanan bulan Maret 2019.

Pada 21 Agustus 2016, Presiden Iran Hassan Rouhani meluncurkan sistem pertahanan rudal jarak jauh, Bavar-373, yang memiliki karakteristik mirip dengan sistem S-300 Rusia.

Didampingi Menteri Pertahanan Brigadir Jenderal Hossein Dehqan, Presiden Rouhani mengunjungi stand pameran pameran Organisasi Industri Penerbangan Iran (IAIO) di Kementerian Pertahanan, yang memamerkan prestasi industri pertahanan, termasuk sistem pertahanan udara Bavar-373 yang dibangun didalam negeri.

Fitur yang membedakan sistem rudal Bavar-373 adalah sistem peluncuran vertikal dengan peluncur persegi, yang umumnya digunakan untuk pertahanan udara di kapal perang.

Sistem rudal Bavar-373 ini menggunakan radar pengendali jarak jauh yang bertahap, yang dijuluki sebagai Me’raj-4. Sistem pertahanan udara menggunakan tiga jenis rudal berbeda untuk mencapai target di berbagai jarak dan ketinggian.

Teknisi militer Iran dalam beberapa tahun terakhir ini telah membuat kemajuan besar dalam pembuatan berbagai peralatan pribumi, membuat angkatan bersenjata mandiri dalam lingkup senjata.

  7 Responses to “Sistem Rudal Bavar-373 Iran Memiliki Peluncur Persegi”

  1.  

    Coba RI-Rusia kerjasama pengembangan S400 dgn penamaan lokal Indonesia demi menghindari sangsi dr barat terutama AS, apakah mungkin ini bs terwujud?

    •  

      Mahal, indonesia kf-x aj nego. Tapi klo pmrintah komit biayainnya, knp ngk?

      •  

        Kita punya komoditas. Rusia terbuka buat barter, kecuali teknologi kunci.
        Tapi dapat teknologi truk angkut misil sama peluncur sudah sangat menguntungkan buat Indonesia, bisa dimodif buat kepentingan lain seperti menjadi truk angkut tank atau truk angkut jembatan portable bikinan dalam negeri.

        •  

          truk angkut misil apa mlrs ato gimana bung jos gandos?

          •  

            Teknologi kunci kemungkinan besar gak dikasih, dengan kata lain tetap beli misinya sementara Indonesia sudah bisa bikin peluncurnya.
            Let’s think outside the box: Sekalipun Indonesia cuman bisa bikin truknya, tapi itu truk kelas berat. Bisa dimodif jadi kendaraan angkut tank atau angkut jembatan portable produksi dalam negeri karena kemampuannya menganggut beban berton-ton.
            Inonesia juara soal modif-memodif asal ilmunya sudah dapet.

  2.  

    pada akhirnya semua tergantung uang dan kemampuan bernegosiasi .pada masa presiden soekarno indonesia mendapatkan rudal canggih buatan uni soviet yg bisa dipakai utk menjatuhkan pesawat mata mata dan pesawat pembom yg membuat indonesia menjadi negara yg disegani sekaligus diwaspadai.

  3.  

    Wah.. Indonesia mesti pesan Bavar 373 nih.

 Leave a Reply