Jan 232019
 

Sistem pertahanan udara Buk-M2 Rusia © Mikhail Metzel via Sputnik

JakartaGreater.com – Pada hari Minggu, 20 Januari 2019, Angkatan Udara Israel melakukan serangan terhadap Bandara Internasional Damaskus. Seorang juru bicara militer Rusia telah mengkonfirmasi bahwa sistem rudal pertahanan udara yang dioperasikan Suriah berhasil menghancurkan tujuh rudal Israel, seperti dilansir dari laman Sputnik.

Menurut outlet berita Suriah, Muraselon, menyebut Pasukan Pertahanan Udara Suriah hari Minggu sore menggunakan versi terbaru dari sistem rudal pertahanan udara Buk-M2 untuk membalas serangan Israel.

Video berikut yang disediakan oleh Muraselon, mengabadikan saat Buk-M2 menembak dua kali, dilaporkan mencegat dua rudal yang ditembakkan oleh Tel Aviv menuju wilayah Suriah.

Sistem rudal permukaan-ke-udara Buk-M2 menyediakan perlindungan udara jarak jauh dan memiliki akurasi tinggi untuk menangkal serangan musuh, menurut Muraselon. Serangan rudal Israel terjadi pada pukul 1:32 siang waktu Moskow dari Laut Mediterania oleh empat jet tempur F-16 Angkatan Udara Israel meluncurkan beberapa peluru kendali.

Belakangan, juru bicara militer Rusia mengonfirmasi bahwa pertahanan udara Suriah telah memukul mundur serangan Israel, yang ditujukan ke Bandara Internasional Damaskus, di barat daya ibukota Suriah.

Menurut militer Rusia, sistem pertahanan udara Pantsir dan Buk yang dioperasikan Suriah menghancurkan tujuh rudal Israel.