Sistem Rudal S-500 Rusia Sudah Tahap Pengujian Akhir

© Stanislav Krasilnikov

Perusahaan pertahanan Almaz-Antey Concern asal Rusia, saat ini  sedang menyelesaikan uji coba rudal pencegat “high-altitude” untuk sistem pertahanan udara S-500 yang paling maju, menurut Wakil CEO Almaz-Antey Vyacheslav Dzirkaln dalam pameran udara internasional MAKS 2017 pada hari Kamis, seperti dilansir dari laman TASS Defense.

Menurut Vyacheslav Dzirkaln, “beberapa elemen sistem rudal pertahanan udara S-500 baru saat ini telah berhasil melewati tahap dasar pengujian”.

“Pengujian akan segera berakhir untuk anti rudal permukaan-ke-udara yang dirancang untuk mencegat target dilapisan atas atmosfer”, kata Dzirkaln.

Secara umum, pekerjaan telah berjalan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan Kementerian Pertahanan Rusia dan pengiriman sistem rudal pertahanan S-500 tersebut kepada pasukan dijadwalkan pada tahun 2020, katanya.

Pengujian terhadap rudal-rudal baru

Almaz-Antey Concern mengatakan akan segera menyelesaikan uji coba tiga jenis rudal baru untuk sistem pertahanan udara jarak menengah S-350 Vityaz dengan active homing head.

“Pada tahun 2017, uji coba negara dari sistem tersebut akan segera berakhir. Sekarang para spesialis perusahaan sedang mengumpulkan statistik untuk peluncuran tempur dengan intersepsi target sesungguhnya dalam berbagai kondisi”, kata Vyacheslav Dzirkaln.

Vyacheslav Dzirkaln pun menambahkan bahwa perusahaan segera menyelesaikan uji coba negara dari tiga jenis rudal permukaan-ke-udara terbaru dengan active homing head untuk sistem S-350 Vityaz dan kompleks pertahanan udara kapal perang.

Sistem pertahanan udara S-350 Vityaz. © Wikimedia/Vitaly V. Kuzmin

Sistem rudal pertahanan angkatan laut Poliment-Redut juga memiliki tiga jenis rudal, jarak pendek, sedang dan menengah yang terintegrasi dengan kompleks rudal pertahanan S-350, tambahnya.

“Ini adalah rudal generasi baru dengan karakteristik manuver yang sangat tinggi untuk menyerang di semua jangkauan”, jelasnya.

Set lengkap dari sistem Poliment-Redut, telah di tempatkan pada fregat Admiral Gorshkov sementara beberapa elemen lain dari kompleks ini seperti peluncur, sistem kendali dan juga radar telah dipasang pada sejumlah korvet.

Sistem rudal pertahanan udara Poliment-Redut pada fregat Admiral Gorshkov, Rusia. © Missilito

S-350 Vityaz adalah sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) jarak menengah yang dirancang sebagai pertahanan udara di medan tempur, menurut Pavel Sozinov, Kepala Perancang Almaz-Antey.

S-500 Triumfator adalah sistem rudal pertahanan udara jarak jauh yang dirancang untuk menggantikan pendahulunya sistem rudal S-400 Triumf. Sistem baru ini, di kembangkan dengan perspektif operasi dalam 25 tahun ke depan.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan sebelumnya bahwa pengiriman sistem rudal pertahanan udara S-500 ke pasukan akan dimulai pada tahun 2020.

Tinggalkan komentar