Jul 222019
 

doc. Unit 26th Marine Expeditionary AS di Selat Hormuz. (@ Cpl. Joshua Brown – commons.wikimedia)

Pentagon, Jakartagreater.com  –  Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran pada hari Jumat,19-7-2019 mengatakan bahwa mereka telah menangkap tanker minyak berbendera Inggris Stena Impero di Selat Hormuz.

Amerika Serikat akan mengambil keuntungan dari kejengkelan situasi di Selat Hormuz untuk memperkuat kehadiran militernya di kawasan itu, kata Ketua Komite Urusan Internasional Dewan Federasi Majelis Federal Federasi Rusia, Konstantin Kosachev, dirilis Sputniknews.com, 20-7-2019.

“Sudah jelas siapa sebenarnya yang akan mengambil keuntungan dari memperburuknya situasi di Selat Hormuz dan di Timur Tengah secara keseluruhan:  baru saja menyetujui pemindahan pasukan ke Arab Saudi. Amerika Serikat juga mengumumkan pengembangan operasi internasional untuk melindungi pengiriman di Timur Tengah wilayah Teluk “, tulis Kosachev di Facebook.

Anggota parlemen Rusia ini mencatat bahwa Pentagon berencana untuk mempersiapkan operasi maritim internasional, yang dijuluki “Guardian”, untuk memastikan keamanan di saluran air utama di Timur Tengah.

“Fakta bahwa perkembangannya diumumkan dengan cepat menegaskan asumsi bahwa Amerika Serikat hanya menunggu alasan untuk memperkuat kehadiran militernya di wilayah itu dan mereka menunggu,” tegas Kosachev.

Kapal tanker minyak berbendera Inggris, Stena Imperio, ditahan oleh militer Iran pada hari Jumat 19-7-2019 saat melewati Selat Hormuz sewaktu berada di perairan internasional. Menurut pemilik kapal kargo Stena Bulk, ada 23 kru di atas kapal yang disita. Namun menurut militer Iran, kapal tanker itu melanggar peraturan maritim internasional ketika melintasi Selat Hormuz di Teluk Persia.

Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt menyebut situasi itu “tidak dapat diterima”, menambahkan bahwa ia “sangat prihatin” dengan tindakan yang dilakukan oleh negara Iran di Selat Hormuz.

Pada tanggal 4 Juli 2019, otoritas Marinir dan Gibraltar Inggris menahan kapal super Grace 1 karena dituduh mengangkut minyak mentah ke Suriah. Menurut Ketua Menteri Gibraltar Fabian Picardo, langkah-langkah tersebut diambil karena “informasi yang memberi alasan masuk akal bagi pemerintah Gibraltar untuk menganggap bahwa Grace 1 bertindak menentang sanksi UE terhadap Suriah.”

Pada gilirannya, Iran membantah semua tuduhan. Situasi keamanan di Teluk Persia dan daerah sekitarnya terus memburuk selama beberapa bulan terakhir. Pada Mei, 4 kapal tanker minyak menjadi sasaran serangan sabotase di lepas pantai UEA.  Pada Juni 2019, dua lagi tanker minyak dilanda ledakan di Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Oman dengan Teluk Persia.

Tak lama setelah itu, IRGC mengklaim telah menjatuhkan pesawat pengintai AS di wilayah udara di atas provinsi Hormozgan di pesisir. Komando Pusat AS mengatakan bahwa Drone telah beroperasi dan ditembak jatuh ketika transit wilayah udara internasional di Selat Hormuz.

  27 Responses to “Situasi Selat Hormuz Semakin Panas, Siapa Meraup Untung?”

  1.  

    Atur sajalah bagaimana baiknya, agar Iran bisa dijadikan medan uji coba utk mendapatkan sertifikasi betel prupen dari segala jenis senjata dan perangkat lunak pendukunnya buatan AS atau NATO Yg terbaru. Karena AS dan NATO butuh sertifikasi itu dlm waktu mendesak.

    Sementara silahkan Rusia diberi tiket vvip utk duduk manis spt biasa di tribun utama utk menonton dagelan teater tingkat dunia dng episode David dan Goliath dng pasukan Dadjal barunya.

    Kita lihat saja apakah launcing produk terbaru ini bakal meraup sukses dan melariskan produk2 jualan AS dan Nato spt pada episode dagelan Desert Strom di Irak thn 1991 lalu.? Mengingat saat ini pamor produk AS dan Nato lg merosot tajam setelah adanya launcing produk S-300 dan S-400 beserta SU-35 dan SU-57 di sinetron Palagan Suriah 3 tahun lalu.

  2.  

    Semoga ada celah2 bagi Indonesia bisa mendapat keuntungan dari memburuknya situasi antara Iran dan Amerika cs misal :
    1. Omzet amunisi buatan Pindad bakalan meningkat
    2. Peningkatan peace keeper dari Indonesia meningkat yang dengan sendirinya panser Anoa juga laku keras
    3. Para diplomat kita bakalan lebih lantang untuk meminta kedua kubu supaya menahan diri dan selesaikan secata diplomatis, pamor Indonesia meningkat
    4. Jika situasi memburuk sampai terjadi konfrontasi akan ada imbauan dari pemerintah supaya rakyat “mengencangkan ikat pinggang” agar inflasi tidak naik sehingga kita semua berhemat.
    5. Akan banyak turis dari timur tengah dan amerika eropa yang berlibur ke Indonesia untuk menghilangkan stress dan menghindari kegaduhan di semenanjung arab.
    6. Dan masih banyak lagi tapi yang terpenting semoga tidak sampai terjadi perang terbuka, kasihan para jemaah haji kita yg sedang menunaikan ibadah haji disana mengingat arab saudi mengijinkan negaranya buat pangkalan tempur amerika lawan iran, bisa-bisa rudal iran nylonong ke saudi.

    •  

      engak berani main besar yaa mana kebagian…india dan cina dapet jatah dari iran…minyak mentah …kita ditawarin sama iran memble aje…kagak mau ambil resiko…!!!

      •  

        Bukannya memble aja ming, cuman perdagangan loe, nilai uangnya di rekening bank loe bisa di telikung AS….alias di bekukan…baru beneran memble….kecuali loe kerja sama dengan qatar….

        •  

          yaa itu namanya memble…ai,aii si fajar memble…ai,aii negara si fajar memble…ai,aii….
          masih ada yang bilang amerika takut sama kita…xixixixiii…

          •  

            Mampuslah klu begitu pemerintahan jokowi menanggung defisit akibat inport minyak dgn hutang yg makin menumpuk
            :lol: :lol:

          •  

            waduh dex …burung nya si mbah sampe berdiri baca komen situ…padahal payah bener loh burung si mbah berdiri gini …komen kamu lebih dahsyat dari cerbung…xixixixixi….

          •  

            Seharusnya jk politik indonesia bebas aktif tentu akn mendapat keuntungan dr mana sj terutama dr perdagangan tanpa ada tekenan dr negara mana sj, tpi faktanya tdk demikian krna jokowi sudh ditekan amerika hampir ngompol
            :lol: :lol:

          •  

            gue engak mau terjebak dalam politik praktis…tapi mungkin begitu kali yaa…!?!?!?
            kepentingan nasional diatas kepentingan pribadi kelompok atau golongan…apa lagi kepentingan asing…tapi kita mungkin sulit untuk tau apa kepentingan nasional kita…karna sibuknya kita main didalam rumah sendiri…jadi rada gamang bila bertemu asing…apa lagi beda kepentingan…!!!
            kian turun wibawa indonesia dari waktu kewaktu…sukarno terkenal karna keberanianya dalam mengambil sikap…suharto walau dibawah sekutu tapi masih bisa bersuara lantang…hingga masih ada nilai kehormatan di dunia…dan setelah era revormasi…kita kian sibuk dengan urusan didalam rumah sendiri…bahkan pamor diasean pun turun…dan endak perlu saya kasih contoh…karna kita tau semua…!!!

          •  

            Sejak kapan pula soeharto brsuara lantang didunia perpolitikan internasional, bahkan karna dibawah sekutu pulau² indonesia yg prmasalahnnya sudh ada diera soeharto yg tdk ditanggapi soehato, sehingga pulau trsebut diambil malay,

            soeharto itu kn maka dibilang didunia internasional orang senyum, krna para investor asing yg mengelola tambang mineral bumi indonesia dgn % yg sedikit utk indonesia namun soeharto senyum sj, pulau indonesia pun diambil malay soeharto senyum sj
            :lol: :lol:

          •  

            kamu yaa tau nya yang jelex jelex nya aja huu…peran politik luar negri kita era suharto bisa diangap cukup gemilang…contoh terbentux asean…belum lagi masalah lainya…misal berakhirnya apartet di africa selatan…kalou masalah ilang pulau kan sesudah dia lengser toh dix…kalou sengketanya ia udah dari jaman nya…

  3.  

    kalou masalah pengurusan sumber daya alam…itu banyak harus diperdebatkan lagi…satu kita tidak bisa mengelolanya secara mandiri…kedua kita memang lagi sakit pada waktu itu setelah akhir era sukarno…coba baca lagi tentang sejarah ekonomi indonesia dekade 60an…ketiga jelas kita butuh asing untuk menyetabilkan baik politik maupun ekonomi setelah era perebutan kekuasaan….jadi liat semua factor dan masalah secara keseluruhan….baru ambil kesimpulan…!!!
    jangan setengah setengah….!!!

  4.  

    Ternyata banyak para Warjager diatas yg belum melihat dg jelas permainan macam apa yg sedang menari di Teluk Persia dan Selat Hormuz saat ini. USA,UK dan NATO gak akan segera menyerang Iran seperti saat mereka melakukan kesalahan di Suriah, apa itu? Legalitas atau Mandat dari PBB/UN untuk mengintervensi.

    Assad gagal dilengserkan karena Rusia ternyata bisa mengerahkan sumber daya mereka untuk menjaga Suriah dalam kondisi minimum. Itu sudah menjadi kesalahan kalkulasi yg dilakukan oleh pihak Barat. Namun itu juga jadi data berharga karena Rusia akhirnya mau mengeluarkan alutsista utama mereka di Suriah sehingga Barat bisa setidaknya menilai kemampuan Rusia dan bagaimana cara mengalahkannya suatu saat nanti.

    Makanya Barat akan menggunakan peristiwa Iran yg ternyata menahan kapal UK tanpa alasan yg jelas dan penyerangan kapal tanker UAE beberapa waktu yang lalu untuk memindahkan pelabuhan dan fasilitas penyulingan minyak negara-negara Teluk di Oman atau Laut Merah. Alasannya? Untuk lebih menjepit Iran yg kehilangan sumber keuangan dan perdagangan mereka,tak hanya minyak mereka tapi juga bahan impor khususnya pangan. Khusus untuk bahan pangan bahkan China dan Rusia sendiri takkan bisa membantu Iran. Mungkin cuman India yg bisa, hanya saja karena kekeringan panjang yg melanda pertanian India saat ini dan prediksi untuk beberapa tahun kedepan makanya India juga takkan bisa membantu Iran juga.

    Iran akan menderita lebih dalam seperti Korut atau bahkan Soviet dulu. Lebih parahnya, masyarakat Iran itu majemuk dan akan sangat susah mengontrol mereka ketika perut mereka kosong sedangkan mereka tak punya uang. Itu jauh lebih aman daripada mengumpankan milyaran dollar dan ribuan nyawa prajurit Barat hanya untuk memusnahkan Iran.

    Jika Iran nekat mengembangkan nuklir secara nyata atau menyerang kapal kargo dan tanker lagi di laut internasional seperti yg mereka lakukan di Hormuz baru Barat bisa punya alasan untuk mendapatkan Mandat PBB untuk menghukum Iran seperti yg dulu dilakukan oleh Irak dg menyerang Kuwait karena Irak tak punya fasilitas pelabuhan minyak yg cukup ke Laut lepas. Kalo Barat dah dapat Mandat, mau China dan Rusia sekalipun gak akan bisa membantu kecuali kedua negara tersebut menginginkan perang dunia ketiga. Hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh

  5.  

    saya pikir cukup ulasan para warjag…
    sekarang apa akibatnya jika selat Hormuz diganti jadi
    ….selat Horny

  6.  

    Xicixicixi…..Sky Net dan VOA yg jd sumber ente kan mbah.? Media barat utk propaganda. Menurut ente itu fair.? Di Indonesia, RCTI, Metro TV dan TV One kerap melaporkan bencana kekeringan.di jawa dan kelaparan melanda disebagian wilayah jawa yg dilanda kekeringan kok, tp apa itu bisa jd tolak ukurnya rakyat indonesia dilanda kelaparan.? Bandingkan dng kelaparan yg terjadi di Etiophia.
    Ente kan bisa gugling foto rakyat lapar di Etiophia banyak, tapi apa Voa dan Sky Net ada foto bukti real yg sama utk penduduk di Korea Utara.? Paling yg diblow up foto 3.bocah korut yg berdiri dijendela mbah…xicixicixicixi..

    Ente yakin Irak, Afghanistan, Pakistan atau Azerbaijan itu sedang dalam pengaruh Barat? Atau hanya opini pribadi ente semata.? Ada link yg bisa menjadi dasar.?

    Ente baca dulu link ini sebelum beropini liar mbah

    https://international.sindonews.com/read/1303073/45/10-negara-teratas-pembeli-senjata-paling-kuat-rusia-1525429908

  7.  

    Mudah bagaimana menurut ente mengawasi sepanjang perbatasan Iran mbah.? Iran nyelundupkan senjata ke palestina dan hisbulah di libanon serta di suriah aja barat sdh pusing tujuh keliling mbah.

    Yg lebih mudah didepan mata, mengawasi perbatasan AS dng Mexico aja samp timbul ide Trump bikin tembok segala kok, apalagi yg luas dan jauh spt perbatasan Iran…..xicixicixixi

    Opini.liar ente terlalu dipaksakan mbah. Secara logika apabila suatu negara mendapat perlakuan embargo maka akan black market akan tercipta dr negara tetangganya. Iran kaya minyak mbah, sementara tetangganya butuh minyak murah. Itu sebabnya iran bisa bertahan sejak revolusi bergulir. Iran terlalu manis utk ditinggalkan sbg pasar bagi barang2 jualan barat mbah….xicixicixi