Jan 162017
 

(Sumber gambar: tniad.mil.id)


TNI Angkatan Darat menerima dua unit heli AS550C3 Fennec dari tempat perakitannya di PT Dirgantara Indonesia (DI), Bandung, Jawa Barat. Helikopter single engine ini diterima oleh Skadron 12/Serbu Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat yang bermarkas di Waytuba, Lampung, pada hari Minggu (15/1) kemarin.

Kepala Program Helikopter DI, Hadi Prasongko, mengatakan bahwa kedua helikopter itu diserahterimakan lima bulan lebih awal dari rencana yang telah ditentukan sebelumnya. “Pesanan berikutnya akan diantar dalam waktu mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama DI, Budi Santoso, menjelaskan bahwa heli-heli baru ini memang bikinan luar, tapi pesanan Kementerian Pertahanan yang dirakit pihaknya memungkinkan enjinir DI memperoleh pengetahuan, keterampilan dan pengalaman dalam perancangan sistem internalnya. Menurutnya, terkait hal ini DI berhak atas royalti dari property right – nya.

Heli AS550/5 merupakan lightweight/multipurpose helikopter untuk misi militer yang dikembangkan pabrik Eurocopter (kini Airbus Helicopter) dari basis AS350 Ecureuil. Dari ke-11 Fennec pesanan Kementerian Pertahanan untuk memperkuat pasukan udara TNI Angkatan Darat tersebut, lima unit berasal dari tipe AS550C3 (single engine) dan enam AS555AP (twin engine). TNI Angkatan Darat juga membeli satu unit tambahan dari tipe AS350B3 Ecureuil (original utility).

Rencananya, helikopter AS550C3 tersebut akan dipersenjatai dengan peluncur roket FZ219 (buatan Belgia) dan senapan mesin FN Herstal 12,7 mm (Belgia).

Skadron 12/Serbu merupakan satu dari lima kesatuan udara Puspenerbad yang dibentuk untuk misi serbuan dan mobilitas udara pasukan-pasukan TNI Angkatan Darat.

Sumber: TNI AD

Bagikan Artikel:

  34 Responses to “Skadron 12 TNI Angkatan Darat Terima Dua Heli AS550C3 Fennec”

  1. MI 35 partner barat nya..

  2. Lumayan jg senjatanya…tp tambah dong pak..msa dua unit…klo mau beli alutsista itu jg ketengan, skalian aja belinya 1 skadron, kan kegunaannya sdh pasti, jd ga bakalan rugi jika belinya sekian banyak…drpd bekinya satu dua unit jatuhnya lbh mahal pak….

  3. Kapan yang apache nya ya?
    Hehehe

  4. Tes

  5. Anak buahnya Apache ini…

  6. heli serang ringan..

    bisa gotong torpedo juga utk tipe AS 555 SN

  7. mantab

    ..

  8. ehem ehem …
    koq delivery nya bisa lebih cepat 5 bulan ya ???
    padahal dalemannya dioprek engineer DI

  9. hoaamm … masih program MEF 1 untuk TNI AD (No. 16, yaitu : Light Attack Helicopter : 12 Airbus Helicopter AS-550/555 Fennec)

    masih sabar menanti program helikopter untuk MEF 2 …

  10. Benar bung Arum…seharusnya tongkrongan AD Apache Guardian, blach Hawk, sekelas Chinook, kok cuma ginian?

  11. Gak pernah dengar/baca berita Heli2 serbu AD terlibat bantuan tembakan udara dlm operasi perburuan kelompok bersenjata Santoso & OPM atau minimal membantu pengintaian dari udara.
    Yg suka diberitakan adl Heli angkut pasukan yg jatuh selagi di medan operasi, baik di Poso maupun Papua.
    Apa cuma buat aksi di latihan & latihan saja atau memang tidak kompeten ?
    (Boleh kritik kan ?)

  12. Si Tante ini kok dari China tadi komentarnya makanan terus ya ? Jadi laper nih, padahal lagi diet nggak boleh makan malam.

 Leave a Reply