JakartaGreater.com - Forum Militer
Jun 112014
 
F-16 Block 25 yang dihibahkan ke Indonesia selagi bertugas di Air National Guard (photo; F-16.net)

F-16 Block 25 yang dihibahkan ke Indonesia selagi bertugas di Air National Guard (photo; F-16.net)

Komandan Lapangan Udara (Danlanud) TNI AU Roesmin Nurjamin Pekanbaru, Kolonel Pnb Kahiril Lubis menyatakan, sebanyak 16 unit pesawat tempur F-16, akan datang bertahap. “Juni atau Juli empat unit F16 akan tiba di Madiun, setelah itu pada Oktober datang lagi empat unit. Diperkirakan November atau Desember, empat unit pertama akan berpangkalan di Pekanbaru,” kata Danlanud Roesmin Nurjamin Kol Pnb Kahiril Lubis di Pekanbaru, Selasa, 10 Juni 2014.

Selanjutnya, empat unit kedua akan datang juga pada awal tahun depan dan hingga akhir tahun 2015 sudah ada 16 unit akan berpangkalan di “Kota Bertuah”, julukan Kota Pekanbaru.

Saat ini, Lanud Roesmin Noerjamin sedang proses menjadikan landasan dari tipe B ke tipe A dan perkembangannya, tengah dibangun hanggar dan shelter pesawat.

F-16 block 25 yang akan dihibahkan kepada Indonesia sebelum direfurbish (photo: F-16.net)

F-16 block 25 yang akan dihibahkan kepada Indonesia sebelum direfurbish (photo: F-16.net)

Ketika empat pesawat pertama datang ke Pekanbaru tiba, akan ada proses penyambutan sekaligus persmian pesawat. “Biasanya proses peresmian dilakukan dengan penyambutan,” ungkapnya.

TNI AU mendatangkan F-16 Fighting Falcon blok 25 bekas Perang Irak, yang direncanakan akan ditingkatkan kapasitasnya (upgrade) ke blok 52+.

Meskipun hibah dari Amerika Serikat, pemerintah tetap mengeluarkan biaya untuk upgrade dengan total sekitar 400 juta dolar AS memakai skema pembayaran foreign military sales.(antaranews.com).

Berbagi

  107 Responses to “Skadron F-16 Pekanbaru”

  1.  

    pertamax

    •  

      Bedanya Block 32 dengan 52 apa ya?

    •  

      F16 cuman buat latihan doang,,, gak bisa buat perang,hampir semua tetangga kita mah sekutunya asu raja embargo. jangankan buat sekutu, buat sempalan negara kita sendiri aja gak bisa dipake,, sejatinya emas telah ditukar dengan rosokan,bahkan ironisnya tuh rosokan masih juga dibanggain… janganlah kita lengah karena musuh yang sebenarnya adalah asu.

      •  

        Hmmm. Semoga tidak ada embargo persenjataan yg ke dua. Ayat perjalanan hidup negara kita sdh jelas bahwa amerika sering merugikan kita. Mulai jaman presiden sukarno sampai sekarang dan itu nyata. Indonesia bisa bangkit apabila kita berusaha sungguh2 dan yg kita butuhkan keyakinan kita sendiri utk mampu mewujudkan sgla sesuatu apapun itu.

        Salah mengambil keputusan dalam urusannya perjanjian dgn amerika, resiko anak cucu kita nanti akan terjajah. Seperti kasus freeport skrg membuat tensi darahku sedikit naik, dan apabila terjadi kontrak freeport sampai tahun 2041 bisa aq pastikan terjadi STROKE MASAL DI SELURUH INDONESIA.

      •  

        Mantabbbb bung

      •  

        tanya dunk, ini pesawat bisa diremote/ sama as gak ya? soale pernah denger ada f-16 punya negara mana gitu yg gak bisa dipake nembak pesawat punya as & konconya…
        kalau memang iya, ya ..turut prihatin

        •  

          denger2 F-16 nya Turki….tdk bisa mendetect pesawatnya Amrik dan Israel……(kabar angin…)

        •  

          Mungkin lebih tepatnya bukan di remote ya. Mungkin di data IFF (Identify Friend or Foe) yg ada di sistem komputer pesawat tsb, pesawat2 AS dan sekutunya masuk dalam kategori Friend. Nah, mungkin untuk menghindari salah tembak (friendly fire) itu dibuat sistem pencegahan supaya kalo pilot gak sengaja bidik pesawat temen sendiri ya misil-nya gak akan meluncur.
          Kalo memang kondisinya seperti yg sy sebutkan, maka wajar kalo pesawat Turki gak bisa membidik pesawat US, lha wong Turki anggota NATO.

          •  

            Selain sbg anggota NATO, apa benar setiap pesawat akan ditempatkan sebuah chip, dimana ketika sama2 dari Negara ybs (amrik or israel) maka dianggap friendly. Itu tdk menutup kemungkinan semua f-16 yg ada dinegara selain NATO jg akan seperti itu. Karena yg diturki kabarnya ketika dibongkar, ada semacam chip, maka ketika pesawat Israel melintas di wilayah turki dianggap sbg teman.

          •  

            Bung Roger, walaupun anggota nato tetap saja ga bs lock Asu sm israel. ASU lbh percaya israel dr pada turky

    •  

      Salam Persatuan dan Kesatuan …..

      kelihatannya kita harus sabar dach ….. hingga akhir tahun 2014, kemungkinan TNI AU baru menerima tambahan 12 pesawat tempur ringan anti gerilya ” Super Tucano “…… dan 8 Pesawat tempur F-16 BLOCK 32++ ….( setara block 52 ) ………yang lain lain tunggu kabinet baru ……… ( sukhoi-35, gripen, rafale, typhon ) ………………..

      semoga saja, dalam kabinet baru bisa dialokasikan 1,5% GDP …. setara 150 Trilliun …. ( 50 T untuk gaji, belanja rutin, dll ) ….. yang 100 Trilliun bisa beli Alutsita Baru ( 1 skwadron Typhon , dll, dll + persenjataan + suku cadang ),….. pembuatan Alutsista dalam negri ( Anoa 100 unit, roket rhan, kcr, dll, dll, dll ) + pembangunan infrastruktur untuk bandara bandara baru, dll, dll, dll

      ………. maaf jika kurang pas …. hanya perkiraan saja………..

  2.  

    Lanjutkan…!!!!

  3.  

    lumayannn

  4.  

    3 besarkah?

  5.  

    F-16 Fighting Falcon blok 25 bekas Perang Irak, yang direncanakan akan ditingkatkan kapasitasnya (upgrade) ke blok 52+. ” wow????”

    bukan block 32+ lagi .. tp block 52 +

  6.  

    Mudah mudahan hinah 10 unit lg di ambil. buat decoy sama gerak sonora ok juga kan?

  7.  

    nahhhh nanti ada si angel ayes tuh disana..

  8.  

    alhmdllh
    lumayan untuk perkuat pertahanan udara sumatera dan skitarnya…

  9.  

    10 besar

  10.  

    Sesuai dgn ucapan @Ndan Nara

  11.  

    Betulan nih Block 52+? Kalau betul Mantapppss

  12.  

    block 32 nya kemana?

  13.  

    Siapa bilang block 52? mana extra fuel tanknya? kalau saya blg paling top blok 32,

    •  

      knp bisa begitu bung MEF? bisa tolong jabarkan?

      •  

        Nih baca…agak panjang ya…Hoax atau tdk saya juga ga tau…

        KASAU:
        Terima kasih Bapak Ketua.
        Kami ingin menjelaskan Hibah Pesawat F16. Perlu diketahui bahwa F16 yang ada di Amerika yang akan dihibahkan itu adalah termasuk dalam access depends article atau pesawat yang dikonsfier karena pengurangan kekuatan Amerika karena anggarannya dikurangi kemudian juga karena kedatangan Pesawat F22 dan pesawat ini sebetulnya masih bisa terbang waktu dibawa ke Arizona dan kita lihat jam terbangnya itu masih sekitar 4.000 sampai 5.000 jam terbang atau kalau kita pakai di Indonesia 1 tahunnya 200 jam terbang, masih sekitar 20 sampai 25 tahun kita gunakan.

        Kemudian, ini awalnya adalah dari Surat TNI Angkatan Udara pada Tahun 2009. Kemudian, menanyakan mengenai eda dan dijawab pada Tahun 2010 bersamaan dengan kunjungan Saya atas undangan Kasau Amerika. Negara yang sudah memanfaatkan eda ini di Asean adalah Thailand, Thailand mendapatkan 30 Pesawat F16 dan sekarang sudah operasional dan jumlahnya sekarang pesawat adalah 56 F16 punya Thailand. Hibah ini adalah gratis, namun karena pesawat ini adalah Blok 15 dan Blok 25, sama dengan yang kita punya adalah Blok 15, itu perlu diupgrade lagi karena avionic yang kita punya pun sekarang sebetulnya sudah banyak yang absolit sehingga mencari di pasaran kalau rusak sulit, untuk perbaiki juga susah sehingga butuh upgrade. Untuk upgrade ini, 1 pesawat kira-kira sekitar 10 juta dollar termasuk esawat kita. Kalau pesawat baru 60 juta dollar sehingga seperenamnya dan ini termasuk pesawat yang kalau kita lihat dari operasionalnya sudah terbukti di Timur Tengah dan Saya kira disini banyak Penerbang F16 seperti Sekjen sendiri, kemudian Aspes Kasau dari, keunggulannya sudah teruji, kemudian maintenancenya juga lebih gampang dibandingkan dengan Sukoi dan sangat lebih murah dan kita hitung perhitungan dengan jam terbang, kemudian kita sudah biasa merawat punya F16 kita, maka anggaran yang 6 pesawat itu kalau kita belikan atau kita ambil yang 24 ini, sangat lebih menguntungkan kalau kita ambil 24 karena kalau kita beli 6 pesawat Blok 52 karena Blok kita pun tidak sudah produksi, maka ada 2 tipe pesawat yang berlainan jenis dan itu sangat berlainan sekali. Sedangkan kalau kita upgrade menjadi Blok 32, itu yang versi Usaf itu kemampuannya hampir atau lebih dari Blok 52. Jadi, lebih canggih kemampuan wedar, avionic-nya, dan persenjataan dan lain sebagainya.

        Kemudian, tadi sudah disampaikan oleh Panglima bahwa Program F16 ini berbeda dengan atau bukan mengambil anggaran sukoi. Kemarin kalau kita lihat kenapa kita perlu pesawat ini adalah, tadi disampaikan seperti Huan Unas, ini karena tidak, bukannya tidak punya pesawat tetapi memang kesiapan pesawat kita yang ada itu sangat minim sehingga kalau Huan Unas minta pesawat, sebetulnya sudah ada BKO pesawat kita, apakah itu Hock F16 maupun F5 atau Sukoi, tetapi karena kesiapannya sedikit sehingga untuk seluruh wilayah nusantara ini memang kesulitan, sebetulnya bukan masalah Kodal dan lain sebagainya, namun karena memang kesiapan kita sekarang ini di bawah 30 pesawat untuk Pesawat Tempurnya per harinya dan ini sangat jauh. Perhitungan kami adalah untuk minimum essential force itu adalah 180 Pesawat Tempur, Fighter bukan Pesawat Rush tetapi Fighternya atau sekitar 12 Skuadron Pak. Ini MF kita sampai 2024.

        Kalau kita lihat seperti di Negara Tetangga Singapura, dia punya seperti F16 ada 3 Skuadron kemudian F5 3 Skuadron kemudian F15 rencananya adalah 24 sehingga kekuatannya sangat besar. Belum lagi kalau lihat Australi, mereka kenapa tidak bergetar dengan kita karena mereka sekarang seperti F18 punya 80. Kemudian, yang super hon-nya juga dia akan menggantikan F111 3 skuadron, sekitar 50 kemudian akan beli F35 sekitar 60 buah. Kemudian kalau kita lihat pengalaman Perang Trikora, kenapa kita bisa menggentarkan lawan karena kekuatan udara dan laut kuat Pak. Kemudian kita lihat lagi pada saat Tim-tim kenapa Australi kelihatan arogan karena memang kita harus mengakui bahwa kekuatan udara sama laut kita sangat lemah. Itu mengenai Pesawat F16.

        F-PKS (M. SYAHFAN BADRI SAMPURNO):
        Maaf Pak Kasau, Saya interupsi sebentar, pendalaman. Jadi, tadi ada pertanyaan Saya Pak β€œapakah pengadaan ini mengganggu MEF kita atau tidak termasuk dalam hal penganggaran? Karena kan tadi 10 juta retrivied and per unit, 24 berarti 240 juta US Dollar, ini mengganggu MEF kita atau tidak?
        Terima kasih.

        KASAU:
        Jadi, karena kita rencana 6 F16 itu setelah kita cek bahwa itu melebihi sulit karena tipenya berlainan Pak. Namun dengan 24 ini kita free. Kalau tidak diupgrade, kita sudah bidang operasikan sebetulnya tetapi kurang maintenance-nya nanti agak susah, karena sekarang avioningnya agak susah kita dapatnya sehingga kita perlu upgrade. Yang kita hitung dengan adanya 24 ini, anggaran F16 yang 6 pesawat itu bisa upgrade yang kita punya juga, kemudian sisanya bisa untuk beli misalnya persenjataannya. Dan kalau kita bandingkan Pak Nadi,
        katakanlah 1 Sukhoi bisa dapat 6 F16. Kalau kita pertempuran begitu 1 Sukhoi lawan 6 F16 ya akan secara poldam mesti menang F16 Pak, 1 lawan 6. Jadi, kita masih menguntungkan Pak.

        WAKIL KETUA (T.B. HASANUDDIN):
        Pimpinan,
        Barangkali tambahan saja.
        Bahwa kita butuh pesawat untuk menjaga kapabilitas dari para pilot kita, Saya kira kita sangat setuju. Jumlah itu harus ditambah, Saya kira harus setuju. Bahwa tadi butuh sekian skuadron, sekian puluh kita setujulah asal uang itu ada. Cuman Saya mendapatkan banyak informasi termasuk juga dari Mantan-mantan Perwira Angkatan Udara bahwa Pesawat itu sebetulnya nanti akan diperbaiki atau retrofit dari pesawat-pesawat diantara lain itu dari negara tetangga kita dimana negara tetangga kita sebetulnya akan menaikan pesawatnya menjadi lebih tinggi dari F16. Itu artinya barangkali secara psikologis, kita akan mendapatkan kesulitan kalau masalah kebanggaan/masalah marwah kita ini Negara tetangga mampu meningkatkan pesawatnya dengan baik, sementara kita membeli bekasnya atau mendapatkan hibah bekasnya. Ini barangkali hanya menjadi bahan pemikiran saja, kemudian menjadi bahan kajian untuk kita semua. Mungkin ya beginilah memang nasib orang miskin tetapi Saya pikir tidak miskin-miskin amat. Kita harus bersyukur kepada Pemerintah karena sejak Tahun 2005 itu, Tahun 2005 itu anggaran kita kan cuman 20,5 sekian trilyun. Sekarang sudah hampir di atas 50 Trilyun, ditambah lagi nanti akan ada APBNP 9 Trilyun, malah sudah hampir mencapai 60 sehingga menurut hemat kami ini harus menjadi bahan pertimbangan. Kalau perlu kita jangan menerima hibah, kita beli dengan dada tegap, dengan berwibawa membeli yang baru. Ya Saya sarankan kepada Pak Menteri, kita diskusikan dengan DPR.
        Saya kira itu.
        Terima kasih Pak.

        MENTERI PERTAHANAN RI:
        Interupsi Pak.
        Sekali-kali Menteri boleh interupsi, tolong Pak yang 9 Trilyun itu dikeluarkan dulu itu

        F-PAN (Ir. H. TEGUH JUWARNO, M.Si):
        Pimpinan,
        Yang penting, ketok palu komitmennya sudah Pak Menteri.
        Saya izin dulu menambahi Pak.
        Saya sangat mengapresiasi penjelasan Pak Kasau yang komprehensif. Tadi kan bagus-bagus semua Pak. Pasti tentu ada, maksud Saya ada weaknesses-nya juga kan Pak? Nah mohon Bapak secara terbuka juga kemukakan kepada kita termasuk apakah betul ini fully grand atau ya itu tadi, Saya tanya waktu itu sama Pak Menteri juga tidak dijawab. Ada apa ini? Kok baik betul itu? Hari begini, wong dia lagi susah. Apakah betul begitu dia mau, jangan-jangan ini barang sudah dibuang sama kayak kita begitu, kadang-kadang mau membuang yang sudah tidak pantas, dikasihinnya dengan alasan untuk sumbang layak pakai begitu kan? Saya kira itu tidak patutlah.
        Terima kasih Pak Kasau.

        KASAU:
        Terima kasih.
        Tadi Saya sudah sampaikan bahwa awalnya adalah dari surat kita Pak, request untuk kemungkinan kita mendapatkan eda tadi Pak. Jadi, access depends articles. Kemudian, ini dijawab. Kemudian, pas Saya ke Amerika ketemu Kasaunya, ada green light untuk itu, kemudian kita lanjuti dengan pertemuan-pertemuan. Meskipun demikian Pak, ini sebetulnya belum final karena Amerika sendiri masih menanyakan Indonesia perlunya apa, kok kita beli, ambil yang banyak dan kemarin Mantan Panglimanya Asia Pasifik datang ke Jakarta ketemu Saya juga menyampaikan bahwa ada negara lain juga yang karena tahu kita mau minta, mereka juga minta barang yang sama.

        Nah ini masih belum dan kami sudah menyampaikan pesan untuk kalau bisa kita, karena itu Pentagon yang menentukan Kasaunya untuk kita butuh pesawat itu, karena memang negara kita kalau menurut Saya disamping kita sudah MEF, namun kita perlu percepatan untuk segera bisa punya pesawat lagi yang banyak.

        F-PAN (Ir. H. TEGUH JUWARNO, M.Si):
        Ini Pak terakhir.
        Pimpinan,
        Maaf.
        Kalau sekiranya katakan kita bersepakat untuk menerima ini Pak, untuk retro vid-nya kan kita belum mengalokasikan anggaran itu karena memang, darimana Pak?

        KASAU:
        Sudah Pak.
        Jadi, ada 6 pesawat. Ya 6 Pesawat F16, kita rencanakan ada lokasi untuk beli 6 pesawat yang baru Pak, tetapi problemnya adalah pesawat baru ini sekarang Blok 52 seperti yang punya Singapura. Itu lain dengan yang kita punya. Jadi, semuanya lain sehingga nanti akan kesulitan maintenancenya, akan kita hitung, kita lebih bagus pakai pesawat yang sudah pakai ini, tetapi jam terbangnya banyak karena nanti ada fake star, itu bisa sampai 9.200 jam terbang. Jadi, bloknya yang menjadi Blok 32. Jadi, masih sekian. Dinaikan Pak. Ya karena hanya 6 biji kan Pak, tetapi kita solid Pak, nanti karena, sisa Pak. Jadi, kalau 1 10 dengan kita punya kan 10 jadi 34, itu masih 340. Jadi, masih sisa.

        Kemudian, Program yang Pesawat Baru. Kita tepat. Jadi, kita F5 akan kita ganti, mungkin ini nanti dengan Gripen atau dengan F5 yang Blok baru masih belum karena anggarannya juga belum ada Pak. Kemudian, Sukhoi pun yang 6 kan sekarang belum ada alokasi pastinya darimana kita Pak. Jadi, kita kepengennya juga pesawat baru tetap tetapi ini adalah suatu percepatan yang kami anggap sangat perlu untuk kita.

        F-PAN (Ir. H. TEGUH JUWARNO, M.Si):
        Pak,
        Sedikit lagi.
        F16 yang sekarang kita punya, apakah akan diupgrade bloknya?

        KASAU:
        Ya Pak, betul Pak.

        F-PAN (Ir. H. TEGUH JUWARNO, M.Si):
        Oh artinya yang sekarang juga dinaikan, termasuk dengan yang hibah itu?

        KASAU:
        Jadi, nanti sama Pak 32 semuanya.

        F-PG (AMMED ZAKI ISKANDAR ZULKARNAIN, B.Bus):
        Satu lagi mungkin Pimpinan.
        Pak,
        Biaya Pemeliharaannya sudah dihitung Pak untuk yang retro vid, terus kemudian F16 yang kita punya, itu biaya pemeliharaannya 5 tahun ke depan atau 10 tahun ke depan, sudah pernah dihitung belum Pak.

        KASAU:
        Begini Pak.
        Jadi, untuk Program Agri-nya sudah Pak. Kemudian, untuk operasional cost itu, untuk F16 itu, 1 jam terbang hanya sekitar 70 jutaan Pak, tetapi kalau kita bandingkan Sukhoi 1 jam terbang, 500 juta. Jadi, jauh sekali ininya Pak dan perawatan lebih rumit sebetulnya untuk Sukoi sehingga kita sudah biasa dengan F16, jadi tidak ada masalah.
        Terima kasih.

        F-PG (AMMED ZAKI ISKANDAR ZULKARNAIN, B.Bus):
        Jadi, perkiraan Bapak retrofit yang 24 ini sangat efisien sekali dan juga mempercepat pengadaan pesawat-pesawat tempur kita. Kira-kira begitu Pak.

        KASAU:
        Betul Pak.
        Jadi, hitungan kita adalah kalau 24, kita 1 tahun bisa masuk 8 pesawat karena dia mampunya untuk retrofit 1 tahun ada 8 Pak. Sedangkan nanti pesawat kita yang ada di Indonesia tidak dibawa ke Amerika, namun akan dikerjakan di kita sambil transfer of technology-nya.

    •  

      block 32+ pastinya

      •  

        block mana aja deh,, yang penting masih bisa dipake patroli.. lumayan boros klo pake su 27/30 kan?? hehehe. toh yang pake TNI yang tau keunggulan dan kekurangan nya, mudah2an aja kekurangan nya bisa ditutupi dgn strategi yng lain.

        •  

          ini yang penting bang andri

          #Sedangkan nanti pesawat kita yang ada di Indonesia tidak dibawa ke Amerika, namun akan dikerjakan di kita sambil transfer of technology-nya.#

          •  

            cuma ada 1 yang masih menjadi unek2 saya ,,
            yang saya baca F16 kita menggunakan radar AN/APG-68 V(5)
            sedangkan f 16 block 52 ++ punya si upil radar AN/APG-68 V(9)
            otomatis lebih canggih AN/APG-68 V(9)…(terbaru)
            punya kita standar block 52

          •  

            Bung @andri coba cek bukanya perkembangan terakhir upil mau upgrade lg dg rader yg Aesa….jd upil semakin didepan….macem komeng aja….

      •  

        hayooo bingungkan..?

        di thread bilang setara block 52+

        #TNI AU mendatangkan F-16 Fighting Falcon blok 25 bekas Perang Irak, yang direncanakan akan ditingkatkan kapasitasnya (upgrade) ke blok 52+.#

        TETAPI KASAU BILANG
        ====================================

        KASAU:

        Jadi, nanti sama Pak 32 semuanya.
        ——————————————————————
        YANG MANA YANG BENAR..?

    •  

      coba anda cermati kalimat dibawah fotonya.

  14.  

    1skadron F16 upgrade blok52 di Pekanbaru…nambahin tetangga gemeterr..

  15.  

    ternyata amerika selain di caci jg di nanti..
    Klo saya malu lah,masak sdh mencaci tp msh ngarep..

    •  

      saya ga termasuk bung, saya tdk suka asu dan berusaha menghindari produk2 asu, walau sulit memang karna kualitas produk asu top tapi paling tidak untuk makanannya sudah saya hindari, saya ga tertarik makan ditempat yg identik dgn asu
      untuk senjata saya juga g setuju dari asu, gampang diembargo. oh iya bung ingat PRRI/PERMESTA ada asu tuh dibelakang mereka

  16.  

    mantaaaaaaaap,…………..

  17.  

    Kita ini bangsa yang maju, pesawat tempur harus kita bangun sendiri..

  18.  

    Diselipin sayap delta ?

  19.  

    Sada

  20.  

    USMC juga pakai harier bekas Royal Marines; sambil nunggu F35 . Yang gue bingung, Inventory Fighter/attack AU kita banyak macamnya…Rafale; F 16; Sukhoi; Typhoon; Tucano; Hawk; F 5 (mau d up grade lagi) . Contohi USAF F 15; F 16; A10 next future F22 & F 35 + attack drone

  21.  

    nah lohhh. blok 52 nya ikut ke pekanbaru ga tuh?hehehehe hoax yaaaa….

  22.  

    Kalau ditinjau, akhir2 ini para sesepuh terhormat jarang yang berkomentar ya, sehingga saya lihat kurang ramai JG.

  23.  

    PUISI: SANG PEMIMPIN BERKHARISMA
    by: mbah suto wijoyo

    Mbah berharap kedatangan pemimpin yang berkharisma.
    Pemimpin yang berani berkata “Iki dodoku, endi dodomu”.
    Pemimpin yang berani menantang imperialisme.
    Pemimpin yang jujur dan menjadi penyambung lidah rakyat.

    Datanglah pemimpin yang tangguh untuk kejayaan Pertiwi.
    Sambutlah pemimpin yang lahir hanya 1 kali dalam 100 tahun.
    Hentakkan bumi ini dengan dengan kegagahan dan kharismamu.
    Jadikanlah Pertiwi sebagai raja di tanahnya sendiri.

    Pemimpin kuat dan merdeka akan selalu mbah tunggu kedatanggannya.

  24.  

    warjag, mo nanya ni, Kalo di Lanud Sultan Iskandar Muda Aceh ada nggak pesawat yang Tempur yang sudah mengisinya?
    Kalo belum ada, kedepannya kemugkinan pespur apa bakal di taruh di situ? terimakasih sebelumnya

    •  

      nggak ada pespur di aceh bro (belum mendesak)
      tapi disana sarangnya lontong 3 meteran (yg nggak bisa di detec sama sunobuoy pling canggih punya US) yang di pasangin c-705

      •  

        makasi infinya bung @becak motor, kemaren aja ngeliat f16 seliweran di atas rumah, uda seneng, kiraen mau netap disini,hehehh
        ternyata sarangnya lontong ya bung @becak motor? baru tau ni,,,
        salam dari Aceh para warjag .. πŸ™‚

    •  

      konon kabarnya ini barang zero noise krn grknx bukan pakai baling2 dan tenagax hanya dari aki sanggup sampai 6 bulan dlm air antara 30-100 m
      cuman hoax ya jgn disimpan dihati πŸ™‚

    •  

      konon kabarnya ini sebetulnya kerjasama 6 negara untuk mendeteksi retakan yg diakibatkan pergeseran lempeng benua, yg tujuanx untuk memprediksi tsunami. namun namax manusia serakah (terutama indo…. dan ame….) ini brng penggunaanya sudah melenceng yg tujuanx untk penelitian jadi siLUKMAN
      singkat kata singkat cerita (aku dan dia jtuh cinta πŸ™‚ ) ini drone bawah laut mandiri yg sanggup bertahan dikedalam laut 30-100m dengan cuaca se extrem apapun dalam jangka 6bln-1thn (tergantung jenis baterai) dgn teknologi pecitraan 4 dimensi, yg tidak akn mngkn dpt dideteksi krn menggunakan pola pergerakan cumi-cumi πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚

  25.  

    Syarat dan ketentuan berlaku g tuh,.
    Nanti kaya scorpion yg kebanyakan aturan

  26.  

    terserah pak kasau lah… yg penting su 35, rafale, typhoon, + t50 pakfa jngn lupa order ma uncle putin. oke pak!!!

  27.  

    lama jd SR ,mau iktan gabung ah byr ketularan pinter kyak para sesepuh .hehe
    mhon ijinya akang akang…

  28.  

    @odong_odong.co.id

  29.  

    Ini f16 yg blok 32 kalo di bandingkan sama jf17 thunder bagus yg mana ya. Mungkin neng okelah bisa ngasih gambaran.

  30.  

    Salam Persatuan dan Kesatuan …..

    kelihatannya kita harus sabar dach ….. hingga akhir tahun 2014, kemungkinan TNI AU baru menerima tambahan 12 pesawat tempur ringan anti gerilya ” Super Tucano β€œβ€¦β€¦ dan 8 Pesawat tempur F-16 BLOCK 32++ ….( setara block 52 ) ………yang lain lain tunggu kabinet baru ……… ( sukhoi-35, gripen, rafale, typhon ) ………………..

    semoga saja, dalam kabinet baru bisa dialokasikan 1,5% GDP …. setara 150 Trilliun …. ( 50 T untuk gaji, belanja rutin, dll ) ….. yang 100 Trilliun bisa beli Alutsita Baru ( 1 skwadron Typhon , dll, dll + persenjataan + suku cadang ),….. pembuatan Alutsista dalam negri ( Anoa 100 unit, roket rhan, kcr, dll, dll, dll ) + pembangunan infrastruktur untuk bandara bandara baru, dll, dll, dll

    ………. maaf jika kurang pas …. hanya perkiraan saja………..

  31.  

    Jika menengok sejarah pembebasan papua dari belanda dan belagunya sonotan waktu lepas nya timtim seharusnya para pemimpin negeri ku tercinta ini sadar bahwa perkuatan alutsista WAJIB dilakukan untuk semua matra apapun merk alutsistanya…untuk pihak2 (apapun institusinya) yg mencoba menghalangi usaha perkuatan alutsista layak dipertanyakan nasionalisme nya…miris kalo lihat negeri ku diremehkan sonora dan negeri seupil tapi malah justru menguasai FIR kita…hemm nasib-nasib…

  32.  

    Saya sebenrnya termasuk orang yg kurang setuju kalo alutsista strategis kita beli dari usa contoh pespur kalo di embargo ya cuma jadi pajangan. Kalo ada yg sekelas dgn kemampuan yg sama bisa jadi alternatif. JF 17 family misalnya.

    •  

      Seharusnya Indonesia harus bergerak lebih cepat lagi utk kemandirian dlm produksi alutsista buatan dalam negri, spt contoh dlm pembuatan pespur jika dimungkinkan bekerjasama/TOT dgn negara lain selain korsel mengapa tdk segera dilakukan guna mempercepat terwujudnya pespur buatan sendiri, jika ingin cepat menjadi negara maju dlm bidang tehnologi janganlah membuang” waktu bekerjasama dgn negara lain yg suka mengulur waktu.
      Jika ada jalan pintas guna meraih kemandirian, kemajuan dan kejayaan bangsa, kenapa harus mencari jalan yg berliku” utk menempuhnya.

  33.  

    Setuju bung fitik, F16 asu rawan di remote, rawan penyadapan, rawan embargo, ga bisa dipake kalo perang lawan upil n sonotan dll. Salam NKRI

  34.  

    barang rongsokan akan tiba, apa biza untuk kawal udara NKRI???

    •  

      Ya semoga bisa.. walaupun mungkin menurut sampeyan barang rongsokan, Insya Allah masih mampu mengawal udara NKRI.
      Dan untuk mendukung TNI supaya bisa beli pespur yg baru, mari kita mulai dari diri kita sendiri untuk taat membayar pajak dan berhenti menggunakan bbm bersubsidi.

      :PEACE:

  35.  

    Sabaaaaarrrrrrrrrr ………………..

  36.  

    Apakah Indonesia jadi beli Pak-fa??

    [img]http://www.janes.com/images/assets/971/38971/1526400_-_main.jpg[/img]

  37.  

    kalau menurutku f16 efektif untuk menghadapi negara papua nugini, su27&su30 efektif untuk menghadapi upil & ipil, su35 efektif menghadapi asu&autshit.

  38.  

    Ijin nyimak….walopun f-16nya masih klah dengan dng negara tetangga yg pnting kan msih bisa buat patroli di wilayah sumatra dan skitarnya…soal kemampuan f-16nya kita percayakan saja dng skill pilot TNI-AU…krn saya percaya skill pilot TNI-AU tidak kalah dng pilot negara tetangga walopun pesawatnya kalah canggih…salut bt TNI

  39.  

    Bung MEF untuk jawab artikel link tsb, bisa dibaca majalah Angkasa edisi No. 2 Nopember 2011 Th XXII pada halaman16 sd 20 :

    ” Bertempur dengan F-16 Block 32? Siapa takut!”

    Oleh : Kolonel Pnb. Agung Sasongkojati (yg juga manta instruktur penerbang F-16 TNI AU), A. darmawan dan Ninok Leksono.

  40.  

    @ MEF

    itu cuma pandangan si mudi penjaga warnet…
    tapi stage demi stage itu tidak sama denganPANDANGAN saya yang cuma sales panci…juga dengan yang tukang sayur, tukang somay,tukang hoax di JKGR ,
    kalau menurut saya:
    PENDEK KATA UNTUK SERANGAN PERTAMA INDONESIA SANGGUP MERATAKAN SINGAPURE..,minimal 1 menit..dan max 1 hari.
    tetapi bila MEREKA melakukan serangan balasan (singapure cs)
    maka JAKARTA ,,juga rata dalam hitungan yang sama ,(karena alutsista singapure DI PARKIR diluar singapure)
    TETAPI..indonesia masih sanggup melakukan perlawanan dengan perang di pulau yang lain..
    kalau singapure tidak..!

  41.  

    bukannya punya turki udah diotak atik jadi bisa nembak punyanya israel?

  42.  

    bukannya punya turki udah diotak atik jadi bisa nembak punyanya israel? setelah kasus mavi marmara

  43.  

    Semestinya Indonesia jangan lagi beli Alutsista dari ASU. Apa Indonesia tidak takut kalau f-16 atau apache yg di beli nanti di pasang transponder yg bisa di deteksi oleh satelit ASU dan Sonotan untuk mengetahui keberadaan peralatan dan pangkalan militer kita.

    Atau mungkin di pasang alat transmiter di mana komunikasi antara pilot dapat terdengar bahkan alutsista rasia kita dapat diketahui??

    Strategi formasi tempur kita kalau sampai di sadap bagaimana? latihan beribu ribu jam yg menghabiskan uang triliunan hanya untuk di sadap strategi tempur kita.

    Belum lagi kalau di embargo, cari suku cadang harus mengemis kepada mereka.

    Apalagi beli barang Hibah yg si empunya saja sudah gak mau pakai. betulin dan upgrade 24 unit f16 saja sudah habis biaya $750 juta. (kebeli SU30 12 unit kalo harganya 60jt per unit). mending beli SU30 lahhh. barang baru, lebih canggih, aman tdk di sadap lagi.

    Pernah saya kerja di sebuah perusahaan kontraktor dan kebetulan ada rencana beli excavator.
    salah 1 dari bos ( anggap saja si bos A) bilang mau beli excavator dari China yg harganya kira kira 300jt.

    ada 1 lagi bos ( anggap si bos B) yg bilang mendingan beli barang Jepang yg harganya 900jt.

    Si Bos A tantang si Bos B bilang mana mungkin saya kalah kerja kalau 3 banding 1.

    ayo kalian tebak bos A atau bos B yg lebih untung??

    Si boss A dalam tahun pertama sudah betulin 3 excavator tdk tau berapa kali. biaya betulin lebih mahal dari keuntungannya. kebanyakan di bengkelnya dari pada kerjanya itu alat.

    sedangkan si Bos B sudah tahun ke 3 ke 4 pun excavator Jalaaan trusss…alat beratnya sehatttt……..penghasilan masuk trusss.

    Bos A yg mengejar kuantitas Bos B memilih kualitas. dan Bos B lah yg malah untung.

    Dari sini saja kita sudah dapat kesimpulan …mengejar kuantitas belum tentu lebih menguntungkan dari pada mengejar kualitas.

 Leave a Reply