Skadron Marinir 773 AS Mulai Terima Helikopter AH-1Z Viper

Jakartagreater – Korps Marinir AS mengumumkan bahwa Skadron Marine Light Attack Helicopter 773 sudah menerima set pertama helikopter serang terbaru pada awal tahun ini. Helikopter AH-1Z Viper, juga dikenal sebagai Zulu, menggantikan pendahulunya, AH-1W Super Cobra, sebagai helikopter tempur utama Korps Marinir, lansir DefenseBlog.

Viper dilengkapi dengan peningkatan modern yang memungkinkannya lebih andal dan efisien dalam pertempuran.

“Kelihatannya sangat mirip dengan model Whiskey lama, tetapi semua yang ada di dalamnya benar-benar berbeda,” kata Kapten Korps Marinir AS Chase “Lolo” Laurita, HMLA-773, Director of Safety and Standardization.

“Semua avionik berada di balik glass cockpit. Ini pada dasarnya terlihat seperti tablet kecil atau layar komputer, jadi antarmuka dengan pilot jauh lebih sederhana. Gambarnya luar biasa, dan sistem baru memungkinkan kami melihat target dengan lebih jelas. ”

Viper menggunakan enam titik cantelan senjata, juga mesin yang lebih besar dan tangki bahan bakar yang lebih besar, yang semuanya memberikan kemampuan untuk terbang lebih cepat dan untuk jarak yang lebih jauh, sehingga memiliki waktu operasi lebih lama untuk dapat mendukung kekuatan pasukan di darat.

Sharing

5 pemikiran pada “Skadron Marinir 773 AS Mulai Terima Helikopter AH-1Z Viper”

  1. nasib AH-1W Super Cobra gimana itu … apakah dapat dijadikan bantuan “hibah berbayar” bagi satuan serbu baru untuk Pasukan Marinir Indonesia … dengan pembelian F-16 Viper dalam jumlah yang besar … saya rasa permintaan Indonesia ttg hal tersebut akan dipertimbangkan …

  2. Tak ada cerita lik Sam mau berbaik hati sama kita beli barang apapun dari mereka sulitnya minta ampun, kalaupun boleh jumlah sangat terbatas dan kemampuannya pun juga sangat dibatasi, kalau mau digunakan utk bertempur harus minta password dulu buat mode serang.
    Beli heli apache pun cuma dikasih 8 biji, osprey yg kita tak butuh pun cuma ditawarkan 8 biji mending kalau dihitung set atau unit bisa jumlahnya 16 biji. Lupakanlah beli senjata dari mereka banyak susahnya dari kegunaannya, terbukti gaung rencana pengadaan Viper, Chinook, dan Blackhawk tak buat cina takut malah lebih sering sambangi laut Natuna Utara pakai wajah garang tak bersahabat pula.

  3. semua tergantung kepentingan amerika dan apa kita bisa mengakomodasinya…!!!
    daya tawar dan nilai jual itu tergantung pasar….semakin penting kita semakin besar nilai kita…!!!
    tapi jangan lantas ambil jalan pintas menawarkan harga diri…karna itu malah semakin murah nilainya…wkwkwkkwkwk

    • saya kasih contoh dengan penawaran f16 blok 32 bekas usa…itu ada cerita dibalik nya…mengapa usa kasih hibah tersebut…itu pespur bekas tapi usa janji akan diserahkan sudap siap tempur…lantas kita minta ditambah upgrade…ke blok 52…dan itu juga disetujui…itu ada cerita dibalik semua nya…!!!
      berhubung saya tidak tau cerita nya dibalik penawaran tersebut…jadi si mbah engak bisa kasih tau ceritanya…!!!!
      wahahahahahahahaha

Tinggalkan komentar