Nov 122016
 

skynet-5

Dengan adanya kerjasama yang baru, Ultra Electronics, GigaSat bisa menyediakan layanan satcom militer Skynet 5 untuk pelanggan Indonesia.

Airbus Defence and Space telah menandatangani kesepakatan dengan GigaSat sebagai mitra saluran komunikasi layanan Skynet. GigaSat akan menawarkan layanan Skynet sebagai bagian dari portofolio komunikasi mobile dan fly-away, untuk Angkatan Bersenjata Indonesia yang beroperasi di kawasan Asia Pasifik.

Airbus Defence and Space bekerja sama dengan service provider untuk mengembangkan kemitraan baru dalam memberikan layanan komunikasi satelit militer Skynet di kawasan Asia Pasifik, setelah satelit Skynet 5A pindah dari 6 ° BT ke 95 ° BT untuk menyediakan X-band global dan cakupan UHF di wilayah ini.

Steve Mills, Kepala Penjualan dan Pemasaran Global untuk Skynet 5 di Airbus Defence and Space mengatakan; “Kami bekerja sama dengan GigaSat selama beberapa tahun dengan portofolio terminal satelit yang luas. Kemitraan baru ini akan memungkinkan GigaSat untuk menawarkan layanan Skynet berbasis pelanggan terminal yang kuat, terutama layanan yang menggunakan satelit Skynet 5A dan memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan satelit tersebut di wilayah AS maupun Asia “.

Tom Cross, Direktur Unit Bisnis Ultra Electronics, GigaSat berkomentar; “GigaSat memiliki sejarah panjang dalam menyediakan solusi hardware terintegrasi kepada pelanggan satcom global kami. Untuk pertama kalinya, kemitraan dengan Airbus memungkinkan kami dalam menyediakan X-band dan layanan UHF Skynet, kami sangat gembira membawa kemampuan ini ke pasar Indonesia, di mana kami telah menjalin hubungan yang kuat dengan pelanggan selama bertahun-tahun.”

Airbus Defence and Space menyelesaikan langkah Skynet 5A ke 95 ° BT di atas wilayah Asia Pasifik pada bulan September 2015. Relokasi ini digagas untuk memperluas cakupan konstelasi dan layanan Skynet dari 178 Barat sampai 163 Timur, termasuk wilayah Samudera Hindia dan Pasifik Barat. Jaringan Skynet sekarang menawarkan cakupan militer global, memperluas jangkauan layanan inti untuk militer Inggris dan menambah kemampuan koalisi di wilayah tersebut.

Airbus Defence and Space memiliki dan mengoperasikan konstelasi satelit Skynet X-band dari delapan satelit dan jaringan darat yang menyediakan semua komunikasi Beyond Line of Sight (BLOS) ke Kementerian Pertahanan Inggris. Kontrak tersebut juga memungkinkan anggota NATO lainnya dan pemerintah sekutu seperti anggota komunitas lima mata (selain Inggris, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru dan Kanada) untuk menggunakan sistem Skynet dalam meningkatkan layanan yang ada.

Sumber : Airbusdefenceandspace.com

 Posted by on November 12, 2016