Slovakia Perkenalkan “ZUZANA 2”, Howitzer Gerak Mandiri

Howitzer gerak mandiri (SpGH) Zuzana 2 buatan DMD Group, Slovakia. © Norbert Tomasovsky

Slovakia Perkenalkan "ZUZANA 2", Howitzer Gerak Mandiri 1

DMD Group Slovakia memperkenalkan mesin tempur canggih Zuzana 2, howitzer swa gerak 155mm pada pameran IDET 2017 di Brno, Republik Ceko, seperti dilansir Defence Blog.

SpGH Zuzana 2 adalah sistem artileri gerak mandiri 155 mm yang digerakkan sendiri dengan pengisi ulang amunisi otomatis, yang mampu memberikan dukungan tembakan efektif baik secara langsung maupun tidak langsung. Zuzana 2 dikembangkan oleh Konstrukta-Defense anak perusahaan dari DMD Group dan diproduksi oleh ZTS-Special untuk Departemen Pertahanan Republik Ceko.

SpGH ini memiliki karakteristik seperti mobilitas tinggi, perlindungan kru terhadap senjata NBC, senjata ringan, termasuk pecahan amunisi serta pemadam kebakaran otomatis.

SpGH ini memiliki jangkauan tembak yang sangat jauh, waktu persiapan yang cepat, transisi cepat ke dalam dan di luar aksinya, akurasi tembakan tinggi, kemampuan untuk melakukan tugas Multiple Round Simultaneous Impact (MRSI). Terintegrasi Sistem Kendali Tembakan (FCS) yang mampu menggabungkan baterai Sistem C2I yang lebih unggul.

Data teknis

  • Panjang: 14,2 meter
  • Lebar: 3,02 meter
  • Tinggi: 3,52 meter
  • Fording: 1,4 meter
  • Berat Tempur: 32 ton

Persenjataan utama Zuzana 2 adalah senapan 155 mm dengan panjang 8,2 m dan berat 1.894 kg. Ini dapat menembakkan 6 amunisi per menit (mode-otomatis) serta  2 amunisi per menit (mode-manual). Memiliki jangkauan tembak 5 km (minimal) dan 41 km (maksimum, dengan amunisi ERFB-BB).

Senjata ini menawarkan akurasi tembakan yang tinggi, dapat di putar dengan sudut elevasi -3,5° hingga 70° dan panjang sudut lintasan ± 60°.

Sistem artileri tersebut menampilkan kemampuan menembak langsung dan tidak langsung serta dapat membawa hingga 40 amunisi siap pakai dan 40 bubuk mesiu di konveyornya. Konveyor dapat membawa jenis proyektil baru sepanjang 1 m serta dapat memasukkannya secara otomatis. Menara tersebut menggabungkan empat peluncur granat asap pada setiap sisinya untuk meningkatkan kemampuan bertahan.

Howitzer gerak mandiri (SpGH) “Zuzana 2” buatan DMD Group, Slovakia. © Norbert Tomasovsk

Leave a Reply