Jan 282019
 

SMA Pradita Dirgantara adalah jenjang sekolah lanjutan atas, merupakan sekolah unggulan yang diprakarsai oleh TNI AU, yang letaknya di komplek bandara Lanud Adi Soemaromo, Boyolali, Jawa Tengah.

Bandung, Jakartagreater.com   –   SMA Pradita Dirgantara adalah sekolah unggulan yang diprakarsai oleh TNI Angkatan Udara melalui Yayasan Ardhya Garini dan bekerja sama dengan UNS (Universitas Sebelas Maret), Solo. SMA ini adalah jenjang sekolah lanjutan atas yang letaknya di komplek bandara Lanud Adi Soemaromo, Boyolali, Jawa Tengah.

Sekolah ini adalah sekolah unggulan “the school of wolrd future leader” yang diharapkan akan mampu menghasilkan lulusan yang unggul dalam kompetensi akademik, kepribadian, kepemimpinan, dan teknologi informasi sekaligus pula menumbuhkan cinta Indonesia bagi generasi muda.

Demikian salah satu penjelasan yang disampaikan oleh pendamping Yasarini pengurus cabang Lanud Sulaiman Mayor Sus Awan Nurcahyo, S.H.,MH., saat menyampaikan sosialisasi kepada para siswa SMP Negeri I Margahayu pada  Kamis 24-1-2019 di gedung serba guna beserta tim sosialisasi lainnya.

Dinas Personel yang dipercayakan kepada Kasi Binpersman Lanud Sulaiman Kapten Adm Nur Muslih Prawineka beserta staf dan juga Kapentak Lanud Sulaiman Kapten Sus John Efendi beserta dua orang anggotanya sebagai tim dokumentasi.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan paparan secara garis besar tentang visi dan misi SMA Pradita Dirgantara yang bertujuan antara lain untuk berkontribusi membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul pada masa yang akan datang.

Dipaparkan pula tentang beragam fasilitas di sekolah tersebut yang meliputi gedung utama untuk kegiatan belajar mengajar, asrama yang disediakan bagi putra dan putri, perpustakaan digital, gedung olah raga, tempat peribadatan bagi semua pemeluk agama, kantin, dan perumahan bagi para guru yang mengajar di SMA tersebut.

“Sekolah ini merupakan sekolah unggulan dengan berbasis kurikulum nasional plus, yaitu sekolah umum yang dalam pembelajarannya akan memasukkan kurikulum yang memuat aspek kedirgantaraan,” jelas Kapten Adm Nur Muslih Prawineka.

Kapten Adm Nur Muslih Prawineka juga menjelaskan tentang rencana pembukaan pendaftaran untuk tahun ajaran 2018/2019 dengan syarat- syarat yang harus terpenuhi agar dapat masuk ke SMA tersebut, diantaranya :

  1. Lulusan SMP/MTS dari seluruh wilayah tanah air.
  2. Sehat jasmani dan rohani.
  3. Lulus tes potensi akademik dan bahasa Inggris.
  4. Nilai Ujian Nasional SMP/MTS minimal 8.
  5. Usia pendaftar maksimal 16 tahun.
  6. Sanggup mengikuti pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku dan berasrama.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan selama 2 minggu pada bulan Januari 2019 dengan menyampaikan visi dan misi SMA Pradita Dirgantara ke sekolah-sekolah lanjutan tingkat pertama, diantaranya di SMP Negeri I Margahayu, SMP Negeri 2 Sayati, SMP Negeri 3 Sadang, SMP Mathaul Anwar Kopo, SMP Negeri Katapang, SMP Negeri Banjaran dan sekolah lainnya yang berada di wilayah Bandung Selatan.

(tni-au.mil.id)

jakartagreater.com