Oct 242018
 

Penembak jitu Angkatan Darat AS dalam kontes sniper internasional di Fort Benning © US Army via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Penembak jitu (sniper) dari Resimen Ranger ke-75 Angkatan Darat AS mengalahkan hampir 30 personil baik militer, sipil dan tim sniper asing dalam Kompetisi Sniper Internasional 2018 di Fort Benning, Georgia, Amerika Serikat.

Brandon Kelley dan Jonathan Roque, keduanya Sersan Kepala di Resimen Ranger ke-75, sebagai juara setelah menyelesaikan “tantangan fisik, mental dan daya tahan yang ketat, menguji berbagai keterampilan sniper yang mencakup, keahlian tembak jarak jauh, pengamatan, pengintaian dan pelaporan, dan kemampuan untuk bergerak secara diam-diam dan bersembunyi, menurut situs web Fort Benning.

Selain mereka, tim Korps Marinir AS dari Quantico, Virginia, Scout Sniper Instructor School berada pada posisi ke-10, tepat di belakang Detasemen Pelatihan Misi Khusus Coast Guard (Penjaga Pantai) yang berasal dari California. Ini adalah untuk yang ke dua kalinya Korps Marinir AS kalah dari Coast Guard dalam kompetisi serupa tahun lalu.

Pada tahun 2017, penembak jitu Korps Marinir AS masih sedikit lebih baik, dimana berhasil menempati urutan ketujuh secara keseluruhan, sementara itu tim Penjaga Pantai berada di tempat ketiga tahun lalu.

Menurut Corps Marine Times, terakhir kali Korps memenangkan kompetisi adalah dengan Sersan Joshua Huskey dan Sersan Grant Royal dari Pendleton Sniper School pada tahun 2009.

Ini bukanlah kompetisi pertama di mana Angkatan Darat telah mengalahkan Korps Marinir AS. Pada bulan April, dua penembak jitu Angkatan Darat, Sersan Clinton Scanlon dan Sersan Bryce Fox, meraih penghargaan tertinggi dalam pengambilan gambar dan menguntit di kompetisi Marine Corps Divisi Kelautan yang diadakan di Camp Geiger di Marine Corps Air Station New River, North Carolina.

Harus menjadi pil yang sulit untuk ditelan oleh Korps Marinir, terutama sejak sejarah penembak jitu mereka kembali ke legenda seperti penembak jitu Korps Marinir AS Norman Hathcock II, yang menetapkan rekor 93 eliminasi target.

  6 Responses to “Sniper Marinir AS Lagi-Lagi Kalah Lawan Coast Guard”

  1.  

    indonesia ikut gak ya? harusnya ikut buat jadi tolok ukur asaam

  2.  

    menurut bung Agato coast guard itu pasukan cadangan atau milisi…

  3.  

    Melalui artikel ini sebenarnya penulis artikel pengen menyindir bung @Agato 😛 wkwkwkwk

    thanks ya min 😀

    •  

      Ah ga juga. Berarti sudah ada peningkatan yg bagus dari coast Guard dalam dua tahun terakhir ini. Yah, ibarat Bakamla vs Marinir, kalo yg dikeluarkan pasukan khusus kan bisa jadi beda cerita. Kalo Indonesia mah dari awal pasukan khusus yg dipake. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

 Leave a Reply