Sniper Misterius Habisi Komandan ISIS di Kota Sirte, Libya

30
503

british-sas

Dalam beberapa pekan terakhir, tiga komandan ISIS ditembak mati dari jarak jauh oleh sniper misterius di kota kelahiran Kolonel Gaddafi, Sirte, ungkap media lokal.

Pembunuhan, yang kemungkinan dilakukan seorang penembak jitu – dikatakan telah membuat kepanikan di antara pasukan ISIS di kota, yang kemudian melakukan serangkaian penangkapan dan eksekusi dalam upaya untuk mencari pelakunya.

Kota Sirte tempat kelahiran Kolonel Gaddafi, berada di bawah kendali ISIS sejak musim panas lalu, para pejabat intelijen Libya memperkirakan sekarang mungkin terdapat sampai 2.000 pasukan ISIS di sana.

Korban terbaru dari sniper misterius tersebut, adalah Abdullah Hamad Al-Ansari, seorang komandan ISIS dari kota Obari di Libya selatan, yang ditembak mati pada 23 Januari saat ia meninggalkan masjid di pusat kota.

Koamandan ISIS lain, Hamad Abdel Hady seorang mantan pejabat Sudan yang baru menghadiri pengadilan Syariah ISIS, roboh diterjang peluru sniper di luar rumah sakit awal bulan ini.

Penembak jitu misteri itu, entah satu orang atau tim, sekarang ramai menjadi perbincangan online. Ada yang percaya sniper itu mungkin seorang milisi dari kota Misrata, yang pasukannya ditarik keluar saat ISIS mulai menguasai kota Sirte.

Yang lain berspekulasi, mungkin sniper itu adalah pasukan khusus Amerika, yang diperkirakan sedang beroperasi mengumpulkan data intelijen kekuatan ISIS dikota itu.

Sementara itu banyak media Inggris yang percaya sniper itu adalah pasukan Khusus SAS, yang sebelumnya sering menghabisi pasukan ISIS dengan tembakan dari jarak jauh.

Telegraph

30 COMMENTS

LEAVE A REPLY