Des 112018
 

Lomba Tembak Piala Panglima TNI tahun 2018, meski terjadi pertarungan sengit memasuki hari ke-3 di materi tembak Sniper, tetapi Angkatan Darat masih kokoh di puncak klasemen.

Jakarta, Jakartagreater.com   –  Memasuki hari ke-3 Lomba Tembak Piala Panglima TNI, meski terjadi pertarungan sengit di materi tembak Sniper, Angkatan Darat masih kokoh di puncak klasemen. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigadir Jenderal TNI Candra Wijaya dalam rilis tertulisnya, pada Minggu 9-12-2018 Jakarta.

Ajang bergengsi antar Angkatan dan Mabes TNI terus menghadirkan aksi yang menarik. Setelah kembali terjadi sapu bersih medali emas, perak dan perunggu oleh para petembak TNI AD pada materi 25 M Pistol Rapid Fire Putra, hari ini terjadi pertarungan sengit antar petembak Sniper dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

“Memasuki hari ketiga, Tim TNI AD berhasil mengoleksi 37 medali, terdiri dari 21 medali emas, 10 perak dan 6 perunggu. Tambahan 6 medali emas, 2 perak dan 2 perunggu diperoleh dari 4 materi lomba, yaitu 10 M Air Rifle Putra, 25 M Pistol Rapid Fire putra, Sniper Match 1 dan materi Sniper Match 2,” terang Kadispenad.

Secara keseluruhan terdapat 8 medali emas, 8 perak dan 8 perunggu yang diperebutkan dari 4 materi lomba tadi. Keperkasan para petembak putra TNI AD pada materi lomba Air Rifle dan Pistol Rapid Fire, tidak seperti yang dialami di materi Sniper, yaitu 2 dari 4 medali emas (materi Sniper) hari ini direbut TNI AL dan TNI AU (Sniper Match 2).

“Meski pada materi Sniper Match 1 berhasil mempersembahkan 2 medali emas dan 1 perak, namun pada Sniper Match 2 justru sebaliknya, kita (TNI AD) hanya mendapat 1 perunggu setelah kalah oleh petembak TNI AL dan TNI AU,” ungkap Candra.

“Bagi kami, kekalahan ini menunjukan bahwa kualitas antara prajurit TNI tidak jauh berbeda. Terlihat dalam penentuan juara (Sniper) pun melalui rematch,” imbuhnya. Pada hari ke-4 Senin 10-12-2018, masih akan dilombakan 3 materi yaitu Air Rifle Putri 10 M, 25 M Rapid Fire Pistol Putra dan Sniper Match 3 dan 4 Seri.

“Atmosfer kompetisi yang muncul dalam perlombaan ini, diharapkan dapat memacu dan memicu setiap prajurit untuk meningkatkan profesionalismenya. Juga, momen ini dapat dijadikan sebagai wahana membangun dan menguatkan sinergi antar angkatan,”pungkas Kadispenad.

Hingga berita ini diturunkan, perolehan sementara medali hari ketiga Sbb :

  1. Masih dipimpin Tim TNI AD dengan 21 emas, 10 perak dan 6 perunggu.
  2. Kemudian pada urutan kedua, Tim TNI AL dengan 2 emas, 5 perak dan 8 perunggu.
  3. Selanjutnya urutan ketiga, ditempati Tim TNI AU dengan 1 emas, 8 perak dan 9 perunggu.
  4.  Keempat,Tim Mabes TNI dengan 1 perak dan 1 perunggu.

(tniad.mil.id)

Bagikan:

  3 Responses to “Sniper TNI AD Masih Kokoh di Puncak Klasemen”

  1.  

    Kok AD terus ya yg mendominasi?

  2.  

    jangan hanya juara sendiri terus. semua angkatan TNI harus membagi resep rahasia latihan. agar meningkatkan kkuatan TNI utk menghadapi musuh.. kasihan kl sendiri2 malah angkatan lain lemah, indonesia diserang. tolong bikin resep kebersamaan utk akurasi. sedangkan kalau mau hadiah uang. harus lomba2 lain. karena kalau sniper hadiah uangnya, makanya apakah gak mau kasih resep? harusnya point saja tidak membawa nama angkatan tapi perorangan. Diharap lebih mengedepankan patriotik dan kebersamaan

  3.  

    coba digabungkan satu ruang latihan semua angkatan, supaya saling mmbagi resep