Jun 182015
 

Sejumlah Kapal Republik Indonesia (KRI) melakukan "Sailling Pass" saat peringatan HUT ke-69 TNI yang digelar di Dermaga Ujung, Koarmatim, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/10).

TNI Angkatan Laut akan meningkatkan patroli perbatasan terkait sikap Australia yang menyuap USD 5.000 terhadap nakhoda kapal imigran gelap agar membawa penumpangnya kembali ke Indonesia.

”Itu ranah politik, saya belum terlibat,” ujar Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi saat membuka Initial Planning Conference (IPC) Multilateral Naval Exercise Komodo 2016 yang dihadiri angkatan laut dari 25 negara di Hotel Borobudur, Jakarta, kemarin.

Saat ini pihaknya masih menunggu instruksi selanjutnya dari Panglima TNI Jenderal Moeldoko apakah perlu ada penambahan kekuatan atau patroli di perairan tersebut atau tidak. ”Ya, nanti Panglima TNI yang akan memerintahkan.

Kita memberikan masukan ke Panglima bahwa ada keadaan yang perlu kita tindak lanjuti, nanti penggunaan operasi dari Panglima TNI,” ujarnya.

Bila Panglima TNI memerintahkan TNI AL untuk menyiapkan kapal dan menambah kekuatan di perairan tersebut, pihaknya akan segera menyiapkannya.

”Nanti tergantung Panglima misalkan, KSAL tolong siapkan kapal untuk tambah operasi di sana, kita nyiapin kapalnya. Saya sebagai pelaksana operasi siapin kapalnya untuk digunakan oleh Panglima TNI, sehingga hasil asesmen nanti Panglima TNI yang beri keputusan,” kata Ade.

Mengenai kapal jenis apa yang nantinya dikerahkan untuk melakukan pengawasan di perairan tersebut, Ade mengaku, TNI AL memiliki banyak kapal yang bisa digerakkan kapan pun. ”Kita kan banyak kapal, kita siapkan. Ya, (dari armatim) angkatan laut,” paparnya.

Ade menyadari adanya potensi kerawanan di perairan Indonesia yang meliputi perairan di sekitar Ambalat dan Natuna, termasuk perairan perbatasan di Kupang Timur, selatan Jawa. ”Evaluasi patroli kebutuhan pada kerawanan. Itu sudah ada dalam konsep operasi Mabes TNI. Itu kan perairan-perairan yang memiliki kerawanan tinggi di mana angkatan laut hadir,” ujarnya.

Untuk menjaga perairan Indonesia yang sedemikian luas, sambung Ade, diperlukan banyak kapal patroli yang bertugas melakukan pengawasan. ”Kalau kita mau magerin pulau itu butuh kapal banyak. Deteksi kapalkan 20 mil dari radar. Kalau kita patroli misalnya dua kapal di perbatasan itu kan (luas) butuh penambahan kapal,” katanya.

Tidak hanya itu, diperlukan juga kerja sama intelijen antara Indonesia dan negara tetangga. ”Nah itu, memang di situ kita sebenarnya harus ada (intelijen), satu keterpaduan dengan intelijen apakah dari Australia, dan kita sendiri turut membantu,” katanya.

Pengamat hukum internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana menilai cara Australia yang diduga menggunakan uang untuk mendorong kapal pencari suaka perlu dikutuk. ”Jadi, beberapa waktu lalu polisi mendapatkan informasi dari awak kapal Indonesia yang disangka melakukan penyelundupan manusia bahwa mereka mendapatkan uang dari otoritas Australia agar memutar balik kapal mereka ke Indonesia,” ujarnya.

Hikmahanto menyebutkan, ada sejumlah alasan untuk melakukan protes dan kutukan yang dilakukan oleh Indonesia dan masyarakat internasional kepada Australia. Salah satunya, tindakan pemberian uang kepada para nelayan Indonesia yang membawa para pencari suaka bertentangan dengan kewajiban Australia sebagai negara peserta Konvensi tentang Pengungsi.

Sindonews.com

  58 Responses to “Soal Australia, TNI AL Tunggu Perintah Panglima TNI”

  1. tes

  2. Tambah KRI sm radar yg bisa memantau sampe wilayah ausi bro

  3. Ayo..perang

  4. Puase oe jgn provokatirt

  5. mef nya lanjutin donk wajib itu..perkuat tni al au..walau prtmbuhan gx nympe 7% tp alutsista beda soal..
    jgn janji akan dan akan naikan anggaran tni tp action nya NOL besar..
    apa pd buta dan gx peka ttg msuh dri brbgai arah..jnganlah kau biarkan ngra ini hancur skjap jk trjd perang..krn alutsista yg minim..
    jika ingin damai mka hrus siap perang..

  6. Di utara ada Malayshit,di selatan ada Aushit,di timur ada Papua New gishit…
    Tunggu apa lagi,langsung bikin poros militer Jakarta-Beijing-Moskow

    • Di Barat ada pangkalan militer Diego Garcia milik ASU…

      • nambah,diselatan p.jawa ada p.crismas dan p.cocos tempat pangkalan amrik dan diatas udara satelit militer memantau aktifitas militer indonesia 24 jam.

    • Tenang semuanya bisa di tanggulangi hanya dgn alutsista sar dan semangat sj !!!

      • mantap bung , semangat sang Atasan ,

        yang penting masuk dulu musuh baru kita gebug rame-rame TNI ( ABRI ) bersama rakyat akan menjaga rasa kemanunggalan ,
        bersama rakyat TNI akan Kuat

        Jangan Macam-macam dengan TNI, karena TNI tahun 2014 sudah menunjukkan taringnya

        Gimana, ada yang dipermasalahkan dengan statement diatas?
        Ayo tunjuk jari jangan sungkan-sungkan

        • 2014 taringnya yg dmn bisa kasi contoh gak bos

        • menyitir itu pernyataan panglima TNI kala itu ,

          untuk penjelasan diatas kira-kira bagaimana menurut bung Fred Strategi perang model apa itu …

          hehehe

        • oh kirain apa, waduh yg kl bgt caranya mah keburu abis duluan ia kl yg masuk 1 2 org lah kl yg masuk sampe ratusan ribu apa ia sanggup digebukin rame2, org mah sebelum masuk ya dicegah dl dr jauh2 hari, agak aneh jg sih sm militer kt, kl umpama org ngebangun rumah itu mesti ada dasarnya dl macam pondasi, lah kl militer kt ini kl gw liat acak2an yah, beli pesawat tempur bisa, kapal selem bisa, tp yg dasarnya pertahanan militer macem radar aja kekurangan hadehhh apa jendral2 itu kelewat pinter apa kt yg gagal paham yah.

        • yaa itulah bung Fred , Edisi paham/doktrin jaman dahulu, semoga saat ini tidak dan sudah benar-benar dijalankan pre-emtive strike , dulu AU & AL dilemahkan karena salah satu syarat Presiden “ikut” dijaga stabilitasnya Negara ini oleh As*, nah darat yang dikuatkan benar-2 ,
          malah AD kuat dimana -mana Ausie minta agar koppasus jumlahnya dikurangi lewat AS ,

          terus selain doktrin militer, rakyat Indonesia pun dibuat paham bahwa negeri ini adalah agraris , yang artinya gema ripah loh jinawi , yang sama sekali tidak menyinggung kekayaan alam lautan ataupun udara ,
          finally hamper rakyat Indonesia ” terlambat sadar” bahwa potensi kekuatan lautan juga sangat-2 kaya bahkan bisa melebihi pendapatan daratan , hal ini sudah disadari negeri-negeri pencuri kekayaan laut sedari dahulu ,

  7. Kirimi si Abot bom krawe. biar sekujur tubuhnya gatal2 semua. Wakakakakak!

  8. Saya baru saja membaca kembali artikel uji coba rudal yakhont yang kedua. Artikel nya hanya sekelumit. Tapi membaca koment2 nya sangat berbobot. Waktu itu saya hanya sr tidak berani menulis comment.
    Biasakan menulis comment yang ada Nilainya.

  9. Indonesia selalu diremehkan, harusnya patroli laut dan udara yg lebih sering, dulu katanya masalahnya kurang bbm, bbm untuk TNI udah ditambah kok masih kecolongan ya. Hmmm semoga ada perubahan dan pemerintah lebih tegas kepada malon dan ausi

  10. Ready for battle

  11. Musuh yg palingnyata bukanlah CINA terbukti bhwa
    1.Malaisia selalu melanggar n menggeser patok batas wilayahny dr Tanjung datuk hingga Ambalat n didaratan Kalimantan (Borneo).
    2. Singgapura yg tlah trbukti memperluas wilayah daratan dngn membeli pasir laut dr orng2 korup d kepulauan Riau, tidak hny itu FIR sebagian wilayah Ri jua d kuasai oleh singapura, apalagi lebih dr ribuan Triliun uang WNI yg seharusny berputar untuk ekonomi indonesia sekarang terpakir n menjadi harta negara mereka krn orang2 Ri yg korup melarikan uang mereka ke singgapura agar tdk d ketahui oleh Kpk n lembaga hukum Ri,
    3. Australia yg dr dulu telah trbukti mendukung penjajahan d NKRI dr zaman belanda, ianggris, Timor2 n sekarang lebih parah lg krn lewat Imiggran yg harus mereka tampung krn mereka salah 1 anggota PBB yg telah menandatangani perjanjian masalah imiggran ini sekarang malah imiggran yg dtng ke australi di cegat n di giring menuju indonesia n skrng Qta yg harus menampung sementara imiggran2 itu, tdk itusaja beberapa kali pesawat2 australi dr pesawat sipil dron sampai pesawat militer sudah sering sekalih melanggar wilayah NKRI bhkn lebih parahny lg sa’at pesawat militer mereka di intersep oleh pesawat Qta malah mereka mengancam dngn menguci senjata mereka pd pesawat Qta, tdk hnya pesawat Kapal perang australipun sering melanggar batas wilayah Qta

  12. Kenapa y kita selalu bereaksi setelah ada KEJADIAN..bukan tidakan PENCEGAHAN..

    • maklum saja bung, kita masih dilevel aksi – reaksi. bukan prefentif. sebagai contoh, disebuahg rumah, ada kamar mandi, di sikat lantainya cukup 1 x seminggu, begitu ada yang celaka karena kepleset, baru lah disikat tiap hari. analogikan saja seperti itu. kita belum bisa melakkan tindakan pencegahan. bereaksi kalau sudah ada kejadian. contoh ijazah palsu. sudah rame baru sidak ke kampus.

      • Ya contoh kasus diatas..dan kasus pesawat Malaysia yg sdh dari bln Januari bolak-balik smp 9 kali diwilayah Ambalat..dan masih banyak lagi..setelah KEJADIAN baru kitaBEREAKSI..

    • boleh saya menambahkan bung , Atasannya TNI itulah yng membikin plinplan juga menjadi bahan olokan saja 3 matra TNI ini

      bukankah mereka bekerja sesuai komando ,
      sedangkan yang membuat kebijakan masih terlihat santai-santai urus dalam negeri , urus kebijakan lainnya …

      kalao begini jangan disalahkan TNI-nya , salahkan saja membuat decision maker , aslinya lho personil-2 TNI sudah pada gatal ingin friksi ini dimulai

  13. ”Kita kan banyak kapal, kita siapkan. Ya, (dari armatim) angkatan laut,” paparnya.
    .
    .
    .
    hmm…, kira2 berapa ya jumlah & jenis kapalnya…?

  14. Aushit kagak takut soalnya bung tomo classnya kagak bisa nembak exocet gara gara di kadalin lagi sama Inggris.

  15. Karena pejabat indo kan temen mereka jadi ni para pejabat gak bisa tegas krn sdh ada fulus dr mereka

  16. Kapanpun indo gak akan bisa tegas kan di jajaran pejabat pd temenan sama mereka jd rela deh dikerjai mereka terus

  17. ada solar gak buat jalan2, yg kmrn sebelumnya ktnya di poto lewat kapal selem kok yg ini gak ketauan sm kapal selem.

  18. ternyata gombal military power bukan didasarkan pada head to head melainkan didasarkan pada berapa lama waktu yang diperlukan oleh amerika untuk menguasai secara efektif suatu negara :

    jadi usa vs everyone (makanya jadi aneh rangkingnya)

    1 usa
    2 rusia
    3 china
    .
    .
    12 indonesia
    13 australia
    20 thailand
    21 vietnam
    26 singapore
    35 malaysia
    40 philippines
    44 myanmar

    dengan alutsista seadanya sudah begini apalagi kalau yang ghaib muncul hehehe …

  19. Salam kenal buat seluruh sesepuh warjager

  20. perang gak perang kumpuul…

  21. klo mau perang saya jadi repoter aja deh..
    kan sama-sama bermodalkan semangatt
    semangat dalam menyebarkan berita

  22. Kalo yg bener itu tunggu perintah Panglima tertingginya kalo panglima tertingginya cuman diem saja bilang rapopo ya percuma kecuali kalo langsung mengeluarkan perintah pasti semua matra TNI akan bersiaga tanpa harus nunggu nah Panglima tinggal eksekusi dilapangan lewat komandan2 nya gak di Ambalat gak juga di NTT
    Diplomasi perlu tapi cara tegas juga perlu seperti diperlihatkan mngkin showForce berbagai alutsista didaerah sengketa perbatasaan

    • Berarti ibarat berdiskusi sambil nodongkan refolfer ya bung hehehe??????

    • Birokrasi terlalu panjang dan sekedar lempar tanggung-jawab. Harusnya yang namanya menerobos ZEE udah ada SOP-nya, bagaimana kalau kapal nelayan, kapal dagang, kapal perang, gimana kalo UAV, pesawat sipil non-register dll dan itu gak perlu nunggu lagi telp dari panglima….

  23. disituasi-situasi inilah pemikiran dan ketegasan seorang pemimpin di uji, beranikah para pemimpin kita bersikap tegas, yaa kita lihat saja nanti.

  24. penyuapan oleh pihak Ausy telah menjadi bagian/merupakan salah
    satu taktik menghalau para pencari suaka.

    Kebijakan suap kapal imigran terhitung rahasia negara yg tdk boleh dibocorkan oleh pemerintah maupun oposisi.
    namun masalah ini dibongkar sendiri oleh pemerintah, mulai dari penyangkalan yg diucapkan oleh Menlu & Menteri Imigrasi Ausy.
    Abbott sendiri sebenar’a menolak menjawab tuduhan penyuapan tsb & menyebut pesan kunci bagi Indonesia adalah, pemerintahan’a siap melakukan apa pun yg dibutuhkan, utk menghentikan para penyelundup.

    pemerintah juga meminta Senat utk menutup dokumen penyuapan kapal penyelundup manusia.
    Surat dari Peter Dutton, menyatakan, seluruh dokumen harus ditutup, karena jika dibuka bisa mengganggu keamanan nasional, pertahanan & hubungan internasional.
    dokumen” itu berkaitan dng masalah operasional di lapangan, jadi seharus’a tdk dibuka.

    so… intelijen Ausy pasti mengetahui ini semua.

 Leave a Reply