Mar 292014
 

f-35-2

Pengiriman F-35 Joint Strike Fighter akan tertunda lebih dari satu tahun dari jadwal akibat masih menghadapi masalah software. Menurut laporan baru Kantor Akuntabilitas Pemerintah, perangkat lunak mission management system F-35 itu masih membutuhkan upaya debugging menyeluruh agar mampu memenuhi berbagai kebutuhan pesawat.

Laporan itu juga menyatakan bahwa hanya 13 persen perangkat lunak segmen Blok 2B yang telah diuji pada Januari lalu. Target test-nya sendiri untuk komponen operasional utama dari pesawat ini adalah 27 persen.

Awal tahun ini, kepala tester senjata Pentagon, Michael Gilmore, memberikan laporan mendalam di depan Kongres mengenai fitur teknis F-35 itu dan menekankan apa yang disebutnya “tidak dapat diterima”

Karena banyaknya kendala teknis, perbaikan perangkat lunak 2B tidak akan selesai sampai setidaknya November 2015, atau sekitar 13 bulan molor dari waktu yang direncanakan. Kondisi ini akan menunda peluncuran armada F-35 hingga Juli 2016.

Kritik terhadap berbagai fungsi pesawat itu mengatakan spesifikasi F-35 terlalu menurun dari rencana awal untuk bisa unggul terhadap pesawat F-16 yang lebih tua dan lebih murah.

F-35 Australia Ikut tertunda

Australia sebelumnya telah memesan sebanyak 14 buah pesawat F-35 kepada AS, dan dua di antaranya diharapkan akan dikirim ke Australia tahun ini. Komite Pertahanan Pemerintah Australia sebelumnya diperkirakan akan mengajukan tambahan permintaan F-35 sebanyak 58 buah bulan depan. Sebelumnya juga diberitakan bahwa Australia telah memulai pelatihan calon pilot dan instruktur  F-35 RAAF .

Kepala Program JSF dari AS Letjen Chris Bogdan, mengunjungi Australia dua pekan lalu dan menyatakan, ketersediaan dan pemeliharaan pesawat-pesawat ini belum cukup baik.

Menurut keterangan yang terungkap dalam komite Kongres AS disebutkan, masalah software bisa menyebabkan penundaan produksi. Anggota Kongres AS dari Partai Democrat Loretta Sanchez menyatakan tiga versi pesawat F-35 ini berada di bawah standar kelayakan yang direncanakan.

Australia juga berisiko harus membayar lebih mahal  pesawat F-35 pesanannya karena negara calon pembeli potensial seperti Italia, Turki dan Kanada menunda pembelianF-35  mereka. (rt.comradioaustralia )

  44 Responses to “Software Bermasalah, Program F-35 Kembali Tertunda”

  1.  

    smoga ja slalu d tunda. . .gak kelar2. . .

  2.  

    Pertamax

  3.  

    Sinetron berlanjut……
    F-35 never finish.
    IFX bagaimana kabarnya ya..

  4.  

    asu mau ngomong proyek ini dibatalkan aja pake kata ganti “tertunda”….

  5.  

    SR lagi,., sambil menyimak dari para sesepeuh JKGR

  6.  

    Karena asu pelit berbagi teknologi F22

  7.  

    programnya ga sepenuh hati sih….jadi kayak gtu hasilnya…hehehehe

  8.  

    Leopard 2A4 yang diretrofit dan heavily overhauled aja cuma $ 700.000, lebih murah dari retrofitan AMX-13 yang nyampe 10 M sebiji

    Kenapa Pindad, Kemenhan dan TNI-AD gak berpikir membeli Leopard 2A4/5/6 bekas aja terus retrofit di Pindad. Seperti yang dilakukan Turki. Kan banyak yang bisa dijadikan partner menjadi konsultan & subkontraktor yang berpengalaman retrofit dan upgrade Leo mulai dari :
    Rheinmetall & KMW dari Jerman
    SAAB group Swedia
    General Dynamics St. Barbara Spanyol
    RUAG Swiss
    Aselsan Turki

  9.  

    moga nasib IFX ga seprti F 35 ini…

    •  

      ga akan bernasib sama, klo belajar dari yg sudah ada, dan pasti nya masih di bawah F35 kemampuan nya, kecuali mangadaopsi berbagai ilmu dari berbagai negara pencipta pespur stealth. masalah nya basic KFX ngambil nya dari F35, soo ga jauh beda nanti nya.

  10.  

    ma’af melenceng dri topik…..saya dapat clue dari statement danlanud supadio..saat acara jalak sakti 2014….” mengebom dengan cara manual saja sasaran2 bisa dihancurkan..bagaimana lagi jika indonesia dan TNI AU bisa memiliki pesawat tempur generasi mendatang semisal F22 raptor..”..pertanyaanya mungkinkah kita juga akuisisi pesawat tempur siluman dri rusky za????…mohon pencerahanya para sesepuh….ma’f lo da zg salah…maklum newbie soalnya…heheheh

  11.  

    Mr Putin :
    ?Jika anda (obama) adalah pemimpin, jangan ragu saat mengerahkan pasukan. Angkat senjata anda dan lawan kami. Jangan menjadi badut yang menjual ancaman tapi tidak melakukannya,?

    #pernyataan paling macho menurut ane…

  12.  

    Bung Diego, bung satrio, bung nara, bung PS, bung nowy, dan sesepuh warjag, boleh donk sekali2 posting artikel tentang kekuatan militer Rusia. Terus terang ane sangat2 penasaran dgn Rusia ini. Akhir2 ini “wah” banget mereka. Benar2 siap perang tuh..
    Thankz.. 😀
    Maaf OOT

  13.  

    Bisa aja nhamar pura 2 maaalah pdhal udah ok

    •  

      kalau sudah oke, brarti segera mengisi skuad RAF bung, coba kita pantau aja trus, negara sekutu ASU juga mau aja di kibulin, dah tau downgrade F-22, masih aja ngarep, mending cari yang udah pasti2 aj, salam.

  14.  

    jangan2 ini ada muatan politis..sengaja ditunda2 supaya makin banyak negara yang diajak untuk ikut proyek/membeli F35 ini..apa F22 juga bermasalah seperti ini sebelumnya??

    •  

      anda salah klo berfikir di tunda supaya banyak pembeli nya bung DewaKembar,
      justru karena di tunda ini akan menimbulkan mossi tidak percaya dgn kemampuan F35, ujung2 nya jarang yg mau beli;
      F35 ini memang banyak mengalami masalah, karena tidak mau meniru teknologi nya F 22 RAPTOR,

      F 22 juga mengalami hal serupa, sejak awal USA memesan banyak F 22, karena paktor biaya dari pengembangan nya, sehingga di potong lagi pesanan nya,

  15.  

    test

  16.  

    semoga program keluarga F dr usa buat sonotan dkk ,selalu bersambung tiada habis kaya sinetron (biar bangkrut sekalian) 😀

    jd sonotan dkk pusing2 deh

    maaf cucu lancang

  17.  

    sebelum’a met mlam sesepuh n warjager lain’a.
    menurut sya sich seandai’a f-35 g di undur pun sukhoi kta siap buat melawan,bkan bgtu para sesepuh.
    maaf klo sya lan cang

  18.  

    F22 Pun tidak luput dari kecelakaan.

    pesawat amerika serikat selalu di anggap paling hebat dan sempurna,padahal tidak se hebat yang di bicarakan.dari total 200 pesanan F22 Raptor,ternyata sudah 3 unit yang jatuh,baik pada saat test terbang dan operasional.tidak byk yang tahu bukan,FYI sebuah tulisan bagus buat di baca…

    Saking takutnya pesawat terdeteksi oleh radar musuh, Dephan Amerika memangkas berbagai peralatan elektronik penting yang dapat menyelamatkan awak pilot pesawat. Salah satu di antaranya adalah peralatan pendeteksi anti tabrakan dengan objek yang merintangi. Lalu terlalu seringnya disorientasi oleh awak pilot akibat tarikan Gaya G(Gravity) pesawat terlalu besar dengan kecepatan tinggi. Untuk Hal ini bisa jadi kesiapan pilot yang kurang prima ataukah memang perlengkapan anti Gravity yang di siapkan tidak memadai.

    , Sebuah pesawat tempur F-22A yang sedang melakukan latihan rutin malam jatuh sekitar 100 mil dari Bandara udara militer Elmendorf-Richardson di Alaska. Awak Pilot yang tewas tidak di ketemukan. Pesawat hilang sekitar pukul 7:40 waktu setempat dan dalam perjalanan kembali menuju pangkalan. Setelah sekitar 1 jam 20 menit latihan, pesawat hilang dari radar menara pengawas bandara militer Elmendorf. Latihan terbang rutin ini di lakukan secara berpasangan dengan sebuah F-22 lainnya. Pilot pesawat jet tempur nahaas ini meninggalkan formasi dan mengatakan akan re-group. Kedua jet ini terpisah sekitar 2 mil dari antar posisi jet. Setelah kehilangan radar kontak, pilot F-22A yang masih terbang meminta pengisian bahan bakar di udara sebelum mencari temannya.

    Tim penyelamat di terbangkan ke sekitar lokasi dan baru menemukan bangkai pesawat setelah 18 jam dari kejadian yakni pukul 10:15 pagi waktu setempat. Pihak otoritas bandara militer menurunkan beberapa unit helikopter penyelamat dan sebuah pesawat Hercules dalam pencariannya. Namun mereka tidak dapat mendekati bangkai pesawat tempur karena cuaca buruk melanda sekitar lokasi kejadian.

    Pihak militer berharap jika pilot berhasil menyelamatkan diri setelah melontar dari bangkunya, di harapkan ia mampu bertahan hidup dengan perlengkapan yang di bekali untuknya dalam cuaca dingin yang super ekstrem tersebut. Saat itu suhu cuaca di Alaska mendekati 0 derajat celcius. Pencarian akan terus berlanjut hingga kamis.
    F-22A yang di elu-elukan sebagai pesawat tempur siluman generasi masa depan ini mengalami 3 kali kecelakaan dengan 2 kali kehilangan awaknya. Pesawat tempur yang mampu menembus 1 ? kali kecepatan suara ini tanpa pembakaran ulang(Afterburner). Sampai sekarang pihak militer AS menolak untuk mempublikasikan kecepatan maksimum pesawat ini.

    Dari sejak di serahkan oleh Lockheed Martin kepada AU AS,
    terjadi 3 kecelakaan pada waktu dan tempat yang berbeda. 2 kecelakaan fatal sebelumnya menewaskan kedua awak pilotnya. Seorang pilot penguji perusahaan Lockheed Martin, David Colley di kabarkan tewas saat melakukan uji coba terbang. David tewas akibat kehilangan kesadaran setelah melakukan maneuver + 9G. Pesawat dalam keadaan menukik dengan kecepatan Mach 1,6 melewati ketinggian 14,000 kaki saat ia sadar. Ia melontarkan diri dari kokpit pesawat pada kecepatan Mach 1,4 dan mendarat dalam keadaan seluruh tulang remuk.

    Kejadian lain adalah pada saat lepas landas dari pangkalan militer Nellis, Nevada. Sebuah pesawat F-22 jatuh, namun pilot selamat dengan luka ringan setelah berhasil melontarkan diri dari kokpit pesawat pada saat-saat terakhir. Pesawat di sinyalir mengalami kerusakan pada sistem pengendalian manajemen penerbangan.

    Amerika sampai sejauh ini memesan 188 unit F-22A dari Lockheed Martin dan telah kehilangan 3 unit saat pelatihan. AU AS masih akan menerima 20 unit lagi dari Lockheed Martin pada akhir Maret tahun 2012. Untuk mencegah kejadian serupa tidak terjadi, rencananya dephan AS akan menambahkan sebuah alat anti tabrakan dengan objek di darat atau sering di sebut dengan Auto Ground Collision Avoidance System pada F-22, F-35 dan F-16 yang di cangkokan ke dalam sistem penerbangan lewat kabel.

    dariberbagai sumber

  19.  

    newbie

  20.  

    F35 bnyk terjadi downgrade dari rencana awal…so F35 bukanlah monster yg menakutkan buat indonesia..selagi menunggu perkembangan IFX.. indonesia 1tahun kedepan sudah di kawal SU35 yg lebih superior ketimbang F35 masalah fitur siluman sih dah pasti ada penangkal nya 😀 gak mungkin panglima kita gak tahu obat nya..hohoho

  21.  

    “Pihak militer berharap jika pilot berhasil menyelamatkan diri setelah melontar dari bangkunya, di harapkan ia mampu bertahan hidup dengan perlengkapan yang di bekali untuknya dalam cuaca dingin yang super ekstrem tersebut. Saat itu suhu cuaca di Alaska MENDEKATI 0 derajat celcius.”

    Setahu saya kalo masih 0 derajat ataupun -10 masih biasa saja di daerah yang memiliki 4 musim bahkan itu termasuk normal

    maaf cuman setahu anak kecil (Gracias)

  22.  

    jk berbicara pespur, mgkn ada benarnya jika pembeliannya dibatasi, sebab 15 tahun kedepan pasti hanya tinggal besi tua yg terbang (sdh tidak gahar lg), misalnya untuk sekarang : jika kita membeli su-35 dlm jumlah besar 300 unit, di tahun 2024 psti sdh tdk ada apa-apanya dikarenakan saat itu pespur generasi 5/5+ mendominasi.

    jd untuk saat ini, pembelian pespur untuk patroli perbayasan sj. lebih baik dana yg berlebih dipergunakan untuk :

    1. R&D MLRS, Rudal, Radar, dan Satelit
    2 pembentukan cyber army (pasukan hacker) yg mampu menghack bagian elektronik pespur musuh. hacker indonesia pun ada yg pernah menghack satelit.

 Leave a Reply