Feb 262017
 

Mahfudz Siddhiq : “Saat ini wilayah Palestina yang tidak dikuasai oleh zionis Israel tinggal 10 persen di Tepi Barat dan Gaza”

Dok. Warga Palestina Ditangkap Tentara Israel (AFP)

Jakarta  – Tak perlu waktu lama untuk membangkitkan panasnya suhu pertemuan para perwakilan parlemen dan lembaga swadaya masyarakat/non-pemerintah dari 80 negara, pada KTT Internasional Untuk Mendukung Intifada Palestina pada 21-22 Februari 2017 di Iran, Teheran.
Emosi dan semangat para peserta konferensi yang ke-enam ini, segera tersulut dengan pidato pembukaan yang disampaikan oleh Pemimpin Besar Iran, Ayatollah Ali Khamenei yang mempertanyakan seluruh diplomasi dan perundingan damai yang sudah puluhan tahun diupayakan untuk menghentikan penjajahan Zionis Israel atas Palestina namun belum juga berhasil.

Pidato Khamenei tak pelak menjadi pemantik pernyataan para pemimpin delegasi yang berbicara pada hari pertama kegiatan tersebut.

Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Beri menegaskan solusi dua negara, atau “two-state solution” adalah dusta Israel karena kenyataannya hingga saat ini Israel terus merampas tanah sah milik rakyat Palestina sampai hanya tersisa Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Bahkan, di atas tanah yang menjadi tapal batas wilayah Palestina menurut ketetapan 1967, yakni Jalur Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem Timur, Zionis Israel tak berhenti membangun permukiman ilegal.

Permukiman ilegal itu terus merangsek tanah rakyat Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur dan tindakan tak beradab para penjajah itu telah dilegalisasi oleh Parlemen Israel.

Menurut anggota DPR RI, Mahfudz Siddhiq yang hadir dalam konferensi di Teheran, Dewan Nasional Palestina telah meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengeluarkan resolusi mengenai UU Legalisasi Pembangunan Permukiman Israel di tanah pendudukan Palestina.

Permintaan ini adalah reaksi terhadap keputusan Parlemen Israel, Knesset, yang pada 6 Februari 2017 mengesahkan UU untuk melegalisasi pembangunan 4,000 rumah baru di atas tanah milik warga Palestina di Tepi Barat.

Keputusan yang memicu kemarahan warga Palestina ini menjadi jalan bagi penjajah Israel untuk meneruskan agenda pendudukan wilayah dan pembangunan permukiman warga Israel di tanah suci miliki Umat Islam itu.

Penentangan atas permukiman ilegal tersebut tidak hanya muncul dari warga Palestina. Sebagian anggota Knesset dan warga Yahudi juga menolak keputusan tersebut.

Lebih lanjut Mahfduz memaparkan, sampai saat ini jumlah pemukim baru warga Israel di daerah pendudukan Palestina hampir mencapai satu juta orang yang terkonsentrasi di wilayah Tepi Barat dan Yerussalem Timur.

Menurut data Kementerian Dalam Negeri Israel, pada Januari 2015 sekitar 390 ribu warga Israel menganeksasi tanah di Tepi Barat dan sekitar 375 ribu lainnya menduduki dengan paksa wilayah di Yerusalem Timur.

Mereka tinggal di perumahan baru yang dikelilingi tembok pengaman yang tinggi serta pos pengamanan yang ketat.

Menurut organisasi yang mengatur permukiman ilegal Israel di Tepi Barat, Yesha Council, hingga Juni 2014 warga Israel telah menempati 121 permukiman baru di wilayah Tepi Barat yang oleh PBB ditetapkan sebagai wilayah otoritas Palestina.

“Saat ini wilayah Palestina yang tidak dikuasai oleh zionis Israel tinggal 10 persen di Tepi Barat dan Gaza. Karena pendudukan dan pemukiman baru terus dibangun oleh pemerintah Israel dengan tidak mengindahkan semua reaksi dunia, termasuk resolusi PBB dan Konvensi Jenewa tentang Perlindungan Warga Sipil Pada Saat Perang,” tegas Mahhfudz.

1.518 anak-anak Palestina tewas oleh pasukan penjajah Israel sejak pecahnya Intifada ke dua pada September 2000 hingga April 2013.

Intifada (perjuangan) Di tengah himpitan Israel yang terus melancarkan serangan bersenjata dan tekanan politik dan ekonomi, kehidupan rakyat Palestina terus berdenyut, termasuk melakukan perlawanan yang oleh dunia dikenal dengan Intifada.

Gerakan Intifada pertama pecah pada Desember 1987 menyusul sebuah kendaraan Israel yang menabrak para pekerja Palestina sehingga menewaskan empat orang.

Sejak peristiwa itu, penjajah Israel semakin “berani” mengangkangi perjanjian dan kesepakatan damai, walau hal tersebut ditetapkan oleh PBB dan disetujui oleh sebagian besar negara-negara kuat seperti Amerika Serikat.

Secara terang-terangan Israel terus mengkhianati seluruh hasil perundingan dengan Palestina sembari memerangi warga sipil Palestina yang tidak bersenjata, termasuk anak-anak, dengan kekuatan militer.

Data resmi Kementerian Informasi di Ramallah mengungkapkan bahwa 1.518 anak-anak Palestina tewas oleh pasukan penjajah Israel sejak pecahnya Intifada ke dua pada September 2000 hingga April 2013.

Kementerian itu menambahkan bahwa jumlah anak yang terluka oleh penyerangan Israel sejak awal Intifada hingga 2013 mencapai 6.000 anak.

Kuatnya protes dan kritik terhadap gagasan solusi dua negara juga disuarakan oleh pihak Palestina di konferensi internasional itu.

Pada konferensi di Teheran, Ketua Parlemen Palestina, Salim Ja’nun menegaskan perlunya perlawanan berlanjut terhadap Zionis Israel sebagai jalan untuk mendapatkan kembali hak-hak bangsa Palestina.

Pernyataan ini dikuatkan oleh Syech Naim Kasim, tokoh pimpinan Hizbollah, yang menyerukan perlawanan bersenjata terhadap Israel dan ini diamini antara lain oleh wakil dari faksi Hamas dan Jihad Islam.

Menurut Mahhfudz Siddhiq, kritik keras terhadap solusi dua negara muncul akibat keputusasaan akan upaya perundingan damai dan diplomasi politik yang selalu buntu, bahkan selalu merugikan Palestina.

“Sangat nyata proses perundingan hanya menguntungkan Zionis Israel. Penguasaan mereka atas tanah palestina tidak pernah berhenti. Sementara posisi bangsa Palestina makin terjepit. Jadi wajar jika hari ini muncul ketidakpercayaan terhadap solusi dua negara,” ungkap Mahfudz.

Menurut dia, konferensi untuk mendukung Intifada Palestina tampaknya mendorong perlawanan berlanjut bangsa Palestina terhadap penjajahan Israel.

Palestina meminta dukungan kekuatan dari berbagai negara seluruh dunia, khususnya negeri-negeri Muslim, untuk melanjutkan perlawanan politik dan perlawanan bersenjata terhadap Zionis Yahudi di tanah suci Palestina.

Meskipun konflik bersenjata dan pendudukan wilayah Palestina oleh Zionis Israel tidak bisa diselesaikan dengan konferensi, setidaknya kegiatan ini menjadi sarana bagi semua negara peserta untuk menyamakan dan menyatukan sikap penentangan terhadap kolonialisasi berlanjut di tanah Palestina.

Antara

Berbagi

  36 Responses to “Solusi Dua Negara Israel-Palestina, Apakah Hanya Ilusi ?”

  1.  

    Yg pasti bila palestina dan israel berdamai maka kiamat dunia sudah dekat…dilema dan bingung

  2.  

    Gua ngarasa DejaVu

  3.  

    prihatin

  4.  

    Ayo aa…mana tweet mu Bela Palestina dn mana pak ustadz sumbangan Dana 3 angka nye buat Palestine…atau icis mana icis yg belagu Di curiah..mana luh..mana kaga Bela Palestine luh?

  5.  

    Katanya memberantas terorisme. Terorisme “yang katanya diidentikan dengan islam” itu pun hanya oleh segelintir kelompok. Terjadi karena adanya rasa ketidak adilan. Kalau mau dijinakkan ya sumber contoh kedilannya dulu harus diberesin. Yaitu israel ini.
    (Diluar konteks teroris boneka seperti ISIS dan sejenisnya)
    Sampai kapanpun selama masih dipajang/dibiarkan penindasan/ketidak adilan di depan mata, pasti masih tetap ada perlawanan2 sebagai respon dari keadaan itu. Siapa sih yang tidak merasa miris/tersentuh hatinya melihat saudara seiman diperlakukan seperti itu.
    Saya yakin umat lainpun akan merasakan hal yang sama jika meliat hal tersebut.
    Yang mengaku polisi dunia yaitu U.S.A malah mendukung/melindungi ketidak adilan tersebut. Negara2 tetangga palestina udah dibikin hancur dan perang saudara. jadi kurangfokus dan boro2 buat mikirin palestine (salah satu strategi israel). Negara2 timteng lainnya yang makmur dialihkan perhatiannya agar lebih mengutamakan duniawi.
    Pusing deh pala barbie…

    •  

      Jadi miris mendengar berita ada rombongan sebanyak 1.500 orang dengan 7 pesawat jumbonya, malah ada pesawat jumbo yang special edition dari pabriknya buat kepala regu rombongan itu.
      Sementara tetangganya (palestine) seakan2 dibiarkan terpuruk dan menderita .
      Padahal duit mereka yang mereka pakai makan, beli berlian, rumah mewah, dsb. Sebagian adalah dari saudara2 umat muslim juga yang dengan susah payah mengumpulkan sedikit demi sedikit demi menjalankan salah satu rukun islam.
      Ini malah jalan2 ke bali. (Awas ada bikini. Xixixi…)
      Sedih.

  6.  

    solusi yg bisa diselesaikan sebelum tahun 1948

  7.  

    Klu bicara agama gak ada habisnya, ujung2nya walau ngomong benarpun pasti banyak yg alergi karena dialam fikirnya sudah masuk berita2 bias dr media barat! Tanah asli Yahudi itu tdk ada, karena Palestina dr semenjak nabi Ibrahimpun sudah ada penduduk aslinya orang2 Filistin, yang ditaklukkan bangsa Isreal pasca terusir dr mesir di Zaman nabi Musa. Coba baca sejarah aslinya bukan sejarah yg dibelokkan sejarawan2 barat dan Yahudi.ma’af klu salah berpendapat!

  8.  

    Ibarat sebidang tanah satu sertifikat tapi ada dua pemiliknya, mana mungkin…..

    Solusi dua negara itu jelas politis, pilihannya cuma Israel Merdeka atau Palestine Merdeka saja !!..

    Mana mungkin pewaris sah tanah Palestine musti berbagi sama anteknya British ??…….

    Gali lagi kuburan si Balfour, cecunguk itu musti tanggung jawab kisruhnya tanah Palestine ……. SAVE PALESTINE !!

  9.  

    Tapi kalo demo di Jakarta jangan bawa2 bendera Palestine ya, sintreuk ku aing ceuli sia !!…… 😆

  10.  

    saya tak begitu mengerti tentang latar belakang konfliknya di era modern..
    saya hanya tau lewat national geografic tentang perang 6 hari arab israel..
    atau film kingdom of heaven dengan pemaknaan positif dari kedua kubu..
    saya tertarik kata kata tokoh ketika akhir perang,,,

    “Jadilah tanpa rasa takut saat menghadapi musuh Anda. Jadilah berani dan jujur, supaya Allah mengasihi Engkau. Berbicara kebenaran selalu, bahkan jika itu mengarah kepada kematian Anda. Menjaga berdaya dan tidak salah. itulah sumpah Anda.”
    “sebuah dunia baru. Sebuah dunia yang lebih baik. Sebuah kerajaan hati nurani … sebuah kerajaan surga.”

    “jika ini benar rumah Tuhan, maka biarkan Beliau yg mengaturnya”.

    •  

      Internasionalisasi mekkah. madinah dan yerussalem
      dibawah yuridiksi internasional dan negara2 yg berkaitan utk menjamin kemaslahatan dan kebebasan menjalankan ibadah umat tanpa di pengaruhi isu2 politik
      gimana menurut bung?

      •  

        Saya tak mendapat poin2 nya bung anu..
        Mekah dan Madinah milik semua umat Muslim. Tapi konvensi bahwa Raja Arab sebagai penjaga apakah bisa diubah?? jelas akan ada penolakan dari arab sendiri.. dana besar.
        biarlah seperti saat ini,, bukankah umat bisa bebas menjalankan ibadah ke sana…

        Yerussalem,, mungkin saja seperti itu,,
        tapi jika itu terjadi,, kontrol wilayah israel akan berkurang… maukah mereka seperti itu?? dasar konflik di ranah keyakinan.. itu kadang tidak bisa diurai dengan logika.
        sepertinya bung anu yg babar pemikirannya,, agar saya tau pendapat bung anu… share bung..

      •  

        sepertinya cukup jelas pemikiran saya dgn pemikran bung bahwa setiap umat islam punya hak utk menjaga kota2 suci tersebut namun konflik geo politik antara kubu negara2 arab dan iran utk ke depannya bisa mempengaruhi kebebasan menjalankan ibadah dan bisa memperkeruh situasi seperti ketika proses jatuhnya kota2 tersebut ke tangan keluarga saud dari keluarga hasyim yg sekarang berkuasa di yordania di tahun 1920an.
        penyalahgunaan kekuasaan utk kepentingan tertentu bisa berpengaruh,
        alangkah baiknya jika Arab saudi memilih netral dan nonblok utk urusan geopolitik bukannya ikut nimbrung yg sangat beresiko.

        utk yerusalem sendiri dulu punya konsep seperti itu oleh PBB namun modar seiring memanasnya dan dipanasnya situasi geopolitik yg juga dipengaruhi perang dingin.
        saya pribadi ingin sekali jika yerussalem seperti dulu sebelum abad 20 ketika umat islam,kristen dan yahudi hidup berdampingan dan terjamin kebebasan menjalankan ibadahnya.
        namun sayang imigrasi yahudi ashkenazi dari eropa yg memang terdorong akan sesuatu merubah harmoni yg ada.
        memng jadi rahasia umum bahwa migrasi akan selalu memunculkan konflik sosial.

        hanya angan-angan dan opini dari seorang petani desa bung

        •  

          pemikiran yg sama juga ditakutkan Trump dari migrasi
          pemikiran yg sama juga ditakutkan oleh aus,, makanya meminta Indonesia untuk menjaga lautnya agar tidak dilewati pengungsi yg migrasi mencari penghidupan yg layak,,,
          pemikiran yg sama juga ditakutkan oleh inggris dan nato atas besarnya pengungsi yg datang dari timteng…
          dan hal yg sama terjadi di papua,, ketika badan adat menolak lagi adanya transmigrasi ke sana…

          susah sekali yaa bung,,, wkwkkw
          warjager ada yg berpendapat lagi dong!!!

          •  

            dimana2 migrasi ” terdorong akan sesuatu”
            namun yg menjadikan ganjil ketika timbulnya lsm2 pro migrasi dan pecahnya pemerintahan antara pro imigrasi dgn landasan HAM serta isu SARA dan kontra imigrasi yg takut timbulnya konflik akibat pembenturan dua budaya berbeda .

            ayo yg lainnya2 nimbrung dimari

        •  

          lho petani juga ya bung!!!
          ayo semangat,, target tahun ini mandiri cabe dan jagung…
          pertahankan mandiri beras…

          •  

            iya bung tersadar utk menanggalkan titel berilmu utk mengejar ketahanan bangsa di bidang pangan terkait konflik pangan global beberapa puluh tahun ke depan.

            kayaknya di barat juga trend ini terutama orang amrik sendiri yg semakin sadar mereka sedng diracuni pangan2 berbahan kimia.

  11.  

    Yg jelas israel harus dihancurkan sampe org2nya tak tersisa, jgn biarkan org zionis hidup lg di muka bumi ini, itu wemua harusnya wilayah palestines, mengapa dulu israel di ijinkan tinggal disana?? Udah jelas2 yerusalem itu berada ditanah pallestines….kita harapkan agar iran, indonesia, turki, malaysia dan blok timur semua bersatu gempur israel, mana mungkin barat berani, jika negara2 timur bersatu plus negara muslim dunia…wilayah israel itu kecil brooo, pake 1000 roket rhan aja udah hangus tu wilayahnya…tp tembaknya secara bersamaan dan tanpa aktifkan iron dome nya….:) 🙂 🙂

 Leave a Reply