Agu 032018
 

Konstelasi satelit radar PAZ Spanyol yang dibangun oleh Airbus. © Airbus 2018

JakartaGreater.com – Operator satelit militer yang berbasis di Madrid, Hisdesat sedang dalam pembicaraan dengan Airbus SA dan Thales tentang pesanan untuk membangun dua satelit komunikasi militer bagi pemerintah Spanyol, seperti dilansir dari Bloomberg.

Hisdesat Servicios Estrategicos SA saat ini sedang bernegosiasi dengan konsorsium yang dipimpin oleh Airbus yang juga ingin menjadi bagian dari Thales, menurut CEO Miguel Angel Panduro.

Kementerian Industri Spanyol pekan lalu menyetujui pinjaman sebesar € 750 juta atau sekitar $ 880 juta untuk Hisdesat guna membiayai satelit pengganti, sementara itu, Kementerian Pertahanan Spanyol siap untuk membayar € 1,4 miliar selama 15 tahun mulai tahun 2023 sebagai klien paling penting dari satelit baru.

Satelit tersebut “akan memiliki ketahanan terhadap peristiwa nuklir dan gangguan, dan akan mematuhi persyaratan NATO dan Uni Eropa”, kata Panduro.

Investor terbesar Hisdesat adalah operator satelit Hispasat SA yakni sekitar 43 persen dan Kementerian Pertahanan Spanyol memiliki 30 persen saham, menurut situs web perusahaan. Airbus Defense & Space memiliki 15 persen saham, sementara itu Indra Sistemas SA dan Sener adalah pemegang saham yang paling kecil. Pelanggan terbesar perusahaan setelah Spanyol adalah Departemen Luar Negeri AS dan Pentagon.

Hisdesat menempatkan satelit generasi baru pada saat pemerintah Spanyol memimpin pengembangan sistem Komando Uni Eropa yang akan memungkinkan pasukan dari blok tersebut untuk saling berkomunikasi tanpa bergantung pada kontraktor pihak ketiga atau kemampuan lokal.

Bagikan:

 Leave a Reply