Des 062018
 

Prancis luncurkan desain jet tempur generasi ke-6 © F. Dosreis via Defence Blog

JakartaGreater.com- Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles, telah mngirimkan surat kepada rekan-rekannya dari Prancis dan Jerman, Florence Parly dan Ursula von der Leyen, akan minat kuat dari Pemerintah Spanyol untuk menjadi bagian dari proyek Jet Tempur Masa Depan Eropa yang dikenal sebagai New-Generation Weapon System (NGWS) sedang dikembangkan oleh Prancis dan Jerman.

Menurut rilis pers dari situs Kementerian Pertahanan Spanyol, dalam suratnya, Robles meminta agar partisipasi Spanyol diresmikan dengan penekenan Letter of Intent (LOI) atau Memorandum of Understanding (MOU) tripartit. Biaya kemitraan dalam proyek itu diperkirakan sekitar € 25 juta untuk dua tahun ke depan.

Konsep pesawat tempur generasi ke-6 Jerman-Prancis © Dassault Aviation via Youtube

Proyek NGWS ini bertujuan untuk menjadi pesawat tempur generasi kelima yang akan menggantikan jet tempur Eropa dalam pelayanan, seperti Eurofighter dan Rafale, mulai tahun 2040 mendatang.

Saat ini, ada dua proyek bercita-cita untuk menjadi pejuang abad ke-21 Eropa:

  1. Program Franco-Jerman
  2. Program Tempest Inggris

yang mana Belanda dan Italia telah bergabung. Kementerian Pertahanan Spanyol yakin bahwa kedua program tersebut pada akhirnya akan bergabung, mengingat investasi besar yang dibutuhkan dalam pengembangannya.

Inggris perkenalkan model jet tempur baru yang disebut Tempest © BAE Systems

Meskipun demikian, dan dengan minat untuk berpartisipasi dalam proyek dari tahap awal, Spanyol telah memutuskan untuk bergabung dengan proyek bersama Paris dan Berlin.

NGWS digadang sebagai jet tempur berawak yang dikembangkan untuk beroperasi bersama dengan segerombolan drone yang berfungsi baik sebagai platform senjata dan sensor canggih.

Pada gilirannya, NGWS akan diintegrasikan ke dalam berbagai sistem (Future Combat Air System atau FCAS) yang akan mencakup drone MALE di mana Spanyol telah turut berpartisipasi dengan 23% pangsa serta satelit atau rudal jelajah.

Selama beberapa tahun ke depan dan sebelum tahun 2025, Angkatan Udara Spanyol harus mengganti 20 unit jet tempur F-18 pertama yang dikerahkan dipangkalan Gando di Kepulauan Canary dan pada tahun 2030, sisanya sebanyak 65 pesawat.

Bagikan:

  4 Responses to “Spanyol Ingin Menjadi Mitra Pada Proyek Jet Tempur Eropa”

  1.  

    biasanya nanti di tengah jln mau jln masing2 kyk thypon dan rafale.

 Leave a Reply