Aug 262017
 

Frigate Maharaja Lela Malaysia (credit : RMN)

Angkatan Laut Malaysia akan segera menerima fregat stealth yang diberi nama Maharaja Lela (pahlawan Melayu yang dieksekusi Inggris pada tahun 1877). Total Malaysia akan membangun lagi lima fregat sejenis yang akan mendapatkan nama pahlawan nasional melayu.

Malaysia adalah pelanggan asing kedua setelah Mesir untuk fregat varian Gowind yang dikembangkan oleh asosiasi kapal Perancis DCNS (sekarang Naval Group).

Kontrak senilai US$2.8 milyar disimpulkan pada tahun 2011 untuk membangun enam fregat.  Enam kapal perang pesisir ini akan dibangun dengan dukungan dari DCNS (Naval Group) di galangan kapal Malaysia Boustead Heavy Industries Corporation Berhad (BHIC) Lumut Shipyard di Lumut.

Project Fregat base on Gowind 2500 dipilih oleh Malaysia dalam rangka Second Generation Patrol Vessel (SGPV) atau disebut juga Littoral Combat Ships (LCS), dan rencana pembangunan kapal untuk program ini secara teoritis akan diperpanjang hingga mencapai 12 unit.

Frigate Maharaja Lela Malaysia (credit : RMN)

Fregat ini berbobot total 3078 ton, dengan panjang 111 m dan lebar 16 m, sedikit lebih besar dari fregat Damen 10514. Memiliki sistem propulsi empat mesin diesel MTU, yang menyediakan kecepatan penuh hingga 28 knot, dengan daya jelajah hingga 5.000 mil pada kecepatan 15 knot. Fregat  Maharaja Lela diawaki 118 orang (termasuk 18 perwira).

Kapal perang ini menggunakan combat management system SETIS (mirip dengan fregat FREMM Perancis) yang terintegrasi dengan tiga radar Thales SMART-S Mk 2 dan EW Thales Vigile 100. Untuk kemampuan anti kapal selam (ASW) dilengkapi towed sonar Thales Kingklip dan Thales CAPTAS 2.

Frigate Maharaja Lela Malaysia (credit : Malaysiandefence.com)

Fregat stealth ini dipersenjatai dengan rudal anti kapal Kongsberg NSM buatan Norwegia. Rudal yang bisa dikatakan berkemampuan seperti rudal Tomahawk karena meski memiliki kecepatan dibawah supersonik namun sulit dideteksi radar dan memiliki jangkauan hingga 200 km dengan daya serang sangat presisi.

Selain itu Maharaja Lela class  dilengkapi 16 sel peluncur vertikal rudal SAM MBDA VL-MICA untuk pertahanan udara dan satu meriam multifungsi Bofors Mk 3 kaliber 57mm yang selain mampu menghajar target permukaan juga dapat mengatasi target udara jarak dekat seperti helikopter dan rudal musuh yang masuk menyerang.

Persenjataan sekunder lainnya adalah dua canon (RWS) MDS30M Mk 2 kaliber 30mm dan dua triple tabung peluncur torpedo 324mm untuk menghancurkan target bawah air. Fregat Maharaja Lela juga dilengkapi hanggar yang mampu menampung helikopter medium 12 ton.

Setelah nanti diserahkan kepada Tentara Laut Diraja Malaysia, (TLDM), nama fregat ini akan menjadi KD Maharaja Lela.

 Posted by on August 26, 2017

  65 Responses to “Spesifikasi Fregat Maharaja Lela Malaysia”

  1.  

    masa indonesia kalah sama malaysia :(

  2.  

    Lawan seimbang nelayan China di LCS……

  3.  

    Seperti nama nya Raja Dari kerajaan Khayalan …
    Seperti nama Lagu pop melayu …aku Tidak yakin itu maharajah pahlawan sungguh an… kekurangan pahlawan…

  4.  

    Hahaha… Ada Beberapa Perusahaan Yg Udah Nyodorin Proposal Fregat Di Program Pengadaan 2 Unit Fregat Pengganti Van speijk Class Loh. Dan Kerennya Lagi Perusahaan Dari peserta Tender Itu Nyodorin Fregat Dgn Spek Yg Jauh Lebih Unggul Dari Gowind TLDM Ataupun Formidable Class Cuma …

  5.  

    AISYALAM baru punya lima,indonesia lebih dari itu dan bisa bangun sendiri,AISYALAM mungkin. butuh 3000 thn lagi untuk bisa bangun kapal sendiri

  6.  

    Sehebat-hebatnya kapal perang Malaysia, nyatanya lari ngacir atau pura-pura ngak kalo ada nelayan cina wkwkwk

  7.  

    Mantaaab,….
    Indonesia jngan kalah,….

  8.  

    keren gowind,,asal tni au jgn akuisisi kapal buatan prancis ini..
    nanti bukan siluman lg fiturnya’
    cukup bikin sendiri + rudal kaliber (russia)

  9.  

    Tetap Lah Frigate Kita Menang.

  10.  

    Insyaallah mudahan kita serumpun tidak bermusuhan.Sekiranya perlumbaan senjata ini hanya untuk kepentingan bersama.

  11.  

    Ada beberapa fakta yg salah berkenaan artikel ini.

    PERTAMA kapal ini namanya Maharaja Lela sahaja. Bukan KD (Kapal DiRaja) Maharaja Lela. KD hanya akan diletak setelah ditauliahkan ke dalam TLDM

    KEDUA kapal ini namanya Maharaja Lela sahaja. Bukan Maharaja Lela pandak lam.

    KETIGA Kapal ini bukan GOWIND 2500. Ianya hanya diasaskan (based on) kepada GOWIND 2500. Maharaja Lela lebih besar dan mematikan dari spesifikasi asal GOWIND 2500.

    KEEMPAT TLDM hanya akan bina 12 buah sahaja. Bukan 24 buah.

    KELIMA TLDM bukannya pelanggan pertama GOWIND 2500. Pelanggan pertama ialah angkatan laut Mesir. Sila google Al Fateh (971)

    Minta admin letak gambar sebenar kapal Maharaja Lela semasa pelancaran dan bukan gambar grafik.

  12.  

    jgn sampai ada klaim wilayah negara kami lagi itulah tujuan negara kami,perbanyak kapal bukan utk berperang tapi menjaga kedaulatan NKRI

  13.  

    Malaysia tidak ingin mengambil walaupun seinci wilayah indonesia,kita mempunyai sempadan yang bertindih,sudah pasti ia mendatangkan perasaan tidak puas hati baik Malaysia mahu pun indonesia.Masalah sempadan digunakan oleh media utk memporak peranda sesama kita.Akhirnya kita jadi korban media.Adalah terlalu gila kita berperang sesama saudara,tak mungkin dan x logik langsong.Mereka media ingin mengalihkan fikiran kita dengan melupakan isu semasa dlm negara dgn menyalakan api permusuhan.

  14.  

    o…jd slma ini malay-prancis krja sm bkin kapal dan malaysia dpt keuntunggan ngerakit sndri bkn buatan dlm negri?

  15.  

    Apapun klu kita bertelingkah pihak ke3 akan ambil kesempatan bersatu kita m&i maju bersama…..

  16.  

    masang mesin’y kebalik ga tuh ??
    jgn2 kebalik lagi..
    wkwkwkwk..

  17.  

    Spesifikasi sama saja radar sama’ thales smart s mk2 indonesia menggunakan rudal exocet blok 3

  18.  

    desainya bagus rapih, apa bisa nyelam juga yah,, hhhiii…

  19.  

    om diego ..lg nyenengin mang colibri ..bakalan rame nih..

  20.  

    setelah tetangga sebelah realis ini kapal, apakah tni AL juga akan bangun pkr ke 3 dan seterusnya ya ?

  21.  

    Sama moslem ber ukhuwah ,..

  22.  

    Woow Sangar nih kapal,ayo indonesia jgn mau kalah
    #tahniah_malaysia
    #ewako_indonesia

  23.  

    Sonar bisa mendetek besi, logam, baja, bunyi & gelombang, hampir sama dgn radar, sedangkan platform kpl malayusia terbuat dari besi baja, bagai mana bisa stealth? Kecuali ngawuuuur itu malayusia, mungkin kapal ikan yg dimaksud malayusia, yg sonarnya bisa melihat air yg dangkal & kapal lain ketika hampir tabrakan, hahhahaha

  24.  

    Nyemplunginnya gimana itu? apa pakai crane yang ada?

    Maaf Rookie :-P

  25.  

    Saya ragu kalau ini kapal perang sebab di foto di atas itu, kapal Maharaja Lela ini hanya bersenjatakan 3 butir balon kuning dan meriam pun tak ada.

    Belum ada duit tuk beli meriam kah ?

  26.  

    spek mesin gowind tetangga pake MTU, sy kira speed nya bisa lebih daripada yg di publish, kalo armament msh seimbang dg PKR buatan PAL … tapi utk jangka panjang PKR kita lebih tahan lama karena mayoritas produksi sdh mampu dikerjakan sendiri dan lebih mudah di up grade sistem senjatanya, semoga bentar lg PAL dan swasta nasional bisa develop seri PKR terbaru dg kemampuan tempur melebihi punya tetangga.

  27.  

    Perbandingan Malaysia Maharaja Lela class dan Indonesia Martadinata class dari aspek persenjataan:-

    PERTAMA; Malaysia akan bina 6 Maharaja Lela class menjelang 2023. Indonesia setakat ini hanya bina 2 Martadinata class.

    KEDUA; Martadinata mempunyai CIWS Oerlikon Milleniun Gun. Maharaja Lela tiada CIWS.

    KETIGA; Maharaja Lela ada 16 Mica misil. Martadinata 12 Mica misil.

    KEEMPAT; Maharaja Lela ada 8 Naval Strike Missile. Martadinata 4 Exocet MM40 Block III

    KELIMA; Maharaja Lela ada Thales Captas 2 sonar suite dgn hull mounted sonar dan towed array sonar . Martadinata tiada towed array sinar, hanya ada Thales Kingklip hull mounted sonar

    •  

      Beruk Google User kebanyakan minum kopi Kucing !!….

      kwaaakk…kwaaakk…kwaaakk…

    •  

      @ Bung Colibry. Nih tetangga jiran sopan lagi santun. Jangan langsung digonggongin, kasihan.
      @ Bung Google_User. TNI akan bina 4 Martadinata Class dan sudah jadi 2. Rencana akan ditambah hingga 12 sampai 2024. Inipun hanya sebagai second liner karena first linernya akan diambil heavy fregat (light destroyer/destroyer) dari Iver Huitfeldt (Danish) atau Gorskhov class (Russia).
      Sedangkan Maharaja Lela class lebih pada pertahanan coastal, bukan elemen strike force. Maka meriam dan jumlah pertahanan SAMnya kecil.

      •  

        @bung Agato

        Sampean memang orang yg sabar, salut….

        Terus terang, kalo saya males banget suruh serius sama malon, perasaan cuma buang2 umur doang……. komen2 mereka walopun sopan tetep aja nyelip2 kepongahan…… bikin geli !!….. xixi….

  28.  

    nih kapal bisa berlayar khan ?

  29.  

    OMG!!!rudal anti kapal Kongsberg NSM. ini linknya : https://youtu.be/fBakzoQDd10

  30.  

    Maharajalela class tidak boleh disamakan dgn PKR Sigma Indon kerana tidak setanding. Lawan berat nya maharajalela ialah Formidable class. Kalau mau lawan 1 sama 1 ternyata maharajalela hanya perlu lancar NSM Kongsberg nya dari jauh tengah selat bisa sampai ke galangan kapal pkr shitma berlabuh. KRI Ngurah Rai diluncur tanpa senjata kecuali kanon multifungsi tak bisa bikin apa apa hanya jadi penonton. Wkwk Langsungnya jadi sigma kapal bocah lagak jaguh di air kumbahan. Peace yo